
"Lagi heboh nih!" Lisa membaca berita dari ponselnya
"Tentang apaan Lis? Kriuk..kriuk.. kriuk" Tanya Andien sambil mengunyah kripik
"Itu lho mahasiswi yang bunuh diri di makam ayahnya."
"Oh yang depresi berat itu ya?"tanya Kiki
"Iya, ternyata dipicu krna 2x menggugurkan kandungan, dipaksa oleh pacarnya yang polisi" sambung Kowi
"Kasihan ya, dia sempat melapor ke propam, komnas HAM, ke keluarganya, tapi gak ada yang merespon,malah dia dipojokkan!" Ujar Lisa
"Lagian sih pacarannya berlebihan, jadi hamil deh!"balas Kiki
"Dia diperkosa tu, diajak kepenginapan terus pas bangun sudah di unboxing!" Terang Kowi
"Kenapa ya di negara kita pemerkosa cuma di hukum penjara? Kenapa gak dihukum berat gitu. Kalau pencuri di Arab dipotong tangan, kalau pemerkosa, kelaminnya dipotong!" Ujar Andien kesal
"Yahh..hukum kita masih memihak pada pelaku, bukan korban. Padahal korban itu akan terus membawa traumanya sampai kapan pun selama ia hidup "ujar Lisa
"Pemikiran masyarakat juga harus diubah kalau kita mau mengubah hukum, karena Undang-undang dibuat oleh wakil kita di DPR." Tiba-tiba Rita menyambung.
"Eh Rita, kog datang tiba-tiba? Kita gak tau?"
"Kalian tadi pada serius banget,jadi gak ngeh gue datang."
"By the way, kira-kira kenapa woman crisis Center gak membantu korban sama sekali?" Tanya Kiki
"Mungkin karena pelaku dari lembaga hukum jadi mereka takut" jawab Andien
"Atau terlalu banyak kasus seperti itu jadi kasus NW ini dianggap biasa"jawab Lisa
"Masa lembaga WMC gak peka dengan depresi korban?"tanya Kowi gemas
"Sebenarnya keluarga pelaku juga salah tuh, karena mereka gak stand-up untuk korban" ujar Rita
"Iya,mereka malah menyalahkan korban, padahal bikin anak itu kan butuh dua orang, iya gak?" Ujar Kowi
"Iya, apalagi korban juga baru kehilangan sosok ayah yang dia anggap bakal melindungi.Pastinya dia stress tingkat dewa!" Ujar Lisa
"Iya Depresi mental, di negara manapun cewek yang mengalami pelecehan seksual pasti depresi, orang yang dapat dukungan orang terdekat yang bisa survive" ujar Kowi menambahkan.
"Bokap gue selalu mengingatkan, pacaran jangan berdua-duaan di tempat sepi, nanti khilaf. Kalau gak cowoknya yang khilaf, ceweknya juga!"ujar Rita
"Kalau korbannya Rita, pasti yang jadi korban justru cowoknya ya, pasti habis tu orang dibuat babak belur!" Ujar Kiki dengan semangat
"A'udzubillah mindzalik, jangan sampai Kita jadi korban. Sebagai perempuan harus ngerti dan menjaga kehormatan kita itu sampai mati. Jangan memberikan kepada sembarang orang!"
"Tapi Rit, orang itu bukan orang sembarangan,tapi pacar!" Jawab Kiki
"Apalagi cuma pacar!, Perasaan mudah berubah, yang nikah saja cerai apalagi cuma pacaran!"
"Kog lo nada lo kesal banget Rit? Apa Lo gak puas dengan pacar-pacar Lo selama ini?" Tanya Kowi
"Idiiihhh...emang gue berapa kali pacaran? Baru jadian cuma sama kak Tomi, sebelumnya gak pernah!"
"Serius Lo Rit?" Teman-temannya penasaran
"Sama Indrajit? Emang gak ngapai-ngapain?" Tanya Kiki penasaran
"Alhamdulillah, kak Indra gak macam-macam, walau kita cuma teman jalan doang dan boncengan motor, bahkan merangkul saja dia engga!"
"Wahhh...dia takut sama Lo kali Rit!" Goda Kowi
"Hahahaha... ada-ada aja nih Kowi!" Tawa teman-temannya
"Mungkin, selain Rita punya sabuk hitam taekwondo dan karate, dia juga punya pengawal, kak Dewa dan Kak Tomi, Indra macam-macam, bonyok dah!" Ujar Kiki yang disambut tawa teman-temannya.
"Engga juga girls, pada dasarnya mereka hormat kog, kalau kita juga gak ke ganjenan, juga PD"
"Maksudnya PD?"tanya teman-temannya lagi
"Yaa PD: percaya diri, kita berhak dicintai, karena kita bisa mencintai dengan baik."
"Maksudnya? Gue tambah bingung deh!"
"Jadi jangan sampai kita mengemis cinta sama cowok, sampai memberikan kehormatannya supaya cowok itu stay sama kita. Nyokap gue pernah nasehatin, beliau pernah pacaran selama 12 tahun sama first lovenya, dan Alhamdulillah aman, sampai pernikahan, dan nyokap gue masih virgin tuh sampai beliau menikah. Bayangin 12 tahun, kalau kredit mobil sudah lunas!"
__ADS_1
"Lo aneh deh Rit, lama pacaran disamain sama kredit mobil!"
"Itu umpamanya Wi!"
"Jadi maksud nyokap Lo, semua tergantung sikap kita gitu?"tanya Kiki
"Sebagian besar Iya, jadiiii...cowok itu pada dasarnya kaum pemburu, mereka akan senang kalau ada tantangan. Kalau kita dengan mudah memberikan yang kita punya,nanti setelah puas dia malah pergi. Tapiii...kalau kita bisa buat para kaum pemburu penasaran sama kita, insyaaAllah dia ngikutin terus!"
"Itu jadul Rit, sekarang kalau ceweknya gak aktif dan inisiatif bisa-bisa jadi perawan tua!" Balas Kowi
"Enggak juga Wi, yang namanya cinta polanya dari zaman nenek moyang sama, kalau cowoknya betul-betul sayang sama kita, gak mungkinlah dia mau unboxing tanpa ada ikatan. Jadi kalau ada cowok yang maksa, merayu supaya kita bisa ditiduri berarti dia gak sungguh-sungguh sayang sama kita!"
"Mungkin itu berhasil sama nyokap Lo Rit, karena nyokap lo kan cantik!" Ujar Lisa
"Enggak hukum ini berlaku universal, Lo harus yakin kalau tiap-tiap orang sudah punya jodoh. Orang baik insyaaAllah dapat orang baik, yang brengsek dapat brengsek!"
"Tapi kasus ini, ceweknya gak salah dong?, dia dibius lho!"
"Gue gak tahu ya cerita benarnya kayak gimana,tapi kalau sampai 2x aborsi bisa jadi mereka cukup sering melakukannya." Ujar Rita
"Mungkin pas tu cowok lagi unboxing NW lagi masa subur, hamil deh" timpal Lisa
"Lisa ini pengalaman banget ya?" Ujar Andien kagum
"Bukan pengalaman Dien, pendidikan **** itu penting. Cewek yang sudah beranjak remaja harus tahu wilayah mana saja dari tubuhnya yang gak boleh disentuh orang lain, bahkan keluarganya sendiri."
"Kalau di keluarga gue, ngomong kayak gini bisa dimarahi karena itu urusan kamar orang dewasa" ujar Andien lagi
"Nah itu dia kesalahan ortu, zaman now sama zaman mereka beda. Zaman Now info tentang **** bertebaran bebas di internet. Bahkan ada yang dalam bentuk animasi. Kalau kita masih menganggap pendidikan **** itu tabu, yaa jangan heran kalau banyak terjadi pelecehan." Ujar Lisa
"Benar juga, malah kadang si korban berpikir, ini kesalahannya.Dari pada panjang prosesnya lebih baik dihentikan sampai situ saja. Akhirnya banyak kasus pelecehan seksual berhenti di tengah jalan tanpa kejelasan." Ujar Lisa lagi.
"Gue gak nyalahin ceweknya lho, justru gue kasihan. Kalau saja gue bisa kenal sama dia, gue bisa bela dia, kalau perlu gue hajar sampai setengah mati tu cowok brengsek!"
"Dia polisi lho, Rit masa Lo berani bikin babak belur polisi?"
"Oknum polisi, waktu dia melakukan perbuatan bejat kan gak pakai seragam, saat gue bikin bonyok, nah pas udeh setengah mati, baru deh gue tahu, ooo ternyata polisi"
"Ahh...ngadi-ngadi aja Lo Rit, tetap aja kalau Lo melukai orang bisa kenal pasal Lo!"
"Yaa gue akan gunakan semua kenalan bokap, nyokap sampai kakek gue untuk lolos dari hukuman, hehehe!"
"Kenapa Lo pada ngeliat gue kayak gitu?"
"Habis Lo aneh, ternyata ini sosok Rita yang asli" ujar Kiki
"Hahahaha...bener, gue juga kaget dia bisa berpikir kayak gitu!" Sambung Kowi
"He eh, imajinasi lo absurd Rit, lebih absurd dari gue!" Timpal Andien
"Ho ohh!, Ini efek ditinggal mati cowoknya!" Ujar Lisa tiba-tiba
Semua teman-temannya menatap Lisa, seolah gak percaya pada apa yang dia katakan.
"It's okay girls, gue sudah gak apa-apa kog, mungkin Lisa bener, sejak ditinggal kak Tomi, gue rada absurd, malah gue pernah berpikir seandainya gue bisa kembali ke saat terakhir kak Tomi datang ke rumah, gue akan cegah dia pulang."
"Tuuu kan Lis!! Lo ada-ada aja sih, kita lagi ngebahas kasus, malah nyinggung orang, kasihan kan Rita, dia malah jadi sedih!" Protes Kiki
"Hmmm...maaf ya Rit, gue gak bermaksud nyakitin Lo. Cuma kata-kata Lo itu aneh, dan gue terbiasa dengan yang real Rit, maafin gue yaaa"
"Hmmm ...balik lagi ke kasus deh, jangan bahas gue ah..Jadi nih pesan nyokap gue untuk para perempuan zaman now. Kalau cowok bilang sayang tapi ngajak ML berarti tu cowok gak sayang beneran. Kalau dia maksa, dan ancam akan ninggalin kita, kita duluan yang ninggalin dia! Inget nih hubungan seksual itu ada efeknya bukan hanya kehamilan tapi efek psikologis buat cewek. Yaa..cewek merasa jadi milik cowok itu, jadi posesif, gak punya harga diri. Jadi mudah digunakan berkali-kali."
"Tapi,Rit ada juga kog walau sudah berhubungan tapi cowoknya tetap setia, bahkan sampai pernikahan." Ujar Lisa menanggapi
"Yaa..kalau kita main statistik, zaman now berapa persen yang berhasil sampai pernikahan? Mengingat nih? Semua kasus kehamilan yang tidak diharapkan diiringi kasus kehamilan itu terjadi di usia kita, remaja. Kita aja masih senang main, nongkrong, apa lagi cowok. Mana mau dilimpahi tanggung jawab Istri, anak? Kalau pun ada itu manusia langka!"
"Bener juga kata mpok Rita ini, gak ada salahnya jadi pertimbangan kita, iya gak girls?" Ujar Kowi
"Hmm..jadi perkembangan kasus ini kira-kira gimana?" Tanya Andien
"Yaa kita tetap gaungkan, supaya gak ada lagi korban seperti NW!" Ujar Lisa
"He ehh!" Disetujui semua teman-temannya.
"Btw Rit, Lo beneran gak ikut kemping?"
"Dibilangin enggak kog maksa sih?"
__ADS_1
"Habis kalau gak ada Lo gak rame Rit!" Ujar Andien
"Bener Rit, ibaratnya Lo itu magnet para cowok keren. Lo itu selalu dikelilingi cowok-cowok ganteng dan keren!"
"Kak Dewa dan kak Indra kan sudah ikut, jadi yg ganteng nya sudah pada ikut kan?"
"Kak Dewa gak jadi ikut, kalian inget kan dia sudah ditunangkan sama calon dari kakeknya, jadi dia mau kenal dulu sama tunangannya." Ujar Lisa
"Dewa ngomong langsung kayak gitu?"tanya Kowi
"Ngomong nya sama Farhat, dan Farhat cerita sama gue!"
"Alasan kali karena Rita gak ikut?" Goda Kiki
"Apaan sih Ki? Lo ngarang bebas!"protes Rita
"Abis sih gue kesel, masa Lo berdua sudah liburan bareng, eh jadiannya malah sama orang lain!"
"Kog orang lain sih? FYI ya kakTomi itu first love gue, kita sudah kenal dari SMP dan sudah saling suka, walaupun jadiannya baru-baru ini, tapi tetap kakTomi itu orang istimewa bagi gue!"
"Ngerti Rit, tapikan Tomi sudah gak ada, life must go on, elo kan masih muda, masa sikap dan perilaku Lo seperti orang yang kehilangan suami?"
"Yaaa nanti lah ada masanya Ki, kog Lo jadi urusin kehidupan pribadi gue? Urusin aja diri Lo sama Andre!" Rita ngotot
"Ehh..Kiki sama Andre??" Tanya Kowi kaget
"Ehhhh...."Rita terdiam, dirinya merasa gak enak karena sudah membuka rahasia.
"Iya, girls, gue sudah jadian sama Andre, kita backstreet karena Lo pada pasti gak setuju, terutama Lo Wi!" Ujar Kiki dengan nada tinggi
"Kan Lo tau ceritanya Ki, berkali-kali gue bilangin sifat Andre ke Ida, lo mau jadi korbannya juga?" Kali ini Kowi gak mau kalah
"Gue sudah dengar kog Wi, sudah gue cek berkali-kali, ternyata Idanya yang posesif. Uang mamanya Ida sudah dilunasi sama Andre!"
"Jangan-jangan Lo yang bayarin ya?" Andien tiba-tiba nyeletuk
"Enak aja, emangnya gue orang kaya?, Andre kerja sambilan di restonya kak Tomi, uang kerjanya dikumpulin untuk bayar hutang ke nyokap Ida!"
"Ahh itu kan menurut dia!" Kowi gak percaya
"Kalau kata kak Tomi sih begitu Wi!" Tiba-tiba Rita ikut bicara
"Percuma Wi,kalau dasarnya Lo gak suka sama tu orang, gue ngomong apa juga gak bakalan lo denger!" Ujar Kiki kesal, dia meninggalkan teman-temannya.
"Lo sih Wi, kenapa sih gak bisa ikut senang kalau teman senang?" Lisa memarahi Kowi dan menyusul Kiki meninggalkan mereka
"Iya nih Kowi, kan belum tentu Andre kayak begitu sama Kiki!"ujar Andien
"Lo, makan aje deh Dien jangan ikut comment. Lo juga tadi ikut nyeletuk kan? Kenapa sekarang nyalahin gue? LAGI PULA masa terjadi dulu baru nyesal, jangan begitu ah!" ujar Kowi kesal
"Yahh gue penasaran aja, tapi tetap Wi, kita harus dukung Kiki, nanti kalau kasusnya mirip NW gimana?" Kali ini Andien pergi menyusul Lisa dan Kiki
"Lo gak ikutan mereka Rit?"
"Enggak ah, kan gara-gara gue ketelepasan ngomong!"
"Sejak kapan mereka jadian?"
"Hmm... kayaknya 3-4 bulan lalu deh, gue sering ketemu mereka dating di cafe."
"Lo sering hang out, gak ngajak-ngajak?"
" Gak sering Wi, gue hang out kalau diajak Tomi saja, pulang latihan."
"Jadi menurut Lo gimana Rit?"
"Yaa gue setuju sama Andien, ketidak-setuju-an Lo malah bikin Kiki menjauh, nanti malah gak bisa kita pantau."
"Emang kita bisa apa pantau orang pacaran?"
"Yaa bisa saling menguatkan, mengingatkan supaya pacarannya gak berlebihan"
"Kog, omongan Lo kayak orang tua Rit?"
"Yaa, tiap gue jalan sama kak Tomi, ituuu melulu yang dinasehati bokap, KakAndi, Nyokap, ya jadi nempel di kepala gue!"
"Hmmm...gitu ya?"
__ADS_1
"Ya udah, masuk kelas yuk, sudah bel!"
Rita dan Kowi menuju ke kelas mereka untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.