
Dewi Kwan Im dan Ho Chen bertemu pertama kali ketika Ho Chen berada di ke kaisaran Liu. Saat itu Dewi Kwan im menyamar sebagai peramal buta.
Ho Chen pada dasarnya sudah mencurigai tersebut yang bisa membaca pikirannya seolah-olah dia memiliki kekuatan tingkat Dewa Abadi.
Walau sempat terlupakan, Ho Chen bertemu kembali dengan peramal buta tersebut di kekaisaran Yun. Ho Chen dan peramal buta bertemu di pinggiran sungai.
Saat tidak ada satu orang pun kecuali mereka berdua di sana, Peramal buta tersebut menampakkan wujud aslinya, dan ternyata dia adalah seorang Dewi yang cantik sekaligus kekuatannya tidak bisa di ukur oleh Ho Chen.
Dewi tersebut memperkenalkan diri sebagai Dewi Kwan Im, namun di berbagai tempat lain namanya juga berubah.
Dewi Kwan Im lah yang akhirnya mempertemukan Ho Chen dengan Cao Yuan, sekaligus meminta Cao Yuan untuk melatihnya dan juga melatih satu orang lagi yang berasal dari dunia lain.
Dewi Kwan Im berpesan agar Cao Yuan dan Ho Chen sekaligus salah satu calon murid lainnya agar bisa menghentikan aksi ke empat Mahluk buas yang mengacau di alam semesta.
Dewi Kwan im tidak berpesan untuk membunuhnya atau menyakitinya, dia hanya berpesan untuk menghentikannya saja.
Setelah berlatih cukup lama di bawah bimbingan Cao Yuan, Ho Chen terkejut setelah mengetahui dari Cao Yuan jika sebenarnya Dewi Kwan Im adalah Bodhisattva.
Bodhisattva adalah para Budha yang tinggal di tempat berbeda dari alam mereka, kekuatan Bodhisattva sangat luar biasa, di ceritakan jika salah satu Bodhisattva bisa menghancurkan seluruh alam semesta hanya dengan jari telunjuknya saja, yang artinya kekuatan Bodhisattva melebihi kekuatan para mahkuk atau berada di atas kekuatan para dewa.
Namun walau Bodhisattva itu sangat kuat, mereka selalu rendah hati dan juga penuh kasih. Para pengikut Budha akan memutuskan kuil dan patung mereka untuk berdoa, dan salah satu penganut budha adalah Kuil Lonceng Suci, mereka sering meramalkan sutra Budha, walau biksu belum pernah bertemu langsung dengan para Budha, mereka percaya jika para Budha akan selalu bersamanya.
"Cao Yuan, pergilah kamu ke Galaxi Lubang Hitam untuk menyelamatkan mahluk di sana dari keganasan salah satu dari mereka. Ingat pesanku, usahakan kamu tidak lebih dulu menyakiti mereka jika kamu bertemu nanti."
"Akan Hamba laksanakan Dewi," jawab Cao Yuan.
"Ho Chen, setelah urusan di duniamu selesai, segeralah kamu pergi ke galaxi Cincin bintang, dan berikan benda yang sudah aku titipkan kepadamu ke pada salah satu manusia yang pernah aku jelaskan padamu," kata Dewi Kwan Im.
"Hamba mengerti!" jawab Ho Chen.
"Baiklah kalau begitu, aku serahkan semuanya kepada kalian berdua," kata Dewi Kwan Im kemudian dia pun pergi meninggalkan mereka berdua.
"Baiklah Ho Chen, sepetinya kita memiliki tugas masing-masing dan kita akan bertemu lagi nanti. Sekarang aku harus pergi!" kata Cao Yuan.
"Baik Guru, saya juga akan kembali dulu ke duniaku!" kata Ho Chen.
Mereka berdua akhirnya berpisah dan pergi ke tempat masing-masing. Cao Yuan pergi ke Galaxi Lubang Hitam, sedangkan Ho Chen kembali ke dunianya untuk membantu memulihkan Kondisi Sekte Gunung Es.
***
Kekacauan yang terjadi di Kerajaan Es Utara tersebar luas ke seluruh penjuru Kerajaan Lain, bahkan pernyataan Raja Bao yang mengatakan jika Kerajaan Bumi Barat adalah sekutunya dan akan membantu kerajaan tersebut jika ada masalah. Itu karena Chinmi yang telah berhasil membantu Kerajaan Es Utara dari ambang kehancuran.
__ADS_1
Pernyataan tersebut membuat kerajaan Angin Selatan pusing bukan main. Raja Shao Ming adalah raja dari kerajaan Angin Selatan, dia semakin tertekan setelah mendengar pernyataan Raja Bao.
Raja Shao menyayangkan hal ini, dia sampai berandai-andai jika saja Chinmi berasal dari kerajaan nya, kemungkinan kerajaannya lah yang akan mendapatkan tambahan dukungan dari kerajaan Es Utara.
Bukan hanya kerajaan Angin Selatan selatan saja yang heboh, bahkan sekte-sekte lain dari berbagai kerajaan juga ikut heboh, bukan karena pernyataan Raja Bao, melainkan serangan dari para Hewan Iblis lah yang menjadi pusat perhatian mereka, di tambah lagi ke ikut sertakan para sekte aliran hitam yang ternyata bergabung menyerang Kerajaan Es Utara bersama para Hewan Iblis.
Ketua Sekte Pedang Suci Ji Long sangat murka setelah mengetahui jika yang menyerang dan yang hampir mencelakai cucunya adalah murid dan anak angkat dari ketua Sekte Kalajengking Merah She Chin.
Andai saja Yue Yin tidak kembali, mungkin Ji Long sudah menyerang sekte Kalajengking Merah secara terang-terangan.
Beruntungnya Yue Yin dan yang lainnya selamat dan tiba di sekte dengan aman sehingga Ji Long sedikit lega, walau perasaannya masih tidak terima akan kejadian tersebut.
Di kerajaan Bumi Barat, Fu Shen tidak henti-hentinya mengerutu, terlebih lagi dia mendengar jika anak Li Xiang ternyata berperan sangat besar dalam menggagalkan rencana She Chin dan rencana Shi Long.
Dia tidak menduga jika anak Li Xiang yang dulunya di anggap sebagai anak yang tidak mungkin bisa menjadi seorang pendekar, kini sudah menyandang gelar dan menjadi pendekar termuda paling berjasa di sepanjang sejarah ke empat kerajaan.
Karena jasa dari Chinmi, Raja Tao semakin memandang tinggi Li Xiang dan sering memuji-muji Li Xiang di hadapan para petinggi kerajaan sekaligus di hadapan Fu Shen.
Jika Fu Shen saja terkejut karena Chinmi sudah menjadi Pendekar muda yang memiliki nama besar di dua kerajaan besar, apa lagi kedua orang tuanya.
Li Xiang dan Zhinie juga tidak menyangka, pelarian Li Fang dan Li Chinmi tenyata berubah menjadi keberuntungan yang merubah hidup mereka, dampaknya sangat besar.
Li Xiang jelas mengetahui seberapa besar potensi yang dimiliki oleh Chinmi, dia sangat tahu pasti jika Chinmi tidak akan pernah menjadi seorang pendekar, karena Chinmi memiliki Dantian yang sangat kecil, bahkan ukurannya lebih kecil dari para pendekar terlemah.
Li Fang juga menceritakan akan penghianatan yang di lakukan oleh Fu Shen, Li Fang juga menceritakan kepada Li Xiang dan juga kepada Raja Tao bahwa Fu Shen lah yang telah memberikan informasi kepada kerajaan Angin Selatan, dan dia sengaja menjebak Li Xiang agar agar Raja Tao memberi hukuman mati kepada Li Xiang.
Dengan penyelidikan yang berlangsung selama beberapa bulan, akhirnya Fu Shen di tetapkan sebagai tersangka dan di cap sebagai penghianat.
Fu Shen tidak sempat di tangkap karena lebih dulu kabur agar tidak tertangkap akhirnya di cap sebagai buronan kerajaan, semua hartanya di sita oleh Raja Tao, dan jabatannya dicopot dengan tidak terhormat.
Nama Li Xiang kembali bersih dari tuduhan, harta serta jabatannya pun di kembali kan lagi oleh Raja Tao kepada Li Xiang, sedangkan Li Fang menikahi Yue Rong di rumah Yue Rong, dan saat ini dia menetap di kerajaan Bumi Barat bersama dengan Yue Rong dan mertuanya Yue Chan.
Hal itu bukanlah Akhir dari segalanya, Setelah Lima tahun berlalu dari kejadian itu, Fu Shen akhirnya memilih untuk melenyapkan Li Xiang dengan meminta bantuan kepada She Long, dan She Long menyetujuinya, namun batuh strategi dan rencana yang matang untuk semua itu.
Fu Shen tinggal di sebuah bangunan kecil di tengah hutan bersama dengan She Long, dan hutan tersebut adalah hutan terlarang, tempat para Hewan Iblis berada.
***
Di tempat Lain, Seorang pemuda berumur 18 tahun sedang berlatih dengan Naga. Tubuh Naga tersebut sangat besar dan memiliki warna tubuh bagai Kayu, jika Naga Itu diam tidak bergerak, maka orang yang tidak tahu akan mengira itu adalah pohon raksasa yang tumbang.
Naga itu adalah Mu Long, Sang Naga Kayu, sedangkan pemuda tersebut adalah Chinmi yang saat ini berada di Dunia Bawah Laut. Chunmi menamainya latihan Naga.
__ADS_1
Awalnya Chinmi menjalani latihan yang sangat sulit dan juga berat, Naga yang pernah kali mengajari Chinmi adalah Huo Long Sang Naga Api.
Chinmi harus berjemur seharian untuk menyerap Energi matahari di luar Dunia Bawah Laut, dia di temani oleh Huo Long yang tubuhnya sudah mengecil di luar Dunia Bawah Laut selama lebih satu tahun.
Chinmi harus bisa mengendalikan semua unsur yang mengadung hawa panas, dari matahari, panas dari benda-benda di sekitarnya seperti gesekan batu atau Kayu, bahkan panas yang ada di dalam tubuhnya, karena sifat panas bisa menciptakan api bagi yang bisa mengendalikannya, salah satu contohnya adalah Huo Long yang dapat menyebutkan api dari mulutnya.
Huo Long memanfaatkan panas tubuhnya untuk menciptakan api dengan mengubah Qi nya, Huo Long akan mengumpulkan hawa panas tersebut di satu titik sebelum akhirnya di tanah menjadi api dan menyemburkan api tersebut keluar dari mulutnya.
Chinmi harus bisa mengubah api-api tersebut menjadi beberapa warna dan kegunaannya, mulai dari api merah, api jingga, api biru, api kuning dan api-api lainnya.
Tentu api tersebut memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Setelah Chinmi berhasil menguasai Sihir Api dengan sempurna, selanjutnya dia di latih oleh Feng Long, Sang Naga Angin.
Chinmi yang pada dasarnya sudah memiliki kekuatan energi elemen angin tidak kesulitan saat menerima latihan dari Feng Long.
Latihan yang diberikan oleh Feng Long antara lain, berdiri di puncak gunung tertinggi untuk bisa merasa hembusan angin agar Chinmi bisa mengetahui setiap melekul dari Angin tersebut, Hal itu agar Chinmi memiliki pemahaman lebih akan sifat Angin yang tidak terlihat namun bisa dirasakan.
Yang tersulit latihan yang diberikan oleh Feng Long adalah, Chinmi harus melompat dari gunung tertinggi kebawah, latihan tersebut sangat berisiko tinggi karena Chinmi bisa mati atau bisa mengalami cidera yang serius.
Namun Chinmi tidak menolak akan latihan tersebut, dan dia melompat sesuai apa yang Feng Long inginkan. Chinmi sesekali-kali harus mengalami patah tulang akibat terjatuh dari puncak gunung yang tingginya lebih dari 300 meter.
Beruntungnya di sana ada Mu Long yang selalu menyembuhkan Chinmi jika Chinmi terluka, Setelah berlatih cukup lama, akhirnya Chinmi mengerti dari latihan tersebut. Melompat dari atas gunung bukanlah tindakan latihan untuk bunuh diri.
Saat melompat, tubuh Chinmi akan menekan kebawah sehingga dia bisa merasakan angin yang menabraknya tubunya saat ia meluncur ke bawah, di saat itulah Chinmi di habiskan mengendalikan angin yang melewati tubuhnya itu agar bisa membuat angin tersebut membungkus tubuhnya sehingga ia akan bisa melayang dengan bantuan angin dari alam itu sendiri.
Hal itu baru di sadari setelah latihan yang Chinmi jalani selama 3 bulan, dan pada akhirnya Chinmi pun berhasil menguasai Unsur Angin, bahkan angin dari alam pun dapat ia kendalikan sehingga tidak perlu terlalu banyak mengeluarkan Qi.
Berikutnya yang melatih Chinmi adalah Tu Long Sang Naga Tanah. Chinmi di latih untuk dapat mengendalikan Elemen Tanah. Untuk bisa mengendalikan Elemen tanah, Chinmi harus bisa merasakan setiap getaran yang dihasilkan oleh tanah, setiap gerakan akan memicu getaran dari dalam tanah, baik itu gerakan besar, maupun gerakan kecil, namun untuk bisa merasakannya, Chinmi harus telanjang kaki, jadi dia tidak boleh memakai alas seperti sendal dan lain sebagainya.
Akar yang bergerak pelan di bawah tanah pun juga dapat dirasakan jika benar-benar fokus untuk merasakan getaran tersebut. Hal lain dari semua itu, Chinmi harus bisa mengubah Tanah menjadi beberapa bagian antara Lain, pasir hitam, batu, dan debu.
Masih banyak jenis lain yang harus diubah oleh Chinmi hanya dengan mempelajari satu unsur tanah saja. Selama satu tahun Chinmi akhirnya berhasil menguasai pengendalian tanahnya dengan sampurna.
Selanjutnya yang melatih Chinmi adalah Shui Long, Sang Naga Air. Chinmi di latih bagaimana cara mengendalikan air dengan benar, Belajar bagaimana memisahkan sesuatu benda dengan air itu sendiri, contoh tanah yang lembab itu juga ada air nya.
Dunia yang di tempati lebih banyak airnya dari pada daratannya, begitu juga manusia. Di dalam tubuh manusia terdapat banyak unsur air, bahkan jika sudah mahir, seseorang akan bisa mengendalikan orang lain hanya dengan memanfaatkan air yang terkandung di dalam tubunya, contohnya darah, air mata, air ludah, keringat, dan masih banyak lagi.
Jika Chinmi bisa mengendalikan darah manusia, maka tidak sulit baginya untuk bisa membunuh lawannya tanpa harus bertarung dari jarak dekat, dan dia juga bisa mengendalikan lawannya dengan sangat mudah.
Chinmi berhasil mempejari Sihir dan pengendalian air setelah berlatih selama satu tahun, dan sekarang dia berlatih lagi dengan sihir dan pengendalian berikutnya yaitu sihir kayu dan pengendaliannya.
Naga yang melatihnya adalah Mu Long Sang Naga Kayu. Chinmi di ajari bagaimana caranya agar dapat menciptakan kayu sendiri saat tidak ada kayu lagi yang dapat ia kendalikan, kayu itu sendiri adalah gabungan dari tanah, air dan api selanjutnya barulah menggunakan angin.
__ADS_1
Jika bisa menggabungkan semua itu, barulah ia bisa menciptakan dan mengendalikan kayu lebih sempurna, dan semua itu tidak mudah.