SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Bulan madu


__ADS_3

Portugal


Terlihat Jessica sedang memakai gaun pengantinnya dan orang dari bridal membantu Jessica memakaikan gaun pengantin. Jessica terlihat sangat cantik.


Dan Kairos masuk kedalam kamar .


“Mam Teresa sudah datang.” Kata Kairos pada Jessica.


“Terima kasih sayang, apakah Isabell sudah bersama Teresa?”


“Iya mam.” Jawab Kairos kemudian dia keluar dari kamar. Tidak lama kemudian terdengar pintu di ketuk, Jessica menyuruh masuk dan pintu terbuka.


Dia melihat Liliana yang datang .


“Hi mom, bagaimana dengan gaun pengantinnya?”


“Sayang, kamu terlihat sangat cantik dengan gaun pengantin ini.” Kata Liliana pada Jessica.


“Terima kasih mom. Oh ya daddy di mana mom?”


“Daddy dan papi kamu sudah menunggumu di luar.” Kata Liliana pada Jessica


“Baiklah mom, kita sudah selesai. Ayo kita keluar.”


“Iya sayang, ayo.”


Liliana memegang gaun pengantin Jessica dan mereka berdua keluar dari kamar menemui Federico dan Jeremmy. Sampai di ruang tamu Federico dan Jeremmy menyambut Jessica.


“Ah putri papi sangat cantik.” Kata Jeremmy pada Jessica sambil memegang tangan Jessica. Dan Jessica tersenyum.


“Benar Jeremmy, putriku sangat cantik.” Sela Federico pada Jeremmy dan mereka berdua tertawa.


“Ayo sayang kita keluar.” Pedro dan Pastor sudah menunggumu.” Kata Jeremmy.


“Iya papi.” Kata Jessica pada Jeremmy sambil menggandeng Tangan Jeremmy. “Dad ayo!” Kata Jessica pada Federico dan dia menggandeng juga tangan Federico.


Mereka bertiga keluar dari rumah menuju ke halaman tempat Jessica dan Pedro akan di berkati.


Jessica melihat Pedro berdiri di dekat Pastor, disana juga ada Kairos, Acel, Mike dan Tuan Hector. Mereka berjalan di antara undangan. Dan Tuan Hector menjemput Jessica. Jessica melepaskan kedua tangannya dari Jeremmy dan Federico kemudian dia menggandeng tangan Tuan Hector dan mereka berdua berjalan kedepan lalu Tuan Hector menyerahkan Jessica pada Pedro. Pedro memegang tangan Jessica dan mereka berdua berdiri di depan pastor.


Pastor mendoakan mereka dan mereka mengucapkan janji pernikahan kemudian Pedro memasang cincin dijari manis Jessica begitu juga dengan Jessica dia memasangkan cincin di jari manis Pedro kemudian Pedro mencium bibir Jessica. Selesai misa pemberkatan mereka pergi ketempat resepsi.


Selesai acara resepsi Jessica dan Pedro mengganti pakain mereka berdua. Mereka keluar dari kamar dan menemui keluarga di ruang keluarga. Terlihat mereka semua lagi berbincang bincang. Tuan Hector melihat Jessica dan Pedro.


“Kalian berdua akan berangkat sekarang?”


“Iya dad, kami akan berangkat sekarang.” Jawab Pedro pada Tuan Hector.


Jeremmy berdiri dan memeluk Jessica


“Selamat berbulan madu sayang.” Bisik Jeremmy di kuping Jessica kemudian dia mengecup kening Jessica.


“Terima kasih papi.” Ucap Jessica.


Federico dan Liliana juga memeluk Jessica dan mencium kedua pipi Jessica.


Jessica melihat ketiga anaknya yang sedang tersenyum padanya. Dia memeluk kairos.


“Sayang jaga adik adikmu ya.”


“Tentu saja mam. Selamat menikmati bulan madu mam.” Bisik Kairos.


Jessica juga memeluk Acel dan Cella.


“Mama hanya pergi sebentar.” Bisik Jessica pada Cella.


“Iya mama, mama jangan khawatir pada kami. Nikmati saja bulan madunya.” Kata Cella pada Jessica tesenyum.


Jessica juga mencium Isabell yang lagi di gendong Teresa.


“Teresa aku titip Isabell ya.”


“Iya Nyonya, aku akan menjaga Isabell dengan baik.”


“Terima kasih Teresa.

__ADS_1


Pedro dan Jessica meninggalkan kediaman Tuan Hector lalu mereka pergi kelandasan milik Tuan Hector. Mereka pegi berbulan madu ke Maldives Island dengan menggunakan pesawat pribadi Tuan Hector.


Indonesia


Carlos terbangun dan melihat jam di dinding kamar menunjukan pulu 03:00 subuh. Carlos melihat laptop yang ada di tempat tidur, dia melihat disana Vania tertidur pulas sambil memeluk guling. Carlos tersenyum melihat vania yang sedang tertidur pulas. “Kamu cantik sekali sayang.” Kata Carlos dalam hati kemudian dia berdiri dan pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Selesai ke kamar mandi Carlos kembali berbaring di tempat tidur dan melihat di layar laptopnya, kemudian dia tersenyum kembali melihat Vania. Carlos memejamkan mata dan dia tertidur kembali.


Pagi pagi Carlos terbangun lalu dia langsung melihat ke layar laptopnya dan dia melihat Vania sedang tersenyum padanya.


“Selamat pagi Carlos.” Sapa Vania


“Selamat pagi sayang.” Ucap Carlos sambil duduk dan bersandar di tempat tidur, kemudian dia menguap.”


“Kamu masih mengantuk Carlos?”


“Sedikit sayang, tadi subuh aku terbangun. Oh ya hari ini kamu mau kemana?”


“Uumm.., tidak kemana mana.” Jawab Vania sambil tersenyum di layar camera.


“Baiklah, kalau begitu sekarang kamu mandi. Aku akan menjemputmu.”


“Kita mau kemana Carlos.” Tanya Vania


“Tidak kemana mana sayang. Aku akan menejmputmu untuk datang kerumah. Atau kamu pakai taxi saja datang kerumahku?”


“Iya Carlos, aku pakai taxi saja. Kalau begitu aku mandi dulu?” Kata Vania


“Iya Sayang, aku juga mau mandi.” Kata Carlos kemudian dia turun dari tempat tidur dan pergi mandi. Dia membiarkan laptopnya menyala.


Selesai mandi Carlos memakai pakaiannya dan melihat ke layar laptopnya tapi tidak ada vania disana, hanya terdengar suara vania yang lagi bernyanyi dan Carlos tersenyum.


“Sayang suaramu bagus.” Kata Carlos dan terdengar suara Vania.


“Benarkah Carlos?”


“Iya benar sayang, suaramu bagus.” Kata Carlos sambil mengambil laptopnya dan meletakkannya di atas meja kemudian dia duduk.


“Terima kasih Carlos atas pujiannya.” Kata Vania dan Carlos tertawa.


“Sayang nanti sarapan di rumahku saja ya”


“Baik Tuan Carlos.” Canda Vania dan Carlos tertawa.


“Oh ya? Kamu mau gigit aku di mana?” Canda Vania lagi


“Uummm…, di bibirmu.” Kata Carlos lalu terdengar Vania tertawa.


“Carlos aku akan pergi sekarang.”


“Baiklah sayang. Nanti buka skype di handphone kamu ya.”


“Untuk apa Carlos.” Tanya Vania.


“Supaya aku bisa terus melihatmu sampai di rumahku.”


“Hmm.., baiklah Carlos, kalau begitu aku matikan dulu laptopku nanti aku buka skype di handphoneku.


“Ok sayangku, aku tunggu ya.” kata Carlos lalu mereka pindah video call di di handphone via skype. Carlos pergi ke teras lalu dia duduk di teras sambil memperhatikan Vania di layar handphonenya. Dia menunggu Vania di teras sambil berbincang bincang dengan Vania di skype.


Tidak lama kemudian Vania sampai dan Carlos langsung membuka pintu pagar kemudian Carlos membuka pintu taxi dan Vania turun kemudian Carlos membayar taxi lalu mereka berdua masuk kedalam.


Carlos memeluk Vania dan mengecup bibir Vania.


“Ayo kita ke dapur. Aku akan membuat sarapan untuk kita berdua.” Ajak Carlos


“Ok. Aku ingin melihatmu memasak.” Canda Vania pada Carlos sambil melingkarkan tangannya di pinggang Carlos dan Carlos mencubit hidung Vania.


“Kalau begitu ayo.”


Carlos dan Vania pergi ke dapur lalu mereka berdua membuat sarapan bersama sama, mereka berdua bersenda gurau di dapur dan sesekali Carlos mencium bibir vania. Carlos terlihat sangat bahagia. Sejenak Vania membuat Carlos melupakan Jessica. Selesai membuat sarapan Vania mengaturnya di meja makan. Carlos dan Vania duduk berdekatan lalu Vania mengambilkan sarapan untuk Carlos.


“Terimas kasih sayang.” Ucap Carlos sambil mengecup kening Vania dan Vania tersenyum.


“Sama sama Carlos.” Balas Vania kemudian mereka sarapan bersama, sesekali Carlos menyuapi Vania. Dan terlihat Vania sangat bahagia bersama Carlos, Vania menatap Carlos dan tersenyum.


“Aku merasakan kasih sayang lagi. Semenjak papi dan mami pergi aku hanya mendapatkan kasih sayang dari tante sonya dan sekarang aku mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari Carlos. Mudah mudahan Carlos tidak mengecewakanku.” Kata Vania dalam hati.

__ADS_1


“Apa yang sedang kamu pikirkan sayang.” Tanya Carlos sambil membelai rambut Vania.


Vania terkejut.


“Oh..emm.., tidak ada Carlos” Jawab Vania.


“Kalau begitu habiskan sarapanmu.”


“Iya Carlos.” Kata Vania sambil tersenyum.


Vania menghabiskan sarapannya. Kemudian dia merapikan meja makan dan membawa piring dan gelas kotor ketempat cuci piring.


Carlos melihat Vania mencuci piring lalu dia memeluk vania dari belakang dan mencium leher Vania.


“Carlos geli.” Kata Vania pada Carlos dan Carlos tertawa. Dia memeluk erat Vania dan mencium pipi Vania.


Selesai mencuci piring Carlos dan Vania pergi ke ruang santai dan mereka berdua duduk di sofa. Carlos melingkarkan tangannya di punggung Vania dan Vania menyandarkan kepalanya di dada Carlos. Dan mereka berdua nonton film drama.


Carlos memegang wajah Vania lalu dia mencium bibir vania. Dan Vania membalas ciuman Carlos. Mereka saling berciuman dan tangan Carlos meremas dada Vania.


Maldives


Akhirnya Pedro dan Jessica tiba di Maldives Island pesawat mereka landing di Airport Dharavandhoo dan mereka langsung menuju ke Kudadoo Maldives private island- Luxury all Inclusive. Jessica dan Pedro tiba di Kudadoo Island mereka berdua langsung menuju ke receptionis dan menunjukkan kode booking ke pada petugas receptionist. Dan petugas resort mengantar Jessica dan Pedro ke kamar mereka. Sampai di kamar, mereka berdua masuk dan Jessica langsung memasukkan pakain mereka berdua ke dalam lemari. Sedangkan Pedro dia langsung berbaring di tempat tidur dan memperhatikan Jessica yang sedang merapikan pakaian mereka di dalam lemari. Pedro berdiri dan memeluk Jessica dari belakang kemudian dia mencium leher Jessica. Jessica bersandar di badan Pedro dan memegang kedua tangan Pedro yang melingkar di perutnya.


Pedro membalikkan badan Jessica menghadapnya dan mencium bibir Jessica. Mereka saling berciuman, saling memainkan lidah. Mereka berdua melepaskan pakaian mereka dan kembali berciuman. Jessica mendorong Pedro dan Pedro terjatuh di tempat tidur. Jessica langsung duduk di atas perut Pedro dan menerjang bibir Pedro.


Indonesia


Carlos membaringkan Vania di sofa dan menindiih tubuh Vania, kemudian dia mencium kembali bibir vania. Vania membalas ciuman carlos, mereka saling menerjang, saling memainkan lidah. Tangan carlos Mulai masuk di antara paha Vania tapi Vania menahan tangan Carlos. Carlos berhenti mencium Vania dan dia menatap Vania lalu dia tersenyum. Carlos berdiri dan menarik tangan Vania. Vania juga berdiri dan mengikuti Carlos.


Carlos membawa Vania kedalam kamarnya, kemudian dia memeluk Vania. Dia membelai wajah Vania dan membaringkan Vania di ranjang. Carlos kembali menindiih tubuh Vania dan mencium kembali bibir Vania. Tangannya membuka kancing kemeja Vania dan lagi Vania menahan tangan Carlos. Carlos berhenti mencium Vania. Dia menatap mata Vania.


“Kenapa sayang?” Tanya Carlos pada Vania sambil membelai wajah Vania.


“Maaf Carlos aku tidak bisa.”


“Kenapa tidak bisa? Kamu lagi period?”


“Bukan itu, aku minta maaf.” Kata Vania sambil turun dari tempat tidur. Carlos berdiri dan memeluk Vania dari belakang.”


“Kenapa sayang?” Tanya Carlos lagi.


“Carlos aku belum pernah melakukannya.” Jawab Vania


Carlos memutar badan Vania menghadapnya.


“Benarkah Vania?” Tanya Carlos tak percaya.


“Iya Carlos aku belum pernah melakukannya.”


“Umur kamu sudah dua puluh enam dan kamu tidak pernah melakukannya?”


“Iya Carlos, sungguh aku belum pernah melakukannya?” Kata Vania lagi kemudian Carlos memeluk Vania.


“Maafkan aku sayang. Aku janji tidak akan melakukannya. Aku tidak akan menyentuhmu sebelum kita menikah.”


“Terima kasih Carlos.” Ucap Vania sambil memeluk Carlos dengan erat.


Maldives


Pedro menghempas tubuh Jessica dan mereka berdua melakukan hubungan itu. Mereka melakukan dengan liar. Desahan desahan terdengar dari bibir mereka berdua dan akhirnya mereka berpelukan dengan erat. Nafas mereka berdua masih tidak beraturan. Kemudian pedro berbaring di samping Jessica.


INDONESIA


Carlos mengajak Vania berbaring di sampingnya. Dia menarik vania tidur di dadanya.


“Tidur saja sayang, kamu tidak usah takut. Aku janji tidak akan menyentuhmu.” Kata Carlos sambil membelai rambut Vania.


“Terima kasih Carlos.” Kata Vania lalu dia melingkarkan tangannya di pinggang Carlos dan dia memejamkan matanya. Vania tertidur di dada Carlos.


Carlos memeluk vania dan mencium kening Vania.


“Aku tahu kamu menyukaiku karena kamu membutuhkan perhatian dan kasih sayang. aku akan memberikan itu padamu. Aku akan memberikan perhatian dan kasih sayang padamu.” Kata Carlos sambil membelai rambut Vania.” Carlos memperhatikan wajah Vania dan dia merasa kasihan pada Vania. “Walaupun aku sulit untuk melupakan Jessica tapi aku akan meyayangimu sayang dan aku akan berusaha untuk mencintaimu. Aku tidak akan pernah menyakitimu.” Kata carlos lagi dalam hati. “Kasihan dia dari kecil tidak merasakan kasih sayang dari orang tuanya, dia hanya mendapatkan kasih sayang dari tantenya.” Carlos memeluk erat tubuh Vania dan dia kembali mengecup kening Vania.


Selamat Membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar ya.


Terima kasih


__ADS_2