
Rebecca mendengar percakapan Mike dengan seseorang di telepon, Rebecca terkejut ternyata yang menculik Cella adalah Mike. “Apa? Dia ingin membunuh Cella?” Rebbeca cepat-cepat pergi ke taman, dia mengeluarkan ponsel lalu dia mengirim pesan kepada Kairos Rebecca memberitahukan kepada Kairos kalau Mike sudah menculik Cella dan membunuh Cella.
Rebecca kembali ke dalam kemudian dia pergi menemui Erick dan James. Dia berbincang-bincang dengan Erick dan James kemudian dia pamit. Rebecca kembali ke kediaman teman Jack.
Mexico
Kairos berada di lokasi proyek bersama Mauritio lalu dia menerima pesan dari Rebecca, Kairos membuka pesan itu dan membacanya, dia terkejut lalu dia menangis. “Bangsaaatttt kamu Mike, aku akan membunuhmu,” umpat Kairos penuh dengan emosi. Dia meninggalkan lokasi proyek dan kembali ke kantor.
Tiba di kantor Kairos langsung masuk ke ruang kerjanya, dia mengeluarkan ponselnya kemudian dia mencari agent yang menyewakan pesawat pribadi. Kairos ingin kembali ke America, dia ingin mencari Mike dan membunuhnya.
Torrance
Carlos Jack dan Dennis pergi ke Café yang di beri tahu Pria itu kepada mereka. Carlos tiba di Café itu kemudian mereka bertiga turun dari mobil lalu masuk ke dalam café. Carlos langsung menuju ke kasi dan menanyakan keberadaan pemilik café. Kasir memberithukan kepada Carlos kalau pemilik café sedang berada di ruang kerjanya, dia menunjukan ruang kerja pemilik Café itu.
“Terima kasih,” ucap Carlos kemudian dia mengajak Jack dan Dennis untuk pergi keruang kerja pemilik café. Carlos berdiri di depan pintu ruangan lalu dia mendobrak pintu itu. Pintu terbuka kemudian dia langsung menghampiri pemilik café yang sedaang duduk di balik meja kerjanya.
Carlos menarik Pria itu lalu membenturkan wajah pria itu di meja kerja. “Berani sekali kamu menculik putriku?” ujar Carlos dengan emosi kemudian dia menarik kerah kemeja Pria itu dan melayangkan pukulan ke wajah Pria itu dan pria itu terjatuh
“Buka aku yang menculiknya, aku hanya di suruh oleh temanku,” kata Pria itu sambil mencoba berdiri. Carlos menarik kemeja Pria itu lalu dia menyandarkan ke dinding.
“Katakan siapa yang menyuruhmu!” bentak Carlos kepada pria itu. Pria memegang kedua tangan Carlos yang berada di lehernya
“Tuan, yang menyuruhku menculik putrimu adalah Mike,” jawab Pria itu sambil meringis kesakitan. Carlos melepaskan tangannya dari leher Pria itu lalu dia menatap Pria itu.
“Jadi Mike yang menyuruhmu?” tanya Carlos sambil mendudukan pria itu di kursi
“Iya, Tuan. Mike yang menyuruhku mencari orang untuk menculik putrimu, dan setelah itu aku tidak tahu lagi karena mereka langsung berhubungan dengan Mike. Tapi Tuan, tolong jangan sampai Mike tahu kalau aku yang mengatakannya kepadamu,” pinta Pria itu dengan wajah memohon.
“Kamu tenang saja, Mike tidak akan membunuhmu karena saat ini juga aku akan membunuhnya,” jawab Carlos dengan menahan emosinya. “Kamu ikut denganku.” Carlos menarik Pria itu keluar dari ruangan dan memasukan Pria itu ke dalam mobil. “Jack kita kembali ke kantor, aku ingin mengatur rencana untuk membunuh Mike,” kata Carlos kepada Jack kemudian Jack mengarahkan mobil ke kantor Carlos.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sementara di gedung tempat Cella di sekap, Charlie membawa ke empat orang itu ke kantor polisi. Sedangkan Acel, Bane, Alex, Emil dan Mauricio masih mencari Cella. Mereka memanggil-manggil Cella di dalam hutan.
Tim rescue juga mencari Cella di lautan dekat tebing tempat Cella dan Logan terjatuh. Mereka mengamati dari helicopter tapi mereka tidak melihat tanda-tanda manusia di sana. Mereka memutuskan untuk kembali.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
Selesai dari kantor polisi Charlie langsung pergi ke kantor Carlos, dia tiba di kantor kemudian Charlie langsung masuk menuju ke ruang kerja Carlos. Charlie masuk kemudian dia menyapa Carlos, “bagaimana Carlos, apakah kalian sudah pergi ke café?” tanya Charlie sambil duduk di sofa
“Iya, Charlie, di depanmu itu dia adalah pemilik café itu. Dan dia mengatakan padaku kalau Mike yang telah menyuruhnya mencari orang untuk menculik Cella.” Carlos berdiri kemudian dia duduk di depan Charlie. “Apakah tim rescue sudah menemukan Cella?”
“Humm … belum Carlos, mereka belum menemukan Cella.” Carlos bersandar di kursi lalu dia memegang kepalanya.
“Sekarang apa yang akan kita lakukan, Charlie?” tanya Carlos, dia sudah tidak tahu harus berbuat apalagi. Di pikirannya hanya ada ke inginan untuk membunuh Mike.
“James, Cliff, Robby dan Erick sekarang ada di kediaman Mike begitu juga Reagen. Mereka semua sedang berada di rumah,” ujar Charlie
“Aku ingin ke sana, aku ingin bertemu dengan Mike,” kata Carlos kemudian dia berdiri dan membuka laci meja kerjanya dan mengambil ponselnya kemudia dia mengajak Pria pemilik café untuk ikut bersamanya. Charlie juga berdiri dan mengikuti Carlos dari belakang.
Carlos melihat Jack dan Dennis kemudian dia mengajak mereka berdua untuk ikut dengannya. Carlos masuk ke dalam mobil kemudian dia menghubungi Osvaldo, Carlos meminta Osvaldo untuk pergi ke kediaman Mike.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Akhirnya Kairos tiba di Kota Torrance, dia langsung pergi ke rumah tempat Tania bersembuyi. Kairos tiba di rumah itu kemudian dia langsung masuk menemui Tania. Dia melihat Tania masih menggunakan topeng Rebecca. Kairos memeluk Tania dari belakang.
“Apakah kamu sudah mendapatkan kabar dari Jack?” tanya Kairos sambil mengecup leher Tania
“Kalau begitu aku harus segera ke sana, aku ingin membunuh Paman Mike,” ujar Kairos dengan geram kemudian dia melepaskan pelukannya dan pergi ke kamar. Kairos mengambil pistol lalu dia menyelipkan di pinggangnya. Dia memakai jacket lalu keluar dari kamar. “Aku harus pergi sekarang, aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada papa.”
“Aku ikut denganmu, supaya aku bisa membukakan pintu kepadamu,” kata Tania kepada Kairos lalu kairos menganggukan keapala. Mereka berdua masuk ke dalam mobil kemudian Kairos langsung meluncur ke rumah Mike.
Sementara di kediaman Mike terlihat Sonia Reagen dan Mike sedang berbincang-bincang di ruang kerja Mike. Tiba-tiba Carlos masuk, dia langsung menghampiri Mike kemudian dia mengeluarkan kedua pistolnya dan meletakkan di atas meja kerja Mike. Carlos duduk kemudian dia mengangkat kedua kakinya dan meletakan di atas meja kerja Mike.
Mike terkejut dengan kedatangan Carlos, melihat raut wajah Carlos berbeda. “Ada apa Carlos?” tanya Mike berpura-pura tidak tahu apa-apa
“Kamu jangan tanya ada apa, kamu tahu Mike saat kamu di jalanan aku merasa kasihan melihatmu. Aku merengek-rengek kepada daddy agar mengambilmu dari jalanan. Daddy tidak mau tapi aku dan Dario membujuk mommy dan daddy agar bisa mengambilmu dan tinggal bersama kami.
Dan akhirnya daddy mengikuti permintaan kami, aku dan Dario menganggapmu sebagai kakak kami. kami sangat menyayangimu, bahkan mommy memperlakukanmu bagaikan anaknya sendiri. Mommy dan daddy berhasil membuatmu sukses. Tapi ternyata kami salah, kami telah membesarkan seorang monster di dalam rumah kami.” ujar Carlos dengan tatapan dingin kepada Mike
“Carlos, aku tidak mengerti. Sebenarnya ada apa ini?” tanya Mike lagi, dia berusaha mengelak
Carlos menggeleng-gelengkan kepala, “Mike, aku tidak menyangka orang yang begitu aku percaya, orang yang sudah aku anggap kakaku sendiri tega menusukku dari belakang. Kamu tega sekali Mike, apa salahku padamu? Katakan padaku Mike!” kata Carlos dengan nada kecewa
“Carlos, sunggug aku tidak mengerti. Jelaskan padaku,” ujar Mike lalu terdengar suara perempuan dari balik pintu.
__ADS_1
“Paman, Mike berhentilah dengan kepura-puraanmu. Paman Mike sengaja meracuni Acel bahkan Paman Mike dalang dari kecelakaan Acel, paman Mike juga terlibat atas penculikan Cella.” Mata mereka tertuju ke pintu. Mike, Reagen dan Sonia tidak percaya dengan apa yang mereka lihat. Selama ini mereka tahu Rebbeca itu bisu. Dan mereka lebih terkejut lagi dengan suara rebbeca, itu adalah suara Tania.
Carlos berdiri dan menatap Rebecca, dia tidak percaya mendengar suara itu. Tak terasa airmata jatuh di pipinya. “Kamu Tania?” tanya Carlos sambil berjalan menghampiri Rebecca
Rebecca melepaskan topengnya lalu dia tersenyum kepada Carlos dia langsung memeluk Carlos dengan Erat, “iya, Pap. Ini aku Tania.” Carlos memeluk erat tubuh Tania kemudian Charlie dan Jack masuk mereka melihat Mike sedang mengambil pistol milik Carlos di atas meja. Charlie langsung menodongkan pistol ke arah Mike.
“Lepaskan pistol itu atau kamu ku tembak,” hardik Charlie kepada Mike lalu Mike melepaskan pistol itu. Carlos menatap Mike dengan emosi.
“Mike aku pikir kamu berubah karena pengaruh dari Sonia dan Reagen, ternyata aku salah. Sebelum bertemu Sonia dan Reagen kamu sudah merencanakan untuk membunuh Acel, karena kamu ingin menguasai perusahaan minyak yang ada di Ecuador, dan kamu juga merencanakan untuk membunuh daddy tapi yang tertembak malah Tuan Jeremmy, bahkan penyerangan di rumah dalangnya kamu juga. Mengapa kamu begitu rakus Mike, kalau kamu inginkan perusahaan yang ada di Ecuador kenapa tidak bicara kepada kamu, aku dan Acel sama sekali tidak tertarik dengan perusahaan itu. Bahkan perusahaan di German daddy sudah berikan padamu. Kurang baik apalagi Mike kami padamu?”
“Kamu tega sekali menculik dan membunuh Cella, Paman Mike,” ujar Tania, “hanya karena di butakan oleh harta, Paman Mike tega melakuakn itu.” Mike menatap Tania dengan wajah menahan emosi
“Diam kamu, jangan mencampuri urusanku,” kata Mike dengan emosi kemudian dia menatap Carlos. “Ya aku memang dalang dari semua yang terjadi di keluargamu, aku yang merencanakan kecelkaan Acel dan bahkan ingin meracuni Acel. Kamu tahu kenapa Carlos, karena aku sudah bersusah paya memajukan perusahan di Ecuador dan German tapi aku hanya pekerja di perusahaan itu. Dan kalian yang menikmatinya.” Mendengar Mike berkata begitu Carlos langsung tertawa
“Kamu yang memajukan perusahaan Daddy? Aku katakan padamu, kalau bukan Jessica beberapa perusahan daddy pailit, dan kamu bilang kamu yang memajukan perusahan daddy? Kamu pikir aku tidak tahu berapa banyak uang yang kamu ambil di perusahaan daddy? Tapi aku membiarkan semuanya Mike,” kata Carlos dengan kesal
Tiba-tiba Kairos masuk dan langsung melepaskan tembakan ke tubuh Mike. Carlos terkejut dia langsung melihat ke pintu, dia lebih terkejut lagi melihat Kairos.
“Kairos? Jadi kamu juga masih hidup?” Carlos langsung memeluk Kairos
Sedangkan Mike di terduduk di kursi kerjanya dengan luka tembak di dada, Sonia langsung memeluk Mike dan menangis. Melihat Mike tertembak, Reagen langsung mengambil pistol yang ada di meja dan mengarahkan kepada Kairos dan Carlos, tapi dengan cepat Charlie menembak Reagen. Peluru mengenai lengan Reagen.
Selamat membaca
Jangan lupa membaca
Putra Raja/ Karya : Ayra Freys
Menikahi Bumi Yang DI Cintai Langit / Karya : Na-ma
Menembus Batas Cinta / Karya : Luna Hayanuki
Menikah Dengan Mr. Arrogant / Karya : Lady Dewi
Mutiara Kasih Sayang / Karya : Permaisuri
Terima kasih
__ADS_1