
"Eh, sebentar lagi liburan nih, kita ada acara bareng gak?" tanya Lisa
"Seperti liburan yang lalu, gue akan tinggal sama nyokap." Jawab Rita
"Lo gimana Ki?"tanya Kowi
"Gue tetap di sini lah, tapi gak tahu juga kalau keluarga gue ada rencana lain. Memangnya lo pada ada rencana pergi?"
"Gue,Andien, Kowi sama anak kelas 12 mau kemping." Jawab Lisa
"Kelas 12 baru selesai ujian kemarin ya? Siapa saja yang ikut?" Tanya Kiki kepo"
"Indra,Farhat, Dewa,Rafi, anak kelas kita juga ikut!" Jawab Kowi
"Kak Dewa ikut?" tanya Rita
"He eh, kenapa Rit? Mau ikut juga?"
"Hah? Engga ah gue sudah janji sama nyokap, liburan ini gue mau magang di kantornya."
"Wuidihh, anak rajin, bokap ditinggal lagi dong?" Tanya Lisa
"Iya, kasihan sih, tapi gak papa ada tante Saye, beliau bilang mau nemenin bokal kalau gue pergi."
"Tante lo itu punya six sense ya Rit?"
" Iya, tapi beliau gak menekuni, katanya takut malah jadi syirik."
"Six sensenya beliau apa Rit?"
"Kadang bisa melihat apa yang terjadi di masa depan."
"Wahh..seru tuh, seperti dapat contekan pas ujian" samber Andien yang datang tiba-tiba.
"Ah, Lo Dien nyamber aja, sudah selesai tugasnya?"
"Sudah donggg!"Jawab Andien
"Pinteerrr!" Ujar Rita, yang disambut tawa teman-temannya.
"Kalau six sense itu biasanya kemampuannya banyak atau satu saja Rit?"tanya Kowi
"Wah.. wartawan nanya nih" ledek Lisa
"Tergantung juga sih, menurut Tante Saye,kalau beliau lagi sensitif biasanya bisa melihat yang kasat mata. Beliau kadang gak bisa bedain lagi ngobrol sama orang beneran apa mahluk astral "
"Oh ya? Ngobrol sama bukan orang gimana Rit?"
"Beliau ngomong sendiri.Jadi orang-orang kira beliau orang gak waras. Makanya beliau suka nyantolin earphone di kupingnya kalau ada mahluk yang ngajak ngobrol, supaya orang kira beliau lagi nelpon"
"Oooo!" Ujar teman-temannya kompak.
"Dulu pernah, secara gak sengaja beliau melihat orang yang jatuh dari gedung, beliau pikir, eh kuat amat orang itu gak mati malah naik ke atas gedung lagi terus jatuh lagi, berulang-ulang."
"Kog bisa?"
"Ya, menurut gurunya beliau, orang yang mati karena bunuh diri, rohnya akan melakukan hal berulang-ulang yang dia lakukan sehingga dia mati."
"Jadi rohnya menjatuhkan diri terus?" Tanya Kowi
"Heeh!"
"Beliau gak takut?"
"Awalnya takut, lalu beliau berobat ke kyai, di sana di rukiyah. Alhamdulillah sekarang beliau gak "lihat" lagi."
"Berarti hilang dong six sensenya?
"Kemampuan lihat roh saja yang hilang, yang lainnya masih ada."
"Seharusnya lo ikut aja Rit,cerita ini seru kalau diceritakan di depan api unggun pas kemping."
"Enggak ah!" Jawab Rita tegas
"Jangan-jangan karena ada Dewa ya? Kayaknya sejak Tomi gak ada Lo menghindari Dewa?"
"Ah enggak koq, Lo terlalu kreatif pikirannya Wi, seharusnya Lo jadi pengarang novel saja!" Ledek Rita
"Kayaknya iya deh,Rit, Lo menghindar dari Dewa ya? Kata Indrajit Lo juga gak latihan lagi." Tanya Kiki
__ADS_1
"Gue capek aja, gak tertarik lagi sama bela diri. Gue pengen menekuni yang lainnya."
"Yahh..sayang dong Rit?"
"Kenapa sayang? Kan gue sudah ditingkatan tertinggi, sabuk hitam, kecuali gue mau jadi pelatih baru deh gue lanjutin."
"Bokap and nyokap tahu Lo gak ikut Karate lagi?"
"Mereka support kog, katanya sudah waktunya gue feminin"
"Hahahaha... ada-ada aja lo Rit ,kalau feminin atau macho itu bawaan orok alias dari kecil.Tetangga gue dari kecil sudah kelihatan kemayu, sama bokapnya di les-in yg cowok banget, tetap saja tuh." Cerita Lisa
"Yahh itu bisa-bisanya bokap saja, pokoknya beliau dukung gue deh."
"Eh, Rit, kalau tante Lo bisa lihat yg kasat mata, bisa dong bantuin gue?"
"Bantuin apaan Ki?"
"Itu gang yang mau masuk depan rumah gue, kalau malam suka ada yang ketawa. Sudah lapor pak rt kayaknya beliau juga takut.Kalau malam ada yang ketawa, serem banget!"
"Yang depan gang itu Ki?" Tanya Kowi
"Iya, Lo kan pernah dengar sendiri, jam 8 gak jadi pulang, akhirnya nginep?"
"Ah iya, betul tu Rit, ketawanya nyeremin. Itu hampir tiap malam bunyinya Ki?"tanya Kowi lagi
"Kayaknya hari-hari tertentu saja."
"Malam Jum'at mungkin?"
"Enggak juga, kemarin malam Selasa bunyi lagi"
"Kenapa ya malam Jum'at malah jadi di-angker-in padahal kamis malam itu kan banyak berkah ya?" Ujar Andien
"Mungkin terbawa budaya, orang Jawa zaman dulu malam Jum'at, apalagi pas kliwon dipakai untuk mandiin barang pusaka seperti keris, tombak dll.Nah biasanya barang pusaka itu ada penghuninya." Lisa menjelaskan.
"Terus kalau mandiin barang kenapa serem?" Tanya Andien lagi, yang disetujui teman-temannya
"Yahh ada upacara ritual tertentu, seperti masang dupa atau kemenyan, mantra-mantra pemanggilan arwah makanya jadi serem."
"Ooo, coba mereka melakukannya hari Sabtu malam!" Ujar Kiki
"Yaa penunggu barang pusaka pada dugem, gerakannya kayak gini!" Kiki memperagakan gerakan menggeleng-geleng kepala.
"Hahahaha...kocak Lo!!!" Diiringi tawa geli teman-temannya.
"Kiki makin lucu ya, kayaknya bahagia banget sama Robi!" Kowi
"Huuu..enak aje, Fyi yah, gue gak jadian sama Robi!" Balas Kiki
"Serius Ki?? Jadi sama siapa dong?" Tanya Andien kepo
"Ah, jangan bahas gue, bahas Andien tuh, kita gak pernah tahu deket sama siapa!"
"Eh iya betul, Andien itu misteri banget, kata Farhat, gue gak pernah cerita tentang Andien!" Balas Lisa
"Emang Lo sering ghibahin kita sama cowok Lo Lis?" Tanya Rita, teman-temannya menatap Lisa penuh keingintahuan.
"Eeehhh...enggak sering sih, cuma kalau kita lagi jalan bareng, gue suka senyum-senyum keingetan tingkah kita kalau lagi ngumpul Jadi Farhat nanya, kenapa gue senyam-senyum, disangkanya gue nge-nawain dia, daripada berantem yaaa gue cerita deh tentang kita!"
"Hmmm...tapi Lo gak ceritain aib kita kan?" Selidik Kowi
"Seinget gue enggak deh."jawab Lisa sambil memasukan jeruk ke mulutnya.
"Hhhh...Jadi Dien Lo deket sama siapa? Share ke kita Dien,jangan diem-diem saja, siapa tahukan kita bisa kasih info ttg cowok yang Lo incer!" Bujuk Kiki
"Wahhh..maaaaf banget nih fans, mengecewakan kalian. Untuk sementara ini gue belum tertarik untuk pacaran, gue lagi fokus untuk menyelesaikan SMU dengan aman dan tentram!"
"Ahh masa ?? Kak Tomi bilang teman sekelasnya lagi ada yang suka sama Andien, cuma karena Andien ngalamin hal yang gak enak sama tuyul waktu itu, dia jadi gak berani maju." Ujar Rita
Teman-temannya menatap Rita
"Kenapa pada ngeliat gue kayak gitu?" Tanya Rita heran
"Gak apa-apa nih Rit cerita tentang kak Tomi lagi? Nanti Lo malah sedih?" Tanya Kowi
"Hmmm...sedih sih masih, kehilangan sangat, sudah hampir 4 bulan lho. Tapi sekarang gue baik-baik saja. Tante gue bilang kakTomi sudah kembali ke alamnya dengan tenang, dan dia pengen gue meneruskannya hidup gue seperti biasa."
"Tante Lo yang bilang?" Tanya Lisa
__ADS_1
"Iya, beberapa hari setelah pemakaman, tante melihat kak Tomi di rumah, dia ngeliatin gue yang lagi tidur.Terus dia pesan begitu lalu pergi."
"Kog bisa ke rumah Lo Rit?"tanya Andien
"Terakhir sebelum kecelakaan itu, kak Tomi pulang dari rumah gue, kita habis makan-makan. Aneh memang mungkin firasatnya kak Tomi mau ninggalin gue. Menurut mamanya, baru pulang dari acara temannya, dia langsung ke tempat gue, seperti gak ada waktu lagi" Rita bercerita dengan wajah sedih.
"Begitu kali ya orang yang mau "berpulang" kelakuannya aneh." Ujar Kowi
"Heeh,..gue sudah ikhlas kog, kalau gue nangis terus kasihan Kak Tominya, perjalanan menuju alamnya akan berat." Ujar Rita lagi.
Teman-temannya mengangguk setuju
"Jadi Rit, siapa cowok yang suka sama Andien itu?" Tanya Kowi
"Kalau gak salah huruf depannya R deh, "
"Yahh..jadi kayak kuis nih main tebak-tebakan..R? Rafi? Raka? Rafa? Raditya? Raja?" Tanya Kowi lagi penasaran.
"Gue lupa Wi, soalnya kak Tomi ngomongnya sambil senyum gitu, gue salfok sama senyumnya dibanding dengerin omongan dia!"
"Ahhhh....Rita..Rita..waktu dengar info lagi bucin, makanya salfok!" Ledek Kiki
"Hahahaha...iya!"
"Gini deh, besok gue foto lembar absen kelas 12 di ruang guru, nanti lo lihat ya Rit, siapa tahu ada namanya yang lo inget!" Ujar Lisa
"Emang bisa?" Tanya Andien
"Kan, gue sekretaris kelas, sering bolak-balik ke ruang guru. Bisa alesan.. pokoknya gampanglah!"
"Bener ya, kita tunggu nih!" Ujar Kowi girang
"Kalau gue lupa gimana?" Tanya Rita
"Makanya Lo lihat dulu daftar namanya, untuk mancing ingatan!" Ujar Lisa lagi
"Se-kepo itukah kalian dengan kehidupan asmara gue?" Tanya Andien
"Hahahaha...iya Dien, masa SMU itu cuma sekali, sayang kalau dilewatkan cuma sekolah-pulang saja!"ujar Kowi
"Ah enggak juga, gak perlu pacaran kan untuk menikmati masa SMU, iya kan Rit?"ujar Andien meminta persetujuan Rita
"Mungkin...hehehe.."
"Sebenarnya gini Dien, kita tuh suka gak enak sama Lo, dari kita ber-5, pengennya kita dating bareng. Dating bareng kita terakhir Lo gak diajak" ujar Kowi ketelapasan
"Hahh?? Lo pada dating bareng? Kog gue gak tahu?"
"Nahh..kalau kita berencana depan Lo, nanti Lo sedih, makanya kita diam-diam saja!"
"Kapan tu? Wah..kalian ini gak cerita-cerita!"
"Sekitar lima bulan lalu deh, kak Tomi juga telat. Rita tadinya pergi sama Kiano, eh di tengah jalan kak Tomi nyusul. Kiano balik pulang sama pacarnya!" Lisa bercerita.
"Maksudnya apaan sih?"
"Jadi gini, kita kan mau dating bareng ke Amusing Park. Pas mau berangkat, Kiano datang, dia pengen ikut. Jadi deh dia ikut, kebetulan Rita janjian sama Kak Tomi ketemu di sana karena dia ada urusan dulu."
"Terus kak Tomi datang? Kianonya?"
"Nah ituu..jadi kak Tomi datang sama kak Dewa, gebetannya dan teman gebetannya. Yang ternyata pacarnya Kiano!"
"Waduuhh..perang dong?"
"Yang bete itu Kiano, dia kesal karena pacarnya suka sama kak Tomi. Tapi kak Tomi enggak, makanya dia usul ke kak Dewa pergi ke amusing park." Ujar Rita menjelaskan
"Lo gak marah Rit?" Selidik Andien
"Marahlah, sempet kabur, eh dikejar sama kak Tomi, asli kayak sinetron. Terus Rita balik lagi begitu dijelaskan." Ujar Lisa
"Lo pada ngapain dengan keributan itu?"
"Hmm...cowoknya Kowi beliin kita popcorn, kita pada duduk nontonin mereka ribut!"
"Waaaa...seru tuhh.. harusnya lo ajak gue!" Ujar Andien kesal
"Nanti deh kalau ada part-2" ujar Lisa lagi
"Hahahaha" diiringi gelak tawa teman-temannya
__ADS_1
-bersambung-