SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Tidak terima


__ADS_3

Jessica dan Andrew tiba di Bali dan mereka langsung check in di hotel. Setelah check in mereka berdua langsung keluar dari hotel dan pergi menemui seseorang di suatu tempat. Setelah mereka bertemu, mereka berbincang bincang dan mereka melakukan pernikahan secara diam diam. Tanpa sepengetahuan Jessica kalau pernikahan dia dan Andrew palsu. Tidak lama kemudian mereka berpamitan dan kembali kehotel. Jessica langsung berbaring di tempat tidur dan Andrew ikut berbaring di samping Jessica. Jessica meletakkan kepalanya di dada Andrew dan menangis. Andrew memeluk Jessica.


“Jangan menangis lagi, tenangkan pikiranmu dan cobalah untuk tidur.” Dan akhirnya Jessica tertidur.


Jesica dan Andrew tinggal di bali selama dua bulan dan akhirnya Jessica memutuskan untuk kembali ke Amerika.


“Andrew aku sangat rindu dengan anak anakku, bagaimana kalau kita tinggal di Amerika saja.” Kata jessica pada Andrew.


“Andrew tersenyum dan memeluk Jessica. “Baiklah kita tinggal di Amerika. Untuk bisnisku di Indonesia nanti sepupuku yang akan mengurusnya, nanti juga aku akan selalu berkunjung ke Indonesia.”


“Jessica membalas pelukan Andrew. “Terima kasih Ndrew, hanya kamu yang mengerti perasaanku saat ini.”


“Iya.. Kalau begitu aku pesan tiket sekarang.” Kata Andrew sambil melepaskan pelukannya pada Jessica, kemudian dia memesan tiket secara online.


Jessica dan Andrew berangkat ke Amerika dan mereka tiba di airport Lax. Jessica dan Andrew langsung menuju ke rumah Jessica di Santa Barbara. Sampai di rumah mereka masuk dan mereka menaruh barang barang mereka di kamar. Ketiga anak Jessica berada di kota Torrance di kediaman Federico.


“Ndrew kamu capek gak?” Tanya Jessica.


“Tidak Jessi? Kenapa?”


“Aku ingin pergi ke kota Torrance, anak anakku ada di rumah orang tua Carlos. aku ingin kamu ikut denganku kesana.” Kata Jessica.


“Baiklah aku akan menemanimu kesana. Kita jalan sekarang?”


“Iya kita jalan aja sekarang.” Kata Jessica sambil mengambil kunci mobilnya.


Mereka berdua keluar dari rumah dan masuk kedalam mobil. Jessica langsung mengarahkan mobilnya kediaman Federico. Sampai di kediaman Federico mereka berdua turun dan Jessica mengajak Andrew untuk masuk ke dalam. Jessica menyuruh Andrew duduk di ruang tamu dan dia langsung naik keatas dan masuk kedalam kamar Kairos. Dia melihat Kairos lagi bermain game.


Kairos terkejut melihat Jessica, dia langsung berdiri dan memeluk Jessica.


“Mama aku sangant rindu padamu, kenapa mama lama di Indonesia?” Tanya Kairos sambil memeluk Jessica.


“Mama sibuk sayang, kamu tahu sendirikan papa kalian punya usaha di Indonesia jadi mama harus mengurus perusahaan papa dulu baru kembali kesini.” Kata Jessica kemudian dia mencium pipi Kairos. kedua adikmu mana sayang?” Tanya Jessica.


“Acel dan Cella lagi pergi sama opa dan oma kerumah opa Jeremmy.”


“Oh begitu. Kalau papa dimana?”


“Papa lagi dikamarnya mam. Papa mengurung diri terus.” Kata Kairos pada Jessica.


“Ohh..., begitu. Baiklah mama akan menemui papa dulu.” Jessica berdiri dan keluar dari kamar Kairos dan menuju ke kamar Carlos. Jessica mengetuk pintu kamar Carlos dan membuka pintu kemudian dia masuk dan melihat Carlos sedang duduk di sofa sambil merokok.


Sementara itu Carlos terkejut melihat Jessica, dia langsung berdiri dan memeluk Jessica dengan erat.


“Kamu kemana saja sayang. Aku sangat merindukanmu.” Kata Carlos sambil megecup kening Jessica


Jessica membalas pelukan Carlos. “Maafkan aku, aku pergi ke Indonesia. oh ya andrew ada di bawah, kamu mau menemuinya?”


“Kamu datang bersama Andrew?”


“Iya aku datang bersama Andrew.” Jawab Jessica


Mereka berdua keluar dari kamar dan pergi ke keruang tamu. Carlos melihat Andrew dan menyapanya.


“Hi Ndrew apa kabar? Lama kita tidak bertemu.” Kata Carlos sambil memeluk Andrew.


“Baik baik saja Carlos. iya lama kita tidak bertemu.” Jawab Andrew. Mereka berdua berpelukan.

__ADS_1


Carlos menyuruh Andrew duduk dan Andrew duduk di sofa kemudian Jessica duduk di samping Andrew. Dan mata Carlos tertuju pada cincin yang melingkar di jari manis Jessica dan Andrew. Cincin mereka berdua sama.


“Apakah mereka sudah menikah?” Tanya Carlos dalam hati. “Cincin mereka berdua sama.”


Merlihat itu hati Carlos sangat sakit, dia merasakan sesak di dadanya tapi dia mencoba untuk tersenyum pada Andrew dan Jessica.


Mereka berbincang bincang dan tidak lama kemudian Carlos pamit untuk masuk kekamar. Dia tidak tahan lagi dan dia pergi ke kamar. Dia duduk di sofa dan menyalakan rokoknya.


“Ternyata kamu ke Indonesia untuk menikah dengan Andrew. Aku pikir kamu akan kembali padaku.” Kata Carlos . “Aku akan menyakitimu Jessi, kita lihat saja nanti. Aku akan membuat hidupmu menderita.”


Sementara di ruang tamu Jessica dan Andrew berbincang bincang.


“Jessi, aku tidak tega melihat Carlos. Apalagi dia melihat cincin pernikahan kita berdua. Aku tahu Carlos sangat mencintaimu dan kamu juga sangat mencintainya. Temuilah Carlos di kamarnya.” Kata Andrew


“Baiklah Ndrew aku akan menemuinya.” Kata Jessica sambil berdiri dan dia pergi kekamar Carlos. Dia masuk dan menghampiri Carlos yang lagi duduk di sofa.


Carlos menatap Jessica dan memeluk Jessica dengan erat.


“Kamu sudah menikah dengan andrew?” Tanya Carlos


Jessica menganggukan kepala. “Iya Carlos aku sudah menikah dengan Andrew. Maafkan aku.”


“Tidak sayang, kamu tidak perlu minta maaf.” Kata Carlos sambil memeluk Jessica. Tapi dalam hatinya berkata dia ingin menyakiti Jessica. Carlos melepaskan pelukkannya dan mecium bibir Jessica. Jessica mencoba menghindar.


“Maaf Carlos aku tidak bisa.” Kata Jessica dengan wajah tertunduk.


“Please, ijinkan aku menyentuh tubuhmu untuk yang terakhir kali.”


“Carlos jangan please.”


“Maaf Carlos aku tidak bisa, aku tidak ingin mengkhianati Andrew.”


Dia memeluk Carlos dan keluar dari kamar Carlos dan menemui Andrew. Kemudian dia mengajak Andrew untuk pulang ke Santa Barbara.


Sepanjang perjalanan ke Santa Barbara Jessica menangis terus. Andrew bisa merasakan kesedihan Carlos dan Jessica


“Jessi biar aku saja yang menyetir.” Pinta Andrew pada Jessica.


“Jangan Andrew, kamu tidak memilik sim international apalagi kamu tidak tahu jalan jalan disini.” Kata Jessica sambil mengusap air matanya.


“Baiklah. Tapi kamu jangan menangis lagi, tenangkan pikiranmu. Ingat kamu lagi hamil sekarang, tidak baik untuk kandunganmu kalau kamu bersedih terus.”


Jessica menganggukan kepala. “Baik Ndrew.”


Sementara Carlos di kamarnya, dia duduk dan merokok. Dia merasa sakit hati pada Jessica, dia sudah berniat ingin menyakiti Jessica.


Sampai di rumah Jessica langsung masuk kedalam rumah dan pergi kekamarnya, dia berbaring di tempat tidur. Dia menangis lagi di kamar dan Andrew masuk kekamar lalu duduk disisi tempat tidur.


“Hei.. Jangan menangis terus, nanti air matamu habis.” Andrew berusaha menghibur Jessica.


Jessica tersenyum dan dia memejamkan matanya. Dan akhirnya dia tertidur.


Mendengar Jessica sudah kembali, Acel dan Cella meminta Kairos untuk pulang ke rumah di Santa Barbara. Sampai di rumah Acel dan Cella berlari masuk ke dalam rumah, mereka langsung menuju kekamar Jessica. Mereka membuka pintu dan melihat Jessica lagi berbaring di tempat tidur dan Andrew lagi duduk di sofa. Cella dan Acel langsung naik ketempat tidur dan memeluk Jessica.


“Mama kenapa lama sekali di Indonesia. Aku sangat rindu padamu.” Kata Acel sambil memeluk Jessica dengan erat.


“Iya mama lama sekali perginya. Aku jadi rindu pada mama.” Kata Cella sambil mencium kedua pipi Jessica

__ADS_1


Jessica menatap kedua anaknya dan memeluk mereka. “Mama minta maaf, mama sangat sibuk di Indonesia. Kairos mana sayang?” Tanya Jessica pada Acel.


“Ada di kamarnya mam.”


“Acel panggil Kairos suruh kesini, mama ingin bicara dengan kalian.” Kata Jessica sambil memberi isyarat pada Andrew untuk meninggalkan Jessica dan anak anaknya.


Acel keluar kemudian memanggi Kairos dan tidak lama kemudian Acel dan Kairos masuk kedalam kamar Jessica. Jessica memeluk Kairos dan menciumnya.


“Sayang mama ingin mengatakan sesuatu pada kalian.”


“Katakan saja mam.” Kata kairos pada Jessica.


“Baiklah. Mama hanya ingin mengatakan kalau mama sudah menikah dengan Andrew.”


Ketiga anak Jessica terkejut dan wajah mereka menjadi sedih.


“Mengapa mama tidak bicara dulu pada kami sebelum menikah?” Tanya Kairos dengan wajah sedih.


“Maafkan mama, mama tahu kalau mama bicara dulu dengan kalian pasti kalian tidak akan mengijinkannya.”


“Aku pikir mama akan kembali kepada papa.” Kata Cella sambil mengeluarkan air mata.


“Maafkan mama.” Kata Jessica lagi. “Apakah kalian marah pada mama?” Tanya Jessica lagi tapi ketiga anaknya hanya diam. Mereka masih belum menerima jessica menikah kembali.


“Baiklah, tidak apa apa kalau kalian marah pada mama. Mama tidak akan memaksa kalian untuk menerima Andrew di rumah ini. Kalian bisa tinggal dengan papa kalian dan mama akan kembali ke Indonesia bersama Andrew. Sekali lagi mama minta maaf.” Kata jessica sambil menyeka air matanya.


“Mama tidak boleh pergi lagi.” Kata Acel sambil memeluk Jessica. mama harus tetap disini, aku tidak marah mama menikah dengan Andrew tapi Andrew tidak bisa menggantikan papa di hati aku.”


“Iya sayang, terima kasih.” Kata Jessica sambil memeluk Acel.


Kairos memeluk Jessica dengan erat. “Mama jangan pergi lagi, kalau dengan Andrew mama bisa bahagia, aku tidak marah mam.”


Jessica memeluk erat Kairos dan menangis. “Maafkan mama sayang, maafkan mama.”


“Mam, sudah jangan menangis lagi, aku ingin mama bahagia.”


“Terima kasih sayang. Oh ya, mama juga ingin mengatakan satu hal lagi pada kalian.”


“Apa itu mama, katakan saja.” Kata Cella.


“Sayang, mama lagi hamil.”


Ketiga anak Jessica terkejut. “Apa mama lagi hamil?” Kata mereka bertiga dengan serempak.


“Iya mama lagi hamil.” Kata Jessica lagi.


“Mama aku akan punya adik lagi?” Tanya Cella dengan wajah yang gembira.


“Iya sayang kalian akan punya adik lagi.”


Mereka bertiga memeluk Jessica dengan erat. Jessica sangat senang karena ketiga anaknya tidak marah padanya.


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komen ya


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2