
***
Tanpa terasa waktu terasa berputar begitu cepat, kini tingal sekitar 50 hari lagi pertandingan antar sekte yang akan diadakan oleh Kerajaan Es Utara akan dilaksanakan.
Saat pagi hari di pintu gerbang sekte Pedang Suci terlihat Enam orang sedang dikelilingi oleh beberapa pendekar yang salah satunya adalah Ji Long.
"Xuao Lan, berhati-hatilah! Aku percayakan keselamatan mereka padamu!" kata Ji Long kepada Xuao Lan.
"Saya akan berusaha melindungi mereka dengan segenap kemampuan saya ketua," kata Xuao Lan.
"Bawalah ini sebagai, jika ada Pendekar kuat yang ingin mencelakai kalian, maka kamu bisa menggunakan Pedang ini, namun jika kamu sendiri merasa bisa mengatasi tanpa harus menggunakan pedang ini, maka sebaiknya jangan kamu gunakan."
Tangan Xuao Lan sedikit bergetar setelah menerima pedang dari Ji Long, Pedang tersebut bukan sembarang pedang, melainkan salah satu Pedang Pusaka Bumi yang dimiliki oleh Ji Long, nama pedang tersebut adalah Pedang Rajawali.
"Ketua Ji,ini...." Xuao Lan merasa ragu saat memegang pedang tersebut.
"Sudahlah pakai saja pedang ini, selama ini Pedang Rajawali ku tidak pernah aku gunakan, sekarang demi keamanan dan keselamatan Yue Yin, aku pinjamkan pedang ini padamu."
Xuao Lan merasa senang karena berkesempatan untuk memegang dan menggunakan Pedang Rajawali yang memiliki gagang putih berukirkan kepala Burung Rajawali.
"Rong'er jaga diri baik-baik, ingat jika ada masalah di jalan, jangan pernah bertindak sendiri-sendiri," Li Fang juga ikut mengantarkan mereka.
Yue Rong tersenyum lembut sambil berkata, "Kamu tidak perlu khawatir seperti itu, lagi pula kami masih memiliki Senior Xuao Lan, jadi semua pasti akan baik-baik saja," kata Yue Rong.
"Ehem! Dunia ini milik siapa ya? Kenapa seolah-olah aku merasa seperti kayu berdiri saja disini!" Chinmi batuk pelan sembari menyindir pamannya.
Li Fang segera menoleh kearah Chinmi yang juga menatapnya, "Chinmi aku tidak lupa juga akan berpesan padamu, jaga diri baik-baik dan tolong jaga Rong'er untukku ya!"
"Tidak lupa? Jelas-jelas kamu tadi sudah lupa jika ada aku disini!" batin Chinmi dengan kesal.
"Paman tenang saja, aku pastikan Bibi Rong akan baik-baik saja," kata Chinmi dengan membusungkan dada, namun batinnya berkata, "Apa ini tidak terbalik?" batin Chinmi.
Yue Yin sendiri juga sedang berpamitan kepada Ji Sang dan juga Shan Lin.
__ADS_1
"Yin'er, pesanku jika kamu memang tidak sanggup untuk bisa menang, jangan dipaksakan, ingat itu!" kata Shan Lin.
"Benar Yin'er, lagi pula untuk menjadi yang terkuat bukan berarti harus memenangkan pertandingan itu untuk membuktikannya, masih banyak cara untuk membuktikannya!" Ji Sang menambahkan.
'Terimakasih Ayah, Ibu. Aku akan mengingatnya!" jawab Yue Yin.
Ji Long yang sudah berbicara kepada Xuao Lan juga menghampiri Yue Yin, "Yin'er diperjalanan jangan pernah berpisah terlalu jauh dari rombingan mengerti."
"Tentu Kek," jawab Yue Yin kemudian dipeluk erat oleh Ji Long sembari mengusap rambutnya.
"Selamat berjuang!"
Lian Cao sudah berpamitan kepada Lian Mei saat dirumah sehingga Lian Mei tidak ikut mengantarnya hingga kedepan pintu Sekte, sedangkan Xian Fai hanya ditemani ke empat teman akrabnya.
"Berangkatlah!" ucap Ji Long.
Xian Fai, Lian Cao dan Yue Yin adalah tiga peserta yang akan mengikuti pertandingan sebagai perwakilan dari Sekte Pedang Suci, dan mereka ditemani oleh Xuao Lan, Yue Rong dan Chinmi.
Mereka berenampun berangkat menuju ke Kerajaan Es Utara. Mereka akan tiba disana sekitar lebih dari 30 hari, itupun jika perjalanan mereka lancar tanpa hambatan.
Ji Long menghela nafas panjang kemudian masuk kedalam diikuti oleh yang lainnya kecuali Li Fang yang masih berdiri seorang diri disana.
Hati Li Fang merasa tidak tenang setelah mereka berenam sudah tidak lagi terlihat, perasaannya merasa gelisah dan hatinya mengatakan ingin menyusul mereka.
"Semoga hanya perasaanku saja yang salah!" Li Fang mencoba menepis perasaannya dan kemudian menyusul Ji Long yang sudah lebih dulu masuk.
***
"Apakah ketua memberikan kita bekal uang?" Yue Rong bertanya kepada Xuao Lan.
"Iya, selain perbekalan ini, Ketua Ji juga memberikan uang untuk persiapan mengisi ulang kembali perbekalan kita nanti.
Yue Rong mengangguk, Yue Rong sebenarnya juga membawa uang sendiri sebagai perbekalannya dan sekaligus untuk berjaga-jaga, Walau tidak banyak namun uang yang Yue Rong bawa cukup untuk mereka semua selama satu minggu.
__ADS_1
"Kita berdua bagai pengasuh anak-anak saja," kata Xuao Lan sambil menatap ke empat anak yang berjalan dibelakangnya.
Hanya Xian Fai yang tertua dari mereka semua, namun bedanya disini Xian Fai ikut sebagai peserta, sedangkan Chinmi hanya ikut menemaninya saja.
Xuao Lan pernah mendengar jika Xian Fai pernah hampir mati saat bertarung dengan Chinmi, saat kejadian itu Xuao Lan masih berada diluar sekte sehingga tidak tahu persis akan kejadian itu.
Xuao Lan merasa heran, kekuatan Chinmi dan Xian Fai sama-sama memiliki kekuatan yang sebanding, hanya saja Xian Fai akui jika Chinmi ternyata memiliki kekuatan Pendekar Pemula Tingkat 2 di usianya yang hampir 13 tahun, itu artinya bakat Xian Fai berhasil ditutupi oleh Chinmi.
"Senior Xuao, senior Xuao!"
"Ah iya, ada apa?" Xuao Lan yang sedang larut dalam pemikirannya sendiri tersadar ketika Yue Rong memanggilnya.
"Senior, bukankah seharusnya kita melewati jalan ini?" Yue Rong menunjuk kearah jalan sebelah kanannya.
Saat berjalan mereka melewati jalan yang memiliki tiga cabang, yang depan menuju ke kota, dan yang kiri menuju ke arah Kerajaan Bumi Barat, sedangkan yang kanan menuju ke arah Kerajaan Es Utara.
Karena Xuao Lan berjalan sambil melamun, dia tidak sadar jika dirinya salah jalan dan hampir mengikuti jalan yang kiri.
"Owh iya maaf," kata Xuao Lan yang terlihat sedikit malu kemudian mengikuti jalan yang sebelah kanan.
Yue Rong merasa heran melihat sikap Xuao Lan yang aneh, tanpa terlalu memikirkan hal itu, dia pun melanjutkan perjalanannya kembali.
"Chinmi, kenapa kamu tidak ikut pertandingan ini?" Lian Cao bertanya kepada Chinmi.
Xian Fai tidak berbicara sepatah katapun, dia hanya berjalan di depan mereka bertiga tanpa bersuara.
"Aku juga ingin ikut namun ketua Ji Long tidak mengijinkanku untuk ikut," ucap Chinmi.
"Mungkin Kakek memiliki alasan lain, tidak mungkin dia memutuskan tanpa memiliki alasan yang jelas," ucap Yue Yin dengan menatap Chinmi.
Chinmi tersenyum kecut, dia sudah tahu alasan Ji Long tidak mengijinkan dirinya untuk ikut kompetisi itu, namun dia juga tidak bersedih akan hal itu, menurutnya bisa pergi untuk menyaksikan pertandingan saja sudah cukup puas, dia ingin melihat sendiri seperti apa kekuatan para murid-murid berbakat yang akan mengikuti pertandingan itu.
"Nanti setelah tiba di Kerajaan Es Utara, aku ingin membelikan oleh-oleh untuk Mei'er!" kata Lian Cao dengan semangat.
__ADS_1
***
Ada yang bertanya akan siapa yang mengisi suara dubber di Pendekar Dewa Abadi S1, itu bukan saya namun saya cukup senang karena PDA 1 dipilih untuk memiliki dubber Sound book nya. Siapapun yang mengisi suara disana terima kasih banyak.