
"Ke-kerja sama seperti apa? Aku tidak mengerti?" tanya Fu Shen yang masih ketakutan namun berusaha untuk memberanikan diri.
"Kerja sama untuk membantuku menguasai seluruh Alam Semesta, namun kamu cukup membatu mencarikan kami manusia untuk kami serap, setidaknya orang tersebut adalah seorang Pendekar! Sebagai gantinya aku akan memberimu dunia ini untuk kamu kuasai!" kata sosok bertanduk Naga tersebut.
Fu Shen merasa aneh mendengar perkataan sosok tersebut, walau Fu Shen tidak bisa merasakan kekuatan semuanya dari keempat sosok mengerikan tersebut, Fu Shen yakin jika para sosok tersebut memiliki kekuatan yang besar, Fu Shen mencoba menebak jika kekuatan masing-masing para sosok tersebut setara dengan kekuatan para Pertapa.
Namun masalahnya jika mereka memiliki kekuatan besar, kenapa mereka masih membutuhkan bantuan Fu Shen, bukankah mereka bisa melakukannya sendiri? Begitulah yang dipikirkan oleh Fu Shen saat ini.
Mereka berempat mengetahui akan apa yang dipikirkan oleh Fu Shen namun tidak ada yang mau memberitahu alasan mereka kenaoa tidak mau mencari sendiri.
Sebenarnya mereka berempat tidak takut untuk menghadapi siapapun bahkan kelima dewa sekalipun mereka tidak akan takut.
Masalahnya masih ada satu sosok manusia lagi yang ditakuti oleh mereka semua, orang tersebut memiliki kekuatan yang melebihi kekuatan kelima Pendekar Dewa terdahulu.
Namun begitu mengetahui jika Ho Chen juga memiliki kekuatan yang hampir sama dengan sosok yang mereka takuti, kini mereka harus serba hati-hati dalam bertindak karena takut bertemu kembali dengan sosok tersebut di tambah lagi dengan Ho Chen yang tiba-tiba muncul dengan kekuatan besarnya.
Semua informasi mereka dapatkan dari Singa Hitam, karena Singa Hitam sudah pernah berhadapan dengan Ho Chen. Mereka berasumsi jika Ho Chen pasti pernah memiliki hubungan dengan sosok tersebut, atau setidaknya menjadi muridnya.
"Aku tahu apa yang kamu pikirkan, namun aku juga tidak mau mengatakan alasan kami padamu. Namun ketahuilah jika aku mau aku bisa saja melenyapkan dunia ini hingga debu pun tidak tersisa! Jadi bagaimana apakah kamu mau membantu kami?" tanya sosok bertanduk Naga tersebut.
"Ma-maaf sebelumnya, jika boleh tahu kenapa kalian ingin menyerap manusia dan apa gunanya untuk kalian?" tanya Fu Shen.
"Kamu cukup jawab saja mau atau tidak! Jadi tidak perlu bertanya hal lain," bentak sosok bertanduk Naga tersebut dengan mengeluarkan tekanan yang membuat Fu Shen jatuh dengan posisi berlutut.
Sosok Naga tersebut menarik kembali aura nya membuat Fu Shen bisa bernafas lega. Andai sosok tersebut menahannya selama 1 30 detik saja, kemungkian Fu Shen bisa mati karena tidak bisa bernafas atau kehilangan kesadarannya.
"Lu-luar biasa sekali," batin Fu Shen sambil menelan ludahnya.
__ADS_1
"Baiklah aku setuju!" kata Fu Shen tanpa meminta syarat apapun.
"Bagus itu baru manusia cerdas!" kata Singa Hitam.
"Kalian bertiga tunggulah di sini, aku akan pergi untuk membebaskan para pasukanku agar dunia ini kacau," kata sosok bertanduk Naga yang sebenarnya adalah Naga Batu.
"Pergilah, biar kami yang mengatur renacana disini bersama manusia ini," Elang Es sambil menunjuk kearah Fu Shen dengan kuku panjangnya yang runcing.
"Hahaha..! akhirnya setelah jutaan tahun lamanya sekarang bisa melakukan apa yang aku inginkan," Srigala Api tertawa lantang.
"Aku pergi dulu!" kata Naga Batu kemudian menghilang seketika dari kamar Fu Shen.
"Baiklah sekarang apa rencanamu manusia?" tanya Elang Es setelah Naga Batu menhilang.
Fu Shen terdiam sejenak untuk memikirkan renacana selanjutnya kemudian teringat akan sesuatu, "Sebentar lagi akan ada pertandingan antar murid di Kerajaan Es Utara, tentunya disana banyak sekali Pendekar yang akan hadir untuk menyaksikan pertandingan tersebut, bagaimana jika kesana dan mengambil beberapa pendekar yang ada disana untuk kalian makan?"
Fu Shen sangat terkejut mendengar maksud dari makanan tersebut, namun dia tidak habis pikir jika rencana yang dimiliki oleh mahluk aneh tersebut hampir sama dengan renacana She Chin, yang membedakannya hanya orangnya saja yang dicuri.
Jika She Chin ingin mencuri para murid dan mengambil energi mereka, sedangkan para mahluk tersebut ingin menculik pendekar apapun, tua ataupun muda dan akan mengambil energi mereka juga.
Fu Shen tidak mengetahui jika sebenarnya mereka melakukan semua itu agar mereka bisa memiliki wujud yang sempurna sekaligus ingin memiliki kekuatan seperti sosok manusia yang mereka takuti.
Yang lebih menyeramkan lagi dari rencana mereka adalah, mereka berencana akan menyerap seluruh manusia pendekar atau yang bukan pendekar dan setelah tidak ada lagi kehidupan manusia di dunia tersebut mereka akan pindah kedunia lain dan rencana tersebut tanpa sepengetahuan Fu Shen.
"Kalau begitu tunggulah sampai Naga Batu kembali membebaskan para pasukan kami, dan setelah itu baru kita akan menggerakkan para pasukan tersebut untuk menyerang Kerajaan Es Utara," kata Singa Hitam.
"Apakah aku bisa menambahkan usulan?" tanya Fu Shen.
__ADS_1
Mereka bertiga menatap Fu Shen secara bersamaan membuat Fu Shen mulai berkeringat dingin karena takut menyinggung mereka, namun ternyata hal itu tidak terjadi dan justru sebaliknya.
"Apalagi yang ingin kamu usulkan?" tanya Elang Es.
"Bagaimana jika kita menambahkan sekutu manusia lainnya untuk membantu? Semua itu juga agar kalian tidak perlu repot-repot turun tangan sendiri!" kata Fu Shen.
"Rencanamu tidak buruk, aku suka dengan cara pemikiranmu! Sekarang katakan siapa manusia lain yang bisa diajak kerja sama?" tanya Singa Hitam.
"Namanya adalah She Chin, dan semua sekte aliran hitam, jika kalian juga memberikan paksaan kepada mereka, aku yakin mereka akan setuju dan bahkan akan bisa menjadi budak kalian," jawab Fu Shen, namun sebenarnya dia ingin membuat She Chin yang sombong itu bertekuk lutut dihadapannya dan juga akan menjadikannya sebagai pelayanannya.
Dengan kekuatan salah satu dari mereka berempat saja, Fu Shen yakin akan sangat mudah baginya untuk memerintahkan seluruh sekte Aliran hitam di bawah perintahnya.
"Apa kamu yakin jika manusia yang bernama She Chin itu akan setuju?" tanya Srigala Api.
Fu Shen mengangguk karena yakin semua jika semua sekte aliran hitam akan menyetujuinya. Siapa yang tidak ingin selamat, jika mereka mau binasa maka mau tidak mau mereka harus menyetujuinya.
"Siapa di antara kalian yang mau ikut denganku ke orang tersebut untuk meyakinkannya?" tanya Fu Shen.
"Biar aku saja, nanti jika manusia itu tidak mau untuk bekerja sama, maka aku akan melenyapkan dari duniamu ini," kata Singa Hitam.
"Tapi bagaimana cara kalian keluar untuk berbaur dengan manusia dengan wujud seperti itu?" tanya Fu Shen.
"Kamu pergi saja kesana, dan aku akan menyusul mu lewat udara," kata Singa Hitam.
Fu Shen terdiam sesaat, kini dia yakin jika para mahluk tersebut memiliki kekuatan yang melebihi kekuatan sang Pertapa sekalipun.
Sesuai dengan rencana, akhirnya Fu Shen pergi ke sekte Kalajengking Merah untuk mengajak She Chin untuk menawarkan Kerjasama, sedangkan Singa Hitam mengikutinya lewat udara dan sisanya bersembunyi di kediaman Fu Shen.
__ADS_1