
Akhirnya Kairos tiba di Aiport Soekarno Hatta, Kairos akan pindah ke terminal 2 untuk melanjutkan perjalanan ke Manado. Pesawat yang akan di tumpangi Kairos berangkat pada pukul 3 sore. Kairos melihat jam yang ada di tangannya. “Hmm.. empat jam lagi.” Kata Kairos dalam hati. Kemudian dia pergi ke Blue Sky Executive Lounge, dia masuk dan menunjukan credit cardnya. Mereka memeriksa credit cardnya lalu menyuruh Kairos masuk, Kairos masuk lalu dia mencari kursi kemudian dia duduk menghadap landasan. Kairos meletakkan barang bawaannya kemudia dia mengambil coffee lalu duduk kembali.
Tiba tiba ada yang menyapanya
“Maaf apakah ada orang di kursi ini?”
Kairos membalasnya dengan menggunakan Bahasa Indonesia
“Tidak ada, silahkan duduk saja.” Jawab Kairos tanpa melihat.
“Terima kasih.”
Kairos hanya menganggukan kepala sambil matanya tertuju ke handphonenya.
“Oh ternyata Anda bisa berbahasa Indonesia juga?”
Kairos mengangkat kepalanya dan menatap orang itu sambil tersenyum
“Iya, mamaku berasal dari Indonesia, di rumah mama selalu berbicara dengan Bahasa Indonesia. Kalau ada papa dia menggunakan Bahasa Inggris.” Kata Kairos sambil tersenyum
“Oh ya aku Cindy.” Kata Cindy sambil mengulurkan tangan.
Kairos tersenyum
“Aku Kairos.” Balas Kairos sambil bersalaman dengan Cindy
“Oh ya kamu mau pergi kemana? Tanya Cindy lagi
“Umm.. aku mau ke Manado.”
“Ohh.. Manado.” Gumam Cindy. “Mau liburan ke Manado?”
“Iya, aku mau liburan ke Manado, kebetulan mamaku berasal dari sana.” Kata Kairos sambil melihat Jam yang ada di tangannya. “Oh ya Cindy aku harus pindah terminal.” Kata Kairos sambil berdiri dan mengambil barang bawaaanya.
“Baiklah Kairos, senang bertemus denganmu.”
“Sama sama Cindy.” Balas Kairos kemudian dia keluar dari Blue Sky Lounge dan menunggu shuttle bus. Tidak lama kemudian shuttle bus bandara datang, Kairos langsung naik dan menuju keterminal dua. Tiba di termina dua Kairos turun dan langsung pergi chek in. setelah check in dia boarding lalu pergi ke ruang tunggu. Tidak lama kemudian dia masuk ke dalam pesawat dan pesawat take off.
Kairos tiba di Airport samratulangi malam hari, dia mengambil barang bawaanya lalu keluar. Dia mengeluarkan handphone dari saku celananya lalu menelepon seseorang. Telepon di jawab
“Hallo Angel, kamu di mana?” Tanya Kairos
“Hi Carlos aku dekat pintu keluar, aku sudah melihatmu.” Jawab Angel
“Oh iya, aku sudah melihatmu.” Kata Kairos lalu dia menutup teleponnya dan menghampiri Angel. “Hi Angel.” Sapa Kairos
“Hi Kairos.” Sapa Angel sambil bersalaman dengan Angel. “Oh ya Kairos kamu tunggu disini saja, aku akan mengambil mobil di parkiran.” Kata Angel
“Tidak apa apa Angel, kita sama sama saja ke mobil.”
“Baiklah Kairos, kalau begitu ayo!” Kata Angel kepada Kairos sambil tersenyum
Angel dan Kairos berjalan bersama sama menuju ke parkiran. Angel membuka bagasi mobil dan memasukkan barang barang milik Kairos di bagasi, kemudian mereka bedua masuk ke dalam mobil. Angel menjalankan mobilnya keluar dari Aiport.
“Oh ya Kairos karena ini sudah malam, kita tidak bisa langsung ke pulau. Besok pagi pagi baru kita ke pulau. Malam ini kamu menginap dulu di hotel dekat sini.” Kata Angel
“Iya Angel, tidak apa apa.”
Angel mengantar Kairos di salah satu hotel dekat Bandara
“Kairos kamu menginap saja di novotel ya, supaya aku tidak terlalu jauh menjemputmu. Kalau di pusat kota, aku khawatir macet.” Kata Angel kepada Kairos
“Iya Angel, terserah kamu saja. Yang penting besok kita harus ke pulau.” Kata Kairos sambil tersenyum.
Angle dan Kairos sampai di Novotel, angel memarkirkan mobilnya lalu mereka berdua turun. Angel dan Kairos masuk ke dalam hotel dan chek in.
“Baiklah Kairos besok jam delapan aku sudah disini.” Kata Angel
“Terima kasih Angel. Hati hati ya!”
“Terima kasih Kairos.”
Angel meninggalkan hotel dan Kairos pergi ke kamarnya. Dia berbaring di tempat tidur lalu memejamkan matanya. Dia memikirkan Tania, Kairos menarik nafas panjang
“Hemm.. Tania benar benar tidak menginginkan aku lagi. Aku harus berusaha melupakannya.” Kata Kairos dalam hati.
__ADS_1
Torrance
Carlos sedang di kantor dan menerima telepon dari Jessica, Carlos langsung menjawab telepon Jessica
“Hallo sayang, apakah kamu baik baik saja?”
“Iya beb, aku baik baik saja. Oh ya beb, kamu tidak usah menjemputku ya, aku mau ke rumah papi. Dixon tadi menelepon kalau papi lagi sakit.” Jawab Jessica dari seberang telepon
“Sayang aku akan ikut denganmu. Apakah kamu akan pergi sekarang?” Tanya Carlos lagi
“Iya beb, aku akan pergi sekarang?
“Baiklah kalau begitu aku pergi sekarang.”Kata Carlos lalu dia menutup teleponnya kemudian dia keluar dari ruangan dan pergi keparkiran. Carlos masuk ke dalam mobil lalu dia langsung meluncur ke kantor Jessica, dia melihat dari spion Jack dan Simon mengikutinya.
Sementara di kantor Jessica
Terlihat Jessica sedang merapikan pekerjaannya dan tiba tiba pintu di buka. Dia melihat Carlos yang datang.
“Kamu sudah selesai sayang?" Tanya Carlos sambil menghampiri Jessica lalu mencium kening Jessica.
“Iya beb, aku sudah selesai. Kita pergi sekarang.” Kata Jessica, kemudian mereka berdua meninggalkan ruangan Jessica.
Braszil
Vania sedang berbaring di tempat tidur, sedangkan Pedro sedang membuatkan sarapan untuk Vania. Selesai membuat sarapan, Pedro membawa sarapan ke dalam kamar.
“Sayang, kamu sarapan dulu ya.” Kata Pedro sambil meletakkan sarapan Vania di atas meja kemudian dia duduk di sisi tempat tidur. Dia membelai wajah Vania. “Sayang ayo duduk terus sarapan.
Vania bangun lalu duduk di tempat tidur sambil bersandar di sandaran tempat tidur. Pedro berdiri lalu mengambil susu kemudian dia memberikannya kepada Vania. Vania mengambil susu dari tangan Pedro lalu dia meminumnya.
Pedro berdiri kemudian mengambil soup dan menyuapi Vania.
“Sayang habiskan soupnya ya.” Kata Pedro kepada Vania sambil menyuapi Vania.
Vania menganggukan kepala
“Pedro aku ingin minum air putih.” Pinta Vania
“Iya sayang, sebentar aku ambilkan.” Kata Pedro kemudian dia berdiri dan pergi mengambil air putih untuk Vania. Dia kembali ke kamar dan memberikan air putih kepada Vania. Vania meminum air putih itu lalu Pedro kembali menyuapi Vania. “Apakah kamu masih demam sayang?” Tanya Pedro sambil mengambil soup dengan sendok lalu meyuapi Vania kembali.
“Tidak lagi Pedro, tidak seperti kemarin.” Jawab Vania kepada Pedro
Pedro kembali ke kamar lalu duduk di sisi tempat tidur.
“Sayang satu jam lagi kamu minum obat ya.”
“Iya Pedro, aku ingin tidur. Badanku masih terasa sakit.” Kata Vania kemudian dia berbaring di tempat tidur.
“Iya sayang. Tidur saja, nanti kalau mau minum obat aku akan membangunkanmu.” Kata Pedro lalu dia memakaikan selimut kepada Vania dan mencium kening Vania. “Aku sangat mencintaimu.” Bisik Pedro di kuping Vania
Vania menarik Pedro dan memeluknya.
“Aku juga mencintaimu.” Balas Vania
Pedro berbaring di samping Vania dan memeluk Vania dengan erat.
Torrance
Jessica dan Carlos tiba di rumah Tuan Jeremmy. Mereka masuk kemudian Jessica langsung menuju ke kamar Tuan Jeremmy, dia membuka pintu dan melihat Tuan Jeremmy sedang berbaring di tempat tidur.
Jessica menghampiri Tuan Jeremmy dan mencium kedua pipi Tuan Jeremmy
“Papi sudah ke Dokter?” Tanya Jessica
“Tidak sayang, tidak perlu ke Dokter.” Kata Tuan Jeremmy. “Papi hanya kelelahan saja.”
“Tapi papi harus di periksa sama Dokter. Kalau papi tidak mau ke Dokter, bagaimana kalau aku panggil Dokter untuk datang ke rumah saja?” Tanya Jessica lalu Carlos masuk ke dalam kamar.
Carlos menyapa Tuan Jeremmy
“Bagaimana keadaanmu Tuan Jeremmy?” Tanya Carlos sambil duduk di dekat Jessica
“Ah.. aku tidak apa apa, aku hanya lelah saja.” Kata Tuan Jeremmy kepada Carlos. “Oh ya bagaimana kabar cucu cucuku?” Tanya Tuan Jeremmy
“Umm.. Mereka baik baik saja.” Jawab Carlos. “Tuan Jeremmy bagaimana kalau kita ke kerumah sakit saja?”
__ADS_1
“Ahh.. tidak perlu Carlos, aku hanya butuh istirahat saja.” Kata Tuan Jeremmy lagi
“Baiklah pi, kalau begitu sekarang papi istirahat. Oh ya papi sudah makan?” Tanya Jessica
“Belum sayang, sebentar saja papi makan. Kalian sudah makan?”
“Belum pi, bagaimana kalau kita makan bersama?” Ujar Jessica kepada Tuan Jeremmy
“Ahh.. itu bagus, papi bersemangat ada yang menemani papi makan.”
Jessica tersenyum lalu dia berdiri dari duduknya di ikuti Carlos dan Tuan Jeremmy lalu mereka menuju ke ruang makan. Di sana pelayan rumah sudah mengatur makanan di meja makan.
Akhirnya mereka bertiga makan bersama.
Indonesia
Keesokan harinya
Selesai sarapan Kairos kembali ke kamarnya kemudian dia merapikan bawaannya lalu turun ke lobby. Dia menunggu jemputan dari Angel.
Tidak lama kemudian Angel datang dan menghampiri Kairos.
"Hi Kairos, sudah lama menunggu.?" Tanya Angel
"Ah.. tidak Angel, aku baru saja turun." Jawab Kairos sambil tersenyum.
"Oh... Aku pikir kamu sudah lama disini. Kalau begitu kita pergi sekarang saja ya, supaya tidak keburu siang. soalnya ke Likupang itu sangat jauh." Kata Angel
"Baiklah Angel, kita pergi sekarang!" Kata Kairos kemudian dia menarik kopernya serta peralatan kamera.
Angel membuka bagasi lalu Kairos memasukan koper dan peralatan kamera kedalam bagasi.
Angel membuka pintu mobil lalu Kairos masuk kedalam mobil. Angelpun masuk ke dalam mobil.
"Utu langsung ka likupang jo!" (Utu langsung saja ke Likupang.) Kata Angel kepada utu.
Utu langsung mengarahkan mobilnya menuju ke likupang.
Sepanjang jalan ke likupang, Kaiors memotret setiap kampung yang mereka lewati.
Perjalanan Manado Likupang hampir 2 jam. dan akhirnya mereka tiba di pantai yang bernama pantai surabaya. (Nggak tahu juga kenapa di namakan pantai surabaya. Padahal letaknya di Sulawesi Utara tepatnya di Minahasa Utara)
Boat yang akan mengantar mereka sudah menunggu di pinggir pantai. Utu dan Angel membantu Kairos menaikkan bawaan Kairos ke atas Boat.
Perjalanan ke pulau Bangka sekitar satu jam.
"Utu ngana bale ka kota jo nanti kalo kita deng Kairos mo ka Manado kita telepon pangan." Kata Angel kepada Utu. (Utu kamu balik aja ke kota, nanti kalau aku dan Kairos mau ke kota Manado, aku akan meneleponmu)
"Oh iyo Angel, nanti ngana ba kabar nech." Kata Utu. (Oh iya Angel nanti kamu kabari aja)
Akhirnya Kairos dan Angel berangkat ke pulau bangka likupang. Kairos sangat menikmati perjalanannya.
Tiba di Pulau Bangka Kairos dan Angel menuju ke resort tempat mereka akan menginap. Angel sudah memesan 2 kamar untuk dia dan Kairos.
"Oh ya Kairos kamu mau istirahat atau ingin langsung berkeliling Pulau?" Tanya Angela.
"Umm.. Angel, aku ingin berkeliling Pulau." Jawab Kairos
"Baiklah Kairos, kalau begitu letakkan saja dulu barang barangmu di kamar.
"Baiklah Angel, sebentar aku ke kamar dulu." Kata Kairos kemudian dia meninggalkan Angel dan membawa masuk barang barangnya di kamar.
Kairos mengganti pakaiannya kemudian mengambil peralatan kamera lalu memasukkan ke dalam tas punggung. Dia juga membawa dronenya.
Kairos keluar dari kamar dan menemui Angel.
"Hi Angel, kita pergi sekarang?" Tanya Kairos
"Iya Kairos, ayo kita jalan!" Ajak Angel lalu Kairos dan Angel berkeliling pulau.
Selamat membaca
Dan Selamat Idul Fitri bagi yang merayakannya
Minal Adin Wal Faizin
__ADS_1
Mohon Maaf Lahir Dan Batin
Terima Kasih