SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS2 Episode 3


__ADS_3

Indonesia


Sementara itu terlihat Vania dan Pedro sedang bermesraan di kamar, mereka saling berciuman Pedro membaringkan tubuh Vania di ranjang dan menindihnya kemudian dia kembali mencium bibir Vania. Vania melingkarkan tangannya di punggung Pedro dan membalas ciuman Pedro, mereka saling memainkan lidah dan tangan Pedro meremas dada Vania. Vania merasakan milik Pedro sudah keras dan dia berhenti mencium Pedro.


“Cukup Pedro, nanti kamu tidak bisa menahannya.”


Pedro turun dari tubuh Vania dan tertawa.


“Ah… Vania bagaimana kalau kita melakukannya?”


Vania menatap Pedro.


“Hei, kamu sudah berjanji padaku untuk tidak melakukannya. Jadi tepati janjimu itu.”


Pedro menarik nafas panjang dan menarik Vania kedalam pelukannya.


“Aku sudah menyukaimu Vania.”


“Tapi belum cintakan?” Sela Vania


“Vania cinta itu bisa datang kapan saja. Cinta ada berawal dari rasa suka lalu rasa nyaman, dan aku sudah menyukaimu.”


Pedro menatap Vania dan membelai wajah Vania.


“Apakah kamu menyukaiku atau masih mencintai Carlos?”


“Ah.. Pedro sudah jangan menyebut nama Carlos lagi. Iya aku sudah menyukaimu.” Kata Vania sambil mencubit pipi Pedro. “Ayo Pedro kita duduk di pantai aku ingin melihat sunset.”


“Ok, baiklah Vania sayang. Ayo kita pergi.”


Vania dan Pedro keluar dari kamar dan duduk di dekat kolam renang. Pedro menyewa Villa dekat pantai.


Amerika


Jessica sedang menyiapkan sarapan buat Carlos dan anak anaknya. Jessica merasakan tangan Carlos melingkar di perutnya lalu dia tersenyum.


“Good morning beb.” Sapa Jessica sambil memutar tubuhnya menghadap Carlos lalu dia mengecup bibir Carlos. “Bagaimana tidurmu?”


“Umm.., aku tertidur pulas semalam. Itu berkatmu.” Bisik Carlos di kuping Jessica dan Jessica tertawa.


“Baguslah.” Kata Jessica lalu dia mencium bibir Carlos, Carlos membalas ciuman Jessica lalu mereka saling berciuman. Carlos memasukan lidahnya di dalam mulut Jessica dan Jessica menggigit lembut lidah Carlos.


“Selamat pagi pap, mam.” Terdengar suara Kairos.


Jessica dan Carlos terkejut dan menatap Kairos.


“Kamu sudah selesai sayang.” Tanya Jessica sambil memeluk Kairos dan mencium kedua pipi Kairos.


“Iya mam, sebelum ke kampus aku akan ke rumah Tania. Aku akan sarapan bersamanya.”


“Oh begitu. Kalau begitu hati hati ya.”


“Iya mam, pap aku pergi ya.” kata Kairos kemudian dia memeluk Carlos. “ Lanjutkan saja ciumannya.” Bisik Kairos dan Carlos langsung tertawa dan mengacak rambut Kairos.


“Bye mam, pap. I love you.”


“I love you too.” Balas Jessica dan dia menatap Carlos dan tersenyum.


Jessica mengatur sarapan mereka di atas meja makan dan terlihat Acel sedang menuju ke meja makan.


“Good morning mam pap.”


“Good morning sayang.”


Carlos memeluk Acel dan mencium kening Acel, begitu juga Jessica dia memeluk Acel dan mencium kedua pipi Acel.


“Cella mana sayang?”

__ADS_1


“Masih di kamarnya mam.” Jawab Acel sambil duduk.


“Beb sebentar aku ingin melihat Isabell apakah dia sudah bangun.”


Jessica meninggalkan ruang makan dan pergi ke kamar Isabell. Dia melihat Isabell sudah bangun.


“Good morning sayang.”


“Molning mama.”


Jessica mengangkat Isabell dan membiarkan Isabell jalan sendiri. Mereka berdua langsung menuju meja makan. Isabell melihat Carlos, dia berlari menghampiri Carlos


“Papa, good molning papa.”


“Good morning kesayangan papa.” Kata Carlos sambil menggendong Isabell dan mendudukan Isabell di pangkuannya.


“Good morning semua.” Cella menyapa mereka lalu dia mencium Carlos dan Jessica. “Hallo adikku yang cantik, kamu belum mandi ya?”


“Iya.” Jawab Isabell sambil tersenyum.


“Ayo sarapan, nanti kalian terlambat ke sekolah.”


Mereka sarapan bersama.


Selesai sarapan Jessica membersihkan meja makan dan mencuci piring.


“Beb kamu yang akan mengantar Acel dan Cella?”


“Iya sayang, aku akan mengantar mereka berdua nanti setelah itu aku akan mengantarmu ke kantor sekaligus aku ingin bertemu dengan marketing property.


“Baiklah kalau begitu.”


“Acel Cella ayo berangkat, nanti kalian terlambat.”


“Iya papa.” Jawab Acel dan Cella kemudian mereka masuk kedalam mobil.”


“Tolong kalian awasi Acel dan Cella.”


“Baik Tuan Carlos.”


Carlos mengantar Acel dan Cella ke sekolah di ikuti oleh Alex dan Emil. Tiba di sekolah Acel dan Cella mencium Carlos lalu mereka berdua masuk kedalam sekolah. Alex dan Emil menunggu Acel dan Cella.


Sementara itu,


Di rumah Tania terlihat Kairos dan Tania sedang berada di dapur.


“Sayang, kapan papi kamu akan kembali?”


“Minggu depan honey, kamu kuliah jam berapa?


“Jam Sembilan sayang.” Jawab Kairos sambil memeluk Tania dari belakang dan mencium leher Tania.


“Selesai dari kampus kamu akan kemana?”


“Umm…, selsesai dari kampus aku langsung pulang kerumah. Kenapa sayang? Tanya Kairos sambil meremas dada Tania.


“Aku mau pergi ke mall sebentar.”


“Baiklah sayang aku akan mengantarmu.”


Kairos memasukkan tangannya di antara paha Tania.


“Ahh.. honey kita lakukan di kamar saja.”


“Baik sayang.”


Tania dan Kairos pergi ke kamar dan Tania langsung melepaskan pakaian Kairos kemudian dia mencium bibir Kairos. Mereka saling berciuman dan Kairos menghempas tubuh Tania di atas ranjang lalu melepaskan pakaian Tania. Kairos menindih tubuh Tania dan mereka berdua saling berciuman. Kairos melakukan hubungan itu. Mereka bermain dengan liar, mereka saling ganti posisi dan gaya. Terdengar rintihan kenikmatan dari bibir Tania dan akhirnya dia terkulai lemas di atas tubuh Kairos. Nafas mereka berdua masih tidak beraturan. Kairos memeluk Tania dan mengecup kening Tania.

__ADS_1


Sementara di kediaman Jessica


Carlos tiba di rumah dan langsung masuk kedalam kamar. Dia melihat Jessica sedang di depan cermin.


“Kamu sudah selesai sayang?”


“Iya beb aku sudah selesai, oh ya Teresa sudah datang?”


“Sepertinya sudah sayang.” Jawab Carlos sambil berdiri di belakang Jessica dan membelai rambut Jessica.


“Baiklah kalau begitu, aku harus pergi sekarang.”


“Iya sayang, aku akan mengantarmu.”


Jessica dan Carlos keluar dan masuk ke kamar Isabell. Mereka berdua mencium Isabell


“Teresa kami pergi dulu ya.”


“Iya Nonya.”


Carlos dan Jessica keluar dan masuk ke dalam mobil. Carlos menghidupkan mesin mobil dan dia menjalankan mobilnya menuju ke Kota Torrance.


Carlos memegang tangan Jessica dan meciumnya.


“Sayang bagaimana kalau siang nanti kita kerumah daddy?”


“Iya beb, kita kerumah daddy nanti. Oh ya kamu akan pergi ke rumahmu?”


“Iya. Aku sudah buat janji dengan marketing property, sekaligus aku ingin mencari rumah.”


“Untuk apa beb? Kamu tidak suka tinggal di Santa Barbara?”


“Bukan begitu sayang, Aku ingin tinggal dekat dengan mommy dan daddy. Kamu tahukan sayang mereka sudah tua, begitu juga papi kamu. Jadi aku pikir kita lebih baik tinggal dekat dengan mereka supaya kita bisa melihat mereka.”


“Baiklah beb, tapi nanti kalau Acel dan Cella sudah lulus baru kita pindah.”


“Tentu saja sayang, tinggal beberapa bulan saja mereka selesai sekolah.”


Akhirnya Jessica dan Carlos tiba di kantor Jessica. Carlos mencium bibir Jessica dan Jessica turun dari mobil kemudian dia masuk ke dalam kantor.


Carlos langsung meninggalkan kantor Jessica dan pergi ke rumahnya. Carlos tiba di rumahnya, dia menunggu marketing di dalam mobinya. Dia tidak ingin masuk kedalam rumah. Tidak lama kemudian marketing propertynya datang dan mereka berbincang bincang. Mereka mengambil gambar rumah Carlos, lalu mereka berpamitan pada Carlos.


Carlos masuk kedalam mobil lalu dia mengeluarkan handphonenya lalu mengirim pesan kepada seseorang.


“Aku menunggumu di Café pinggir kota Sekarang!”


Carlos mengirim pesan itu lalu dia menjalankan mobilnya ke pinggir kota. Sepanjang jalan Carlos mendengarkan lagu Like I’m Gonna Lose You. Dan dia ikut bernyanyi


So I'm gonna love you like I'm gonna lose you


And I'm gonna hold you like I'm saying goodbye


Wherever we're standing


I won't take you for granted


'Cause we'll never know when, when we'll run out of time


So I'm gonna love you like I'm gonna lose you


I'm gonna love you like I'm gonna lose you


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komentar ya.


Terima kasih

__ADS_1


Salam Author Jeane


__ADS_2