
Sekitar 12 ekor Srigala bertubuh besar dan memiliki ekor yang menyala-nyala bagai api dan berjalan kearah Xuao Lan dan yang lainnya yang saat ini berada di depan rumah besar lapuk tersebut.
"Mereka semua memiliki kekuatan Puncak!" Xuao Lan terkejut setelah menyadari kekuatan kedua belas Srigala tersebut rata-rata berada di kekuatan Puncak.
"Senior Xuao," Chinmi juga sama terkejutnya melihat kekuatan mereka semua.
"Chinmi, Yue Rong, aku akan mengalihkan mereka jadi segeralah menjauh!" kata Xuao Lan.
"Senior, mereka terlalu berbahaya jika di hadapi seorang diri, sebaiknya kita sama-sama menjauhi tempat ini!" ucap Chinmi sambil melirik kearah Jendral Lang Yu yang masih terlihat tenang.
"Apa menurutmu mereka akan membiarkan kita pergi?" tanya Xuao Lan sambil menaikkan alisnya.
Chinmi terdiam beberapa saat kemudian melihat ke arah Lian Cao, Yue Yin dan Xian Fai yang terlihat sedikit pucat karena takut, itu wajar karena mereka baru pertama kali melihat Hewan Iblis dan juga kekuatan para Hewan Iblis yang mengintimidasi mereka bertiga.
Xuao Lan berniat maju untuk membuat pengalihan sebelum akhirnya tekanan lebih kuat datang dari dalam hutan.
"He-hewan iblis lainnya?" Xuao Lan sampai menelan ludah begitu merasakan pancaran energi yang begitu kuat datang dari dalam hutan.
Tiba-tiba muncul srigala lain berwarna hitam gelap dengan tinggi lebih dari dua meter dan kedua matanya menyala merah di kegelapan malam.
Gerrrr!!!
Srigala Hitam tersebut menunjukkan gigi taringnya yang panjang seolah-olah menunjukkan dialah ketua dari ke 12 srigala yang kini sudah berada dibelakangnya.
"Apakah disini ada pintu dimensi nya juga? Kalaupun iya, tidak mungkin mereka bisa keluar bukan?" Chinmi berpikir sendiri sambil mundur sedikit demi sedikit.
"Sial ternyata masih ada Hewan Iblis yang berkekuatan Sihir Elemen di hutan terlarang ini," gerutu Xuao Lan yang masih mencari akal bagaimana caranya agar bisa lolos dari para hewan iblis itu.
"Jendral Lang, usirlah mereka semua!" kata Xi Liyi dengan suara lembut dan tenang.
"Baik Tuan Putri!" kata Jendral Lang Yu yang sejak tadi diam saja tanpa memberikan Expresi apapun melihat 13 Srigala itu.
Jendral Lang maju dengan tenang tiga langkah kedepan kemudian mengangkat Toya Emas panjangnya sedikit dan menghentakkannya satu kali ke tanah.
"Pergilah kalian!" seru jendral Lang dengan suara pelan namun terdengar bagai suara gemuruh halilintar.
__ADS_1
Hentakan toyanyapun membuat tanah bergetar ketas membuat bangunan seluruh desa ambruk akibat getaran tersebut kecuali bangunan yang mereka tinggali yang masih berdiri kokoh.
Xuao Lan, Chinmi dan yang lainnya hampir tidak bisa menyeimbangkan diri karena getaran besar tersebut.
"Kekuatan apa ini?" kata Yue Rong yang terkejut.
"Jendral ini seorang Pertapa? Ah bukan sepetinya lebih dari itu," Xuao Lan mencoba menebak kekuatan Jendral Lang.
Ke 13 Hewan Iblis mulai melangkah mundur kebelakang begitu merasakan tekanan dan kekuatan dari Jendral Lang Yu.
Aauuuk!!
Srigala Hitam melolong keras dan setelah itu mereka semua lari kembali masuk kedalam hutan.
Xuao Lan melihat itu bernafas lega sehingga berpikir jika Hewan Iblis itu benar-benar sudah pergi, namun nyatanya tidak.
Sekitar 5 ekor Srigala berbulu hitam kini muncul dan kekuatan mereka sama yaitu berkekuatan Sihir Elemen.
"Kalian yang meminta untuk mati!" kata Jendral Lang Yu kemudian menghilang dari pandangan semua orang.
Mereka semua kebingungan mencari keberadaan Jendral Lang Yu kecuali Xi Liyi yang hanya menatap ke langit malam.
Semuanya ikut menatap kearah dan ternyata Jendral Lang Yu berada diatas para srigala-srigala tersebut.
Jendral Lang Yu hanya melemparkan Toya emasnya kearah para srigala tersebut dari atas dan dengan kecepatan yang kasat mata, Toya tersebut menghantam tanah tepat ditengah-tengah kelima Srigala tersebut.
Bommm!!
Ledakan dahsyat akibat jatuhnya Toya tersebut menggetarkan seluruh bumi, bukan hanya Desa Wo saja yang bergetar melainkan ke Empat kerajaan ikut bergetar hebat.
Asap tebal dan debu memenuhi langit malam bagai sebuah letusan gunung yang memuntahkan seluruh debu vulkaniknya.
Xi Liyi yang sedang berdiri dengan melipat kedua tangannya di dada mengetuk jari telunjuknya di lengannya dan seketika itu juga tercipta energi yang mengurung tempat mereka dan ledakan tersebut sama sekali tidak dirasakan oleh Xuao Lan dan yang lainnya kecuali debu tebal yang menutupi pandangan mereka saja.
"Jendral Lang, kenapa kamu terlalu keras menyerang mereka," kata Xi Liyi dengan menggelengkan kepala pelan.
__ADS_1
"Apa itu kekuatan penuhnya jendral Lang Yu?" tanya Xuao Lan yang terkejut mengetahui kekuatan Jendral Lang Yu yang begitu besar, bahkan jika ia lihat kekuatannya melebihi kekuatan para Pertapa yang ada di seluruh Kerajaan.
"Tidak, dia hanya melepaskan kurang dari 50 persen kekuatan penuhnya!" kata Xi Liyi dengan singkat.
!!"
Xuao Lan sampai tersedak ludahnya sendiri begitu juga dengan Yue Rong, Chinmi dan yang lainnya.
"Ku-kurang dari se-setengahnya! Jadi kekuatan penuhnya seperti apa?" Xuao Lan dan Yue Rong sampai kesulitan untuk bicara dan sekaligus mempercayainya.
Xi Liyi hanya menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum tipis, sedangkan Chinmi semakin antusias melihat kekuatan Jendral Lang Yu, dia tidak sabar ingin secepatnya bisa berlatih andai saja tidak terhalang oleh acara pertandingan di Kerajaan Es Utara.
Debu-debu tebal yang beterbangan semakin lama semakin menipis dan begitu semuanya hampir terlihat jelas, semuanya menahan nafas melihat kesekelilingnya.
Desa Wo yang awalnya banyak bangunan-bangunan lapuk berdiri kini hanya tersisa lubang tanah yang sangat lebar dan hanya satu bangunan yang masih berdiri yaitu bangunan yang mereka tempati.
Lubang kawah seluas lebih dari 2 hektar melenyapkan seluruh bangunan, dan ditengah-tengah terlihat sebuah Toya yang berdiri tegak walau tidak dipegang oleh pemiliknya.
Jendral Lang Yu turun ke tempat toyanya berada dan mengambilnya, sedangkan Xi Liyi membuka kembali perisai energi pelindung yang mengurung mereka semua rumah tersebut.
"Tuan Putri mari kita pergi!" kata Jendral Lang Yu yang sudah berlutut dihadapan Xi Liyi.
"Baik jendral!" kata Xi Liyi kemudian menoleh kearah Chinmi.
"Aku pergi dulu, kelak jika kamu sudah mendapatkan apa yang aku katakan padamu tadi, maka kita akan bertemu lagi! Selamat tinggal Chinmi dan semuanya!" kata Xi Liyi sambil sedikit membungkukkan badan sebagai tanda perpisahannya.
Xuao Lan ingin mengatakan sesuatu namun membatalkannya ketika keanehan terjadi dihadapannya.
Tubuh Xi Liyi dan Jendral Lang Yu bercahaya emas semakin lama semakin menyilaukan sebelum akhirnya cahaya tersebut melesat kelangit dengan kecepatan tinggi dan dalam satu tarikan nafas saja, cahaya tersebut menghilang di gelapnya langit malam.
Mereka semua memandang dengan penuh takjub, setelah beberapa saat mereka samua menatap Chinmi dengan heran, kini berbagai pertanyaan lain kembali mengisi pikiran mereka akan siapa sebenarnya sosok Xi Liyi dan apa yang Xi Liyi bicarakan dikamar dengan Chinmi.
Chinmi berjalan kearah tempat para srigala itu binasa, dia berharap bisa menemukan mustika Hewan Iblis tersebut. Menurut perkiraan Chinmi setidak Mustika yang ada di Lima Srigala tersebut adalah Mustika Hewan Iblis Merah karena kekuatan kelima srigala tersebut memiliki kekuatan Pendekar Sihir Elemen.
Chinmi ternyata tidak menemukan apapun disana, bahkan bulu sang srigala pun juga tidak ada.
__ADS_1
"Sepertinya mustikanya ikut hancur!" gumam Chinmi yang menurutnya Mustika Hewan Iblis tersebut ikut hancur dengan tubunya.