Rita(Petualangan Cucu Konglomerat)

Rita(Petualangan Cucu Konglomerat)
Chapter 70: Ashley Hammington


__ADS_3

"Rita bagaimana pengalaman kerja sama Om?" Tanya Andi di Sabtu pagi


"Lumayan kak, Om Radian sama Rita gak sedingin seperti yang kak Andi cerita kan, malah cenderung asyik"


"Masa? Misalnya apa?"


"Om Radian suruh Rita belajar nyetir mobil, belajar nerbangin pesawat, asyik deh pokoknya!"


"Hmm...begitu ya? Mungkin beliau sudah banyak berubah!"


"Mungkin juga, btw Kak, Om Radian sudah menikah belum sih?"


"Belum lah, Rita gak lihat cincin di jarinya kan?"


"Emang zaman sekarang cowok yang sudah nikah pada pakai cincin?"


"Hmmmm... biasanya sih begitu, tanda sudah terikat, memang kenapa? Hati-hati jangan kepo lho!" Ujar Andi memperingati Rita


"Engga kog, cuma penasaran saja, lelaki mapan dan tampan seperti Om kog belum laku ya?"


"Mungkin Om terlalu pemilih, tapi katanya dulu Om pernah punya pacar, sudah serius, eh pacarnya menikah sama orang lain. Mungkin karena itu Om patah hati." Cerita Andi, mereka ngobrol di kamarnya Rita


"Ooo begitu, Rita baru tahu ternyata cowok kalau patah hati bisa lama juga ya?"


"Cowok kan juga manusia Rit, apalagi kalau sudah merasa sreg, eh malah ditinggal nikah, kan sedih banget tuuu, keingetan terus."


"iya sih, tapi ada yang bilang kalau patah hati biasanya cowok cuma seminggu, paling lama sebulan, sudah gitu mudah melupakan."


"Tergantung orangnya juga, Lo kan juga belum bisa ngelupain Tomi kan?" Tanya Andi


"Kata siapa?, Kak Andi sok tau nih!"


"Kalau sudah move on kenapa gak jadian sama Dewa? Rita juga suka kan sama dia?"


"Kak Andi disuap berapa sama kak Dewa?" Tanya Rita heran dengan pertanyaan Andi yang tiba-tiba.


"Enggak sih, cuma kakak melihat dia, kayaknya serius gitu sama Elo Rit, sayang kan cowok sebaik dia dianggurin."


"Bagaimana ya? Rita akui kak Dewa itu baik, perhatian, tapi.." Rita menghentikan ucapannya


"Tapi apa?" Tanya Andi


"Rita menganggap dia kakak, belum ada perasaan romantis."


"Yakin Rit? Kalau tiba-tiba dia punya pacar gimana?"


"Yaa bagus lah, kan perasaan itu gak bisa dipaksa kak, okelah kak Dewa banyak membantu Rita, tapi kalau Rita menerimanya jadi pacar hanya karena untuk membalas kebaikannya, itu bukannya malah kejam kak?" Ujar Rita, yang tengah bersiap pergi


"Sekarang mau kemana? Ini weekend, masa sih kerja?" Tanya Andi heran


"Rita mau belajar menyetir mobil kak,"


"Di mana?”


"Di kantor, kan tempat parkirnya luas tuh, sudah gitu ada lapangannya juga sepi kalau weekend, jadi bisa dipakai untuk latihan mobil."


"Siapa yang mau ngajarin?"


"Karyawannya Om, namanya Daniel."


"Daniel? Kayaknya pernah dengar deh, yang mirip orang korea bukan?" Tanya Andi


" He eh!" Jawab Rita, ia memasukkan ponsel, dompet, tissue dan beberapa alat make up


"Ahh...Daniel itu dulu pengawalnya kakek seperti bodyguard gitu deh, kenapa sekarang digeser ke Om?"


"Emang bisa digeser kak? Kayak pintu dong!" Ledek Rita


"Ahh ..iya juga!"


"Sudah dulu ya Kak! Sampai nanti!" Dengan riang Rita keluar dari kamarnya, setengah berlari menuruni tangga menuju ke halaman depan rumah.


"Ms.Rita, ini bekal untuk sarapan, kakek bilang sibuk boleh, tapi jangan lupa sarapan!" Ujar Asisten rumah tangga yang bernama Anna


"Ah, terimakasih, kakek belum pulang dari Paris?" Tanya Rita


"Sudah, pukul 2 dinihari, mungkin sekarang beliau masih beristirahat"


"Iya pasti capek ya, nanti sore aku akan menemui kakek, tolong kasih tahu beliau ya An, terimakasih sebelumnya!" Rita mengambil bungkusan kertas berisi beberapa tingkap sandwich kesukaannya.


Ia memakan sandwich di dalam mobil.


"Richard, sudah sarapan ?" Rita menanyakan pada supirnya


"Sudah ms, terimakasih!"


"Mau sandwich?"

__ADS_1


"Tidak usah, saya alergi ragi roti, jadi tidak bisa makan roti."


"Ooo begitu, maaf ya!"


"Iya!" Richard kembali fokus dengan pekerjaannya.


Sambil memakan sandwich la membuka tablet dan membaca berita dari media portal. Berita yang dibaca Rita;


"Pengusaha sukses Gregorius Hammington bersama istrinya aktris cantik Ashley telah kembali ke tanah air, setelah menetap selama tiga tahun lamanya di negeri paman Sam. Mereka berencana menetap di negara ini."


Rita membaca artikel tersebut, entah kenapa ia tertarik dengan sosok perempuan cantik bernama Ashley.


"Cantik banget, tapi suaminya kog enggak banget" gumam Rita


Beberapa menit kemudian mereka tiba di kantor. Rita berpesan kepada Richard supaya tidak menunggunya, mobil vellfire hitam meninggalkan Rita di dalam kantor.


"Rrrrrrrr ..." Bunyi ponsel Rita


"Ya Daniel, kamu di mana?"


Daniel telah berada di tempat parkir basemen, ia meminta Rita untuk segera datang menghampirinya. Rita berjalan menuju basemen, karena hari masih pagi, pintu depan kantor dikunci, sehingga Rita berjalan memutar ke belakang. Tanpa sengaja ia melihat Radian mengantarkan seorang perempuan ke mobilnya, tak lama kemudian mobil tersebut meninggalkan tempat parkir. Radian tampak celingukan, seperti takut ketahuan, kemudian ia menuju mobilnya, dan pergi meninggalkan kantor, ia tidak melihat Rita yang memperhatikannya dari jauh.


"Om Radian gak pulang tadi malam, ckckck ..rajin banget" gumam Rita, Daniel membunyikan klakson mobil, Rita berlari menghampirinya. Daniel menunjukkan cara menghidupkan mobil dan cara mengendarainya. Awalnya Rita takut karena ini yang pertama kali baginya, setelah belajar berkeliling tempat parkir, dan lapangan ia mulai percaya diri. Daniel takjub melihat Rita yang mulai mahir menyetir.


"Yakin ini pertama kalinya kamu menyetir?" Tanya Daniel


"Iya beneran!"


"Wahh...hebat kamu bisa menyetir cuma dalam beberapa jam." Puji Daniel


"Ada yang bilang, kalau orang cepat mahir itu karena gurunya jago mengajarkan!" Ujar Rita membalas pujian Daniel.


"Setelah ini kamu belajar parkir, mulai dari parkir di situ!" Daniel menunjuk tempat parkir yang kosong. Sesuai arahan Daniel, Rita dengan cepat menguasai cara parkir. Tak terasa hari telah beranjak sore, mobil jemputan sudah tiba.


"Besok, kamu bisa mulai belajar membawa mobil yang matic!" Ujar Daniel mengantarkan Rita sampai ke mobil.


"Oke! Terimakasih guru!" Ujar Rita tersenyum yang juga dibalas Daniel dengan senyuman.


"Ms.Rita, malam ini ada perjamuan di hotel Ashton, kakek minta ms.Rita menggantikannya."


"Hah? Kog mendadak? Jam berapa? Aku sendirian?" Tanya Rita cemas.


"Tidak, mr.Andi akan menemani ms."


"Alhamdulillah!"Rita merasa lega.


"Tapi sebelumnya, kakek Anda minta Anda untuk ke butik mengambil gaun untuk perjamuan nanti!"


"Tidak usah khawatir, tim make up sudah disiapkan di rumah" ujar Richard lagi


"Ooo i see" Rita hanya termangu, mungkin ini akan menjadi kebiasaannya, memakai gaun mahal, pergi ke perjamuan orang kaya, hidupnya seperti makin menjulang tinggi pikirnya.


Karena kelelahan, hawa sejuk di mobil membuatnya terlelap. Dalam mimpinya ia melihat Ashley yang mengendarai mobil merah ditabrak seseorang dari samping, sehingga ia terluka parah, tanpa sadar Rita berteriak "Awasss!!!"


"Ms.Rita! Kita sudah sampai!" Richard membangunkan Rita.


"Ah iya, ini butik yang waktu itu ya?" Tanya Rita


Richard mengangguk.


Dengan malas Rita keluar dari mobil, ia merasa mimpinya itu nyata. Di dalam butik, ia mengambil gaun yang telah dipesan, selama ia menunggu gaun di antarkan, ia duduk di ruang tunggu. Seorang perempuan cantik melihat-lihat gaun, awalnya Rita tidak memperhatikan, tapi lambat laun ia mengenali perempuan itu.


"Ashley Hammington!" Gumamnya, gumamannya ternyata terdengar oleh Ashley, ia tersenyum manis ke arah Rita, kemudian melanjutkan mencari gaun. Beberapa menit kemudian, pramuniaga datang dan memberikan gaun pesanan, Rita pun pergi meninggalkan butik mewah tersebut.


Sesampainya di rumah, Rita menemui Andi yang sedang membongkar dronenya


"Kak Andi, hari ini kita pergi ke perjamuan kan?"


"Hah? Masa? Kog gue gak tau?" Jawab Andi yang perhatiannya masih pada dronenya


"Iya, tadi Richard bilang, kita menggantikan kakek. Oh iya Kak Andi sudah menemui kakek?"


"Kakek tadi sudah pergi lagi!"


"Hah? Kemana? Padahal baru pulang tadi malam, pasti kakek capek banget."


"Gak mungkinlah capek, kakek pergi naik jet pribadi, semua sudah dilayani. Rita belum pernah naik jet kakek ya?"


"Belum!"


"Eh sebenarnya sudah, cuma Lo lagi pingsan, mindahin dari RS di Singapura ke RS sini naik jet kakek."


"Ooo, pantes gak terasa."


"Iya dong, tempat tidurnya senyaman tempat tidur di rumah ini. Jadi gak mungkin kecapekan"


"Tapi perjalanan di pesawat kak, kalau ada turbulensi, atau seperti terombang-ambing, itu yang bikin jetlag kan?"

__ADS_1


"Itu kalau naik pesawat biasa, pesawat kakek ini banyak antinya, mulai anti-peluru, anti goncangan, anti swing canggih deh!" Ujar Andi berpromosi


"Waahhh ..kakek kaya banget dong ya?" Ujar Rita kagum.


"Lo gak tau ya? Ada yang bilang, negara punya banyak hutang sama kakek kita."


"Hebat banget ya kak, kakek kita!"


"He eh...bisnis kakek menggurita, saingan terberatnya Samsing dari Korsel."


"Hooo produsen smartphone itu?"


"Iya, smartphone hanya salah satu jenis usahanya"


"Kak Andi pernah ikut jamuan kan?"


"Pernah, cuma sekali waktu itu juga menggantikan kakek, mungkin ini untuk mengenalkan Rita ke semua relasi kakek."


"Rita jadi deg-degan, sebenarnya yang ngundang itu siapa?"


"Itu, Ashley Hammington, artis terkenal itu lho, dia kan kembali ke sini, ibaratnya jamuan selamat datang kembali. Di adakan di hotel miliknya Ashton dari Ashley Hammington"


"Ooo yang suaminya Gregorius itu ya?"


"Rita ngikutin beritanya?"


"Sedikit, cuma tadi pagi beberapa media mengangkat berita tentangnya."


"Gregorius saking bucinnya sama Ashley dia beliin tu hotel sebagai mas kawin, hebat yaa!"


"Cantik banget sih orangnya, semua cowok pastilah mau ngasih apa saja untuknya"


"Hmmm.. Dulu Ashley ga secantik itu, sekarang saja seperti dewi, uang memang bisa memoles siapa saja."


"Tapi kak, kelihatannya orangnya baik, inner beautynya terlihat."


"Memangnya Lo pernah lihat dia tanpa make up?"


"Lihat jelas sih engga, tapi dari jauh."


"Oh ya? Kapan tu?"


"Tadi pagi keluar dari kantor ."


"Hmmm .. jangan-jangan bener tuh" Andi berkata setengah berbisik


"Katanya dulu Om pernah dekat dengan Ashley sebelum ia menikah, tapi sudah putus.Lalu ia menikah dengan Greg."


"Apa Greg tahu mantan istrinya?"


"Ga tahu juga, tapi Lo jangan cerita sama siapapun!"


"Tenang kak, Rita ga kenal siapapun di sini"


Sore harinya, Rita dan Andi menghadiri acara perjamuan, di sana Rita diperkenalkan dengan beberapa teman bisnis kakeknya. Di sana Rita juga bertemu dengan Radian.


"Kakek mana?" Tanya Radian ke Rita


"Pergi lagi pak, tapi saya gak tahu ke mana?" Jawab Rita segera


"Kalau bukan di kantor dan masalah pekerjaan, kamu bisa panggil saya Om" ujar Radian tersenyum


Andi kaget, dia tidak pernah melihat Omnya itu tersenyum sebelumnya.


"Apa kabar Andi?" Tanya Radian menyalami Andi


"Yahh, baik Om!" Andi agak terkejut disapa Omnya


"Bagaimana kuliah mu? Kakek bilang kamu sering memilih kuliah jarak jauh dibandingkan datang ke kampus?"


Andi kembali kaget dengan kabar yang beredar tentang dirinya.


"Mau saya sih datang terus, tapi teman-temannya gak asyik, jadi lebih baik ga kenal saja!"


"Jangan begitu! Suatu hari nanti kamu akan mewarisi usaha kakek, untuk itu harus pintar memperluas pergaulan, siapa tahu orang-orang yang kamu anggap ga asyik malah jadi relasi bisnis mu!" Saran Radian


"Iya sih Om, tapi nantilah di semester baru!"


Ashley menghampiri Radian sambil tersenyum. Radian memperkenalkan Rita dan Andi kepadanya. Andi terpukau dengan kecantikan Ashley, yang lebih cantik daripada yang terlihat di foto atau TV.


"Kak! Kak Andi!" Tegur Rita, tanpa sadar Andi menggenggam tangan Ashley yang menyalaminya.


"Eh maaf!" Ujarnya salah tingkah.


Rita menahan tawanya, baru kali ini ia melihat kakaknya salting.


Ashley mengapit lengan Radian, mereka menghampiri suami Ashley yang sibuk menyalami tamu.

__ADS_1


Entah apa yang mereka bicarakan, pukul 10 malam Rita dan Andi meninggalkan perjamuan. Rita sangat lelah hari itu, di mobil ia mengirim pesan ke Daniel,bahwa besok ia tidak bisa latihan mengemudi karena kelelahan, setelah itu ia pun tertidur di dalam mobil.


bersambung


__ADS_2