SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS2 Episode 42


__ADS_3

Indonesia


Tania berdiri di depan jendela kaca, dia masih menunggu Kairos


“Sudah jam begini dia belum pulang juga.” Kata Tania sambil matanya memandang keluar jendela lalu dia melihat mobil sedang mengarah ke rumah. “Itu pasti Kairos.” Kata Tania lagi kemudian duduk di sisi tempat tidur. Dia masih menunggu Kairos


Tiba tiba pintu terbuka lalu dia melihat Kairos yang masuk. Kairos berjalan lalu menghampiri Tania kemudian dia berdiri di hadapan Tania yang lagi duduk di sisi tempat tidur


“Maafkan aku.” Kata Kairos sambil membelai rambut Tania.


Tania melingkarkan tangannya di pinggang Kairos lalu menyandarkan kepalanya di perut Kairos.


“Aku takut kamu jatuh cinta kepada Angel.” Kata Tania sambil menangis.


“Sayang itu tidak mungkin, kamu tahu aku sangat mencintaimu. Aku tidak mungkin jatu cinta kepada Angel. “Yang kamu lihat tadi, aku hanya ingin memberikan kasih sayang kepada anakku. Bukan kepada Angel.” Kata Kairos kemudia dia menarik tangan Tania lalu Tania berdiri.


Kairos memegang wajah pipi Tania


“Percayalah padaku, aku hanya mencintaimu.” Kata Kairos lalu dia menarik Tania kedalam pelukannya.


Tania memeluk Kairos


“Aku sangat mencintaimu.” Bisik Tania sambil melingkarkan tangannya di pinggang Kairos dan menyandarkan kepalanya di dada Kairos.


Kairos membelai rambut Tania


“Aku juga mencintaimu, selesai Angel melahirkan kita kembali ke America dan kita menikah.” Kata Kairos lalu dia memeluk Tania dengan erat.


Tania melepaskan pelukannya lalu dia menatap Kairos


“Kamu tidak akan melanjutkan kuliahmu?”


“Aku akan melanjutkannya tapi tahun depan, aku sudah beberapa bulan tidak masuk kuliah. Nanti setelah kita menikah aku akan membantu di perusahaan mama atau perusahan opa.” Kata Kairos kemudian dia mengecup kening Tania. “Sudah larut malam, kita tidur ya.”


“Iya honey.” Kata Tania kemudian dia naik ke tempat tidur dan berbaring.


Kairos melepaskan kaos dan celana pendeknya kemudian dia berbaring di samping Tania. Tania naik keatas tubuh Kairos lalu tidur di atas tubuh Kairos. Kairos melingkarkan tangannya di tubuh Tania dan mengecup kening Tania


“Good night sayang.” Bisik Kairos


“Good nihgt honey.” Balas Tania lalu dia mengecup bibir Kairos dan meletakan kembali kepalanya di dada Kairos lalu dia memejamkan matanya.


Torrance


Carlos terlihat berbincang bincang dengan Charlie lalu Jessica datang. Jessica turun dari mobil lalu dia berlari dan memeluk Carlos.


“Aku sangat mengkhawatirkan kalian.” Kata Jessica sambil memeluk Carlos


“Aku tidak apa apa sayang, mommy dan daddy juga baik baik saja. Bagaimana keadaan papi kamu.” Tanya Carlos sambil melingkarkan tangan satunya di punggung Jessica lalu berjalan masuk ke dalam rumah.


“Papi baik baik saja, beb mommy dan daddy untuk sementara tinggal di rumah kita dulu.” Kata Jessica

__ADS_1


“Iya sayang, mereka akan tinggal bersama kita untuk sementara. Aku akan mencari rumah dekat dengan rumah kita supaya kita tidak terlalu jauh untuk mengunjungi mereka berdua.


Jessica dan Carlos menemui Federico dan Liliana. Jessica melihat Liliana lalu dia memeluknya.


“Mom aku sangat khawatir sekali kepada kalian.”


“Ah sayang bersyukur disini ada Carlos dan Mike juga anak buah mereka, kalau tidak kami tidak tahu apa yang akan terjadi kepada mommy dan daddy.” Kata Liliana sambil meperhatikan pelayan rumah yang sedang membersihkan serpiha serpihan kaca di lantai.


“Anak anak bagaimana sayang?” Tanya Carlos


“Mereka baik baik saja beb, di rumah juga ada Sheren yang menemani Acel.” Kata Jessica


“Ahh.. baguslah sayang. Ayo mom dad siap siap saja, kita akan pergi sekarang ke rumahku.” Kata Carlos


“Beb, aku akan membantu mommy.” Kata Jessica sambil melepaskan tangan Carlos dari punggungnya kemudian dia mengikuti Liliana masuk ke dalam kamar.


Jessica mengambil koper lalu membantu Liliana memasukkan pakaian milik Liliana dan Federico.


Sedangkan Carlos dia membantu mereka merapikan rumah Federico. sisa sisa serpihan peluru masih berserakan di dalam rumah.


Akhirnya mereka meninggalkan kediaman Federico. Jessica dan Carlos membawa Federico dan Liliana ke rumah mereka.


Tiba di rumah mereka tutun dari mobil lalu Carlos mengangkat koper milik Liliana dan Federico lalu membawanya ke dalam.


“Mommy dan daddy gunakan saja dulu kamar aku dan Jessica, tapi Acel tidak apa apa di kamar bersama mommy dan daddykan?” Kata Carlos kepada Liliana.


“Tidak apa apa Carlos.” Kata Liliana sambil tersenyum


Jessica tersenyum melihat Acel lalu dia menghampiri Acel dan mencium kening Acel. Liliana dan Federico berdiri di sisi tempat tidur dan memperhatikan Acel.


“Bagaimana keadaan Acel?” Tanya Liliana.


“Dia sudah mulia membaik mom.” Jawab Jessica sambil membelai pipi Acel lalu Acel membuka matanya


Dia melihat Liliana dan Federico lalu dia tersenyum.


“Opa oma? Kalian disini?” Tanya Acel sambil memegang tangan Liliana.


“Iya sayang.” Kata Liliana sambil membelai pipi Acel kemudian dia menciumnya


Federico juga mencium kedua pipi Acel


“Bagaimana dengan lehermu, apakah sudah bisa di gerakkan?” Tanya Federico


“Iya opa, leherku tidak sakit lagi. dan sudah waktunya penyanggah leher ini di lepas.” Kata Acel sambil tersenyum


Lalu Isabell masuk dan berlari menghampiri Carlos


“Papa gendong.” Kata Isabell lalu Carlos mengangkat Isabell dan menggendongnya.


“Kesayangan papa, kamu sudah makan sayang?” Tanya Carlos sambil mencium kedua pipi Isabell

__ADS_1


“Sudah papa, aku sudah makan.” Jawab Isabell sambil memegang kedua pipi Carlos dan menciumnya.


Jessica tersenyum melihat Carlos dan Isabell.


Indonesia


Pagi pagi Tania terbangun dan merasakan sesuatu di daerah ke wanitaannya, dia membuka matanya dan melihat kebawa, Kairos sedang menjilat miliknya.


“Ahh.. honey.. desah Tania sambil meremas rambut Kairos. dia merasakan lidah Kairos bermain di miliknya. Tania membuka pahanya dan meremas rambut Kairos. Kairos berhenti lalu mencium bibir Tania sambil memasukan miliknya ke dalam milik Tania.


Tania melingkarkan tangannya di punggung Kairos dan merasakan milik Kairos menusuk nusuk miliknya. Kairos memacu gerakannya lalu mereka berdua berpelukan dengan erat. Terdengar erangan kenikmatan dari bibir mereka berdua.


Kairos mengecup bibir Tania lalu dia turun dari atas tubuh Tania. Kairos berdiri dan pergi ke kamar mandi. Tidak lama kemudian dia keluar lalu memakai kaos dan celana pendeknya.


“Sayang aku akan membuat kopi.” Kata Kairos sambil mencium bibir Tania.


“Iya Honey, aku ke kamar mandi dulu.” Kata Tania kemudian dia bangun dan pergi ke kamar mandi.


Kairos keluar dari kamar lalu dia pergi ke dapur. Dia mengambil kopi dan memasukan ke dalam mesin kopi kemudian dia memasukan air ke dalam mesin. Tania datang lalu memeluk Kairos dari belakang, Kairos tersenyum kemudian dia memutar tubuhnya menghadap Tania.


“Kamu mau minum kopi sayang?”


“Umm.. nanti saja honey, oh ya oma belum bangun?” Tanya Tania


“Iya sayang.” Jawab Kairos sambil membelai rambut Tania


Lalu Angel datang, dia melihat Kairos dan Tania kemudian di tersenyum


“Selamat pagi Tania Kairos.” Sapa Angel kepada Tania dan Kairos


“Selamat pagi Angel.” Balas Tania


“Oh ya Kairos, temani aku untuk jalan di kompleks. Kandungan sudah delapan bulan jadi aku harus rajin jalan pagi dan sore.” Kata Angel kepada Kairos dengan menggunakan Bahasa Inggris supaya Tania dengar.


Kairos menatap Tania, dia tidak ingin Tania menjadi cemburu. Tania hanya memalingkan wajahnya kemudian dia mengambil gelas dan mengisinya dengan air putih lalu Tania meninggalkan Kairos dan Angel.


“Baiklah Angel, selesai aku membuat kopi aku akan menemanimu.” Jawab Kairos kemudian dia menuangkan kopi ke dalam gelas lalu dia duduk di meja makan.


Angel menarik kursi lalu dia duduk disamping Kairos. Dia memegang tangan Kairos lalu meletakan di perutnya. Kairos tersenyum karena dia merasakan bayinya bergerak, Kairos mengelus perut Angel dan menempelkan wajahnya di perut Angel. Dia merasakan bayinya bergerak, Angel memegang rambut Kairos dan membelainya. Kairos mengangkat kepalanya lalu mencium perut Angel. Tania memperhatikan mereka berdua, ada rasa sakit di hatinya.


Tania memejamkan matanya dan tanpa sadar air mata menetes di pipinya. Tania menghapus airmatanya kemudian dia pergi duduk di teras.


Kairos mengajak Angel untuk jalan di sekitar kompleks. Angel memegang tangan Kairos lalu mereka berdua keluar. Kairos memegang tangan Angel saat menuruni anak tangga.


Kairos berjalan jalan dengan Angel di sekitar kompleks, Kairos membiarkan tangan Angel menggandeng lengannya. Sedangkan Tania di teras merasa sakit melihat Kairos dan Angel begitu mesra.


Selamat membaca.


Terima kasih untuk yang sudah memberikan vote


Merry Abby, Bunda Putra, Khairunnisa. Neg Aaz, Lisa rumetor, Hema Sugi hastuti, Ikfan James Sullivan, anna, Eni Isdawati, Wirda Rifka, Monlight, Sary Maulidyah, dwi fajar, Ayu Andriyani PS, Revina Vina, Keysha Aryan, Lina Wiena, Puput Novianti, Aan Anisa Hasanah, Nur Aini, Bella belces, Een Fe,Sumono Neni, Ainy Ai, Ihach Farihah, Putri Berlianti, Dian N, Isma, Dahlia Abdula, Indra FJ88, Fitri Nurzanah, Christina Purba,

__ADS_1


__ADS_2