
Chinmi sudah menyelesaikan meditasi nya, sekarang kekuatannya sudah pulih sepenuhnya karena dia memulihkannya dengan cabang Pusat Roh Elemen Kayu nya.
Chinmi segera bangkit dan terbang menuju ke ayahnya berada, dia merasakan firasat buruk sejak merasakan ada suara yang begitu kuat dan juga serasa ada mata yang menatapi dirinya dan semuanya.
Chinmi tidak bisa menggunakan kecepatan penuhnya karena ada aura yang membuat dirinya merasa berat, walau begitu dia masih bisa sedikit mengatasinya.
Sesampainya di tempat Li Xiang dan yang lainnya berada, Chinmi melihat semuanya seperti kesulitan untuk bergerak.
Anehnya hanya Li Xiang dan para Pertapa sekaligus Tao Xi Lun dan para pasukannya saja yang tidak bisa bergerak, sedangkan Tong Liung dan para sekutunya terlihat baik-baik saja.
"Ayah, apa ayah baik-baik saja?" tanya Chinmi setelah berada di samping Li Xiang dan dia berusaha membantu ayahnya untuk bangkit.
"Chi-Chinmi, ka-kami tidak... Bi-bisa bergerak!" kata Li Xiang yang terdengar seperti kesulitan untuk berbicara.
Li Xiang dan semuanya merasa heran karena Chinmi sepertinya tidak terpengaruh, namun sebenarnya dia juga sama, namun Chinmi menggunakan aura Kaisar dari Pedang Naga Langit untuk menetralkan tekanan tersebut.
Chinmi menatap ke langit, dia memang tidak bisa melihat apa-apa, namun dia yakin ada mahluk yang sangat kuat sedang mengawasi mereka semua.
"She Chin, sepertinya masih ada manusia di tempatmu yang mampu menahan Aura Kematian milikku, sebaiknya aku habisi dulu dia dan baru aku akan membawa murid gadis mu!" kata suara misterius tersebut.
Chinmi mengerutkan dahi setelah mendengar perkataan suara misterius tersebut, dia teringat akan perkataan Ho Chen ketika dia akan dikirim ke dunianya.
"Apakah murid gadis yang dimaksud oleh suara itu adalah itu adalah Nona Qie Yin? Jika benar demikian berarti ini yang di maksud oleh senior Ho Chen, aku harus menyelamatkan seorang gadis agar tidak jatuh ke jurang kegelapan," batin Chinmi.
Chinmi menatap kearah Qie Yin yang mengalami hal yang sama seperti yang lainnya sedangkan She Chin yang sedang terluka terlihat sepertinya tidak terpengaruh oleh tekanan suara tersebut.
Chinmi segera terbang menuju kearah Qie Yin, dia berniat untuk melindungi Qie Yin, namun sebelum dia sampai ketempat Qie Yin berada, sebuah tekanan yang lebih kuat menekan Chinmi hingga membuat Chinmi jatuh ketanah dengan sangat keras.
"Ke-keuatan ini!" Chinmi berusaha bangkit kembali, walau tekanan semakin kuat, dia tetap berusaha untuk tetap bangkit dengan kekuatannya.
Chinmi bisa merasakan kekuatan misterius yang menekannya setara dengan kekuatan milik Lio Long atau mungkin lebih.
Qie Yin sendiri melihat Chinmi yang bersusah payah untuk kembali bangkit, dia merasa bersalah karena tidak mau mendengarkan perkataan Lio Long dan memilih menuruti keegoisan nya untuk tetap pergi dari dunia ciptaan Lio Long.
"No-nona Yin, ja-jangan takut, kamu tidak sendiri karena masih ada aku yang akan selalu menjadi teman mu, dan sebagai seorang teman aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padamu," kata Chinmi yang sudah berhasil bangkit dengan nafas ter engah-engah.
Mata Qie Yin sedikit berair, dia sungguh tidak menduga jika Chinmi menganggap dirinya sebagai temannya, namun dia merasa sedih saat Chinmi terlihat seperti tidak kuat menahan tekanan tersebut, karena tekanan yang begitu kuat hanya terarah kepada Chinmi.
"Jika aku menggunakan kekuatan itu lagi kemungkinan besar aku hanya bisa bertahan sebentar saja!" batin Chinmi.
Chinmi sadar jika dirinya tidak mungkin menggunakan kekuatan itu lagi, dan jika memaksa waktunya tidak akan lama, namun efek sampingnya akan jauh dari buruk lagi.
"Chinmi, aku senang karena kamu sudah mengakui ku sebagai temanmu, terima kasih banyak atas semuanya, dan sekarang aku minta padamu untuk pergi dan berlatihlah hingga kamu berhasil mencapai kekuatan takdir mu, dan setelah itu aku akan menunggu dirimu datang menyelamatkan ku!" kata Qie Yin.
"A-apa Mak..Sud mu?" tanya Chinmi dengan suara terputus-putus, namun perasaanya semakin tidak enak atas ucapan Chinmi.
Qie Yin ingin menjawabnya, namun tiba-tiba saja ada sebuah cahaya merah jatuh dari langit dan jatuhnya tepat di samping Qie Yin yang masih berlutut.
Chinmi terkejut atas jatuhnya Cahya tersebut, dan kemudian sosok seperti manusia namun berwujud Naga Batu berdiri menghadap kearah Qie Yin.
She Chin segera berlutut saat melihat sosok tersebut, sosok tersebut tidak lain adalah She Long.
"Se-senior She Long!" kata She Chin sambil berlutut.
Baik Chinmi maupun Qie Yin sama-sama mengerutkan dahinya, mereka pernah mendengar nama She Chin dari Yinfei, dan sosok yang bernama She Long itu adalah musuh terbesar para manusia Dewa termasuk darinya yang akan menjadi calon Manusia Dewa berikutnya.
Huo Long dan ketujuh Naga lainnya juga sama-sama terkejut akan kemunculan She Long, walau wujud She Long sudah tidak seperti dulu, namun mereka dapat mengenalinya dari kulitnya saja.
"Aku sudah lama menunggu mu wahai Ratu! Sekarang aku akan menyelesaikan urusanku dengan anak itu agar kelak dia tidak menjadi duri dalam jalanku, setelah itu aku baru akan membawamu untuk memenuhi takdirmu," kata She Long kepada Qie Yin.
__ADS_1
Qie Yin hanya bisa menatap She Long tanpa menjawab perkataanya, namun dari tatapan Qie Yin terlihat rasa takut dan ngeri saat melihat wajah She Long yang menyeramkan.
She Long menatap kearah She Chin yang masih berlutut kemudian dia menatap semua para sekutu She Chin.
Bawalah semua pasukan mu pergi dari sini, biar aku yang melanjutkan sisanya!" kata She Long.
She Chin segera menurut, dia bergegas menuju ketempat Tong Liung dan yang lainnya untuk memintanya menarik mundur semua pasukannya, sedangkan She Long sendiri kini menatap kearah Chinmi.
"Hemm..! Aku rasa kamu memiliki kekuatan yang cukup besar sehingga mampu menahan tekabanku ini, namun sekuat apapun diri mu, kamu tetaplah bukan tandingan ku," kata She Long.
Chinmi menatap ke arah Qie Yin yang terlihat seperti sudah tidak berdaya dan ketakutan. Dengan memberanikan diri, Chinmi berbicara kepada She Long.
"Jauhi dia dan hadapi aku sekarang!" kata Chinmi kemudian dia mengeluarkan Cakram Matahari sekaligus tangan kanannya menggenggam erat Pedang Naga Langitnya.
"Hahaha...! Apa kamu sudah kehilangan akal, apa kamu tidak menyadari perbedaan di antara kita manusia?" kata She Long.
"Chinmi, yang dikatakan She Long benar, perbedaan kekuatan mu dengan kekutan nya sangat berbeda jauh, sebaiknya kamu mundur dulu!" suara Long Wang terdengar dari dalam pedang.
"Aku tahu itu senior Long, namun aku tidak akan membiarkan dia membawa Nona Yin," jawab Chinmi.
"Apa hubunganmu dengan gadis itu sehingga membuatmu ingin mengabaikan keselamatan dirimu? Apakah dia keluargamu? Atau dia kekasihmu?" Diyu Hu ikut angkat bicara.
"Dia itu adalah temanku!" jawab Chinmi.
"Kamu ini aneh, hanya demi seorang teman saja kamu mau membuat dirimu celaka? Masih banyak manusia lain yang bisa kamu jadikan teman!"
"Senior Diyu, walau dia hanya seorang teman, aku tetap akan menyelamatkannya walau harus mengorbankan nyawaku, karena mencari seorang teman lebih sulit dari pada mencari musuh!" kata Chinmi.
"Kenapa kamu tidak mengerti juga anak bodoh!"
"Jika senior mau membantu aku sangat berterima kasih, namun jika tidak, maka aku tidak akan memaksa!" kata Chinmi.
Chinmi terpaksa kembali melepaskan energinya, walau dia tahu akan apa resiko yang harus ia hadapi nantinya.
"Hahaha...! Dasar anak bodoh, kamu benar-benar tidak tahu batasan mu sendiri, baiklah aku akan meladeni, aku harap kamu tidak menyesalinya," kata She Long kemudian dia melangkah kearah Chinmi.
Setiap langkah nya membuat tanah yang ia pijak retak dan angin panas keluar dari menyelimuti tubuhnya.
Aura Emas yang menutupi tubuh Chinmi sudah menjadi butiran halus, dan dia kembali mengunakan kekuatan untuk melawan She Long.
"Majulah manusia bodoh!" kata She Long.
Chinmi kini tidak lagi merasakan tekanan aura kematian milik She Long, dia segara mengayunkan pedangnya dan menyerang She Long.
She Long melompat dan melayang tinggi ke udara, bukan karena takut atau tidak berani melawan, namun dia tidak mau Qie Yin yang saat ini masih tidak bisa bergerak terkena imbas dari serangan Chinmi.
Chinmi mengejar She Long dan kembali memberikan serangan Pedang Mata Angin, Chinmi memberikan serangan tusukan beruntun yang mengandung energi angin yang sangat dahsyat.
Namun sayang semua serangan Chinmi sama sekali tidak terpengaruh, padahal She Long sama sekali tidak menahan serangan Chinmi. Dia justru berdiri diam dan menerima semua serangan Chinmi.
"Dia benar-benar sangat kuat!" batin Chinmi dengan nafas mulai memburu.
"Kenapa berhenti, apakah hanya sebatas ini saja kemampuanmu?" tanya She Long.
She Long biasanya mengetahui akan apa yang sedang di pikirkan oleh mahluk hidup yang kekuatannya ada dibawahnya, namun dia sama sekali tidak bisa mengetahui akan apa yang sedang Chinmi pikirkan.
Chinmi kembali memberikan serangan yang berbeda namu dia tetap menyerah menggunakan ilmu Pedang Pencari Angin nya.
Ledakan dan dentuman yang begitu keras terdengar di seluruh kerajaan Bumi Barat, bahkan langit yang di penuhi awan hitam dan putih menghilang akibat serangan dahsyat dari Chinmi.
__ADS_1
Semua yang berada di bawahnya hanya bisa melihat pertarungan Chinmi melawan She Long di langit, getaran tanah dan batu yang beterbangan akibat angin dari efek pertarungan membuat sebagian pasukan harus terjatuh dan terluka.
"Semua serangan ku sama sekali berpengaruh padanya!" gerutu Chinmi.
Dia sudah mengerahkan semua jurus pedangnya, bahkan Cakram Matahari pun sudah ia gunakan, namun semuanya tidak berarti apapun terhadap She Long.
"Hentikan Chinmi, percuma saja karena semua serangan mu tidak akan bisa melukainya!" kata Long Wang.
"Senior, aku tidak mungkin menyerah begitu saja, jika menyerah sekarang tidak hanya aku yang akan mati, bahkan ayah dan semua orang pasti akan ia bunuh dan Nona Yin akan ia bawa," jawab Chinmi.
"Kau mencapai kekuatan puncak dari Raja Alam, seharusnya kamu mengetahui seberapa kuat diriku ini," kata She Long berbicara sambil mengibaskan-ngibaskan tangannya ke tubuhnya yang terkena serangan dari Chinmi.
"Sekarang giliran ku!" kata She Long.
Chinmi belum sempat bereaksi saat mendengar perkataan She Long dan tiba-tiba saja sebuah pukulan yang sangat keras mengenai perutnya.
Chinmi sama sekali tidak mengerti, She Long hanya menunjuk dirinya dari jarak sepuluh meter dengan jarinya, namun perutnya seperti ada yang menghantam hingga Chinmi muntah darah dan terlempar jauh.
Tubuh Chinmi yang terlempar tiba-tiba bergerak sendiri dan dirinya seperti di tarik dari jauh oleh sesuatu dan menuju kearah She Long.
Chinmi sama sekali tidak bisa mengendalikan tubuhnya sendiri dan She Long tiba-tiba sudah berada dihadapan dan mencengkram lehernya dengan sangat kuat.
Chinmi merasakan panas dari tangan She Long yang mencekik lehernya, dia berusaha melepaskan diri karena kesulitan untuk bernafas.
"Chinmi...!" teriak Qie Yin.
Bing Mei dan yang lainnya yang masih kesulitan bergerak juga ingin berteriak saat melihat Chinmi sudah tidak berdaya di tangan She Long.
Wajah Chinmi memerah karena dia kesulitan untuk bernafas. Tangan Chinmi mengarah Qie Yin seolah-okah memberi isyarat agar Qie Yin berusaha untuk bisa pergi dari tempat itu.
She Long sendiri tertawa lebar saat melihat Chinmi sepertinya sudah tidak berdaya lagi ditangannya.
"Para manusia dewa saja tidak bisa mengalahkan ku, apalagi hanya dirimu yang hanya memiliki kekuatan Raja Alam, jadi aku tidak perlu menggunakan kekuatan penuh untuk membunuh mu!" kata She Long.
Chinmi sama sekali tidak berdaya, walau dia sudah berusaha melepas diri dari cengkraman She Long, namun dia tetap tidak bisa juga lepas.
"Chinmi, tukar tempat denganku sekarang juga!" kata Long Wang.
Chinmi kini tidak lagi berusaha untuk melepaskan diri lagi, dia menutup matanya dan wajahnya sudah tidak lagi memerah.
"Apakah kamu sudah menyerah dan siap untuk mati? Bagus-bagus aku suka akan keputusanmu ini!" kata She Long.
Langit sore yang sudah cerah tanpa awan mendadak menjadi gelap karena awan hitam tebal mulai berkumpul, bahkan Petir menyambar keberbagai arah membuat She Long terkejut.
She Long melepaskan cekraman nya saat merasakan energi Chinmi yang meningkat secara drastis.
"Kau..! Jadi kau juga salah satu dari manusia dewa?"
Walau She Long merasa terkejut saat merasakan kekuatan Chinmi yang tiba-tiba saja mencapai ke tingkat Dewa, namun itu masih belum cukup untuk bisa mengalahkan dirinya.
Seluruh dunia bergetar dan getarannya dapat dirasakan hingga Benua Daratan Selatan dan Utara.
She Chin tidak mau menunggu Chinmi terus meningkatkan kekuatan nya, dia berencana menyerang Chinmi, namun Chinmi mengeluarkan Aura Kaisar untuk menekan She Long agar tidak menyerangnya.
She Long tidak menyadari jika sebenarnya dia bukan lagi Chinmi, melainkan Long Wang yang sudah mengambil alih tubuh Chinmi.
Saat ini dia bisa menggunakan kekuatannya dengan menggunakan tubuh Chinmi hingga mencapai ketingkat Dewa karena kekuatan dan tubuh Chinmi sudah cukup memenuhi syarat.
Namun Long Wang tidak yakin apakah dia bisa mengalahkan She Long atau tidak karena kekuatan She Long masih jauh untuk bisa ia kejar.
__ADS_1
She Long membuka mulutnya kerena terkejut saat merasakan Aura Kaisar dari tubuh Chinmi, dia ingin kembali menyerang kembali namun sosok lain muncul di samping Chinmi, mereka berjumlah lima dan semuanya berdiri di samping Chinmi.
"Kalian..!" She Long mengenali tiga di antara lima sosok yang baru muncul itu.