SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Dilema


__ADS_3

Carlos dan Vania meninggalkan kediaman Federico, sebelum naik ke mobil Vania mencium kedua pipi Jessica begitu juga Carlos, dia mencium kedua pipi Jessica dan Carlos sempat berbisik pada Jessica.


“Aku tunggu kamu besok.” Bisik Carlos dan Jessica hanya tersenyum.


“Hati hati ya!” kata Jessica dan Carlos menganggukan kepala.


Carlos meninggalkan kediaman Federico dan kembali ke hotel.


Jessica juga berpamitan pada Federico dan Liliana. Jessica Pedro dan anak anaknya kembali ke Santa Barbara.


Tiba di Aanta Barbara mereka masuk kedalam rumah. Jessica dan Pedro langsung menuju ke kamar mereka. Jessica mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi kemudian dia mandi. selesai mandi dia melihat Pedro sedang berbaring di tempat tidur. Jessica memakai pakaian tidurnya dan langsung berbaring di samping Pedro dan memeluk pedro.


“Apa yang kamu pikirkan Pedro?” Tanya Jessica sambil meletakkan kepalanya di dada Pedro.


Pedro memeluk Jessica.


“Tidak ada dear, aku hanya merasa lelah saja.” Jawab Pedro.


“Kalau begitu tidurlah.”


“Iya kamu juga dear.” Kata Pedro sambil memutar tubuh Jessica membelakanginya kemudian dia memeluk Jessica dari belakang. Good night dear.”


“Good night Pedro.” Balas Jessica sambil memegang tangan Pedro yang melingkar di perutnya.


Jessica tidak bisa tidur, dia memikirkan carlos. “Apakah aku harus kembali padanya? Tapi bagaimana dengan Pedro? Aku tidak ingin menyakitinya, dia sangat mencintaiku.” Kata Jessica dalam hati. “Aku harus bagaimana? Aku masih mencintai Carlos, tapi aku tidak ingin menyakiti Pedro.


Jessica terus berpikir dan akhirnya dia tertidur.


sementara di hotel Carlos juga sedang memikirkan Jessica. “Aku sangat berharap besok dia datang ke danau. aku berharap kami bisa bersatu kembali.” Kata Carlos dalam hati. Carlos memeluk Vania dan Tidur.


keesokan harinya terlihat Carlos sedang bersiap siap, Carlos ingin pergi ke danau. Vania masih berbaring di tempat tidur, Carlos duduk disisi tempat tidur dan memegang tangan Vania.


“Sayang aku akan pergi bertemu dengan rekan bisnis. Nanti aku akan meminta Kairos untuk menjemputmu.” Carlos tidak ingin Vania tahu kalau dia akan pergi ke danau.


“Iya Carlos pergilah.” Kata Vania pada Carlos


“Terima kasih sayang.” Ucap Carlos lalu dia mencium bibir Vania.


Carlos berdiri dan mengambil kunci mobil, kemudian dia keluar dan pergi ke parkiran. Dia masuk kedalam mobil dan menjalankan mobil ke villa dekat danau. Di dalam mobil Carlos mengirim pesan pada Jessica. “Aku sedang menuju ke villa dekat danau. Aku menunggumu!” Carlos mengirim pesan lewat wa dan terkirim.


Sementara di kediaman Jessica


Terlihat Jessica sedang bersiap siap untuk ke kantor, dia mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi kemudian dia mandi. Sedangkan Pedro dia duduk di sofa dan melihat handphone Jessica bergetar. Pedro mengambil handphone Jessica dan nelihat pesan dari Carlos, Pedro tidak membuka pesan tersebut tapi dia bisa membacanya di layar. “Ohh.. jadi mereka sudah janjian untuk bertemu.” Kata Pedro dalam hati kemudian dia meletakkan kembali handphone Jessica di atas meja.

__ADS_1


Pedro melihat Jessica keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk. Pedro berdiri dan menghampiri Jessica lalu memeluk Jessica dari belakang. Dia mengecup leher Jessica dan melepaskan handuk yang membalut di tubuh Jessica. Pedro membaringkan Jessica di tempat tidur dan mencium bibir Jessica. Mereka berdua saling berciuman. Pedro berhenti mencium Jessica dan melepaskan pakaiannya kemudian dia mencium kembali bibir Jessica dan mereka berdua melakukan hubungan itu. Pedro melakukan berulang kali pada Jessica dan akhirnya mereka berdua terkulai lemas di tempat tidur.


Pedro memeluk Jessica dan mengecup kening Jessica.


Tidak lama kemudian Jessica berdiri dan pergi ke kamar mandi, dia membersihkan tubuhnya kemudian dia keluar dan langsung membuka lemari pakaiannya. dia mengambil kemeja dan celana jeansnya kemudian dia letakkan di atas tempat tidur dan dia duduk di depan cermin.


Pedro memperhatikan Jessica.


“Dia hanya memakai celana jeans dan kemeja, dia tidak akan kekantor. Berarti dia akan bertemu dengan Carlos.” Kata Pedro dalam hati.


Jessica berdiri dan memakai kemeja juga celana jeansnya, kemudian dia mengambil sepatu kets dan memakainya. selesai memakai sepatu Jessica duduk di sisi tempat tidur.


“Pedro aku akan meninjau Proyek.”


“Baiklah dear, hati hati ya.” Ucap Pedro sambil meletakkan tangannya di paha Jessica.


“Pedro aku tidak ingin pergi sendiri, aku ingin pergi denganmu.”


“Kamu ingin aku mengantarmu?”


“Iya Pedro, aku ingin kamu mengantarku.” Kata Jessica kepada Pedro.


“Berarti dia tidak akan menemui Carlos.” Kata Pedro dalam hati. “Baiklah dear aku bersihkan tubuhku dulu.” Kata Pedro lalu dia bangun dan pergi ke kamar mandi. Tidak lama kemudian dia keluar dan memakai pakaiannya. “Kita pergi sekarang?”


“Iya Pedro kita pergi sekarang.” Kata Jessica.


Sementara itu Carlos tiba di villa. Dia turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam villa, dia menuju ke kamar dan membuka gorden serta pintu yang mengarah ke teras. Carlos berjalan menuju ke danau dan dia duduk sambil menyalakan rokok. Carlos mengeluarkan handphonenya dan mengirim pesan lagi pada Jessica.


“Sayang aku sudah sampai. Aku menunggumu.” Carlos mengirim pesan itu dan terkirim. Dia menunggu balasan dari Jessica.


“Dia belum membaca semua pesan yang aku kirim. Aku yakin dia pasti datang.” Kata Carlos dalam hati.


Sementara di mobil handphone Jessica bergetar dan dia melihat pesan dari Carlos, dia tidak membuka pesan itu tapi Jessica bisa membacanya. Jessica melepaskan handphonenya di tempat duduk dan matanya memandang keluar jendela.


“Maafkan aku carlos, aku tidak bisa mengkhianati Pedro. Aku tidak ingin menyakitinya.” Kata Jessica dalam hati.


Pedro memperhatikan Jessica.


“Apakah kamu baik baik saja?” Tanya Pedro.


"uumm.., iya Pedro. Aku baik baik saja.” Jawab Jessica sambil tersenyum kemudian dia memegang tangan Pedro. Pedro tersenyum dan dia juga memegang tangan Jessica. Akhirnya mereka tiba di lokasi proyek, Jessica dan Pedro turun lalu masuk ke lokasi proyek.


Carlos masih menunggu Jessica di villa, dia mondar mandir di pinggir danau. Dia mengeluarkan handphonenya dan menulis pesan lagi.

__ADS_1


“Aku masih menunggumu.” Kemudian dia mengirimnya kepada Jessica. “Semua pesan yang aku kirim belum dibacanya.” Kata Carlos.


Hari menjelang sore akhirnya Carlos memutuskan untuk kembali ke hotel. Carlos mengetik pesan


“Aku sudah menunggumu, tapi sampai saat ini kamu tidak membalas satupun pesan dariku. Terima kasih.” Carlos kemudian mengirim pesan itu kepada Jessica.”


“Berarti dia tidak ingin kembali padaku. lebih baik aku kembali ke hotel dan mempercepat kembali ke Indonesia. Aku akan jalani hidupku dengan vania.” Kata Carlos dalam hati kemudian dia masuk kedalam mobil dan kembali ke hotel. “Dia memilih untuk bersama Pedro. Baiklah Jessi, seperti yang aku sudah aku katakan padamu kalau aku sudah menikahi Vania sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkannya. Hanya maut yang akan memisahkan aku dan Vania.” Kata Carlos lagi dalam hati, kemudian dia melajukan mobilnya. Dia merasa sangat kecewa.


Tiba di hotel Carlos langsung menuju ke kamarnya, dia membuka pintu dan melihat Vania sedang berbaring di sofa sambil bermain handphone. Carlos duduk di sisi sofa dan mengecup kening Vania.


“Sayang kamu tidak pergi dengan Kairos?”


“Umm.., tidak Carlos. Aku lagi malas, aku ingin di hotel.” Kata Vania sambil duduk dan memeluk Carlos.


"Ohh.., begitu. Oh ya sayang besok lusa kita kembali ke Indonesia dan aku ingin secepatnya mengurus pernikahan kita. Kita menikah tanggal 28 bulan depan


“Carlos mengapa secepat itu?” Tanya Vania pada Carlos.


carlos membelai wajah Vania.


“Sayang sudah aku katakan padamu, aku ingin segera memiliki anak darimu.”


“Hmmm.., baiklah.” Kata Vania pada Carlos kemudian dia kembali merebahkan dirinya disofa


"Berarti dia tidak akan kembali pada Jessica, atau Jessica menolaknya?” Tanya Vania dalam hati.


“Sayang, selesai aku mandi kita pergi keluar ya. Kita keliling kota.” Kata Carlos pada Vania sambik mengambil handuk dan pergi mandi.


“Iya Carlos.” Jawab Vania.


Dia melihat Carlos sudah masuk ke kamar mandi, dia mengambil handphone Carlos dan melihat pesan di wa. “Hmm.., ternyata Carlos tidak bertemu dengan teman bisnisnya tapi dia mau bertemu dengan Jessica tapi Jessica tidak datang. Pantas saja dia ingin cepat kembali ke Indonesia.” Kata Vania dalam hati. Dia meletakkan kembali handphone Carlos di atas meja kemudian dia membuka lemari dan mengambil pakaiannya dan memakainya.


Carlos keluar dari kamar mandi kemudian dia mengambil pakaiannya dan memakainya di depan Vania dan Vania tertawa.” Carlos kenapa tidak mengganti pakaian di kamar mandi.


Carlos memeluk vania.


“Kenapa sayang, aku akan menjadi suamimu jadi untuk apa aku malu telanjang di depanmu.” Canda Carlos pada Vania dan Vania tertawa. Carlos melepaskan pelukkannya dan memakai celana pendeknya kemudian dia mengambil laptop dan menghidupkannya. “Sebentar sayang aku akan merubah tiket kita.” Kata Carlos.


Sementara itu Jessica dan Pedro tiba di rumah. Jessica langsung masuk ke kamar dan mengambil handuk kemudian dia masuk ke kamar mandi. Dia melepaskan pakaiannya kemudian dia menyalakan shower. Air membasahi tubuhnya.


“Maafkan aku Carlos, aku tidak bisa meninggalkan Pedro. Aku tidak ingin menyakitinya.” Kata Jessica lalu dia menangis di kamar mandi. “Aku sangat mencintaimu Carlos, Tapi aku tidak bisa menyakiti Pedro. Maafkan aku Carlos.” Kata Jessica.


Selamat Membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar ya


Terima Kasih


__ADS_2