
Udara pagi hari yang sejuk, serta desiran ombak datang silih berganti dan pecah di bebatuan. Terlihat Kairos berlari mengelilingi Kawasan Mega Mas dengan Headset di kupingnya. Sesekali dia berjalan kemudian dia berlari lagi. Dian menarik nafas dan mengehembuskan secara perlahan lewat mulutnya.
Selesai berolahraga Kairos kembali ke hotel tempat dia menginap, Kairos masuk kedalam hotel dan dia berpapasasn dengan Angel
“Kairos ayo kita sarapan.” Kata Angel kepada Kairos.
“Iya Angel, aku mandi dulu. Kamu tunggu saja aku disana.”
“Baiklah Kairos.”
Tiba tiba Angel merasa pusing lalu dia memegang tangan Kairos.
“Angel kamu kenapa?” Tanya Kairos dengan khawatir lalu dia memeang Angel
“Kairos aku merasa pusing.” Jawab Angel
Kairos memegang Angel dan mengantar Angel ke kamarnya.
“Angel aku akan mengantarmu ke Dokter tapi sebentar aku akan mengganti pakaianku dulu.” Kata kairos kemudian dia keluar dari kamar Angel dan kembali ke kamarnya.
Sementara di kamar Angel berbaring di tempat tidur. Dan tiba tiba dia merasa mual, Angel berdiri dan pergi ke kamar mandi lalu dia muntah di kamar mandi. Angel membersihkan mulutnya lalu kembali berbaring di tempat tidur.
Kemudian terdengar pintu di ketuk, Angel mengintip di lubang pintu dan melihat Kairos yang mengetuk pintu. Angel membukakan pintu kepada Kairos
“Ayo kita pergi Dokter Angel.” Kata Kairos.
“Kairos jam begini belum ada Dokter praktek yang buka.” Kata Angel sambil duduk di sisi tempat tidur.
“Kalau begitu kita ke rumah sakit. di dekat sini ada rumah sakit.” Kata Kairos lagi.
“Baiklah Kairos.”
Angel dan Kairos keluar dari kamar lalu menuju ke lobby.
“Kunci mobil mana Angel?” Tanya Kairos
Angel membuka tasnya lalu mengambil kunci mobil dan memberikannya kepada Kairos
“Ini Kairos.”
Kairos mengambil kunci mobil dari tangan Angel lalu mereka berdua masuk ke dalam mobil. Kairos langsng menjalankan mobil menuju ke rumah sakit. tiba di rumah sakit mereka berdua turun lalu masuk ke dalam rumah sakit. Angel langsung pergi mendaftar lalu dia kembali duduk dekat dengan Kairos.
Kairos memperhatikan Angel, dia melihat Angel seperti gelisah
“Kamu baik baik saja Angel?” Tanya Kairos
“Iya Kairos, hanya merasa pusing saja.” Jawab Angel. “Hmm… jangan jangan aku hamil.” Kata Angel dalam hati.
Dan akhirnya tiba giliran Angel, mereka berdua masuk ke dalam ruangan lalu mereka duduk.
“Ada keluhan apa?” Tanya Dokter
“Umm.. Dokter tadi aku tiba tiba merasa pusing kemudian perutku terasa mual.” Jawab Angel.
“Ohh…” Gumam Dokter. “Apakah kamu sudah sarapan?” Tanya Dokter lagi
“Belum Dokter, tadi pas mau pergi sarapan aku merasa pusing dan mual.”
“Ohh.. begitu.”
Kairos memperhatikan Dokter dan Angel
“Iya Dok.” Sahut Angel
“Apakah kamu sering terlambat makan?” Tanya Dokter
“Tidak Dok, aku selalu tepat waktu.”
“Ehmm…, kapan terakhir kamu datang bulan?”
Kairos menatap Dokter dan Angel
“Jangan jangan Angel hamil.” Kata Kairos dalam hati. “Tapi dia hamil dengan siapa? Kalau denganku tidak mungkin, aku hanya sekali tidur dengannya dan setelah itu tidak pernah lagi. Dan waktu itu juga aku melihat dia membeli pembalut saat di supermarket.” Kata Kairos lagi dalam hati sambil memperhatikan Angel dan Dokter
“Umm.. terakhir aku datang bulan sekitar tiga bulan yang lalu.” Jawab Angel
“Ohh.. kalau begitu kamu pergi ke dokter kandungan saja dulu, mungkin saja kamu lagi hamil.”
“Ohh.. begitu ya Dok.” Kata Angel. “Apakah dokter kandungan sudah ada?” Tanya Angel kepada Dokter
“Iya sudah ada, kamu coba saja pergi keruanganya. Jam begini belum antri.”
“Baiklah kalau begitu Dok.” Kata Angel lalu dia mengajak Kairos pergi ke Dokter kandungan
Angel mendaftar kemudian petugas menyuruh Angel masuk, sedangkan Kairo memilih tinggal di luar.
Angel masuk kedalam ruangan lalu dia duduk.
“Selamat pagi Dok.” Ucap Angel
“Selamat pagi bu, ada keluhan apa?”
“Dok aku ingin memeriksa kandunganku.” Kata Angel
“Ohh.. Baiklah. Silahkan berbaring.”
__ADS_1
Angel berdiri lalu dia berbaring, Dokter menghampiri Angel lalu duduk dekat tempat tidur. Dia mengolesi perut Angel dengan gel dan menggerakkan alat usg di perut Angel. Dokter dan Angel melihat ke monitor lalu Dokter tersenyum.
“Selamat ya Anda sedang hamil dan usia kandunganya sepulu minggu.” Kata Dokter lalu dia membersihkan sisa gel di perut Angel, kemudian dia berdiri dan duduk kembali di kursi kerjanya.
Angel berdiri lalu dia duduk di depan Dokter
“Aku akan memberikanmu vitamin.” Kata Dokter
“Terima kasih Dok.” Ucap Angel sambil tersenyum.
Angel mengambil Vitamin lalu membayarnya kemudian Angel keluar dari ruangan Dokter. Angel menemui Kairos yang lagi menunggunya.
“Kairos ayo kita kembali ke hotel.” Ajak Angel kepada Kairos
Kairos berdiri dan menatap Angel
“Bagaiman Angel, apakah kamu baik baik saja?” Tanya Kairos
“Iya Kairos, kita bicara di hotel saja.”
Kairos dan Angel meninggalkan rumah sakit dan kembali ke hotel.
Tiba di hotel Kairos mengajak Angel kekamarnya, dia ingin mengetahui hasil pemeriksaan tadi. Kairos dan Angel masuk ke dalam kamar, Angel langsung duduk di sisi tempat tidur sedangkan Kairos dia mengambil kursi lalu duduk di depan Angel
“Angel, bagaimana hasil pemeriksaan tadi? Apakah kamu hamil?” Tanya Kairos penasaran
Angel menundukkan kepalanya.
“Iya Kairos, aku sedang hamil. Usia kandunganku sudah sepuluh minggu.” Kata Angel
Kairos terkejut
“Siapa yang menghamilimu Angel? Apakah kamu punya pacar?” Tanya Kairos lagi
“Aku tidak punya pacar Kairos, dan selama ini aku selalu bersamamu.”
Kairos menatap mata Angel
“Lalu siapa yang menghamilimu? Kalau aku tidak mungkin. Kita berdua hanya sekali saja melakukan hubungan itu. Dan setelah beberapa hari aku melihatmu membeli pembalut.” Kata Kairos lagi.
“Kairos aku minta maaf, sebenarnya di saat kamu mabuk kita berdua selalu melakukan hubungan itu.” Kata Angel sambil menunduk.
Kairos terkejut, dia tidak percaya dengan apa yang di katakan Angel.
“Tidak mungkin Angel setiap aku bangun kamu tidak ada di sampingku dan aku masih memakai pakaianku.” Kata Kairos kepada Angel
“Aku tidak berbohong Kairos, selama kamu mabuk aku kita selalu melakukan hubungan itu, selesai melakukan hubungan aku memakaikan kembali pakaianmu lalu aku pindah ke kamarku.”
Terlihat wajah Kairos berubah menjadi marah.
“Kairos aku minta maaf, aku melakukan itu karena aku ingin merasakan kenikmatan yang kamu berikan waktu pertama kali kita melakukan hubungan itu. Dan aku tidak berpikir untuk hamil.
“Angeelll.. mengapa kamu lakukan itu padaku? Aku datang kesini untuk mencari ketenangan bukan untuk mencari masalah.” Kairos begitu emosi, dia mengepalkan tangannya lalu meninju cermin, tangan Kairos berdarah kena pecahan cermin.
“Kairos, aku minta maaf.” Kata Angel sambil menarik tangan Kairos dan menyeka darah yang keluar dari tangan Kairos dengan tissue. “Kairos kamu tenang saja, aku tidak akan memintamu untuk bertanggung jawab. Ini salahku.” Kata Angel dan dia menangis.
Kairos duduk kembali di kursi dan Angel membersihkan darah yang mengalir di tangan Kairos.
“Sebentar Kairos, aku akan mengambil obat di receptionis” Kata Angel kemudian dia meninggalkan Kairos
Kairos menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi, dia masih belum percaya apa yang di lakukan Angel kepadanya. Lalu Angel masuk ke dalam kamar, dia langsung menghampiri Kairos dan membersihkan luka Kairos. dia memberikan obat lalu membalut tangan Kairos.
Kairos menatap Angel
“Angel aku akan bertanaggung jawab, tapi bukan dengan cara menikahimu. Aku tidak bisa menikah dengan orang yang tidak aku cintai. Kamu mau minta apa saja dariku akan aku berikan, asal jangan memintaku untuk menikahimu.” Kata Kairos.
“Baiklah Kairos, aku tidak akan memintamu untuk menikahiku. Kamu tahu di kampungku kalau hamil di luar nikah dan laki laki tidak bertanggung jawab itu merupakan aib bagi keluarga.” Kata Angel sambil menunduk
“Jadi apa maumu? Tanya Kairos lagi.
“Aku ingin mengontrak rumah di sini, di Kota Manado. Dan selama aku hamil, aku ingin kamu tinggal bersamaku. Setelah aku melahirkan kamu bisa tinggalkan aku.”
Kairos menatap Angel.
“Begini saja Angel, aku berikan penawaran kepadamu. Itupun kalau kamu mau.”
Angel mengangkat kepalanya lalu dia menatap mata Kairos
“Penawaran apa Kairos?” Tanya Angel
“Aku akan membelikanmu rumah di Kota Manado, juga mobil dan aku akan terus membiayaimu asalkan setelah kamu melahirkan aku akan membawa anakku ke Amerika. Aku akan membesarkannya, bagaimana?”
“Tapi Kairos
“Heii.. Bagaimana kalau orang orang di kampungmu melihat kamu membawa anak tanpa suami bukankan itu aib juga? Kamu jangan khawatir setiap bulan aku akan mengirim uang untukmu dan aku tidak akan memutuskan hubunganmu dengan anak kita. Aku akan selalu menghubungimu. Aku ingin anakku bersamaku.” Kata Kairos. “Bagaimana Angel?”
Angel menatap Kairos
“Baiklah Kairos, tapi aku ingin anakku tahu kalau aku mamanya.” Kata Angel
“Tentu saja Angel, aku akan selalu mengatakan padanya kalau kamu mamanya.”
“Baiklah aku terima tawaranmu.” Kata Angel
Kairos sangat senang
__ADS_1
“Oh ya kamu ingin aku membelikan rumah dimana?” Tanya Kairos
Lalu Angel meminta Kairos membelikan rumah di Kawasan elit. Dan Kairos menyetujuinya.
“Baiklah Angel, aku akan membelikanmu rumah untukmu sesuai dengan keinginanmu. Sekarang kamu kembali ke kamarmu dan istirahatlah. Sebentar kita keluar untuk makan siang.” Kata Kairos
“Baiklah Kairos.” Angel berdiri lalu meninggalkan kamar Kairos.
Begitu Angel pergi Kairos melihat jam di tangannya sudah menunjukkan pukul sepuluh.
“Mama dan papa belum tidur, aku akan menelpon mereka.” Kata Kairos lalu dia mengambil handphonenya.
Torrance
Jessica dan Carlos sedang berbaring di tempat tidur, Jessica meletakkan kepalanya di dada Carlos lalu Carlos memeluk Jessica
“Kita tidur ya sayang, besok aku harus bangun pagi.” Kata Carlos lalu dia mengecup kening Jessica
“Iya beb, aku juga harus bangun pagi.” Kata Jessica kemudian dia mengecup bibir Carlos dan tiba tiba handphone Jessica berbunyi.
Carlos dan Jessica saling pandang
“Sayang handphonemu berbunyi, coba lihat siapa yang meneleponmu.” Kata Carlos
Jessica melepaskna pelukannya lalu dia turun dari tempat tidur dan mengambil handphonenya. Jessica melihat nomor tidak di kenal dan kodenya dari Indonesia.
“Ini kode Indonesia, jangan jangan mama yang menelepon.” Kata Jessica dalam hati.
Jessica menjawab telepon itu
“Hallo siapa ini?
Dan terdengar suara Kairos dari seberang telepon
“Mam, ini aku Kairos”
Jessica terkejut sekaligus senang
“Sayang, kamu lagi di Indoensia?” Tanya Jessica
“Iya mam, aku lagi di Indonesia. Apakah kalian baik baik saja?
“Iya sayang, mama sangat merindukanmu. Apakah kamu baik baik saja sayang?” Tanya Jessica lagi
“Iya mam, aku baik baik saja. Aku juga sangat merindukan kalian.” Kata Kairos
“Ah… mama sangat senang mendengarnya”
Carlos duduk di sisi tempat tidur dan memperhatikan Jessica yang lagi berbincang dengan Kairos di telepon.
“Mam, aku ingin mama datang ke Indonesia.” Kata Kairos
“Kenapa sayang? Ada apa sayang? Apakah terjadi sesuatu padamu?” Tanya Jessica dengan khawatir
“Ah.. tidak mam, tidak terjadi apa apa denganku. Aku hanya ingin mama datang ke Indonesia. Mam aku lagi di Manado.
“Tapi sayang mama sibuk sekali. Mama tidak bisa ke Indonesia.”
“Mam please, aku ingin mama ke Indonesia.”
Jessica menatap Carlos dan Carlos mengangkat kedua keningnya, Jessica menghampiri Carlos dan memberikan handphone kepada Carlos
“Kamu bicara saja dengan papa.” Kata Jessica
Carlos mengambil handphone dari tangan Jessica
“Kenapa sayang?” Tanya Carlos
“Pap, aku meminta mama untuk datang ke Indonesia.” Jawab Kairos dari seberang telepon
“Untuk apa Kairos?”
“Pap, nanti saja kalau sudah di Indonesia kalian akan mengetahuinya. Aku tidak bisa jelaskan di telepon. Pap please.” Pinta Kairos
“Baiklah papa dan mama akan ke Indonesia besok lusa.” Kata Carlos
Terdengar suara Kairos begtiu senang
“Benar ya pap.”
“Iya Kairos, besok lusa papa dan mama ke Indonesia.”
“Terima kasih pap.” Dan tedengar telepon ditutup
Carlos menatap Jessica
“Besok lusa kita ke Indonesia, aku akan menelepon pilot kita agar dia menirim surat ke Otoritas bandara juga Angkata Udara Indonesia untuk meminta ijin terbang di wilayah Indonesia.” Kata Carlos kemudian dia menelepon Pilot pesawat pribadinya.
Jessica berbaring di tempat tidur, dia terlihat sangat bahagia karena sudah mendapat kabar dari Kairos
Selamat membaca
Jangan lupa like dan komentar ya
Terima kasih
__ADS_1