SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS3 Episode 27


__ADS_3

Terdengar suara Acel memanggil-manggil Cella di dalam hutan, Acel tidak ingin pulang sebelum menemukan Cella. Mereka akhirnya sampai di ujung tebing, Acel berdiri lalu dia mencoba melihat ke bawah. Dia ingin melihat apakah Cella ada di sana, tapi dia tidak melihat tanda-tanda kehidupan di sana.


Acel mengajak Bane, Alex, Emil dan Mauricio untuk berjalan memutar di pinggirang tebing. Mereka kembali masuk ke dalam hutan dan mencari jalan lain yang bisa tembus ke tebing yang leih rendah.


Sementara di kediaman Mike, terlihat Carlos sedang memelum Kairos berulang kali dia mencium pipi dan kening Kairos. Carlos begitu bahagia melihat Kairos masih hidup, dia kembali memeluk Kairos dengan erat.


“Papa tidak percaya kamu masih hidup,” ujar Carlos sambil menyeka airmatanya dan melepaskan pelukannya kepada Kairos


“Nanti aku akan ceritakan semuanya, Pap. Tapi kita harus selesaikan dulu urusan kita dengan Paman Mike,” sahut Kairos sambil menatap Mike dengan penuh kebencian.


Carlos menatap Mike kemudian dia mulai berbicara lagi, “oh ya Mike, kamu harus tahu juga tentang Sonia dan Reagen.” Carlos kembali duduk di kursi dan meletakkan tangannya di atas meja kerja Mike. “Kamu tahu, Mike. Tujuan Reagen dan Sonia hanya untuk mengambil hartamu, begitu hartamu di kuasai mereka, mereka akan meninggalkanmu bahkan Reagen berencana ingin membunuhmu. Mereka membayar orang untuk mencari informasi tentangmu, dan akhirnya sang informan memberikan informasi keberadaanmu kepada mereka. Lalu mereka juga menyuruh sang informan untuk mencari siapa yang dekat denganmu, dan sang informan mendapatkan Tania.


“Reagen sudah mengincar Tania, dia tahu Tania sudah menjadi bagian dari keluargaku makanya dia mendekati Tania, Reagen juga tahu kalau Kairos dan Tania sedang ada masalah. Saat Tania membutuhkan pekerjaan sengaja dia membuka lowongan pekerjaan agar Tania bisa bekerja adanya dan dia bisa menjalankan rencananya.


Reagen dan Sonia terdiam saat Carlos menjelaskan semua tentang dia dan Reagen kepada Mike


“Kamu tahu Mike, saat Reagen membawa Tania ke Venezuela disitulah Sonia mengambil hati Tania dengan menceritakan cerita-cerita bohong kepada Tania. Kamu pikir Sonia mencintaimu, dia ingin dekat denganmu hanya untuk membalas dendam atas kematian orang tuanya. Juga atas kematian suaminya.” Sonia terkejut dengan penjelasan Carlos kepada Mike, dia tidak menyangka Carlos bisa mendapatkan informash sedetail itu tentang dia dan Reagen.


“Itu bohong Mike, jangan percaya padanya.” Sonia mengelak lalu terdengar suara perempuan di pintu


“Itu benar Tuan, Mike. Apa yang di katakan Tuan Carlos benar semua, aku saksinya.” Semua mata tertuju di pintu. “Setelah mendapatkan hartamu, Reagen ingin membunuhmu. Walaupun dia anakmu tapi Reagen tidak menganggap kamu sebagai orang tuanya.” Mike mencoba berdiri, dia menatap Reagean lalu dia mengambil pistol yang ada di meja dan mengarahkan kepada Reagen tapi dengan cepat Reagen membungkuk dan mengambil pistol di lantai lalu menembaki Mike. Mike langsung terjatuh dan mati seketika, tembakan yang di lepaskan Reagen tepat mengenai dada kiri Mike. Lalu Reagen menodongkan pistolnya kepada Dela


Charlie dan Jack langsung menodongkan pistol mereka kepada Reagen, “lepaskan pistol itu, Reagen!!” hardik Charlie, Kairos juga mendongka pistolnya kepada Reagen. Reagen melemparkan pistol itu ke lantai lalu Charlie memungutnya.


Sonia melihat Kairos menodong pistol kepada Reagen lalu dia berlutut di hadapan Kairos, dia memohon-mohon kepada Kairos agar tidak menembak Reagen. Carlos memegang tangan Kairos dan menurunkan pistol yang ada di tangan Kairos.


“Aku tidak akan membunuh kalian berdua tapi ada syaratnya,” ujar Carlos sambil duduk kembali di kursi. Sonia berdiri lalu menghampiri Carlos.


“Katakan, apa syaratnya?” tanya Sonia kepada Carlos. Carlos memutar kursi lalu dia menatap Sonia


“Um … syaratnya kalian berdua harus meninggalkan America dan Clau harus di berikan kepada Tania,” ujar Carlos sambil menggerak-gerakkan kursinya


“Tapi ….” Reagen terhenti


“Tidak ada kata tapi,” sela Carlos, “kalau kalian berdua masih ingin hidup ikuti persyaratanku.” Sonia menghampiri Reagen dan memegang tangan Reagen


“Ikuti saja keinginan mereka, sayang. Kita kembali ke Venezuela dan biarkan saja Clau bersama mereka,” pinta Sonia kepada Reagen

__ADS_1


Reagen menghampiri Tania lalu dia memegang tangan Tania, Reagen menatap mata Tania, “maafkan aku, aku memang sudah salah padamu. Tapi kalau cinta, aku benar-benar mencintaimu. aku menyiksamu karena aku cemburu kepada Kairos. tapi semuanya sudah terjadi, aku akan mengurus perceraian kita supaya kamu dan Kairos bisa bersatu, tapi aku mohon padamu ijinkan aku untuk melihat Clau. Aku janji, aku tidak akan berbuat macam-macam kepada kalian. Aku dan mommy akan tinggalkan negara ini dan kembali ke Venezuela.” Tania melepasakan tangannya dari genggaman Reagen


“Baiklah, kapan saja kamu bisa melihat Clau.” Mata Reagen berbinar, dia sangat senang Tania mengijinkan dia untuk melihat Clau


“Terima kasih, Tania,” ucap Reagen dengan senang, “bolehkah aku memelukmu untuk yang terakhir kali?” Tania menganggukan kepala kemudian Reagen memeluk Tania dengan erat. “Sekali lagi terima kasih,” ucap Reagen kemudian dia melepaskan pelukannya. Lalu terdengar bunti ambunlance, mereka semua meninggalkan ruang kerja Mike lalu pergi ke taman. Petugas ambulance mengangkat Mike dan membawanya ke rumah sakit.


Polisi juga masuk ke kediaman Mike dan membawa Kairos dan Reagen ke kantor polisi. Carlos dan Tania juga ikut ke kantor polisi, Carlos menghubungi pengacara perusahaannya dan meminta untuk datang ke kantor polisi.


Sementara di kediaman Carlos, terlihat Jessica sedang bermain-main dengan chantiq dan Isabell. Jessica tidak tahu kalau sudah terjadi sesuatu di kediaman Mike. Tidak ada satupun yang memberitahukanny, Colby juga tidak tahu. Dia seharian di rumah mengawasi Jessica, Isabell dan Chantiq. Lalu ponsel Colby berbunyi, dia melihat Jack yang menelepon. Colby langsung menjawab telepon itu.


“Hallo, Jack. Ada apa meneleponku,” tanya Colby sambil duduk di dekat kolam renang


“Hi, Colby. Saat ini kami sedang berada di kediaman Mike, oh ya Colby aku ingin mengatakan padamu kalau Mike mati di tembak oleh Reagen dan Kairos,” ujar Jack dari seberang telepon. Colby terkejut mendengar Mike meninggal dan dia juga terkejut mendengar Kairos masih hidup.


“Jadi Kairos masih hidup?” tanya Colby kepada Jack


“Iya, Colby. Nanti aku ceritakan padamu, oh ya Jessica di mana?” tanya Jack


“Jessica sedang di dalam, ada apa, Jack?” tanya Colby lagi sambil berdiri kemudian dia berjalan masuk ke dalam rumah


“Aku hanya ingin mengatakan kalau Kairos di kantor polisi, tapi tidak usah khawatir karena pengacara akan mendampinginya dan Carlos juga Tania mendampingi Kairos.”


“Hi, Jessi. Um … Kairos sekarang ada di kantor polisi,” kata Colby kepada Jessica. Jessica mengkerutkan keningnya, dia tidak percaya dengan apa yang di katakan Colby.


“Kantor polisi?” tanya Jessica dengan heran, “Kairos di kantor polisi?” Sekali lagi Jessica bertanya kepada Colby karena dia pikir Kairos berada di Mexico.


“Iya, Jessi. Ternyata Kairos masih hidup, dia sekarang berada di kantor polisi karena dia dan Reagen menembak Mike.” jelas Colby kepada Jessica.


“Apa?” Jessica terkejut. “Lalu bagaimana dengan Mike?” Jessica bertanya lagi, dia mengkhawatirkan Kairos


“Mike mati di tembak oleh Reagen,” jawab Colby


“Colby, aku ingin ke kantor polisi, aku tidak ingin mereka menahan Kairos,” kata Jessica kemudian dia naik ke atas menuju kamar Acel, Jessica membuka pintu dan melihat Sheren sedang membaca buku. “Sheren, aku titip Isabell dan Chantiq ya, mama mau pergi ke kantor polisi.” Sheren berdiri lalu menghampiri Jessica


“Ada apa, Mam? Siapa yang di kantor polisi?” tanya Sheren dengan cemas


“Kairos ada di kantor polisi nanti mama ceritakan sebentar,” ujar Jessica lalu dia mengajak Sheren turun ke bawah. Sheren mengikuti Jessica dari belakang sambil berpikir

__ADS_1


“Kairos? bukannya Kairos sudah mati? Mengapa sekarang di kantor polisi?” Sheren bertanya-tanya dalam hati kemudian dia masuk ke dalam kamar Jessica. dia menggendong chantiq dan mengajak Isabell pergi ke kamar Acel.


Jessica mengganti pakaiannya kemudian dia mangaka Colby untuk mengantarnya kekantor polisi. Mereka berdua masuk ke dalam mobil lalu Colby menjalankan mobilnya menuju ke kantor polisi. Tidak lama kemudian Jessica dan Colby tiba di kantor polisi, Jessica langsung turun dan berlari masuk ke dalam kantor. Jessica berpapasan dengan Swan


“Swan, dimana Carlos dan Kairos?” tanya Jessica dengan cemas. Swan tersenyum lalu mengajak Jessica untuk ikut bersamanya.


“Mereka di dalam, rekan kamu sedang mengintogerasi Kairos,” jawab Swan sambil berjalan di samping Jessica.


Jessica melihat Carlos, dia juga terkejut melihat ada Tania di situ. Jessica berlari lalu dia memeluk Tania. “Sayang, mama sangat merindukan kalian,” ujar Jessica, dia memeluk Tania dengan erat.


“Aku juga sangat merindukan kalian,” sahut Tania sambil melepaskan pelukan Jessica.


Carlos berdiri lalu dia memeluk Jessica, “bisakah kamu disini dampingi Kairos? Pengacara juga sudah berada di dalam, aku ingin mencari Cella,” bisik Carlos lalu Jessica menganggukan kepala.


“Beb, temukan Cella,” pinta Jessica. Carlos melepaskan pelukannya kemudian die mencium kening Jessica.


“Iya, sayang,” ujar Carlos kemudian dia mengajak Dennis untuk ikut dengannya. Carlos dan Dennis meninggalkan kantor polisi lalu mereka pergi ke tempat penyewaaan helicopter. Carlos ingin menyewa helicopter untuk mencari Cella.


Carlos dan Dennis tiba di tempat penyewaan, lalu mereka berbincang-bincang dengan pemilik helicopter. Tidak lama kemudian mereka masuk ke dalam helicopter. Mereka langsung menuju ke tempat Cella jatuh.


Selamat membaca


NB : Oh ya, aku berusaha untuk tamatkan novel hari ini juga dan akan di sambung dengan Judul yang lain yaitu


“ MENCINTAI BODYGUARDKU ”



Jangan lupa juga membaca novel-novel di bawah ini ya


PUTRA RAJA / KARYA : AYRA FREYS


MENIKAHI BUMI YANG DI CINTAI LANGIT / KARYA : NA-MA


MENEMBUS BATAS CINTA / KARYA : LUNA HANAYUKI


MENIKAH DENGAN Mr. ARROGANT / KARYA : LADY DEWI

__ADS_1


MUTIARA KASIH SAYANG / KARYA : PERMAISURI


__ADS_2