SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Mencari


__ADS_3

Pagi pagi Mike menemui Carlos di villa, dia berbincang bincang dengan Carlos.


“Carlos aku sudah mencari Jessica di seluruh rumah sakit yang ada di kota ini . Tapi kami tidak menemukan Jessica, terakhir aku mencari ke rumah sakit Good Samaritan Hospital dan mereka mengatakan kalau seseorang telah memindahkan Jessica dan aku menanyakan siapa orang itu tapi mereka tidak tahu siapa orang itu.


“Siapa yang telah memindahkan Jessica? Apakah Tuan Jeremmy? Mike aku minta tolong padamu, temui Tuan Jeremmy dan tanyakan padanya. Mungkin saja dia yang telah memindahkan Jessica.”


“Tapi Carlos aku tidak tahu dimana dia tinggal. Bagaimana kalau kita pergi Bersama?” Kata Mike pada Carlos.


“Baiklah Mike aku bersiap siap dulu.” Carlos berdiri dan masuk kedalam kamar, dia mengambil handuk dan masuk kedalam kamar mandi dan mandi. Selesai mandi dia langsung mengganti pakaiannya dan keluar bersama Mike.


Mereka naik ke mobil dan Carlos meminta Mike untuk pergi ke perusahaan Well’s Group. Mike langsung mengarahkan mobilnya menuju keperusahaan Well’s Group. Sampai di Well’s Group Carlos dan Mike langsung bertanya di ruang informasi.


“Apakah Tuan Jeremmy sudah datang?” Tanya Mike


“Maaf Tuan, Tuan Jeremmy tidak berkantor disini.”


“Ohh.. Kalau begitu dimana kantor Tuan Jeremmy?” Tanya Mike lagi.


“Tuan Jeremmy berkantor di Perusahaan Quidel Brand group.”


“Ok kalau begitu terima kasih ya.” Mike dan Carlos meninggalkan Well’s Group dan menuju ke perusahaan Quidel Brand Group. Sampai di perusahaan tersebut mereka masuk dan meminta bertemu dengan Tuan Jeremmy.


“Selamat pagi, kami ingin bertemu dengan Tuan Jeremmy.” Kata Carlos


“Maaf apakah Tuan sudah membuat janji dengan Tuan Jeremmy.”


“Kami belum membuat janji, tapi katakan saja Carlos ingin bertemu dengannya,”


Carlos sementara berbincang dengan receptionis dan Dixon masuk.


Dixon melihat Carlos dan dia langsung menghampiri Carlos.


“Hi Carlos kenapa kamu disini?” Tanya Dixon.


“Hi Dixon, aku ingin bertemu dengan tuan Jeremmy. Oh ya Dixon kenalkan ini kakaku Mike.”


“Hi Mike senang bertemu denganmu.” Kata Dixon sambil menyalami Mike.


“Sama sama Dixon.”


“Ok kalau begitu ikut aku, kebetulan papi belum lama sampai.” Mereka masuk kedalam lift menuju keruangan Tuan Jeremmy. Mereka sampai dan Dixon langsung membuka pintu, disana Tuan Jeremmy lagi duduk di kursi kerjanya.


“Selamat pagi Tuan Jeremmy.” Sapa Carlos ‘


“Hei Carlos selamat pagi,” Tuan Jeremmy berdiri dan memeluk Carlos. “Bagaimana kabar anak anakmu? Kata Dixon anak anakmu tampan dan cantik.”


Carlos tersenyum pada Tuan Jeremmy. “Anak anakku mereka baik baik saja, oh ya Tuan kenalkan ini kakaku Mike.”


Tuan Jeremmy menatap Mike. “Senang bertemu denganmu Mike.” Kata Tuan Jeremmy sambil menyalami Mike.


“Sama sama Tuan.”


“Oh ya, ayo duduk!” Kata Tuan Jeremmy. Mereka duduk di sofa dan Tuan Jeremmy membuka percakapan. “Ada apa Anda ingin bertemu denganku Carlos?” Tanya Tuan Jeremmy.


“Begini tuan. Aku hanya ingin bertanya, apakah Tuan Jeremmy yang memindahkan Jessica dari Good Samaritan Hospital? Dixon mendengar Carlos bertanya begitu dia langsung menyela pembicaraan mereka.


“Jessica di rumah sakit? Apakah Jessica sakit?” Tanya Dixon


Tuan Jeremmypun terkejut. “Jessica masuk rumah sakit? Kapan Jessica masuk rumah sakit? Dia sakit apa?” Tanya Tuan Jeremmy.

__ADS_1


Carlos menunduk dalam hatinya, “Siapa yang telah memindahkan Jessica dari rumah sakit, kalau bukan Tuan Jeremmy lalu siapa?” Carlos menatap Tuan Jeremmy.


“Begini Tuan kemarin Jessica tertikam di club milik temanku.” Kata Carlos pada Tuan Jeremmy


Tuan Jeremmy dan dixon terkejut.


“Apa tertikam? Siapa yang menikamnya? Kenapa dia sampai ditikam?” Tanya Tuan Jeremmy.


“Carlos kenapa dia sampai berada di club?” Tanya Dixon penasaran.


Mike hanya menatap mereka. Dan berpikir. “Siapa yang telah membawa Jessica, mereka juga tidak tahu kalau Jessica tertikam.”


Carlos menjelaskan semuanya pada Tuan Jeremmy.


“Begitu Tuan Jeremmy, aku tidak tahu ternyata minuman itu sudah dicampur dengan obat perangsang dan halusinasi. Aku ke club karena temanku ingin membicarakan bisnis denganku.


“Kurang ajar orang itu. Terus dimana manusia keparaat itu?” Tanya Dixon dengan geram


“Dia masih di tahan di kantor polisi.” Kata Carlos pada Dixon.


“Dixon kita harus mencari tahu dimana Jessica sekarang, papi menjadi khawatir padanya.”


“Iya pi, aku akan meminta bantuan temanku. Dia detektif, aku akan menghubunginya.”


Dan tiba tiba handphone Mike berbunyi, Mike melihat pesan dari anak buahnya, lalu dia membaca pesan itu. Carlos memperhatikan wajah Mike berubah merah, seperti menahan marah.


“Mike ada apa?” Tuan Jeremmy dan Dixon menatap Mike.


“Bangsaat ada yang membebaskan Adrian, aku akan mencarinya.” Kata Mike.


Carlos terkejut Adrian sudah bebas. “Mike siapa yang membebaskan Adrian?” Tanya Carlos.


“Papi aku harus menelepon detektif itu, aku ingin mencari tahu siapa dalang di balik semua ini.” Kata Dixon


“Lakukan saja Dixon. Kita harus cepat mencari tahu dimana Jessica, aku khawatir Adrian mencarinya.”


“Iya benar sekali tuan, aku khawatir Adrian menemukan istriku dan menyakitinya.”


Mike menjadi khawatir pada Jessica. “Aku harus mencari terlebih dulu adrian, aku harus menghabisinya. Aku menyesal kenapa aku tidak menembaknya saat dia membawa Glen pada Carlos.” Kata Mike dalam hati.


Carlos memperhatikan Mike. “Mike apa yang kamu pikirkan?” Tanya Carlos.


“Carlos aku menyesal kenapa waktu itu aku tidak menghabisinya bersama Glen.”


“Sudalah Mike, sekarang kita pikirkan Jessica. Kita harus mencari Jessica Mike.


“Iya Carlos, kita harus mencari Jessica. Biar anak buahku yang akan mencari Adrian, dia pasti sekarang lagi bersembunyi. Dia pasti tahu aku akan mencarinya. Dixon teman kamu yang Detektif itu suruh saja mencari dimana Jessica!”


“Iya Mike, aku akan segera menghubunginya. Papi aku akan pergi ke well’s aku ingin bertanya pada Asisten Jessica. Kemarin dia tidak di kantor saat aku dan pedro pergi kekantor mencari Jessica.


“Iya Dixon kita pergi kesana sekarang.” Mereka berdiri dan keluar dari ruangan Tuan Jeremmy. Mereka langsung pergi ke perusahaan Well’s Group.


Sementara di villa, Jessica sudah bangun dan perawat sedang memberi makan pada Jessica. Opsir Charlie masih menemani Jessica di villa milik Jessica dan handphone opsir Charlie berbunyi, dia melihat rekannya yang menelponnya.


“Hei Charlie kamu dimana sekarang? Kami mencari Nyonya Jessica di rumah sakit tapi mereka mengatakan ada yang memindahkannya, tapi mereka tidak tahu siapa orangnya.” Kata rekan Charlie dari seberang telepon.


“Apa? Nyonya Jessica tidak di rumah sakit? siapa yang memindahkan dia dari rumah sakit?” Opsir Charlie pura pura terkejut.


“Kami tidak tahu Charlie. Satu hal lagi, ada seorang wanita dan pria datang menebus Adrian, Adrian sekarang sudah bebas, karena mereka memberi jaminan padanya.”

__ADS_1


Charlie terkejut. “Jadi Adrian sudah bebas? Oh..Shit.” Baiklah kalau begitu, beri aku kabar terus ya. Aku masih di rumah.” Charlie menutup telepon dan dia menjadi khawatir pada Jessica, dia khawatir kalau Adrian mencari Jessica. “Aku harus disini terus, aku harus menjaganya.” Kata opsir Charlie dalam hati.


Opsir Charlie masuk kekamar Jessica. Jessica melihat opsir Charlie masih di villanya.


“Charlie kamu belum pulang?” Tanya Jessica


“Belum Nyonya. Aku tidak bisa tinggalkan Nyonya disini, karena Adrian sudah di bebaskan. Ada yang menebusnya.”


“Jadi Adrian sudah bebas? Siapa yang membebaskannya Charlie?”


“Kata rekanku seorang wanita dan pria yang membebaskan Adrian. Aku tidak bisa meninggalkan Nyonya sendiri disini.”


“Tidak apa apa Charlie, villa ini baru aku beli dan baru sekarang aku kesini, tidak ada yang tahu villaku.”


“Tetap saja aku khawatir Nyonya. Aku akan pulang sekarang dan aku akan kembali, aku hanya ingin mengambil pakaianku. Aku akan disini sampai Nyonya sembuh.”


“Baiklah Charlie Terima kasih.”


“Sama sama nyonya.” Kalau begitu aku pergi sekarang. Disini masih ada Dokter dan perawat yang menemani Nyonya. Aku segera kembali.” Opsir Charlie langsung meninggalkan villa Jessica.


Melihat opsir Charlie sudah pergi Jessica langsung menelepon Mason dan Mason langsung menjawab telepon Jessica.


“Hello Nyonya bagaimana keadaanmu?” Tanya Mason dari seberang telepon.


“Kamu tahu sendiri Mason masi terasa sakit, oh ya Mason kamu jangan dulu ke villa ya. Aku takut ada yang mengikutimu, masalahnya orang yang menikam aku sekarang sudah bebas.


“Oh ya? Siapa yang membebaskannya Nyonya?” Tanya Mason


“Aku juga tidak tahu, opsir Charlie yang mengatakannya padaku. Jadi kamu jangan dulu kesini ya! Dan tolong perhatikan pergerakan saham perusahaan kita!”


“Baik Nyonya Jessica.”


Jessica menutup telepon dan tidur kembali.


Sementara itu Dixon Carlos, Mike dan Tuan Jeremmy tiba di perusahaan Well’s Grup. Tuan Jeremmy langsung memanggil Mason masuk keruangan Jessica.


“Mason kamu tahu dimana Jessica sekarang?” Tanya Tuan Jeremmy


“Tuan kemarin sore Nyonya Jessica menelpon aku, katanya dia akan pergi ke West covina.”


“Oh begitu ya, hari ini belum ada kabar dari Jessica?” Tanya Tuan Jeremmy lagi.


“Belum Tuan, Nyonya Jessica belum memberi kabar.” Mason berbohong pada Tuan Jeremmy.


“Oh ya Mason kemarin aku kesini kamu tidak ada. Kamu pergi kemana?”


“Aku lagi pergi ke perusahaan City Trends, Anak perusahaan dari Well’s Group. Kemarin Nyonya Jessica memintaku untuk kesana.”


“Oh.. Begitu?” Kalau begitu kembali ketempatmu.


Mereka memikirkan Jessica,dan mereka penasaran siapa yang telah membawa Jessica.


Selamat Membaca


Jangan lupa like dan komen ya


Terima kasih bagi yang setia memberi like dan komen. Yang cuma baca tanpa like terima kasih juga sudah berkunjung di novelku.


Salam

__ADS_1


Author


__ADS_2