SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Ke Bali


__ADS_3

Pagi pagi Carlos sudah bangun dan memandang wajah Jessica, dia membelai wajah Jessica.


“Ingin sekali aku menyentuhmu tapi aku tidak bisa. Aku masih ingin melihatmu lebih lama lagi.” Kata carlos dalam hati. Dia mengecup kening Jessica dan memeluk tubuh Jessica.


Jessica terbangun dan merasakan pelukan Carlos, dia membuka matanya dan melihat Carlos sedang memandang dirinya sambil tersenyum.


“Good morning Carlos. “Ucap Jessica dengan suara serak.


Carlos tersenyum


“Good morning. Kamu tidurnya sangat pulas sekali.” Kata Carlos sambil memeluk erat Jessica.


“Iya semalam aku mengantuk sekali.” Kata Jessica kembali memejamkan matanya. Dan dia merasakan Carlos mencium bibirnya. Jessica membuka matanya dan menatap Carlos, mereka saling bertatap mata dan Carlos kembali mencium bibir Jessica dan Jessica membalas ciuman Carlos. Mereka saling berciuman. “Sudah lama aku merindukan ciuman ini.” Kata Jessica dalam hati.


Jessica melepaskan kaos Carlos dan kembali mereka berciuman, Jessica naik ketubuh Carlos dan langsung menerjang bibir Carlos Tapi Carlos menghentikannya.


“Maaf sayang aku tidak bisa melakukannya.” Kata Carlos sambil duduk di sisi tempat tidur.


“Kenapa Carlos?” Tanya Jessica dengan heran.


Carlos menatap mata Jessica. “Aku ingin sekali melakukannya tapi aku tidak bisa, aku masih ingin melihatmu lebih lama lagi.” Kata Carlos dalam hati. Carlos memejamkan matanya.


Jessica menatap Carlos dan memegang pipi Carlos. “Kenapa kamu tidak bisa melakukannya? Kamu yang memulai menciumku. Tapi mengapa kamu tidak bisa melakukannya?”


“Carlos menatap mata Jessica, maafkan aku. Baiklah aku akan melakukannya.”


Carlos mencium Jessica dan membaringkan Jessica, mereka berdua saling berciuma. Carlos melepaskan pakaianya juga pakaian Jessica dan dia melakukannya. “Ah.. Carlos pelan pelan, aku merasakan sakit.” Rintih Jessica di kuping Carlos.


“Maaf sayang. Aku akan melakukannya dengan pelan pelan.”


Carlos mencoba kembali dengan perlahan lahan. Jessica meremas rambut Carlos dan mendesah. Mereka melakukanya dengan liar. Mereka berdua bagaikan pasangan yang lagi kehausan sex. Akhirnya Jessica mencapai titik yang sudah lama dia tidak rasakan. Dia memeluk Carlos dengan erat. Carlos melakukannya berulang kali pada Jessica dan akhirnya mereka berdua keluar bersama sama. Jessica terbaring tak berdaya di atas ranjang. Carlos memeluk dan mencium kening Jessica. Kemudian dia berdiri dan pergi kekamar mandi. Dia membersihkan tubuhnya dan memakai pakaiannya. Dia cepat cepat pergi ke mobil dan mengambil obatnya dan langsung meminumnya. Dia menundukkan kepalanya di stir mobil dan menangis.


Kemudian dia masuk lagi kedalam dan menuju kekamar Jessica, dia melihat Jessica masih berbaring di tempat tidur. Dia duduk disisi tempat tidur dan membelai wajah Jessica, kemudian dia mengecup kening jessica dan air matanya jatuh. Carlos cepat cepat menghapus air matanya. Dia tidak ingin Jessica mengetahuinya, Jessica membuka matanya dan menatap Carlos.


“Maaf aku tertidur kembali.” Kata Jessica sambil duduk di tempat tidur.


“Tidak apa apa. Istirahat saja kembali!”


“Ah.. Tidak Carlos, aku harus mandi sekarang. Lagipula kita belum sarapan.” Kata Jessica lagi sambil turun dari tempat tidur dan masuk kekamar mandi kemudian dia mandi, selesai mandi dia keluar dan mengganti pakaiannya. Kemudian dia mengajak Carlos untuk sarapan di luar karena di villa tidak ada makanan.


“Carlos kita sarapan di luar saja ya. Di sini tidak ada makanan.”


“Baiklah, kita pergi sekarang?” Tanya Carlos.


“Iya kita pergi sekarang saja, karena aku harus ke West Covina untuk meninjau proyek disana.”


“Ohh begitu. Boleh aku ikut dengan mu ke West Covina?”


Jessica menatap Carlos dan tersenyum,. “Kalau kamu tidak lelah.”

__ADS_1


“Aku tidak lelah. Aku ingin pergi bersamamu.”


“Baiklah, kalau begitu kita cari sarapan dulu!” Kata Jessica sambil keluar dari kamar di ikuti carlos. Mereka berdua masuk kedalam mobil Carlos dan keluar dari villa lalu pergi.


Mereka mencari sarapan.


Mereka membeli sarapan di restoran fast food lewat drive thru. Mereka sarapan berdua di mobil dan menuju ke West Covina. Sampai di lokasi proyek mereka berdua turun dan terlihat Billy berlari lari menghampiri Jessica.


“Selamat pagi Nyonya.” Sapa Billy pada Jessica sambil memberikan helm kerja pada Jessica dan Carlos.


“Selamat pagi billy. Aku ingin berkeliling billy.” Kata Jessica dan Billy mengajak Jessica dan Carlos berkelling proyek. Carlos terkagum kagum pada Jessica.


“Sayang proyek ini milik perusahaan Well’s group?” Tanya Carlos sambil melihat lihat proyek megah yang sedang di bangun.


“Bukan Carlos, proyek ini milikku. Aku membuat perusahaan sendiri tanpa sepengetahuan Jeremmy. Perusahaanku bergerak di Investasi, ini sebenanya milik dari perusahaan lain tapi karena modal mereka tidak cukup maka aku yang mengambil alih proyek ini dengan sistem sharing provit 70 : 30


“Ohh.. begitu. Ternyata kamu sangat hebat.” Puji Carlos dan Jessica tersenyum.


“Oh ya Carlos, perusahaanmu di Indonesia juga sudah mendapatkan kontrak baru dari Korea dan Polandia.


“Wow.., berita yang sangat bagus.” Kata Carlos. “Aku sangat senang mendengarnya. Oh ya laporan keuangannya masih baguskan?”


“Iya masih bagus, masih bu Halima direktur keuangannya. Dia orang yang jujur.”


“Baguslah kalau begitu.” Kata Carlos sambil memegang tangan Jessica dan mereka berjalan kembali.


Carlos menatap Jessica dan tersenyum, dia berdiri dan memeluk Jessica dari belakang.


“Kecantikanmu tidak berubah. “Bisik Carlos di kuping Jessica.” Jessica membalikkan badannya menghadap Carlos dan melingkarkan tangannya di pinggang Carlos dan tersenyum.


Carlos mencium bibir Jessica dan Jessica membalasnya. Dan mereka saling berciuman. Carlos berhenti mencium Jessica dan menggoda Jessica. “Sudah cukup ciumannya. Nanti kamu minta lagi, dan aku tidak bisa melayani permintaanmu.” Canda Carlos


Jessica tertawa dan kembali bercanda pada Carlos. “Kalau kamu tidak mau melayaniku aku akan memaksamu.” Dan Carlos tertawa. Jessica melepaskan pelukkannya.


“Ayo kita harus pergi sekarang, aku harus menjemput anak anak untuk kembali ke Santa Barbara.”


“Baiklah sayang. Ayo pergi!”


Mereka berdua keluar dari Villa dan Jessica masuk kedalam mobilnya begitu juga carlos masuk ke dalam mobilnya. Carlos menurunkan kaca jendelanya dan memandang Jessica.


Jessica menurunkan juga kaca jendelanya dan tersenyum pada Carlos. “Ayo jalan!” Kata Jessica


“Kamu saja yang lebih dulu, aku akan mengikutimu dari belakang.” Kata Carlos.


Jessica mengeluarkan mobilnya dari villa dan langsung mengarahkan mobilnya menuju kekediaman Federico dan Carlos mengikuti Jessica dari belakang, Carlos menelpon Jessica dari mobilnya.


Dan Jessica menjawab telepon Carlos dari mobilnya.


“Sayang kamu dengar lagu ini ya.” Kata Carlos dari seberang telepon.

__ADS_1


“Lagu apa Carlos.” Tanya Jessica dan terdengar dari speaker mobil lagu yang di nyanyikan Lady Gaga dan Bradley Cooper yang berjudul Shallow. Dan Jessica tersenyum di mobil, dia juga ikut bernyanyi dan terdengar suara Carlos dari seberang telepon ikut bernyanyi. Selesai lagu Shallow terdengar lagi lagu yang berjudul I’ll never love again. Dan entah mengapa Jessica mengeluarkan air mata. Dia merasakan makna yang dalam di balik lagu ini. Dia menghentikan mobilnya dan memejamkan matanya.


“Apa yang kamu sembunyikan dariku Carlos.” Tanya Jessica dalam hati dan air matanya menetes di pipi.


Jessica mengingat salah satu film yang endingnya sangat menyakitkan. “Apa yang terjadi padamu Carlos? Tanya Jessica lagi dalam hati.


Carlos melihat mobil Jessica berhenti, kemudian dia menghentikan mobilnya tepat di belakang mobil Jessica. Dia turun dan menghampiri mobil Jessica dan mengetuk kaca jendela mobil Jessica. Jessica menurunkan kaca mobilnya.


“Kenapa kamu berhenti, apakah kamu baik baik saja?” Tanya Carlos dengan khawatir.


Jessica menganggukan kepala. “Iya aku baik baik saja. Ayo jalan lagi.” Kata Jessica


“Baiklah, kamu lebih dulu.” Carlos kembali masuk ke dalam mobil dan mengikuti Jessica dari belakang.


Dan tidak lama kemudian mereka berdua sampai di kediaman Federico. Mereka masuk kedalam dan menemui anak anak mereka.


Jessica mengajak ketiga anak mereka untuk pulang. Ketiga anaknya berpamitan pada Carlos juga Liliana dan Federico.


Carlos memeluk dan mencium ketiga anaknya dan mengantar mereka sampai depan rumah.


“Hati hati menyetirnya ya!” Kata Carlos kepada Jessica dan mencium bibir Jessica.


“Iya. Terima kasih.” Jawab Jessica dan dia meninggalkan kediaman Federico lalu menuju ke Santa Barbara.


Selama dua bulan Jessica dan Carlos bertemu di villa dan mereka selalu melakukan hubungan itu. Tapi pada akhirnya Jessica berhenti bertemu dengan Carlos dan dia pergi ke Indonesia. Sampai di Indonesia Jessica melihat Andrew ada di pintu keluar Aiport. Dia menghampiri Andrew dan mereka saling berpelukan.


“Kamu sudah siap Jessi?” Tanya Andrew


Jessica menatap Andrew dan menganggukan kepala. “Iya Ndrew aku sudah siap.”


Jessica dan Andrew menuju ke hotel. Sampai di hotel Jessica memesan kamar kemudian dia dan Andrew menuju ke kamar dan masuk. Mereka berdua duduk dan becakap cakap dan Jessica memeluk Andrew dan menangis.


“Aku sudah mempersiapkan semuanya Jessi.” Kata Andrew pada Jessica.


“Terima kasih Ndrew, kamu baik sekali.” Kata Jessica. “Sebenarnya aku tidak menginginkan hal ini terjadi Ndrew, aku berkeinginan untuk membalas dendam pada Carlos. Aku tidak bisa melupakan perbuatannya, bagaimana dia melakukan hubungan sex dengan Kyle dan Alice, itu sangat jelas sekali di video yang aku terima dan aku tidak tahu siapa yang mengirimnya Ndrew. Dia juga melakukan hubungan sex dengan Cayla. Itu semua masih saja mengganggu aku Ndrew. Aku ingin balas dendam tapi aku terlanjur hamil Ndrew.”


“Jess sudahlah, kamu jangan pikirkan hal itu lagi. Sebentar sore kita akan pergi ke Bali, aku sudah siapkan semuanya disana?”


“Iya Ndrew terima kasih.” Jessica berbaring di tempat tidur dan Andrew duduk di sofa sambil memperhatikan Jessica yang sedang berbaring.


Sore hari Andrew dan Jessica berangkat ke Aiport dan mereka berdua pergi ke Bali.


Kepergian Jessica membuat Carlos menjadi sedih, untuk menghilangkan rasa sedihnya Carlos menghubungi Cayla dan meminta Cayla bertemu dengannya di hotel. Carlos pergi ke hotel dan menunggu Cayla di kamar hotelnya. Dan tidak lama kemudian terdengar pintu kamar di ketuk, Carlos berdiri dan membukakan pintu pada Cayla. Cayla masuk dan Carlos langsung memeluk Cayla, mereka berdua berciuman dan Carlos langsung melepaskan pakaian Cayla. Dan mereka berdua melakukan hubungan itu. Carlos melampiaskan nafsunya pada Cayla.


Selamat Membaca


Jangan lupa like dan komennya ya.


Dan terima kasih juga bagi yang selalu setia menanti cerita ini dan sering memberi like dan komen juga votenya

__ADS_1


__ADS_2