
Perginya sang istri, Carlos duduk di sisi tempat tidur, dia merasa geram kepada kekasih Cella. Dia berpikir bagaimana cara agar sang putri tidak menikah dengan pria itu, Carlos berdiri kemudian mondar-mandir di dalam kamar. Dia juga terlihat kesal kepada Jessica karena dia merestui hubungan Cella dengan Logan.
Carlos keluar dari kamar kemudian dia berpapasan dengan Jessica. Dia hanya menatap istrinya dan pergi ke mini bar. Carlos tidak menyapa Jessica, dia mengambil red wine dan gelas kemudian pergi duduk di halaman belakang.
Carlos menuang red wine di dalam gelas lalu meminumnya. Dia meletakkan benda yang berisikan alkohol di meja kemudian berdiri dan pergi mencari Robert pengawal pribadi yang setia padanya.
Carlos melihat Robert dan Cliff sedang berbincang-bincang di depan, dia melangkahkan kaki menghampiri kedua pengawala itu kemudian mengajak mereka berdua ke ruang kerja.
Kedua pengawal itu mengikuti Carlos dari belakang mereka masuk kemudian Carlos menyuruh Robert dan Cliff untuk duduk sementara dia duduk di kursi kerja kemudian memberi instruksi kepada kepada kedua pengawal itu.
“Selidiki Logan, cari tahu dia tinggal di mana. Kalau kalian menemukan tempat tinggalnya, culik dan habisi dia,” perintah Carlos. “Tapi ingat! Jangan sampai Jessica dan Cella tahu kalau kalian yang membunuh Logan, mengerti!” Carlos memberi perintah dengan tegas kepada Robert dan Cliff.
“Baik, kami akan mencari Logan dan melakukan sesuai dengan perintahmu,” sahut Robert kemudian Carlos menyuruh mereka berdua untuk meninggalkan dia sendiri.
Robert dan Cliff meninggalkan Carlos kemudian mereka berdua pergi ke halaman depan. Kedua pengawal itu duduk di taman kemudian Robert menghubungi James dan Clay.
Dia ingin mengajak mereka berdua dalam menjalankan tugas yang di berikan oleh sang atasan kepada dia dan Cliff. Selesai menelepon, dia dan Cliff kembali bebincang-bincang, keduanya mengatur rencana untuk menculik kekasih Cella.
“Nanti kalau Cella pergi, kita ikuti dia. Cella pasti bertemu Logan,” ujar Robert dengan suara pelan dia tidak ingin orang-orang pilihan Jessica mendegar pembicaraan mereka.
“Iya, hanya mengikuti Cella kita bisa tahu tempat tinggal Logan,” sahut Cliff kemudian dia berdiri dan melihat Cella sedang masuk ke dalam mobil.
Cliff langsung memberi isyarat kepada Robert kemudian mereka berdua berdiri dan pergi masuk ke kendaraan roda empat. Kedua pengawal itu memperhatikan mobil Cella keluar dari kediaman Carlos, Cliff menjalankan mobilnya mengikuti gadis itu. Dia mengambil jarak agar tidak di ketahui oleh Cella.
Cella tidak tahu kalau Robert dan Cliff sedang mengikutinya. Di mobil dia terlihat sangat bahagia karena Jessica merestui dia dan Logan untuk menikah. Cella tersenyum sendiri sambil menepuk-nepuk gagang stir mengikuti irama musik.
Dia juga ikut bernyanyi, wajahnya terlihat sangat ceria. Akhirnya kekasih Logan tiba di apartemen kemudian Cella pergi ke dalam. Gadis itu langsung menuju ke unit yang dia sewa. Cella memasukkan kunci dan membuka pintu, dia melangkah masuk perlahan-lahan menuju ke kamar, lalu membuka pintu. Cella tersenyum melihat sang kekasih sedang tertidur pulas.
Cella masuk dengan mengendap-endap dan duduk di sisi tempat tidur. Dia memperhatikan wajah Logan kemudian kembali tersenyum. Cella meraba bibir Logan yang sedikit tertutup dengan kumis dan jenggot itu lalu mengecupnya.
Logan membuka matanya, dia tersenyum melihat sang pujaan hati. Pria itu bangun dan duduk di tempat tidur lalu memegang perut Cella serta mengelusnya. Cella naik ke atas ranjang kemudian duduk di atas paha Logan, dia melingkarkan kedua tangannya di punggung sang kekasih.
"Apakah aku membangunkanmu?" tanya Cella seraya menempelkan dahinya ke dahi Logan lalu pria itu tertawa.
"Tidak, Sayang." Logan melingkarkan tangannya di pinggang Cella dan mengecup bibir tipis itu.
"Akhirnya kita akan bersatu, aku tidak sabar lagi untuk menikah denganmu," kata Logan kemudian dia membaringkan Cella di tempat tidur.
"Aku juga, aku ingin secepatnya meninggalkan Amerika." Cella meletakkan kepalanya di dada Logan kemudian dia memainkan jemari di dada bidang itu. Logan menarik napas panjang dan memeluk Cella dengan erat. Pikirannya tertuju kepada Carlos.
‘Mudah-mudahan Carlos hadir dan memberi restu saat aku dan Cella menikah,’ gumam logan dalam hati lalu dia memejamkan mata.
Sementara di luar gedung apartemen tampak Robert dan Cliff memarkirkan kendaraan mereka dan menunggu di mobil.
__ADS_1
"Logan pasti tinggal di sini, kita harus mengawasinya setiap hari,"
"Iya. Kamu benar, Cliff. Kalau sekarang dia bersama Cella jadi tidak mungkin dia akan keluar. Lebih baik besok pagi saja kita datang lagi ke sini dan mengawasinya kembali.
Robert dan Cliff meninggalkan parkiran apartemen dan kembali ke kediaman orang tua Cella. Kedua pengawal itu langsung menemui Carlos dan memberikan informasi kepada papa Cella.
Wajah Carlos langsung berubah senang, dia tersenyum kepada Robert dan Cliff kemudian mengambil cek dan menuliskan sejumlah angka disana lalu memberikan lembaran itu kepada Robert.
"Kalian bekerja sangat bagus, cairkan cek ini untuk operasional kalian. Jangan sampai anak buah Jessica tahu rencana ini.” Kembali Carlos mengingatkan pengawalnya karena dia tahu anak buah Jessica sangat setia kepada istrinya.
"Baik, Carlos. Kalau begitu kami ke depan." Carlos menganggukkan kepala lalu Robert dan Cliff meninggalkan ruang kerja Carlos. Seperginya kedua pengawal itu Carlos langsung tertawa.
‘Logan … Logan. Kamu pikir bisa memiliki putriku, jangan mimpi,’ gumam Carlos sambil mengepalkan tangannya. ‘Kamu tidak akan pernah memiliki Cella, kita lihat saja nanti,’ kata Carlos lagi dalam hati. Carlos berdiri kemudian dia meninggalkan ruang kerja dan pergi ke kamar.
Sementara di apartemen terdengar *******-******* dari bibir sepasang insan yang sedang memadu kasih. Terlihat Logan sedang berusaha memberikan kenikmatan kepada Cella. dia bermain dengan lembut, pria itu tidak ingin terjadi sesuatu terhadap kandungan Cella. Dia terus menggerakkan pinggulnya maju mundur lalu terdengar erangan dari bibir Cella.
Dia meremas tangan Logan yang sedang menyangga di samping pinggangnya kemudian menengadahkan kepala ke atas. Cella menarik napas panjang dan membelai dada bidang itu lalu memejamkan mata dan membiarkan Logan terus menusuk-nusuk miliknya sampai pria itu mengalami pelepasan.
Logan berbaring di samping Cella kemudian memiringkan badannya dan mengelus perut yang berisikan janin hasil kerja kerasnya. Dia mengecup kening Cella serta menarik pujaan hati kedalam pelukkannya.
****
Robert dan James kembali mengawasi apartemen tempat Logan tinggal dari dalam mobil. Mereka berdua terus menunggu pria itu di parkiran, mata selalu melihat kalau-kalau Logan keluar dari gedung tersebut.
“Logan, biarkan saja motor itu. aku takut kalau kamu pergi ke sana nanti terjadi sesuatu padamu,” ujar Cella dari seberang telepon.
“Tidak, Sayang. Tidak akan terjadi sesuatu padaku, kamu tenang saja.” Logan meyakinkan Cella, dia tetap bersih keras ingin pergi mengambil motornya.
“Terserah kamu saja,” sahut Cella lalu telepon di tutup. Logan mengerutkan dahi sambil melihat ponselnya.
“Dia pasti marah,” gumam Logan kemudian dia keluar dari apartemen dan memanggil taxi.
Taxi berhenti tepat di depan Logan kemudian dia masuk dan meminta sopir untuk mengantarnya ke rumah orang tua Maurent. Logan tidak menyadari kalau Robert dan James sedang mengikutinya.
Melihat Logan masuk ke dalam taxi, Robert langsung menghidupkan mesin mobil dan menjalankannya dengan perlahan. Dia mengikuti kendaraan yang di tumpangi oleh kekasih Cella. Robert mengambil jarak dengan taxi itu, saat di tempat sepi Robert melajukan mobil dan menyalipnya.
Taxi terhenti kemudian James dan Robert langsung memakai topeng dan turun dari mobil kemudian mereka berdua membuka pintu taxi. Robert dan James langsung menodongkan pistol kepada Logan dan meminta pria itu untuk turun.
Logan turun kemudian Robert langsung menariknya dan memasukkan ke dalam mobil, James langsung menjalankan kendaraan roda empat itu menuju ke suatu tempat. Di dalam mobil Logan menjadi bingung tapi dia mengenal suara kedua pengawal Carlos.
“Mengapa kalian menculikku, Robert?’ tanya Logan dengan memperhatikan pistol yang di todongkan kepadanya.
“Diam saja, jangan banyak bicara,”
__ADS_1
“Kalian pasti di suruh oleh Carlos,” ujar Logan kemudian dia mencoba merebut pistol dari tangan Robert.
Robert berusaha mempertahankan pistol di tangannya dan dia berhasil menguasai senjata api itu lalu memukulkan ke kepala Logan. Robert langsung melayangkan beberapa pukulan di wajah kekasih Cella. Dia kembali menodongkan pistol ke kepala Logan dan akhirnya pria itu diam tidak melakukan perlawanan lagi.
Mereka tiba di sebuah rumah kosong jauh dari perkotaan, James memasukan mobil ke garasi kemudian dia turun sambil menodongkan pistol ke arah Logan. Dia memerintah kekasih Cella untuk turun lalu Logan keluar sambil menatap marah kepada James dan Roebert.
“Masuk,” perintah James dengan menodongkan pistol. Begitu juga Robert, dia menodongkan senjata api itu dan mengikuti Logan dari belakang.
Tiba di dalam rumah, James langsung mendorong tubuh Logan sehingga pria itu terjatuh ke lantai. James menghampiri Logan kemudian dia membungkukkan badannya sambil menodongkan pistol di kepala pria itu.
“Kami harus membunuhmu, ini karena kamu terlalu bermimpi untuk memiliki putri Carlos,” ujar James sambil tertawa.
“Kalian memang penjilat, kalian pikir dengan aku mati Carlos akan tenang? Dia tidak akan pernah tenang karena putri kesayangannya akan membenci dia seumur hidupnya.” Logan tertawa dan menantang James dan Robert untuk membunuhnya.
“Lihat, kalian berdua hanyalah anjing-anjing penjilat yang tidak berguna. Setelah aku mati kalian pikir kalian akan bebas begitu saja? Ayo tunggu apalagi, bunuh aku sekarang,” tantang kekasih Cella sambil berusaha berdiri.
Merasa ditantang, wajah James langsung berubah marah. dia menendang perut Logan sehingga pria itu tersungkur dan memegang bagian yang di tendang oleh James. Kekasih Cella tertawa dan berusaha berdiri kembali, dia ingin menantang Robert dan James untuk menghadapinya dengan tangan kosong.
“Kalau berani lepas pistol itu, kita gunakan tangan kosong.” Robert tertawa dan melemparkan pistolnya di lantai, begitu juga dengan James. Dia melepaskan senjatanya kemudian maju dan melayangkan pukulan ke wajah Logan tapi Kekasih Cella begitu gesit menghindar pukulan dari James.
Logan membalas melepaskan pukulan di perut James sehingga pria itu terbungkuk dan memegang bagian yang terkena pukul oleh Logan.
Melihat James mendapatkan pukulan dari Logan, dia tidak berdiam diri. Robert melayangkan pukulan ke arah wajah Logan tapi lagi-lagi kekasih Cela bisa menghindar lalu memutar tubuhnya sambil melepaskan tendangan ke wajah Robert sehingga tubuh pengawal Carlos itu terjatuh.
“Oh, hanya begitu kemampuan kalian berdua?” ledek Logan sambil berjalan menghampiri Robert. Dia menarik Robert berdiri kemudian melayangkan pukulan di perut pria itu.
James tidak tinggal diam, dia memukul Logan dari belakang sehingga kekasih Cella tersungkur di lantai tapi dia langsung berdiri dan memasang kuda-kuda. Logan menatap James dan mengejeknya.
“Hanya berani dari belakang, ayo maju kalian berdua. Aku sama sekali tidak takut.” Robert dan James maju bersamaan, mereka berdua langsung menyerang Logan dengan tendangan, tapi kekasih Cella menangkis dengan kedua tangan dan berusaha menghindar dari pukulan dan seranagn yang dilancarkan oleh kedua pengawal Carlos.
Logan mendapatkan celah kemudian dia melepaskan pukulan ke wajah James sehingga pria itu terjatuh dan Logan menarik Robert, dia menyerang dengan lutut ke perut Robert sambil sikut menyerang belakang rekan James itu.
Robert tersungkur dan berusaha bangkit tapi tendangan Logan langsung mendarat di perutnya. Logan tidak memperhatikan James yang sedang merayap di lantai dan berusaha meraih pistol yang terletak di dekat kursi.
Logan tertuju terus kepada Robert, dia melepaskan amarahnya dengan melepaskan pukulan bertubi-tubi ke tubuh Robert. Lalu terdengar tembakan, kekasih Cella langsung tersungkur ke lantai.
Robert berusaha bangkit berdiri dengan memegang perutnya, dia mengambil pistol yang di tendang James ke arahnya lalu melapaskan beberapa tembakan ke tubuh Logan.
Kekasih Cella kini tidak berdaya lagi, tubuhnya tergeletak di lantai dengan bersimbahkan darah. Perlahan-lahan matanya mulai tertutup lalu Robert dan James mengangkat Logan dan memasukkan ke dalam mobil. Mereka berdua langsung meninggalkan rumah itu dan pergi ke pinggiran kota.
James dan Robert mengeluarkan tubuh Logan dari mobil dan melemparnya ke semak-semak. Mereka berdua langsung meninggalkan tubuh kekasih Cella dan pergi kembali ke kediaman Carlos.
Terima kasih
__ADS_1