
Jessica bangkit berdiri dan pergi kekamar mandi lalu dia mandi, selesai mandi dia memakai pakaiannya dan menemui Pedro yang masih berbaring di tempat tidur.
“Pedro aku akan kembali kerumah Federico.” Kata Jessica pada Pedro sambil duduk disisi tempat tidur.”
Pedro bangun dan menyandarkan badannya di sandaran tempat tidur.
“Kamu akan menginap di rumah Federico.”
“Iya Pedro, tapi kalau Carlos ada disana aku akan pulang.” Kata Jessica lagi.
“Baiklah kalau begitu. Aku akan mandi dulu.” Kata Pedro sambil turun dari tempat tidur dan masuk kekamar mandi kemudian mandi. Tidak lama kemudian dia keluar dan memakai pakaiannya. “Kamu akan pergi sendiri kerumah Federico?”
“Iya Pedro aku akan pergi sendiri.” Jawab Jessica pada Pedro sambil tersenyum.
“Hemm.., kalau begitu aku kembali kerumah juga sendiri.” Kata pedro sambil tersenyum pada Jessica.
“Kamu akan kembali ke Santa Barbarakan?”
“Iya dear, aku akan kembali ke Santa Barbara.” Jawab Pedro
“Baiklah kalau begitu, aku pergi sekarang ya.”
“Iya dear, hati hati ya!” Kata Pedro sambil melingkarkan tangannya di pinggang Jessica. “Aku sangat mencintaimu.” Bisik Pedro di kuping Jessica dan dia mencium kening Jessica.
Jessica menatap mata Pedro dan tersenyum.
“Aku juga mencintaimu Pedro.” Kata Jessica pada Pedro. Dia tidak bisa lagi menyembunyikan perasaannya pada Pedro.
Dan Pedro terkejut mendengar apa yang baru saja di katakan oleh Jessica. Dia seolah olah tidak percaya.
“Dear? Apakah benar yang kamu katakan barusan? Tanya Pedro
“Iya Pedro aku sudah mencintaimu dan aku harap kamu tidak Akan mengecawakanku.”
“Dear, aku tidak akan pernah mengecewakanmu dan tidak akan pernah menyakitimu.”
“Terima kasih Pedro. Oh ya aku pergi dulu ya.” Kata Jessica pada Pedro
“Baiklah dear, hati hati ya!”
“Iya Pedro, kamu juga.” Kata Jessica kemudian dia mengecup bibir Pedro, lalu keluar dari kamar dan Pedro mengikuti Jessica dari belakang.
Jessica masuk kedalam mobilnya dan Pedro masuk kedalam mobilnya juga. Jessica meninggalkan villa menuju kerumah Federico sedangkan Pedro kembali kesanta Barbara.
Sampai di rumah Federico Jessica langsung turun dari mobil dan masuk kedalam rumah. Dia melihat Liliana sedang bermain dengan isabell. Jessica menghampiri Liliana dan mencium kedua pipi Liliana.
“Apakah Isabell rewel mom.” Tanya Jessica sambil duduk di sofa.
“Tidak sayang, Isabell tidak rewel. Ini dia baru bangun sayang.”
“Oh begitu ya mom. Syukurlah.” Kata Jessica sambil mengambil Isabell dari Liliana dan menggendongnya. Dia bermain juga dengan Isabell dan Kairos datang ikut bermain dengan Isabell.
Menjelang malam Jessica menidurkan Isabell. Dan akhinya Isabell tertidur dan Jessica meletakkannya di tempat tidur, kemudian dia keluar dari kamar dan pergi duduk di halaman belakang. Jessica melihat Acel sedang berjalan ke arahnya dengan wajah yang sedih.
__ADS_1
“Ada apalagi dengan Acel.” Tanya Jessica dalam hati. Begitu Acel berada di dekatnya Jessica berdiri dan membelai rambut Acel.
“Kenapa wajahmu seperti itu sayang? Ada apa?”
“Mam besok kita akan pulang ke Santa Barbarakan?” Tanya Acel.
“Iya sayang, besok kita akan pulang ke Santa Barbara. Memang kenapa sayang?”
“Aku tidak ingin kesini lagi mam, aku tidak ingin bertemu papa lagi.” Kata Acel dengan wajah yang kesal.
Jessica menatap Acel dengan heran. Dia menarik Acel dan menyuruh Acel duduk.
“Sayang kenapa kamu bicara seperti itu?” Tanya Jessica dengan lembut.
Acel tidak menjawab pertanyaan Jessica dia hanya memberikan handphonenya kepada Jessica.
“Mama lihat saja sendiri. Aku membenci papa mam.” Kata Acel pada Jessica.
Jessica mengambil handphone dari tangan Acel lalu dia membuka handphone Acel dan Jessica terkejut melihat video Carlos dan Cayla sedang berhubungan sex.
“Kenapa Carlos mengirim video ini kepada Acel?” Tanya Jessica dalam hati. “Apa maksudmu Carlos? Selama ini aku sembuyikan kelakuanmu tapi kamu malah menunjukkan kepada anakmu perbuatanmu itu.” Kata Jessica lagi dalam hati.
Dan Kairos datang, dia langsung duduk di dekat Jessica.
“Mam, aku tidak mengerti kenapa papa mengirim video ini padaku.” Kata Kairos pada Jessica sambil menunjukkan video itu pada Jessica.
“Papa juga mengirim video itu padamu Kairos?” Tanya Acel.
“Iya Acel. Papa mengirim video dia dengan perempuan itu.”
Jessica tertunduk mendengar Kairos mendapatkan kiriman video juga. Dia memegang kepalamya dengan kedua tangannya.
“Jangan jangan Cella juga mendapat video dari Carlos?” Kata Jessica dalam hati.
Cepat cepat dia berdiri dan pergi kekamar Cella, dia masuk dan melihat Cella lagi berbaring di tempat tidur. Dia duduk disisi tempat tidur dan memperhatikan Cella yang sedang menangis.
“Sayang kenapa kamu menangis?” Tanya Jessica sambil membelai rambut Cella.
“Aku membenci papa mama! Papa jahat!!” Kata Cella sambil menangis.
“Sayang jangan bicara seperti, jangan membenci papamu.”
“Tidak mama, aku tidak ingin bertemu papa lagi. Besok pagi aku ingin kembali ke Santa Barbara mama.”
“Iya sayang, besok pagi kita kembali ke Santa Barbara. Sekarang tidur dan jangan menangis lagi ya.” Kata Jessica sambil mengecup kening Cella. Kemudian dia meninggalkan kamar Cella dan pergi kehalaman belakang, dia melihat Kairos dan Acel masih duduk duduk di halaman belakang. Jessica memeluk Acel dan Kairos. “Besok pagi kita akan kembali ke santa Barbara.”
“Iya mama, lebih cepat lebih bagus. Aku tidak ingin bertemu dengan papa lagi.” Kata Kairos.
“Sayang jangan bicara seperti itu. Bagaimanapun dia itu papa kalian.”
“Tidak mam. Kalau dia papa kami, dia tidak mungkin menyakiti kami.” Kata Acel pada Jessica dan Jessica terdiam.
“Sudahlah kalian tidur saja, besok pagi kita kembali ke Santa Barbara.”
__ADS_1
“Baiklah mam. Ayo acel kita tidur!” Kata Kairos kemudian mereka masuk kedalam rumah. Kairos dan Acel pergi kekamar mereka.
Jessica pergi kekamarnya. Dia masuk dan berbaring di samping Isabell yang lagi tertidur, dia mencium kening isabell dan memeluk isabell. “Bersyukur kamu masih kecil Isabell jadi belum mengerti kelakuan papa kamu.” Kata Jessica dalam hati sambil membelai wajah Isabell. “Ah.. Carlos kenapa kamu lakukan itu pada anak anakmu. Aku berusaha menutupi tentang kamu tapi kamu malah mengirim video itu pada mereka. Kamu sendiri sudah membuat jarak dengan anak anakmu.” Kata Jessica dalam hati. Dia kemudian memejamkan matanya kemudian dia tertidur.
Pagi pagi Acel sudah bangun dan pergi kekamar Jessica, dia membangunkan Jessica dan Jessica membuka matanya.”
“Good morning sayang. Ayo sini peluk mama.” Kata Jessica pada Acel dan Acel naik ketempat tidur lalu dia memeluk Jessica dan mencium pipi Jessica. Jessica juga mencium kedua pipi Acel.
“Mam ayo bangun kita pulang sekarang!” Kata Acel pada Jessica.
“Iya sayang, kita tunggu oma dan opa bangun ya.”
“Mam, oma dan opa bangunnya pasti siang. Aku ingin kembali ke Santa Barbara.”
“Sayang please tunggu oma dan opa bangun lalu kita pulang ya.” Kata Jessica sambil membelai rambut Acel dan Cella masuk ke kamar lalu dia berbaring dekat Isabell.
“Mama kita pulang jam berapa?”
“Nanti kalau oma dan opa sudah bangun kita pulang sayang.”
“Baiklah mama.” Kata Cella sambil memegang pipi Isabell yang masih tidur.
“Mam aku akan kekamar opa dan membangunkan opa dan oma.”
“Acel sayang, please sabar. Oma dan opa pasti sebentar lagi bangun. Sabar ya.”
“Baiklah mama.” Kata Acel kemudian dia berdiri dan keluar dari kamar Jessica. Dan Isabell bangun.
“Sayang kamu lihat Isabell ya, mama mau buatkan susu untuk Isabell.”
“Iya mama.” Jawab Cella pada Jessica.
Jessica keluar kamar dan pergri ke dapur, dia membuatkan susu untuk Isabell dan tedengar suara Liliana.
“Selamat pagi sayang. Isabell sudah bangun?”
“Selamat pagi mom.” Balas Jessica sambil mencium kedua pipi Liliana. “Iya mom Isabell sudah bangun, makanya aku membuatkan susu untuknya.”
“Ohh.. Acel Kairos dan Cella sudah bangun juga?”
“Iya mom mereka sudah bangun. Mom aku kekamar dulu ya.”
“Baiklah sayang.” Kata Liliana pada Jessica.
Jessica kembali kekamar dan memberikan botol susu pada Isabell.
“Sayang kamu pergi mandi. Oma sudah bangun nanti kalau opa bangun kita langsung pulang.”
“Iya mama, aku mandi dulu.” Kata Cella pada Jessica lalu dia keluar dan pergi kekamarnya..
Selamat membaca
Jangan lupa like dan komen ya.
__ADS_1
Terima kasih