PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)

PENDEKAR DEWA ABADI S2 (Sihir Dewa)
Memberikan restu


__ADS_3

Chinmi sama sekali tidak bisa menahan tubuhnya saat tubuhnya bergerak kearah An Huang Yi.


"Apa yang ingin ayah lakukan padanya?" tanya Qie Yin dengan nada khawatir.


An Huang Yi tidak menjawab, dia hanya menarik tubuh Chinmi hingga berada tepat di hadapannya.


"Apa yang ingin kamu lakukan pada manusia ini Kaisar Kegelapan?" tanya Tan Zuo Xian.


"Kamu jangan khawatir Tan Zuo Xian, aku tidak akan melakukan apapun terhadap manusia ini, jika aku memang ingin membunuhnya, sudah sejak tadi aku melakukan nya!" kata An Huang Yi.


Tan Zuo Xian terdiam, dia akui jika perkataan An Huang Yi ada benarnya. Jika An Huang Yi mau sudah sejak awal dia melenyapkan Chinmi dan yang lainnya tanpa kesulitan.


Terlebih lagi walau An Huang Yi adalah Buddha Kegelapan, namun dia tidak pernah berbohong.


"Tan Zuo Xian, percayalah padaku, sekarang kamu bisa memisahkan diri dengan manusia ini, ada yang ingin aku pastikan dari dirinya, apakah dia pantas menjadi pasangan Reinkarnasi Putri ku atau tidak?" kata An Huang Yi.


Tan Zuo Xian merasa ragu, namun dia sendiri juga tidak bisa melawan An Huang Yi, karena itu dia hanya bisa menghela nafas panjang sekaligus berkata, "Sebenarnya aku dan dirimu tidak sepatutnya berbicara seperti ini!" kata Tan Zuo Xian.


"Apa ada aturan larangan akan itu! Bukankah hitam dan putih tidak selamanya bertentangan, ada waktunya bagi keduanya untuk saling bekerja sama!" jawab An Huang Yi.


"Aku mengerti itu, kedatangan mu kesini bukan bermaksud untuk berperang, namun setelah kejadian ini..!" Tan Zuo Xian menatap ke bekas sisa pertempuran para prajurit dan juga pertarungan dirinya dengan Sao Lao Cin.


"Ehem...! Aku mengerti apa yang kamu maksud, aku juga tidak menyangka jika Sao Lao Cin akan berbuat sejauh ini!" kata An Huang Yi kemudian dia menatap kearah Sao Lao Cin dan ke-dua Pengawal.


Sao Lao Cin menelan ludah saat An Huang Yi menatap tajam kearah nya, dia sadar jika dirinya sudah membuat kesalahan.


Seharusnya Sao Lao Cin tidak perlu menggerakkan para manusia untuk membuat kekacauan, An Huang Yi hanya meminta kepada Sao Lao Cin agar mengawasi An Hei Ling saja, jika ada kesempatan Sao Lao Cin bisa membawa An Hei Ling saat kekuatan Dewi Kegelapan sudah dia miliki dan sebisa mungkin menjauhi pertempuran.


Namun nyatanya Sao Lao Cin justru membuat semuanya semakin runyam. An Huang Yi akui tidak mudah untuk bisa membawa An Hei Ling, terlebih lagi An Hei Ling tidak sendirian, ada para Manusia yang berkekuatan Dewa yang melindungi nya.


"Setan Api Hitam, kesalahan yang kamu buat ini tidak kecil, aku akan memberimu hukuman, yaitu menjadi pengawal An Hei Ling dan juga calon suaminya hingga 50 tahun kedepan, apapun yang mereka perintahkan kamu harus menuruti perintah mereka!" kata An Huang Yi.


Sao Lao Cin terkejut mendengar hal itu, dia merasa keberatan dengan hukuman yang di berikan padanya, namun setelah di pikir lagi itu adalah sebuah keberuntungan dari pada di beri hukuman yang lebih berat lagi.


"Hamba akan menerima hukuman dari Yang Mulia, mulai hari ini Dewi An Hei Ling dan calon suaminya adalah tuan baru hamba selama 50 tahun kedepan!" kata Sao Lao Cin dengan berlutut.


"Senior Sao! Kamu tidak perlu melakukan itu, sebaiknya Senior ikut kembali dengan ayah ku saja!" kata Qie Yin.


An Huang Yi menggelengkan kepalanya, "Tidak Ling'er, biar dia menjalani hukumannya, dan ini sudah menjadi keputusan ku!' kata An Huang Yi sekaligus melepaskan ikatan energi yang mengikat tubuh Qie Yin.


An Huang Yi kemudian mendekati Chinmi yang masih tidak bisa bergerak, "Tan Zuo Xian, ada yang ingin aku bicarakan dengan nya, jadi keluar lah dulu dari tubuhnya!" kata An Huang Yi.


Setelah melihat sikap An Huang Yi yang sudah memberi hukuman kepada Sao Lao Cin, Tan Zuo Xian akhirnya setuju untuk berpisah dengan tubuh Chinmi.


Tan Zuo Xian jelas tidak ingin berurusan dengan An Huang Yi karena dia bukan lawan yang bisa di kalahkan dengan mudah, dan beruntungnya An Huang Yi tidak mengetahui rahasia dirinya.


Sejak dulu dirinya selalu menghindari An Huang Yi, dia khawatir jika sampai An Huang Yi mengetahui rahasia nya, maka semua tugas dari Bodhisattva akan gagal.


Tan Zuo Xian akhirnya memisahkan diri dari tubuh Chinmi dan masuk kembali kedalam Toya Emas nya.


An Huang Yi sempat mengerutkan dahinya saat mengetahui jika Tan Zuo Xian masuk kedalam sebuah pusaka, "Jadi Tan Zuo Xian menjadi Roh penjaga pusaka! Tapi kenapa?'' batin An Huang Yi.

__ADS_1


Wujud Chinmi kini kembali seperti semula setelah Tan Zuo Xian sudah memisahkan diri dengannya.


"Penampilan mu lebih bagus seperti ini dari pada yang tadi!" kata An Huang Yi kepada Chinmi.


"Apa yang kamu inginkan sebenarnya?" tanya Chinmi setelah dirinya di bebaskan oleh An Huang Yi.


Tidak hanya Chinmi, bahkan Ho Chen dan Lang Yu juga di bebaskan dari ikatan energi nya sehingga mereka bisa bergerak dengan leluasa, namun tidak ada lagi ketegangan di antara mereka.


"Begitukah caramu bicara kepada Ayah dari gadis yang akan menjadi calon istrimu?" kata An Huang Yi dengan tersenyum kepada Chinmi yang kini salah tingkah.


"Sudahlah, sekarang ijinkan aku melihat mu, siapa dirimu dimasa lalu, dan mengapa dirimu dan putri ku bisa saling menyukai? Kalian seperti memiliki hubungan ikatan di kehidupan sebelumnya!" kata An Huang Yi yang jarinya bergerak kearah dahi Chinmi.


Chinmi segera mundur sedikit menghindari jari An Huang Yi, dia menatap kearah Qie Yin yang mengangguk padanya sebagai isyarat agar Chinmi menurut.


Chinmi terpaksa menurut karena permintaan Qie Yin, ketika jari An Huang Yi sudah menyentuh dahinya, ingatan masa lalu Chinmi mulai terlihat oleh Chinmi dan juga An Huang Yi.


An Huang Yi sempat terkejut setelah mengetahui jika Chinmi ternyata adalah reinkarnasi dari Xi Jing Zi, salah satu murid Bodhisattva yang dulu pernah memiliki hubungan dengan An Hei Ling.


"Pantas saja! Jadi kamu adalah Xi Jing Zi, tidak ku sangka Rullai masih berwelas asih kepada kalian berdua!" kata An Huang Yi.


Chinmi sendiri hanya dia membisu, dia memang sudah tahu jika dirinya adalah reinkarnasi Xi Jing Zi, namun dia tidak ingat akan kehidupannya yang terdahulu.


Sekarang dia sudah mengingat semuanya, Chinmi menatap kearah Qie Yin yang juga menatap kearah nya.


"Apa kamu baik-baik saja?" An Huang Yi mengibas-ngibaskan telapak tangannya di depan wajah Chinmi sehingga membuat Chinmi tersadar.


Chinmi tersenyum malu saat dirinya tersadar, sedangkan An Huang Yi tertawa kecil melihat Chinmi yang merasa malu.


"Tentu saja aku ingat!" kata Chinmi.


"Sekarang aku sudah tidak khawatir lagi, aku akan serahkan Ling'er padamu!" kata An Huang Yi kemudian dia memegangi tangan Qie Yin dan menarik nya kesamping Chinmi.


"Ling'er, jangan bertindak bodoh seperti dulu lagi, sekarang akan aku kembalikan kekuatan mu yang dulu," kata An Huang Yi kemudian dahi An Huang Yi mengeluarkan bola hitam seukuran ibu jari.


Qie Yin mengenali bola hitam tersebut, itu adalah Bola Energi Hitam bagian dari kekuatan Dewi Kegelapan yang ia miliki.


Bola hitam tersebut bergerak dan masuk ke tubuh Qie Yin melewati dahinya, Qie Yin dapat merasakan kekuatan yang sangat luar biasa memenuhi seluruh tubuhnya.


Namun selain An Huang Yi, tidak ada yang bisa merasakan kekuatan Qie Yin saat energi Dewi Kegelapan sepenuhnya sudah masuk kedalam tubuh Qie Yin.


"Xi Jing Zi, walau kamu adalah murid Rullai, namun kamu memiliki Dantian yang bisa menerima energi dari kami, jadi aku juga akan memberikan separuh dari kekuatan ku padamu, dengan kekuatan ini, kamu bisa melindungi Ling'er dengan kekuatan yang setara dengan kekuatan ku!" kata An Huang Yi.


"Tidak. tidak! Aku tidak menginginkan kekuatan mu!" kata Chinmi menolak kekuatan An Huang Yi.


"Jangan menolak permohonan terakhir ku, aku tidak mau kamu sebagai pasangan nya akan tidak berdaya saat dia menginginkan sesuatu seperti dulu, jadi dengan kekuatan yang lebih tinggi, kamu bisa menjadi kepala keluarga yang sebenarnya!" kata An Huang Yi kemudian dia menekan jarinya ke tangan Chinmi.


Chinmi jelas tidak bisa menolak karena tangan An Huang Yi juga mengandung tekanan yang membuat dirinya tidak berdaya dan hanya bisa pasrah saat energi milik An Huang Yi mulai mengalir kedalam tubuhnya.


Ho Chen dan Lang Yu hanya bisa berpandangan, mereka berdua sama sekali tidak tahu harus berkata apa, apakah Chinmi masih layak sebagai Dewa, atau sudah tidak?


Saat ini Chinmi tidak hanya memiliki kekuatan Suci sanga Buddha, namun dia juga memiliki kekuatan kegelapan dari Kaisar Kegelapan, bisa saja suatu saat nanti Chinmi menjadi pewaris tahta Istana Kaisar Kegelapan mengingat dia adalah calon menantu dari putri satu-satunya sang Kaisar Kegelapan.

__ADS_1


An Huang Yi yang masih menyalurkan energi kepada Chinmi melirik kearah Ho Chen, "Kalian tidak perlu menghawatirkan itu, aku tidak berniat mewariskan istanaku itu kepada mereka, kecuali mereka sendiri yang menginginkan nya! Jika tidak, maka aku tidak akan memaksa mereka!" kata An Huang Yi kepada Ho Chen.


Melihat kecemasan dan ke khawatiran dari wajah Ho Chen, An Huang Yi bisa menebak akan apa yang ada di pikiran Ho Chen.


"Ku rasa ini sudah cukup! Sekarang kekuatan mu hampir sama besarnya dengan kekuatan ku, dengan sedikit pencerahan, maka kamu bisa memiliki kekuatan yang setara dengan ku," kata An Huang Yi yang melepas tekanan jarinya dari telapak tangan Chinmi.


Chinmi hanya bisa merasakan kekuatan yang sangat banyak mengisi setiap organ-organ tubuhnya, namun bentuk Chinmi tidak memiliki perubahan apapun, dan energi nya sama sekali tidak bisa di rasakan oleh siapapun.


An Huang Yi berusaha tetap tenang, saat ini kekuatannya hanya tersisa setengah, namun itu masih cukup besar jika di bandingkan dengan kekuatan Dewa Kegelapan.


"Ayah, apakah ayah akan kembali ke Istana Bayangan?" tanya Qie Yin.


"Tentu saja putri ku, lagi pula ayah sudah melaksanakan kewajiban sebagai seorang ayah, tidak alasan bagiku untuk tetap berada disini, lagi pula Sao Lao Cin akan menjadi pengawal mu, dan ayah akan segara bermeditasi kembali!" kata An Huang Yi.


Chinmi bingung harus berkata apa, dia ingin berterima kasih kepada An Huang Yi yang sudah memberikan kekuataanya, namun dia sendiri tidak menginginkan kekuatan tersebut.


Karena semuanya sudah terlanjur terjadi, akhirnya Chinmi tetap berterima kasih kepad An Huang Yi, Chinmi berjanji akan melindungi Qie Yin dan akan membahagiakan Qie Yin.


"Berbahagialah kalian berdua, jika sempat datanglah ke Dunia Bayangan, Istana ku senantiasa akan menyebut kedatangan kalian berdua!" kaya An Huang Yi kemudian dia memanggil Tanduk Iblis dan Mata Ular.


"Selamat tinggal, Restu ku akan bersama dengan kalian!" kata An Huang Yi.


Setelah memberikan restu kepada Qie Yin dan Chinmi, An Huang Yi dan kedua Pengawal nya menghilang dari pandangan mereka semua.


"Yang Mulia! Bagaimana dengan Takdir Yang Mulia nanti? Bukankah kekuatan Dewi An Hei Ling sangat dibutuhkan?" tanya Mata Ular setelah mereka sudah sangat jauh dari galaxy Chinmi berada.


"Apa yang perlu aku khawatir akan hal itu? Jika itu adalah takdir, apa yang bisa aku perbuat! Tapi ada satu hal yang aneh!" kata An Huang Yi kemudian dia berhenti dan menatap ke Galaxi tempat Chinmi.


"Apa itu Yang Mulia?" tanya Tanduk Iblis.


"Nanti aku akan menyuruh Tangan Srigala untuk mencari tahu, kenapa Tan Zuo Xian bisa menjadi Roh Penjaga Pusaka? Aku ingin Tangan Srigala mencari tahu pusaka itu dan siapa saja dari Penjaga Nirwana yang di jadikan Roh Pusaka, dan juga kegunaan pusaka tersebut!" kata An Huang Yi kemudian dia segera kembali.


Sebenanya An Huang Yi ingin mengetahui secara langsung dari Tan Zuo Xian, namun dia tahu Tan Zuo Xian pasti akan bungkam, dan jika dia memaksa, dia merasa tidak enak mengingat disana masih ada Qie Yin dan Chinmi, terlebih lagi Pusaka tersebut di pegang oleh Chinmi.


An Huang Yi dan ke-dua Pengawal tiba di Istana Bayangan, para Pengawal yang lain segera datang saat melihat An Huang Yi tiba di depan istana nya.


Para Pengawal sempat bingung karena Kaisar Kegelapan datang tanpa membawa Dewi An Hei Ling, mereka saling berpandangan satu dengan yang lain, mereka beranggapan hanya ada dua kemungkinan kenapa Kaisar Kegelapan tidak datang membawa reinkarnasi putrinya.


Yang pertama mungkin Dewi An Hei Ling sudah tiada karena berusaha melawan, dan yang ke-dua kemungkinan Dewi An Hei Ling menolak untuk ikut kembali ke istana.


"Tangan Srigala datanglah ke aula pertemuan menemuiku sendiri! Selain Tangan Srigala, yang lain tidak boleh ada yang ikut masuk karena ada tugas rahasia yang akan aku berikan padanya!" kata An Huang Yi kemudian dia masuk kedalam istananya.


Tangan Serigala adalah salah satu Pengawal yang berada di posisi 9 terkuat, dia ahli dalam mencari jejak siapapun.


Pengawal yang di juluki Tangan Srigala segera mengikuti An Huang Yi setelah nya, sedangkan yang lain masih kebingungan kecuali Tanduk Iblis dan Mata Ular.


Mereka semua termasuk Dewa Hitam menatap kearah Tanduk Iblis dan Mata Ular dengan tatapan yang di selimuti rasa keingintahuan.


"Jangan harap aku akan memberitahu kepada kalian tentang apa yang terjadi, jika Kiasar tidak mejelaskan maka kami pun tidak akan menceritakan nya!" kata Mata Ular kemudian mereka berdua segera meninggalkan mereka semuanya yang hanya bisa menggaruk kepala masing-masing.


Mereka tahu jika sampai mereka bercerita tanpa ijin dari Kaisar Kegelapan, maka hukumnya akan sangat berat, dan pastinya Tanduk Iblis dan Mata Ular tidak mau mengambil resiko sebesar itu.

__ADS_1


__ADS_2