
Jessica terlihat sibuk memeriksa laporan laporan keuangan perusahaan milik Carlos yang baru saja di kirim oleh Tiara lewat email. Dia bekerja di kamar yang satunya lagi, sedangkan Carlos sedang menemani anak anaknya bermain.
Jessica melihat jam sudah pukul sepuluh malam, terlihat Carlos membuka pintu dan masuk kemudian dia mengunci pintu kamar.
“Beb anak anak sudah tidur?” Tanya Jessica pada Carlos.
“Iya sayang, mereka sudah tidur.” Carlos duduk di samping Jessica dan mencium pipi Jessica. “Sayang kita tidur ya!”
“Iya beb.” Jessica mematikan laptopnya dan naik ketempat tidur. “Beb besok berangkat jam berapa?”
“Pesawat jam sepuluh pagi sayang.” Jawab Carlos sambil merebahkan dirinya di samping Jessica. Jessica memutar badannya dan memeluk Carlos, Carlos memegang tangan Jessica.
“Tidur ya sayang!” Dan Jessica menganggukan kepala.
Jessica memejamkan matanya, tapi dia tidak bisa tidur. Dia terbayang wajah mama kandungnya dan air matanya mengalir, dia menyeka air matanya lalu dia mengangkat kepalanya dan melihat Carlos sudah tertidur.
Dia melepaskan pelukkannya dan bangun dari tempat tidur. Dia berdiri depan kaca jendela dan memandang keluar, melihat laut yang tertutup oleh kegelapan malam dan hanya terlihat lampu lampu perahu nelayan yang mengais rejeki di malam hari.
Dan dia kembali teringat mama kandungnya, dia menyesal sudah merobek foto mamanya. “Ma maafkan Jessi sudah merobek fotomu, kalau saja tidak ku sobek aku masih bisa memandang fotomu untuk melepas rindu walau kita sudah berbeda alam. “Kata Jessica dalam hati, Jessica menyeka air matanya.
“Seandainya mama disini mama pasti akan bahagia melihat anak anakku.”
Carlos membuka matanya dan melihat Jessica yang sedang berdiri di depan kaca jendela. dia berdiri dan mendekati Jessica, dia memeluk Jessica dari belakang dan Jessica memegang tangan Carlos.
“Sayang kenapa kamu tidak tidur?” Tanya Carlos
“Aku tidak bisa tidur beb, aku sudah mencoba untuk tidur tapi tidak bisa.”
“Kamu mau aku membantumu supaya kamu bisa tidur?”
“Membantu dengan cara apa beb?”
“Dengan membuatmu lelah.” Jawab Carlos
“Caranya membuatku lelah bagaimana beb?” Tanya Jessica sambil memutar tubuhnya menghadap Carlos.
“Kamu tidur terlentang saja di tempat tidur dan biarkan aku yang melakukannya!”
“Maksudnya?” Jessica menatap Carlos dengan heran.
“Sayang dengar saja kata kataku.”
Carlos melepaskan baju tidur Jessica beserta bra dan underwearnya lalu menggendong Jessica dan membaringkan Jessica di tempat tidur.
Kemudian Carlos melepaskan underwear boxenya dan naik di atas tubuh Jessica.
“Beb, apakah ini cara satu satunya?” Tanya Jessica.
Carlos tersenyum pada Jessica. “Iya sayang, aku akan membuat mu keluar bukan hanya satu kali saja, tapi aku akan membuat kamu sampai benar benar lelah dan tertidur.
“Kamu tidak lelah melakukannya?” Tanya Jessica.
__ADS_1
“Tidak sayang, aku tidak akan lelah. Kamu cukup diam saja dan biarkan aku yang melakukannya.
“Baiklah beb.”
“Pejamkan matamu sayang!”
Jessica memejamkan matanya dan Carlos mulai mencium bibir Jessica. Mereka berdua melakukan foreplay dan Carlos melakukan hubungan itu.
Jessica memeluk dengan erat tubuh Carlos. Carlos melakukan Foreplay kembali dan melakukan hubungan itu lagi sampai Jessica benar benar tidak berdaya lagi.
Carlos turun dari atas tubuh Jessica dan memandang Jessica yang sudah lemas di tempat tidur, dia mencium kening Jessica.
“Beb.”
“Iya sayang, kenapa?”
“Aku ingin membersihkan milikku tapi aku merasa lelah.”
“Tidur saja sayang, nanti aku yang akan membersihannya.”
Carlos mencium bibir Jessica dan dia berdiri kemudian pergi ke kamar mandi, dia memainkan juniornya di kamar mandi sampai keluar. Setelah itu dia membersihkannya.
Carlos mengambil handuk kecil dan membasahinya dengan air hangat, kemudian dia keluar dari kamar mandi dan melihat Jessica sudah tertidur. Carlos duduk di sisi tempat tidur membersihkan daerah kewanitaan Jessica dengan handuk yang sudah dia basahi, kemudian dia memakaikan selimut pada Jessica.
Carlos membelai wajah Jessica dan menciumnya lalu dia berbaring di samping Jessica dan tidur.
Jessica terbangun dan melihat Carlos tidak ada di sampingnya, dia mendengar suara air di kamar mandi. Dia bangun dan pergi ke kamar mandi, dia masuk dan melihat Carlos sedang mandi.
Carlos memandang Jessica dan tersenyum.
Jessica masuk ke tempat mandi dan bergabung dengan Carlos. “Beb kamu benar benar membuat aku tak berdaya semalam.”
Carlos tertawa dan memeluk Jessica. “kKamu suka sayang?” Tanya Carlos pada Jessica sambil menyiram tubuh Jessica pakai shower dengan air hangat.
“Iya beb, aku suka. Aku menikmatinya.” Jessica tersenyum pada Carlos.
Carlos mengambil sabun dan menyabuni belakang Jessica. “Aku akan selalu melakukan itu padamu kalau kamu tidak bisa tidur.” Canda Carlos pada Jessica dan Jessica tertawa.
Selesai mandi Jessica dan Carlos memakai pakaiannya dan pergi menemui anak anak mereka. Carlos membuka pintu dan mereka berdua masuk ke dalam kamar.
Ketiga anak mereka masi tidur, Jessica berbaring di samping Kairos dan memeluknya. Kemudian dia mencium pipi Kairos dan Kairos terbangun.
“Good morning sayang.” Ucap Jessica pada Kairos.
“Good morning mam.” Kairos memeluk Jessica.
“Bangun sayang terus mandi, sebentar lagi kita akan turun untuk sarapan!”
“Iya mam.” Kairos bangun dan melihat Carlos yang lagi tersenyum padanya. “Good morning pa.” Kairos berdiri dan memeluk Carlos.
“Good morning Son.” Carlos mencium pipi Kairos dan Kairos pergi mandi.
__ADS_1
Jessica bangun dan pindah ke tempat tidur atas, dia menganggu Acel dan Cella yang masih tidur. Acel dan Cella terbangun dan memandang Jessica.
“Mama aku masih mengantuk.” Kata Acel sambil memeluk Jessica.
“Acel sayang ayo mandi!”
“Iya mama.”
Carlos mendekati Acel dan mengangkat Acel, Acel tertawa dan memeluk Carlos.
“Sudah papa lepaskan Aku!” Carlos menurukan Acel.
“Papa jangan hanya Acel yang di peluk, aku juga harus di peluk papa!” Kata Cella.
Carlos dan Jessica tertawa.
“Tentu saja sayang, papa akan memeluk putri papa yang cerewet.” Dan Cella tertawa.
Carlos memeluk Cella dan menggosokan jenggotnya di pipi Cella.
“Papa, jenggotnya tajam.” Kata Cella sambil mendorong wajah Carlos.
Carlos tertawa dan menurunkan Cella.
“Ayo mandi Cella, Kairos sudah selesai mandinya!”
Cella pergi ke kamar mandi dan mandi, Jessica mengajak Acel mandi di kamar yang satu lagi.
Selesai mandi mereka pergi sarapan dan tidak lama kemudian mereka kembali kekamar. Jessica dan Carlos membereskan barang barang mereka, kemudian Jessica menelepon pemilik mobil dan memintanya untuk ke hotel.
Akhirnya mereka check out dari hotel dan pemilik mobil datang, Jessica menemui pemilik mobil.
“Om sorry, aku hanya bisa pakai tiga hari mobilnya karena sudah harus kembali ke Jakarta. Ada urusan penting.
“Tidak apa apa bu, terus kelebihan uangnya bagaimana?”
“Kelebihannya satu juta ya?” Tanya Jessica.
“Iya satu juta bu.”
“Tidak apa apa om, tapi tolong antar kami ke Airport. Bagaimana?”
“Oh, bisa bu nanti saya antar ibu ke Airport.”
“Ok kalau begitu, tolong parkir didepan lobby!” Jessica masuk kedalam hotel dan memanggil Carlos dan anak anak, mereka menunggu di depan lobby dan mobilnya datang.
Petugas hotel membantu Carlos memasukkan barang barang ke mobil dan Jessica memberi tip ke petugas hotel. Mereka naik ke mobil dan pemilik mobil langsung mengantar mereka ke Airport.
Tiba di Airport mereka menurunkan barang barang mereka dan masuk kedalam lalu mereka check in. Selesai check in mereka boarding dan masuk ke ruang tunggu.
Tidak lama kemudian mereka masuk kedalam pesawat dan pesawat Takeoff.
__ADS_1
Terima Kasih buat yang masih setia membaca, memberikan like dan komen.
Selamat Membaca..❤❤❤❤❤