SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Batal


__ADS_3

Jessica sudah siap ke kantor dan seperti biasa Pedro selalu mengantar Jessica kekantor. Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan Pedro langsung menjalankan mobilnya ke perusahaan Well’s Group. Sampai di kantor mereka berdua masuk dan langsung menuju ke ruang kerja Jessica. Mereka masuk dan Jessica menyalakan komputernya.


Sementara itu di rumah, Kairos sudah selesai bersiap siap. Dia keluar rumah dan langsung masuk ke dalam mobilnya. Dia langsung meluncur ke kampus. Sampai di kampus dia memarkirkan mobilnya kemudian dia berjalan ke dalam kampus dan terdengar seseorang memanggilnya dan kairos menoleh kebelakang. Seorang wanita menghampirnya.


“Hi Kairos kamu baru sampai?”


“Hi Celline, iya aku barus saja sampai.” Jawab Kairos sambil tersenyum pada Celline.


“Oh ya Kairos sebentar kamu langsung pulang?”


“Iya Celline. Sebentar aku langsung pulang, aku sudah janji untuk makan siang di rumah.”


“Oh begitu ya, padahal aku baru saja mau ajak kamu makan siang bersamaku.” Kata Celline pada Kairos.


“Maaf Celline, aku sudah terlanjur berjanji pada mamaku.”


“Tidak apa apa Kairos.” Jawab Celline sambil tersenyum


“Baiklah kalau begitu, aku masuk keruanganku dulu ya.” Kata Kairos lalu dia pergi keruangannya dan Celline pergi keruangannya. Celline menyukai Kairos tapi dia tidak ingin menunjukkannya pada Kairos. Sedangkan Kairos hanya menganggap Celline sebagai teman.


Sementara itu Hank menjemput Colby di rumahnya. Dia ingin mempertemukan Colby dengan Jessica. sampai di rumah Colby, Hank langsung turun dan mengetuk pintu rumah Colby dan Colby membukakan pintu pada Hank.


“Hi Colby, apakah kamu sudah siap?” Tanya Hank pada Colby.


“Iya Hank aku sudah siap. Kita jalan sekarang?”


“Baguslah Colby. Kalau begitu kita jalan sekarang.” Kata Hank pada Colby lalu mereka berdua masukl ke dalam mobil dan Hank langsung menjalankan mobilnya mengarah kekantor Jessica.


Tiba di kantor Jessica, mereka berdua turun dari mobil dan langsung masuk kedalam kantor. Mereka berdua menuju keruangan Jessica. Hank mengetuk pintu dan terdengar suara Jessica menyuruhnya masuk dan hank membuka pintu lalu dia dan Colby masuk.


Colby terkejut melihat Pedro, tapi dia menyembuyikannya. “Jadi ini boss dari Hank.” Kata Colby dalam hati.


“Oh ya Nyonya Jessica ini Colby. Colby ini nyonya Jessica.” Kata Hank pada Colby lalu dia menyalami Jessica sambil matanya menatap Pedro. “Hi Nyonya Jessica senang bertemu dengan Anda.” Kata Colby pada Jessica dan Jessica tersenyum


“Senang bertemu dengan Anda juga Colby.” Kata Jessica sambil memperhatikan Colby yang sedang memperhatikan Pedro. Oh ya Colby kenalkan juga ini Pedro.”


Colby menyapa Pedro.


“Senang bertemu dengan Anda Tuan Pedro.” Kata Colby pada Pedro


“Senang bertemu dengan Anda juga Colby.” Balas Pedro sambil tersenyum.


“Oh ya, Colby Hank silahkan duduk.” Kata Jessica pada Colby dan Hank. “Jadi Hank ini yang kamu ceritakan padaku kemarin?” Tanya Jessica pada Hank.

__ADS_1


“Iya Nyonya. Dia ingin bekerja pada Nyonya, bukankah begitu Colby?” Kata Hank pada Jessica sambil matanya menatap Colby.


“Oh.., iya benar Nyonya. Aku meminta Hank untuk mencarikan pekerjaan untukku dan dia menawarkan untuk bekerja pada Nyonya.


“Oh begitu.., kalau kamu memang serius kamu bisa bekerja bersama hank.”


“Iya Nyonya aku sangat serius.”


“Bagus dan yang terpenting colby kamu harus setia pada kami dan siap mati untuk keluargaku.” Kata Jessica pada Colby.


“Tentu saja Nyonya. Nyonya tidak perlu ragu padaku. Aku siap mati untuk keluarga nyonya.”


“Baiklah Colby, kalau begitu kamu harus terus Bersama dengan Tuan Pedro. Karena mantan suamiku menyewa pembunuh bayaran untuk membunuhnya.” Kata Jessica pada Colby, dia ingin melihat reaksi Colby.


“Ah.., nyonya tenang saja, tidak ada satupun yang bisa membunuh Tuan Pedro selama bersama denganku.”


“Bagus Colby, aku percaya padamu. Dan jangan mengecewakanku!”


“Tentu saja Nyonya, aku tidak akan mengecewakanmu. Aku akan membuktikannya Nyonya.” Kata Colby meyakinkan Jessica.


“Terima kasih Colby, kalau begitu selamat bekerja.” Kata Jessica pada Colby.


“Sama sama Nyonya. Terima kasih juga sudah menerimaku bekerja dengan Nyonya, aku akan menjaga kerpercayaan Nyonya padaku. Kalau begitu aku pamit dulu nyonya.” Kata Colby pada Jessica.


Colby dan Hank meninggalkan ruangan Jessica dan Colby menarik tangan hank.


“Hank aku ingin bicara denganmu.” Kata Colby pada Hank.


“Baiklah Colby, ayo kita keruangan di lantai dua.” Kata Hank pada Colby lalu mereka masuk dalam lift dan turun kelantai dua. Mereka keluar dari lift dan langsung menuju keruangan kerja mereka. Hank dan Colby masuk dan disana ada Emil dan Bane. Colby terkejut melihat Emil.


“Hi Emil kamu bekerja disini juga?” Tanya Colby pada Emil sambil memeluk Emil.


“Iya Colby, aku bekerja disini juga. Hank yang mengajakku.” Kata Emil sambil membalas pelukan Colby. Lalu mereka berdua duduk.


“Aku juga di ajak Hank untuk bekerja disini.”


“Itu bagus Colby, bos kami itu sangat baik.” Kata Emil pada Colby.


“Iya Emil aku bisa melihatnya.”


“Oh ya Colby apa yang ingin kamu bicarakan padaku.” Sela Hank pada Colby.


“Oh iya Hank, aku ingin memberitahukan padamu. Kemarin itu, Tuan Carlos bertemu denganku dan memintaku untuk membunuh Tuan Pedro. Aku tidak menyangka kalau yang ingin dia bunuh itu bos kalian. Tadi aku sangat terkejut saat melihat Tuan Pedro.” Kata Colby pada Hank dan Hank tertawa.

__ADS_1


“Aku sudah menduganya Colby. Kami kemarin itu mengikuti Tuan Carlos dan aku melihat dia bertemu denganmu. Aku langsung berpikir dia pasti menyuruhmu untuk membunuh Tuan Pedro karena orang suruhannya tidak berhasil membunuh Pedro. Dan sekarang Colby apakah kamu masih ingin membunuh Tuan Pedro?”


“Ah.. apa kamu gila Hank? Tentu saja tidak Hank, dia sekarang bosku.” Kata Colby dan Hank tertawa.


“Colby mereka berdua sangat baik dan kami juga siap mati untuk keluarga nyonya Jessica. kami tidak akan membiarkan siapapun menyentuh keluarga Nyonya Jessica.” Kata Hank pada Colby. Kamu tahu Colby, anak anak Nyonya Jessica sangat baik. Mereka sangat menghormati kami, mereka tidak sombong.” Kata Hank lagi pada Colby.


“Benar itu Colby dan aku rasa kamu pasti akan suka bekerja pada Nyonya Jessica.” kata Bane pada Colby.


“Iya Bane aku bisa melihatnya. Nyonya Jessica sangat ramah, dari cara dia berbicara dia itu sangat menghargai orang lain dan bicaranya sangat lembut.” Kata Colby pada Bane dan Hank. “Aku juga akan siap mati untuk keluarga Nyonya Jessica Hank.” Kata Colby lagi.


“Bagus kalau begitu Colby.” Sela Emil pada Colby.


“Lalu bagaimana urusanmu dengan Tuan Carlos Colby?” Tanya Hank pada Colby.


“Aku akan meminta dia untuk mencari orang lain saja. Aku akan beri tahu kalau aku tidak bisa membunuh Tuan Pedro karena orang orang di sekita Tuan Pedro sangat hebat.” Kata Colby pada Hank dan mereka tertawa.


Sementara itu di kediaman Carlos, terlihat Carlos sedang duduk dan bersandar di kursi kerjanya. Dia memejamkan matanya dan berpikir tentang pesan Kairos di wa-nya, dia sangat sedih membaca pesan itu. “Kairos tidak menganggap aku papanya lagi.” Kata Carlos dalam hati. Ini semua karena Cayla. Aku akan memberi pelajaran padamu Cayla.” Kata Carlos lagi dengan wajah yang penuh dengan amarah. Dia mengambil handphonenya dan langsung menelpon Cayla. Ada nada panggil dan terdengar suara Cayla dari seberang telepon.


“Hallo Carlos ada apa kamu menelponku?” Tanya Cayla dari seberang telepon.


“Uumm.. Cayla aku sangat merindukanmu. Aku ingin bertemu denganmu Cayla.” Bohong Carlos pada Cayla, dia sudah merencakan sesuatu pada Cayla.”


“Oh ya? Kamu merindukanku Carlos? Apakah itu benar?”


“Tentu saja Cayla, aku rindu permainanmu.” Kata Carlos pada Cayla. “Aku ingin bertemu denganmu Cayla.”


“Baiklah Carlos, apakah aku kerumahmu Carlos?” Tanya Cayla dari seberang telepon.


“ Ahh.., tidak Cayla. Kita bertemu di taman saja, nanti dari taman kita pergi kesuatu tempat. Dan aku yakin kamu pasti suka tempat itu Cayla.”


“Baiklah Carlos aku pergi ke taman sekarang.”


“Ok Cayla, kamu tunggu disana ya aku akan menjemputmu.” Kata Carlos kemudian dia menutup teleponnya. “Dasar perempuan bodoh.” Kata Carlos dalam hati.


Dia keluar dari ruang kerjanya dan masuk kedalam kamar kemudian dia mengganti pakaiannya dan mengambil kunci mobil. Dia keluar rumah dan mengunci rumah kemudian dia masuk kedalam mobil dan Carlos langsung meluncur ke taman untuk menjemput Cayla.


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komentar ya.


Terima kasih bagi yang masih setia menunggu cerita ini.


Salam

__ADS_1


__ADS_2