
Carlos sedang bersiap siap dia ingin pergi bersama Osvaldo. Dia keluar dari kamarnya lalu pergi ke kamar Isabell dia melihat Isabell sedang bermain dengan Teresa.
“Hallo kesayangan papa, kamu sedang bermain apa sayang?” Kata Carlos sambil duduk di samping Isabell dan mencium pipi Isabell
“Aku lagi bermain boneka papa, papa nanti belikan aku bonek lagi ya.” Pinta Isabell pada carlos dan Carlos tersenyum
“Tentu saja sayang, papa akan belikan boneka yang banyak untuk Isabell.”
“Benar pa?”
“Iya sayang. Papa akan membelikan boneka yang banyak.”
Isabell berdiri lalau dia memeluk dan mencium pipi Carlos.
“Baiklah sayang papa pergi dulu.”
“Iya papa, I love you.”
“I love you too, Teresa aku titip Isabell ya.” Kata Carlos kepada Teresa.
“Iya Tuan.”
Carlos meninggalkan Isabell dan Teresa kemudian dia keluar. Carlos berpapasan dengan Jack dan Charlis.
“Jack Charlie kalian ikut denganku ya.”
“Baik Carlos.” Jawab Jack kemudian mereka masuk ke dalam mobil.
Jack menyetir dan Charlie duduk di samping Jack sedangkan Carlos duduk di belakang.
“Kita akan kemana Carlos?” Tanya Charlie
“Kita ke toko temanku. Nanti aku beri tahu tempatnya.” Kata Carlos
“Baiklah Carlos.” Ujar Charlie
Carlos mengirimkan pesan kepada Osvaldo, dia meminta Osvaldo pergi ke toko Ron.
Mereka tiba di toko milik Ron, mereka turun kemudian masuk kedalam. Ron menyambut Carlos.
“Hallo Carlos, apa kabar?” Sapa Ron sambil memeluk Carlos.
“Aku baik baik saja Ron, Oh ya ron kenalkan ini teman temanku. Yang ini Namanya Charlie dan yang itu Jack
Mereka saling bersalaman.
‘Senang bertemu degan kalian, oh ya Carlos ada apa kamu kesini?” Tanya Ron
“Aku ingin membeli senjata untuk mereka.”
“Ohh…, begitu. Kalau begitu ayo ikut aku.”
Mereka ikut dengan Ron masuk kedalam. Ron mengantar mereka keruangan senjata. Dan tiba tiba hanphone Carlos berbunyi. Carlos melihat pesan dari Ron.
“Jack Osvaldo di depan toko, bisakah kamu menjemputnya?”
“Baik Carlos.”
Jack keluar dan menjemput Osvaldo lalu mereka masuk kedalam toko langsung menuju keruangan senjata.
Carlos melihat Osvaldo dan tersenyum.
“Aku ingin kamu memilih senjata Osvaldo.” Kata Carlos kepada Osvaldo.
“Baiklah Carlos.”
Ron mengeluarkan senjata berbentuk pistol dan laras panjang.
“Kalian pilih saja.” Kata Ron kepada mereka.
Osvaldo memegang pistorl berjenis Colt 1911 dia memegangnya dan terseyum. Carlos menghampiri Osvaldo
“Ini Jenis apa Osvaldo?”
Osvaldo menatap Carlos
‘Ini Jenis Colt 1911 Carlos daya tembaknya cukup luar biasa kamu tahu Carlos satu peluruh bisa di muntahkan dengan kecepatan 1.225 kaki perdetik.”
Carlos memegang pistol itu dan menimbang nimbang dengan tangannya.
“Bagus ya.” Kata Carlos kemudian dia mengambil salah satu pistol. “Kalau yang ini berjenis apa?” Tanya Carlos lagi
Osvaldo mengambi pistol itu dan melihatnya
“Oh…, kalau jenis ini umm.. ini Glock 20 Kecepatannya sekita 1600 kaki perdetik. Tapi kalau aku lebih tertarik dengan ini Carlos.” Kata Osvaldo sambil menunjukkan sebuah pistol kepada Carlos
“Ini jenis apa?
“Ini jenis Ruger Super Redwalk.454 Casual. Kecepatannya 1900 kaki perdetik. Ini senjata yang sangat bagus.” Kata Osvaldo
Carlos tersenyum kemudian dia memegang Pistol yang pernah dia gunakan.
“Kalau ini aku tahu Osvaldo. Ini Desert Eagle.”
__ADS_1
Osvaldo melihat pistol yang di pegang Carlos
“Iya itu Desert Eagle kecepatan menembaknya luar biasa 2000 joule dan kamu tahu Carlos satu peluru Desert Eagle dampaknya sama dengan 3-4 empat peluru biasa.”
“Iya Osvaldo aku hamper mati dengan peluru ini.” Kata Carlos sambil tertawa.
Charlie Jack dan Ron memperhatikan Carlos dan Osvaldo.
Carlos menatap Ron
“Ron apaka kamu menjual senjata Sniper?”
“Carlos kalau untuk Sniper aku harus memesannya dulu.”
“Ohh, begitu ya.” Carlos melihat Osvaldo yang masih melihat lihat Pistol. “Osvaldo untuk senjata Sniper Ron harus memesannya terlebih dahulu.”
“Tidak apa apa Carlos, pesan saja dulu. Tidak perlu terburu buru.” Kata Osvaldo
“Baiklah Osvaldo kamu ingin jenis apa?” Tanya Ron
“Umm…, aku ingin jenis McMillan Tac 50. Apakah kamu bisa mendapatkannya? Karena senjata jenis ini hanya di gunakan untuk militer.”
“Aku akan mencobanya Osvaldo. Kenapa kamu suka dengan jenis ini? Masih banyak yang bagus.” Tanya Ron
“Aku suka Jenis ini karena tidak terlalu berat dan mudah di bawah kemana mana, juga kemampuan menembaknya luar biasa 1 peluru bisa menembus 2 orang, kalau mereka berdiri sejajar. Dan peluru ini bisa juga menembus amor dan pelat baja.”
“Wah kamu hebat ya Osvaldo bisa tahu jenis jenis senjata yang bagus.” Puji Ron
Osvaldo tersenyum
“Ron usahakan ya untuk senjata sniper. Aku ingin dua, satu untuk Colby dan satu lagi untuk Osvaldo.” Kata Carlos. Charlie silahkan pilihkan senjata yang bagus untuk anak buahmu.” Kata Carlos kepada Charlie. Dan mereka memilih milih senjata.
Selesai memilih senjata, Carlos memberikan Credit Cardnya kepada Ron. Kemudian Ron menggeseknya di mesin.
“Baiklah Ron, kalau begitu kami pergi dulu ya.”
“Baiklah Carlos, Terima kasih ya.”
“Sama sama Ron, oh ya jangan lupa ya senjata untuk Osvaldo dan Colby.”
“Baik Carlos.” Ujar Ron
Akhirnya mereka meninggalkan Toko milik Ron dan kembali kerumah.
Sementara itu di kampus,
Terlihat Kairos sedang berbincang bincang dengan teman temannya di cafe kampus.
“Kairos, sekali kali ajaklah pacar kamu ikut nongkrong bersama kami.”
“Iya Paul nanti suatu waktu aku akan mengajaknya.” Kata Kairos kepada Paul
Dan celline datang kemudian dia duduk di samping Kairos. dia meletkkan tangannya di punggung Kairos.
“Kairos selesai jam kuliah kamu mau kemana?” Tanya Celline
“Umm.. tidak kemana mana Celline.”
“Ohh.. Kairos bagaimana kalau kamu temani aku pergi ke mall.” Pinta Celline kepada Kairos
“Emm.., Maaf Celline aku tidak bisa.”
“Ayolah Kairos temani aku.” Pinta Celline lagi
Kairos menatap Paul dan Paul menggelengkan kepala.
“Celline aku tidak bisa, aku sudah janji kepada Tania.”
Celline menarik nafas panjang
“Hmm.., baiklah.”
Celline berdiri dan meninggalkan Kairos dan teman temannya.
“Kairos kamu jangan terlalu dekat dengannya, dia itu berbahaya.”
“Iya Jose, dia sering mengajakku tapi aku selalu menolaknya.” Kata Kairos
“Aku tidak suka melihatnya Kairos, dia pikir dia paling cantik di kampus.”
“Iya kamu benar Ralph.” Kata Kairos dan mereka tertawa. “Ok guys ayo kita masuk, oh ya nanti selesai jam kuliah bagaimana kalau kita kumpul di rumahku?”
“Ok Kairos” Jawab mereka sambil berjalan menuju ke ruangan.
Indonesia
Terlihat Vania dan Pedro sedang berenang di kolam renang. Mereka mereka berenang sambil bersenda gurau. Terdengar tawa Vania saat Pedro memeluk dan mencium lehernya.
“Pedro gelii..” Kata Vania dan Pedro tertawa.
Mereka berpelukan dan Pedro mengecup bibir Vania.
“Sayang aku sudah membeli tiket untuk ke Portugal” Kata Pedro
__ADS_1
Vania tersenyum dan melingkarkan tangannya di punggung Pedro.
“Bagus Pedro, kapan kita akan berangkat?”
“Selasa depan sayang.” Kata Pedro sambil mengecup bibir Vania. “Sayang aku sangat bahagia bersamamu.”
“Benarkah?” Tanya Vania sambil membelai wajah Pedro
“Iya sayang, aku sangat bahagia.” Kata Pedro sambil mencubit pipi Vania. “Hmm… tidak lama lagi aku akan menikmati Virginmu.” Canda Pedro dan Vania mendorong tubuh Pedro.
Pedro tertawa lalu menari Vania ke dalam pelukannya. Dia memeluk Vania dengan erat
“Sayang aku sudah mencintaimu.”
Vania menatap Pedro dan mengkerutkan dahinya
“Benarkah Pedro?”
“Iya sayang, kamu sudah membbuat aku jatuh cinta padamu. Apakah kamu sudah mencintaiku Vania?”
“Belum Pedro, aku hanya menyukaimu.” Kata Vania sambil tersenyum
Raut wajah Pedro berubah
“Benarkah Vania? Kamu belum mencintaiku?”
Vania tersenyum dan mencubit kedua pipi Pedro.
“Aku hanya bercanda Pedro, aku juga sudah mencintaimu.”
Pedro tersenyum dan memeluk erat Vania
“Ahhh…, sayang terima kasih aku sangat bahagia.” Kata Pedro kemudian dia mencium bibir Vania.
Vania membalas ciuman Pedro, dia melingkarkan kakinya di pinggang Pedro dan mereka saling berciuman. Pedro mengangkat Vania keluar dari kolam renang lalu meletkkan Vania di matras lalu dia menindih tubuh Vania. Pedro kembali mencium bibir Vania, mereka kembali saling berciuman. Vania berhenti mencium Pedro dan melihat jam sudah pukul 23:00
“Pedro sudah malam, aku mulai kedinginan. Ayo kita masuk ke dalam.”
“Baiklah sayang.” Pedro berdiri dan menarik tangan Vania lalu mereka berdua masuk ke dalam kamar.
Vania langsung masuk ke kamar mandi. Selesai mandi dia memakai pakaiannya lalu keluar dari kamar kemudian dia berbaring di tempat tidur.
Pedro masuk ke kamar mandi juga. Tidak lama kemudian dia keluar dan memakai pakaiannya lalu berbaring di samping Vania
America
Acel keluar dari kampus dan menghampiri Hank
“Hank aku belum ingin pulang, aku ingin pergi kesuatu tempat.” Kata Acel
“Baiklah Acel, aku akan menemanimu.”
“Terima kasih Hank.”
Acel dan Hank masuk kedalam mobil dan keluar dari kampus.
“Kita akan kemana Acel?” Tanya Hank
“Kita beli makanan Hank.” Jawab Acel.
Hank masuk di salah satu restaurant lalu Acel dan Hank turun. Mereka masuk ke dalam restaurant dan dia memesan banyak makanan dan di bungkus. Hank melihat Acel memesan begitu banyak makanan dan dia berbisik.
“Acel mengapa kamu memesan makanan begitu banyak? Untuk siapa makanan makanan ini?” Tanya Hank
Acel tersenyum
“Hank aku akan memberikan makanan ini buat mereka yang di pinggir jalan menunggu siapa saja yang lewat untuk memberikan uang kepada mereka.” Jawab Acel sambil tersenyum
Hank menatap Acel dan menggeleng gelengkan kepala
“Mereka anak anak konglomerat tapi tidak sombong.” Kata Hank dalam hati
“Ayo Hank kita pergi.” Ajak Acel pada Hank
Hank membantu Acel mengangkat makanan lalu membawanya ke mobil. Sampai di mobil Acel menyelipkan $50 kedalam setiap kantong makanan.
Hank mengantar Acel membagikan makanan yang di beli Acel. Hank menepikan mobilnya dan berhenti. Acel dan Hank turun dari mobil lalu mengambil makanan yang di beli Acel kemudian mereka berdua membagikan makanan itu kepada pengemis.
Selesai membagikan makanan Acel dan Hank kembali ke rumah.
“Terima kasih ya Hank sudah membantuku.” Ucap Acel
“Sama sama Acel.”
“Oh ya Hanka, besok selesai dari kampus kamu temani aku pergi ke pinggir kota ya.”
“Baik Acel.”
Acel masuk ke dalam. Dia langsung menuju ke kamarnya lalu dia masuk dan langsung berbaring di tempat tidur.
Selamat membaca
Jangan lupa like dan komentar ya
__ADS_1
Terima kasih