SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Akhirnya


__ADS_3

Jessica sampai di rumahnya di Santa Barbara, dia masuk kedalam rumah dan langsung merapikan pakaiannya kedalam lemari. Dia mengeluarkan semua isi dalam tas yang tidak penting dan membuangnya, dia kembali memeriksa dalam tas dan dia meraba sesuatu di tas bagian belakang. dia membuka resleting tas dan mengeluarkan sebuah foto dari dalam tas dan dia melihat foto itu. Dia menangis lagi karena foto itu yang disobeknya saat papanya memberitahu tentang kedua orang tuanya. Jessica melihat foto mamanya bersama pria yang menghamili mama kandungnya. Dia terkejut karena pria yang ada dalam foto itu dia sangat mengenalnya. Dia keluar dan menangis.


“Kalian memang laki laki bangsaat. Ternyata surat itu benar.” Kata Jessica dalam hati. Dia keluar dan masuk kedalam mobil. Dia langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi, rasa emosi, sakit hati, kekecawaan bahkan kebencian menyatu dalam dirinya. Tak henti hentinya dia menangis dalam mobil. Begitu sampai dia langsung turun dari mobil dan masuk kedalam. Dia menekan tombol dan lift terbuka, dia masuk dan menekan tombol angka delapan. Sampai di lantai delapan dia keluar dan masuk kedalam ruangan. Dan dia langsung memberikan foto itu di meja.


“Anda mengenal wanita ini?” Tanya Jessica sambil meletakkan sebuah foto di atas meja


“Jessica aku sudah katakan padamu tapi kamu sama sekali tidak mau mendengarkanku. Surat DNA itu sudah menyatakan 99,9% kamu itu anakku tapi kamu tidak percaya.”


“Bagaimana aku akan percaya padamu Tuan. Tuan memperlihatkan dirimu baik padaku tapi sebenarnya tuan itu bajingaan.”


“Sayang jangan bilang seperti itu. Aku orang tua biologismu.”


“Oh ya? Tuan orang tuaku? Lalu dimana tuan saat mama mengandung aku? Dimana Tuan saat mamaku di usir dari keluarganya karena hamil? Dan dimana Tuan saat dia menghembuskan nafasnya saat dia melahirkan aku, anda dimana? Katakan anda dimana?” Teriak Jessica sambil menangis. “Tuan hanya bisa menghamili mamaku dan pergi meninggalkannya.” Jessica melampiaskan amarahnya pada Tuan Jeremmy. “ Tuan tidak jauh berbeda dengan Carlos, kalian sama sama bajingaan!!”


Dixon mendengar perkataan Jessica dan berusaha menenangkan Jessica.


“Jessica tenanglah, kamu dengar dulu penjelasan papi. Papi tidak seperti apa yang kamu pikirkan.”


Jessica menatap Dixon. “Oh begitu, aku mengerti Dixon kamu membelanya, karena dia itu papi kamu. Kamu enak Dixon saat kamu lahir kamu sudah hidup dalam kemewahan, tapi apakah kamu tau saat aku lahir seperti apa? Bahkan aku di besarkan seperti apa, kalian tidak tahu. Betapa menderitanya aku Dixon, aku disiksa dari umur lima tahun tapi apakah papi kamu tahu penderitaanku. Dan sekarang papi kamu baru mau mengakui aku anaknya. Maaf sudah terlambat.” Kata Jessica dengan berlinang air mata.


“Sekarang juga aku akan mundur dari perusahaan anda Tuan Jeremmy! Permisi!”


Jessica keluar dari ruangan Tuan Jeremmy sambil menangis. Sedangkan Tuan Jeremmy duduk di kursi kerjanya sambil memegang foto mama Jessica dan dirinya, Tuan Hector dan Pedro hanya diam memandang Tuan Jeremmy dan Dixon mengejar Jessica.


Jessica sampai di parkiran dan langsung masuk kedalam mobil dia menangis lagi di dalam mobil, Jessica melihat Dixon keluar dan berjalan kearah mobilnya lalu Jessica langsung menjalankan mobilnya.

__ADS_1


Dixon berlari masuk kedalam mobilnya dan mengejar Jessica. Dixon mengambil jarak dengan mobil jessica.


Sementara di mobil Jessica tidak henti hentinya menangis, dia memikirkan pengkhianatan Carlos dan kedua temannya. Juga Tuan Jeremmy yang mengaku sebagai orang tuannya. “Aku merasakan kebahagiaan itu hanya sekejap saja. Apakah aku di lahirkan hanya untuk menderita?” Kata jessica dalam hati. Dia menjalankan mobilnya menuju villa. Sampai di villa dia langsung masuk kedalam kamarnya, dia berdiri di teras dan menangis.


Dixon melihat mobil Jessica masuk kedalam villa, dia pun ikut masuk dan turun. Dixon masuk kedalam villa dan menemui Jessica di kamarnya dan dia melihat Jessica sedang berdiri di teras. Dia mendekati Jessica lalu memegang bahu Jessica dan membalikkan badan Jessica menghadapnya. Jessica langsung memeluk Dixon dan menangis.


Dixon juga memeluk Jessica dengan erat. Jangan menangis adikku. “Bisik Dixon di kuping Jessica. Tolong maafkan papi, dia memang sudah bersalah pada mama kamu. Dan dia ingin memperbaiki kesalahannya. Berikan kesempatan pada papi.


“Maaf dixon aku belum bisa.” Kata Jessica sambil menangis.


“Baiklah adikku aku tidak akan memaksamu, memang butuh waktu untuk menerimanya.” Dixon melepaskan pelukkannya dan memegang wajah Jessica. “Jessi tadi aku mendengar kamu berkata pada papi, kalau papi tidak jauh berbeda dengan Carlos. Boleh aku tahu apa yang sudah Carlos lakukan padamu? Katakan padaku, aku kakakmu juga!”


Jessica kembali memeluk Dixon dan menangis. “Dixon Carlos mengkhianatiku, dia tidur dengan kedua teman baikku.”


Dixon terkejut mendengar Carlos mengkhianati Jessica. “Jessi, Carlos melakukan itu padamu? Apakah kamu melihatnya?” Tanya Dixon.


“Berani sekali kamu melakukan itu pada adikku Carlos.” Kata Dixon dalam hati. Aku akan membalas sakit hati adikku, kita lihat saja Carlos. Aku akan membuatmu menderita.


Dixon melepaskan pelukkannya dan memegang kedua bahu Jessica. “Sudah jangan menangis, nanti kecantikanmu luntur.” Canda Dixon sambil menghapus air mata Jessica dan jessica kembali memeluk Dixon.


Jessica duduk di teras dan membuka video Carlos dengan Alice dan Kyle lalu dia mengirimkannya pada Cayla dan tidak lama handphone Jessica berbunyi, dia melihat panggilan dari Cayla dan Jessica langsung menjawabnya


“Hi Cay, kamu sudah lihat videonya?” Tanya Jessica


“Iya Jessi aku sudah melihatnya, aku tidak menyangka alice dan kyle berbuat begitu padamu.” Kata Cayla dari seberang telepon.

__ADS_1


“Iya Cay, aku juga tidak menyangka mereka melakukan hal seperti itu.” Kata Jessica sambil mengusap air matanya.


Dixon memperhatikan Jessica terus, dia duduk di samping Jessica dan membelai rambut Jessica.


“Jessi aku turut prihatin, semoga kamu bisa menyelesaikan masalahmu dengan Carlos.


“Thanks ya Cay.” Jessica menutup telepon dan meletakkan kepalanya di dada Dixon.


Dixon mengecup kening Jessica dan memeluknya. “Ayo tidur sudah malam.”


Jessica menganggukan kepala, dia berdiri dan masuk kedalam kamar kemudian dia berbaring di tempat tidur.


Dixon mengikuti Jessica dari belakang, dia juga berbaring disamping Jessica dan Jessica meletakkan kepalanya di dada Dixon dan memeluk Dixon.


Dixon juga memeluk Jessica dan membiarkan Jessica tertidur di dadanya. Dia memeluk Jessica dan mengecup kening Jessica.


Akhirnya aku memiliki adik perempuan yang cantik.” Kata Dixon dalam hati sambil membelai ranbut Jessica. “Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti adikku, aku akan melindungimu adikku.” Kata Dixon lagi dalam hati.


Dan akhirnya Dixonpun tertidur.


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komennya ya.


Dan terima kasih bagi yang selalu sertia memberi like dan komen.

__ADS_1


Salam


Author


__ADS_2