SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS 2 EPISODE 1


__ADS_3

Hi ketemu lagi denganku, apa kabar readers? Semoga semua dalam keadaan baik baik ya.


Ok aku ingin melanjutkan season dua dari Novel Suami Bajingaan tapi judulnya bukan Suami Bajingaan lagi tapi This Is Love dan nanti ada keterangan di Judul Novel Suami Bajingaan Season 1 dan season dua ini episodenya hanya pendek. Ok!”


Dan sebelum masuk ke bagian cerita aku mohon para readers untuk rajin memberikan like dan komentar, karena pendapatan para Author sekarang bukan lagi dari viewers tapi harus di kontrak. Dan untuk mendapatkan kontrak itu ada persyaratannya. Minimal kita sudah masuk mendapatkan Level dan untuk mendapatkan level ini tergantung dari jumlah view like dan komentar. Jadi aku sangat memohon kepada seluruh readers jangan malaslah untuk memberikan like dan komentar, agar kamipun semangat dalam menulis. Dan kalau ada yang lupa memberi like di novel Suami ******** tolong donk beri like supaya levelku lebih naik lagi dan bisa mengajukan kontrak. AKu melihat yang memfavoritkan novelku ini ada sekitar 8ribuan masa like per episode hanya begitu. Kalau novel ini di kontrakan pasti aku akan lebih semangat lagi dalam menulis. Kan readers bacanya juga gratis masa memberikan like tidak bisa.


Jadi sekali lagi aku mohon para readers yang lupa memberikan like di Season 1 Suami Bajingaan tolong berikan like lagi ya.


Dan disini juga aku ingin membertitahukan kepada readers yang membaca End Of Love lalu membaca Novel Suami Bajingaan, terus bingung padahal sudah ada pemberitahuan di Eps 127 End Of Love tapi masih juga belum mengerti. Aku jelaskan.


Novel yang pertama kali terbit adalah novel Suami Bajingaan. Kenapa ada Versi End Of Love?


End Of Love tercipta karena adanya spoiler. Dan akhirnya aku merubah alur cerita di eps 121 sampai 127. Dengan end yang berbeda. End Of love Hanya Sampai 127 eps


Episode 1 sampai episode 120 alurnya sama dengan Novel Suami Bajingaan dan menjadi berbeda di episode 121.


Novel Suami Bajingaan adalah novel yang sebenarnya. Tapi kalau ada yang ingin membaca End Of Love langsung saja baca ke eps 121 sebelum aku hapus dari Noveltoon. Karena rencananya aku akan menghapus novel tersebut. Ok


Jangan Lupa like dan komentar ya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Ok Lanjut!!


Season 2


Seminggu sudah Carlos Jessica dan anak anak berada di Jakarta dan akhirnya mereka kembali ke America. Carlos, Jessica dan anak anak tiba di Aiport Lax, dari Airport mereka langsung menuju ke Santa Barbara. Tiba di rumah Kairos langsung mengantar Tania pulang.


“Sayang istirahat ya, nanti besok aku akan menjemputmu.”


“Baiklah honey. Hati hati ya!”


“Iya sayang, aku pulang ya.”


Kairos meninggalka kediaman Tania dan kembali kerumah. Sampai di rumah dia langsung masuk kedalam kamar.


Sedangkan Carlos dan Jessica sedang berbincang bincang di kamar.


“Beb aku bahagia kita bisa kembali bersatu dan aku harap kamu selalu terbuka padaku, hal sekecil apapun jangan pernah kamu simpan. Kita menikah bukan hanya untuk menerima yang baik baik saja. Kita pernah berjanji di hadapan Tuhan bukan. Mari kita jaga janji kita itu, kamu masih ingatkan janji pernikahan kita.


“Iya sayang, maafkan aku. Aku sangat menyesal dan terima kasih sayang kamu mau kembali padaku. Aku sangat bahagia.”


Jessica dan Carlos berpelukan


“Aku aka melupakan semua yang telah kamu perbuat, tapi tolong jangan pernah kamu ulangi lagi.” Bisik Jessica di kuping Carlos.


“Iya sayang, aku tidak akan pernah menyakitimu. Aku janji hal sekecil apapun akan aku katakan padamu, aku akan selalu terbuka padamu.


“Terima kasih beb, kita mulai dari awal lagi.”


“Iya sayang. Oh ya aku ingin pergi ke Torrance.” Kata Carlos sambil melepaskan pelukannya


“Untuk apa kamu ke Torrance beb?”


“Aku ingin kerumah, ada yang ingin aku ambil disana.”


“Baiklah beb, aku ikut denganmu.”


“Sayang, aku ingin pergi sendiri.” Kata Carlos sambil membelai wajah Jessica


“Kenapa beb?”


“Tidak apa apa sayang, aku hanya ingin pergi sendiri ke rumah itu.”


“Baiklah kalau begitu.”


“Terima kasih sayang, aku pergi ya. Oh ya boleh aku meminjam mobilmu?”

__ADS_1


“Pakai saja beb, itu mobil kamu juga.”


“Terima kasih sayang, aku pergi ya.”


“Iya. Hati hati ya!”


“Iya sayang.”


Carlos meninggalkan Jessica di kamar dan masuk ke dalam mobil. Carlos langsung menuju ke Kota Torrance. Dia ingin pergi kerumahnya.


“Aku ingin menjual rumah itu, terlalu banyak kenangan indah dan kenangan buruk di rumah itu. Aku tidak ingin menempatinya lagi, aku ingin melupakan semuanya.


Carlos tiba di rumahnya, dia masuk kedalam rumah dan melihat foto foto dia dan Jessica. Carlos menurunkan semua foto foto dia dan Jessica lalu dia masuk kedalam kamar dan dia terbayang wajah Cayla. Dia menarik nafas panjang.


“Hmmm…, aku harus berkata jujur pada Jessica. Aku tidak ingin menyembunyikan hal ini padanya.” Carlos mengambil semua foto foto dia dan Jessica lalu membawanya keluar. Dia mengambil kunci mobilnya lalu pergi ke garasi dan dia memanaskan kedua mobilnya. Setelah selesai memanaskan mobil dia membawa semua foto foto dia dan Jessica ke mobil lalu dia kembali ke Santa Barbara.


Tiba di Santa Barbara Carlos membawa masuk semua foto foto yang dia ambil di rumahnya. Carlos membersihkan foto foto itu kemudian dia memajangnya di dinding ruang tamu, ruang santai dan di kamar. Jessica melihat Carlos dan tersenyum. Dia memeluk Carlos dari belakang.


Carlos merasakan tangan Jessica melingkar di perutnya. Dia memutar tubuhnya menghadap Jessica lalu dia tersenyum.


“Aku mengambil semua foto foto kita berdua. Oh ya aku juga ingin menjual rumah yang ada di Torrance.”


“Kenapa kamu ingin menjualnya?”


“Aku tidak ingin mengingatnya lagi.”


“Baiklah, kamu sudah menghubungi perusahaan property?”


“Belum sayang, nanti aku akan menghubungi mereka.”


“Papa..papa.”


Terdengar suara Isabell memanggil Carlos, dia berlari menghampiri Carlos.


“Hallo sayang.” Carlos menggendong Isabell dan mencium kedua pipi Isabell. “Anak papa yang cantik sudah bangun.”


“Papa ayo bermain.”


“Iya papa.”


“Teresa bisa bawa Isabell bermain di halaman?”


“Iya Nyonya.” Teresa membawa Isabell bermain di halaman belakang


Carlos dan Jessica masuk kedalam kamar dan mereka berdua duduk di sofa.


“Apakah kamu lelah sayang?” Tanya Carlos sambil membelai wajah Jessica


“Sedikit beb, kenapa?


“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu, tapi aku tidak ingin bicara disini.”


Jessica menatap Carlos


“Bicara apa?”


“Kita tidak bisa bicara di sini sayang, aku tidak ingin ada yang mendengarnya.”


Jessica menjadi penasaran


“Baiklah, kita ke villa sekarang. Kita bicara disana.”


“Iya sayang, itu lebih bagus.” Kata Carlos kemudian dia berdiri. Jessica juga berdiri, lalu mereka berdua keluar dari kamar. Jessica mengambil kuncin mobilnya dan mereka berdua masuk kedalam mobil.


Mereka berdua langsung menuju ke villa. Sepanjang perjalanan ke villa Carlos hanya diam, dia masih berpikir apa yang akan dia katakan pada Jessica. Dia takut Jessica akan meninggalkannya. Jessica melajukan mobilnya menuju ke villa.


Akhirnya mereka berdua sampai di villa. Carlos dan Jessica langsung masuk kedalam villa dan menuju ke kamar. Jessica membuka pintu arah keteras lalu mereka berdua duduk di teras.

__ADS_1


“Sekarang katakan! Apa yang ingin kamu bicarakan denganku?”


Carlos menunduk dan menarik nafas panjang. Kemudian dia menatap Jessica.


“Kalau aku ceritakan hal ini padamu, mungkin kamu akan meninggalkanku.”


Jessica menarik kursinya dan duduk di depan Carlos.


“Cerita apa beb? Katakan padaku, jangan pernah sembunyikan sesuatu dariku.”


Carlos menatap Jessica dan air matanya jatuh. Jessica menatap Carlos, dia memegang pipi Carlos dan menghapus air mata Carlos


“Kamu kenapa beb?


“Aku takut kamu meninggalkanku.”


“Katakan saja, aku janji aku tidak akan pernah meninggalkanmu.”


Carlos memegang tangan Jessica dan dia menunduk


“Sayang aku seorang penjahat, aku pembunuh. Aku ……


Carlos terhenti dan dia menangis. Jessica berdiri di depan Carlos dan Carlos langsung melingkarkan tangannya di pinggang Jessica. Dia menyandarkan kepalanya di perut Jessica. Jessica membelai rambut Carlos.


“Beb apa yang sudah kamu lakukan? Katakan padaku!” Kata Jessica dengan lembut


Carlos memeluk Jessica dengan erat.


“Sayang, aku telah membunuh Cayla.” Kata Carlos sambil menangis


Jessica terkejut


“Apaa??? Kamu membunuh Cayla? Kenapa kamu lakukan itu?”


“Maafkan aku sayang, aku sangat emosi. Aku sangat marah padanya karena dia mengirim Video itu kepada anak anak, dia membuat anak anak membenciku. Maafkan aku sayang, aku ingin bertanggung jawab atas perbuatanku. Aku siap di penjara sayang.” Kata Carlos sambil menangis


Jessica melingkarkan tangannya di punggung Carlos. dia memeluk Carlos dengan erat.


“Kamu akan menyerahkan dirimu ke polisi?”


Carlos menganggukan kepala


“Iya sayang, tapi aku takut anak anak akan membenciku.”


“Tidak beb, mereka tidak akan membencimu.”


“Apakah kamu akan menungguku?”


“Iya beb, aku akan menunggumu?”Jessica memeluk Carlos dengan erat. Air matanya jatuh di atas kepala Carlos.


“Sayang, bagaimana seandainya aku di jatuhi hukuman mati oleh pengadilan?”


Jessica diam, dia tidak bisa menjawab hanya menangis.


“Apakah kamu siap kehilangan aku?” Tanya Carlos lagi


“Tidak beb, kamu tidak akan di hukum mati. Aku akan mencari pengacara yang hebat untuk menangani kasus kamu.


“Tapi sayang, aku melakukan pembunuhan berencana. Dan itu sudah pasti hukamannya mati.”


“Beb, kita cari solusinya bersama. Ok!”


“Iya sayang”


Jessica menarik Carlos dan masuk ke dalam kamar, mereka berdua berbaring di tempat tidur. Carlos memeluk Jessica dan menyandarkan kepalanya di dada Jessica.


Selamat membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar ya.


Terima kasih


__ADS_2