SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Terlambat


__ADS_3

H- 18


AMERIKA.


“Pedro berapa lama kamu di Portugal?” Tanya Jessica pada Pedro.


“Aku hanya dua minggu di Portugal Sweetheart.” Jawab Pedro pada Jessica sambil memasukkan laptopnya di tas punggung.


“Pedro ingat pernikahan Carlos dan Vania. Kita harus menghadirinya.” Kata Jessica lagi


Pedro melingkarkan tangannya di pinggang Jessica. “Tentu saja Sweetheart kita akan menghadiri pernikahan Carlos dan Vania.”


“Baiklah Pedro, aku akan mengantarmu ke Airport.”


“Iya sweetheart, Dixon sudah menungguku di Airport.” Kata Pedro pada Jessica sambil mengambil tas punggungnya.


“Baiklah Pedro kalau begitu kita berangkat sekarang.” Kata Jessica kemudian dia mengambil kunci mobilnya dan keluar dari kamar. Jessica membuka pintu mobil kemudian dia dan Pedro masuk kedalam mobil, Jessica langsung menjalanka mobilnya ke Airport. Tiba di Airport Jessica menghetikan mobilnya. Sebelum turun dari mobil mereka berdua berciuman.


“Hati hati ya sweetheart.” Kata Pedro pada Jessica.


“Iya Pedro, kamu juga.” Balas Jessica kemudian Pedro mengecup bibir Jessica dan memeluknya.


“Aku mencintaimu.” Bisik Pedro di kuping Jessica.


“Aku juga mencintaimu.” Balas Jessica dan Pedro tersenyum.


“Baiklah sweetheart aku masuk ke dalam ya.”


“Iya pedro, hati hati ya!” Kata Jessica lagi kemudian Jessica meninggalkan Airport dan kembali ke santa Barbara. Sampai di rumah Jessica langsung bersiap siap untuk ke proyek. Jessica mengganti pakaiannya dan memakai sepatu ketsnya kemudian dia keluar dari kamar dan pergi ke kamar Kairos. Dia membuka pintu kamar Kairos dan melihat Kairos lagi di depan laptopnya.


“Sayang mama akan ke proyek, nanti kamu lihat Isabell ya! Sebentar lagi Teresa akan datang.” Kata Jessica pada Kairos.


“Baik mama kusayang.” Kata Kairos kemudian dia memeluk dan mencium Jessica.


“Oh ya kapan kalian akan ke Indonesia?”


“Ehmm… Mungkin tanggal enam belas mam, aku juga mengajak Tania mam.”


“Iya sayang tidak apa apa. Baiklah sayang mama pergi dulu ya.” Pamit Jessica pada Kairos


“Baik mam, hati hati ya!” Kata Kairos dan dia kembali memeluk Jessica.


“Iya sayang.” Jessica meninggalkan kamar Kairos dan pergi keluar. Dia masuk kedalam mobilnya dan langsung menjalankan mobilnya ke proyek. Tiba di proyek Billy menyambut Jessica dan memberikan helm kerja pada Jessica lalu Jessica memakainya. Mereka berkeliling proyek. Billy membuka dena dan menunjukan pada Jessica perkerjaan yang sudah di kerjakan dan handphone Jessica berbunyi, dia melihat Vania yang menelepon.


“Hallo Vania, apa kabar?”


“Hi Jessi aku baik baik saja. oh ya Jessi anak anak kapan datang ke Indonesia?” Tanya Vania dari seberang telepon.


“Umm.. Kata Kairos mereka akan ke Indonesia tanggal enam belas Vania.”


“Ohh begitu, kalau kamu dan Pedro kapan?”


“Ehmm.. Pokoknya sebelum pernikahan, aku dan Pedro sudah di Indonesia.” kata Jessica pada Vania.


“Baiklah Jessi. Jessi kamu serius tidak ingin kembali lagi pada Carlos? Aku masih memberikan kesempatan padamu.”


“Ah Vania sudahah. Kamu menikah saja dengan Carlos, aku tidak apa apa kok. Sekalipun Carlos tidak mencintaimu tapi dia pasti akan membahagikanmu.”


“Ya sudah kalau begitu. Tutup saja teleponya.” Kata Vania dengan suara kesal dan Jessica tertawa.


“Baiklah kalau begitu Vania.” Kata Jessica dan Jessica menutup teleponnya. Kemudian Jessica melanjutkan berkeliling proyek Bersama billy. Selesai berkeliling akhirnya Jessica pamit pada Billy dan dia kembali ke kantor.


INDONESIA.


Carlos dan Vania sedang di bridal. Carlos mengantar Vania untuk test make up dan baju. Vania mencoba gaun pengantin yang dipilih oleh Carlos. “Ini bagus sayang, aku sangat suka. Cocok di badanmu sayang.”


“Baiklah Carlos, kalau menurutmu.” Kata Vania pada Carlos.


“Iya sayang. Oh ya undangan pernikahan kita bagaimana sayang? apakah sudah di cetak?”


“Sudah Carlos, semua sudah selesai.” Kata Vania


“Baguslah sayang, kita pergi sekarang?”

__ADS_1


“Pergi kemana Carlos?” Tanya Vania.


“Kita pulang sayang, aku Lelah.” Kata Carlos sambil mencubit hidung Vania.


“Baiklah Carlos, ayo!” Ajak Vania pada Carlos dan mereka keluar dari bridal lalu masuk kedalam mobil dan Carlos langsung menjalankan mobilnya kembali kerumah. Tiba di rumah mereka berdua turun dari mbil dan masuk ke dalam rumah.


H- 12


AMERIKA


“Mama tidak apa apa berdua dengan Isabell di rumah?” Tanya Kairos pada Jessica.


“Tidak apa apa sayang, lagipula disinikan ada anak buah Charlie.”


“Baiklah mam, kalau begitu kita berangkat ke Aiport sekarang.”


“Iya sayang, kedua adikmu mana?”


“Itu mereka mam.” Kata Kairos sambil menunjuk Acel dan Cella yang sedang berjalan ke arah mereka. “Oh ya mam biar Hank saja yang mengantar kita ke Airport.”


“Tidak apa apa sayang, ada Teresa yang akan menjaga Isabell.” Kata Jessica pada Kairos. “Ayo sayang nanti kalian ketinggalan pesawat.” Kata Jessica pada ketiga anaknya juga Tania dan mereka masuk kedalam mobil. Jessica duduk disamping Kairos dan Kairos langsung menjalankan mobilnya ke Airport.


“Mama juga nanti akan ke Indonesiakan Tanya Kairos pada Jessica.


“Kalau mama tidak sibuk sayang.” Kata Jessica.


“Mam di perusahaan mamakan ada Mason.”


“Iya sayang, tapi mama harus selalu meninjau proyek sayang.” kata Jessica pada Kairos.


“Ohh.. Begitu.”


“Tapi mama akan usahakan untuk ke Indonesia.”


“Baiklah mam. Kita sudah sampai.” Kata Kairos kemudian dia turun dari mobil, begitu juga Acel dan Cella mereka turun dari mobil di ikuti Jessica. Jessica memeluk dan mencium mereka bertiga.


“Sayang jangan lupa kalau sudah sampai langsung hubungi mama ya. Kalian tahukan mama tidak bisa jauh dari kalian.”


“Iya mama, begitu sampai kami akan segera hubungi mama.” Kata Acel pada Jessica kemudian dia memeluk Jessica.’


“Ya sudah kalau begitu sekarang kalian masuk.” Kata Jessica pada ketiga anaknya dan mereka masuk kedalam.


Jessica masuk kedalam mobil dan langsung kembali ke Santa Barbara.


Sedangkan Kairos Acel dan Cella mereka check in dan menuju ke Imigrasi untuk stamp paspor kemudian mereka pergi ke ruang tunggu. Dan tidak lama kemudian mereka masuk kedalam pesawat dan pesawat takeoff.


H-11


INDONESIA


“Ayo sayang cepat kita haru menjemput anak anakku.” Kata Carlos pada Vania


“Iya Carlos aku sudah selesai.”


“Kalau begitu ayo kita pergi sekarang.” Kata Carlos lagi dan mereka berdua keluar dari kamar. Carlos dan Vania masuk kedalam mobil dan Carlos langsung meluncur ke Airport.


“Sayang aku senang sekali ketiga anakku datang untuk pernikahan kita berdua.” Kata Carlos sambil memegang tangan Vania.


“Aku juga Carlos. Aku senang mereka datang.” Kata Vania sambil tersenyum pada Carlos.


“Sayang aku tidak sabar lagi untuk menikah denganmu dan memiliki anak darimu.”


Vania menatap Carlos dan tersenyum . “iya Carlos.”


“Apakah kamu bahagia sayang akan menikah denganku?” Tanya Carlos sambil memegang tangan Vania


“Iya Carlos aku bahagia.” Jawab Vania


“Terima kasih sayang.” Ucap Carlos sambil mencium tangan Vania. Mereka tiba di Airport dan Carlos memarkirkan mobilnya kemudian dia dan Vania turun dari mobil dan pergi ke tempat penjemputan. Carlos dan Vania duduk dan menunggu ketiga anak Carlos. Dan tidak lama kemudian terlihat Cella berlari lari ke arah Carlos. Carlos tersenyum melihat Cella, dia langsung memeluk Cella


“Ah.. Papa sangat merindukan putri papa yang cantik.” Kata Carlos pada Cella kemudian dia mencium kedua pipi Cella dan kening Cella.


“Aku juga sangat merindukanmu pa.” kata Cella dan dia mencium kedua pipi Carlos. Dia melihat Vania dan menyapa Vania. “Hi Vania, apa kabar ?” Sapa Cella sambil memeluk dan mencium kedua pipi Vania.

__ADS_1


“Aku baik baik saja Cella, aku sangat senang melihat kalian datang.” Kata Vania pada Cella.


Acel datang dan langsung memeluk Carlos.” Hem…. Aku sangat rindu sama papaku yang tampan.” Canda Acel pada Carlos dan Carlos tertawa, dia juga memeluk Acel


“Papa juga sangat rindu sama anak papa yang jahil dan lucu.” Kata Carlos sambil mencium kening acel. Carlos melihat Kairos lalu dia memeluk Kairos. “Papa juga sangat rindu padamu.”


“Aku juga sangat rindu sama papa.” Balas Kairos sambil memeluk Carlos dengan erat.


Acel dan Kairos menyapa Vania dan mencium kedua pipi Vania.


Carlos juga memeluk dan mencium kedua pipi Tania, begitu juga Vania dia mencium kedua pipi Tania.


“Oh ya kita pulang sekarang, kalian pasti Lelah.” Kata Carlos pada ketiga anaknya dan mereka berjalan ke parkiran mobil kemudian mereka masuk kedalam mobil. Carlos langsung menjalankan mobilnya ke pondok indah. Sampai di rumah mereka turun kemudian Carlos dan Kairos mengangkat koper milik Acel dan Cella juga Kairos, lalu mereka masuk kedalam rumah. Carlos langsung mengantar mereka ke kamar mereka masing masing.


“Baiklah, sekarang istrihat nanti malam kita cari restoran untuk makan malam.” Kata Carlos kepada Kairos Acel dan Cella.


“Baik pap.” Kata Kairos kemudian dia dan tania masuk kedalam kamar. Begitu juga Acel dan Cella. Mereka berdua masuk ke kamar mereka masing masing.


Selama di Jakarta Carlos mengajak ketiga anaknya dan Tania keliling Jakarta, juga Bandung. Mereka pergi ke tempat tempat wisata.


H-2


“Sayang aku harus ke kantor, ada yang harus aku selesaikan.” Kata Carlos pada Vania.


“Baiklah Carlos, aku siapkan dulu pakaianmu.” Kata Vania pada Carlos kemudian dia membuka lemari dan mengambil kemeja dan celana jeans Carlos lalu dia meletakkannya di atas tempat tidur.


“Sayang aku ingin kamu ikut denganku ke kantor, karena dari kantor aku akan mengajakmu ke mall karena ada yang ingin aku beli.”


“Ohh.. Baikah Carlos, kalau begitu aku mandi dulu.”


“Iya sayang, cepat mandi!” Kata Carlos kemudian dia mengambil kemeja dan memakainya, dia juga memakai celana jeansnya. Dia berdiri di depan cermin dan mengatur kemejanya dan tidak lama kemudian Vania keluar dari kamar mandi dan mengambil pakaiannya kemudian dia masuk kembali kedalam kamar mandi dan mengganti pakaian di kamar mandi. Selesai mengganti pakaian dia keluar dan duduk di depan cermin. Dia menyisir rambutnya dan memakai lipstick.


“Kamu sudah selesai Carlos.” Tanya Vania pada Carlos.


“Iya sayang aku sudah selesai.” Jawab Carlos.


“Kalau begitu ayo kita pergi sekarang.” Kata Vania sambil mengambil tasnya.


“Iya sayang ayo!”


Carlos dan Vania keluar dari kamar. “Carlos kamu pamit dulu sama anak anak.” Kata Vania.


“Iya sayang.” Carlos pergi ke kamar Kairos dan mengetuk pintu lalu Kairos membukakan pintu.


“Kairos papa dan Vania mau kekantor sebentar. Nanti kamu juga beri tahu Acel dan Cella ya, papa hanya sebentar di kantor.”


“Baik pap, hati hati ya!”


“Terima kasih Kairos.” Ucap Carlos kemudian dia meninggalkan Kairos dan pergi bersama Vania.


“Carlos ternyata Jessi dan Pedro tidak bisa datang, Jessi memberitahuku kalau Pedro sangat sibuk.”


“Kapan Jessi memberitahumu?” Tanya Carlos.


“Seminggu yang lalu Carlos.”


“Kenapa Jessi tidak memberitahukan padaku?” Tanya Carlos


“Mungkin dia malu Carlos.” Jawab Vania.


Dan tidak lama kemudian Carlos dan Vania tiba di kantor Carlos. Mereka berdua masuk kedalam kantor dan karyawan memberi salam pada Carlos. Carlos dan Vania membalasnya dengan senyum. Carlos dan Vania berjalan kerungannya, Carlos membuka pintu ruangannya dan mereka berdua masuk. Carlos terkejut melihat Jessica di ruang kerjanya.


“Jessi, kenapa kamu disini? Kenapa wajahmu muram begitu? Ada apa?” Tanya Carlos penuh khawatir.


Jessica tertunduk kemudian dia menatap Carlos dan Vania. “Apakah aku sudah terlambat? Tanya Jessica.


Carlos menatap Jessica.


“Maafkan aku Jessi, kamu sudah terlambat. Vania sudah menyebarkan undangan, aku tidak ingin mempermalukan Vania. Aku minta maaf Jessi. Sekali lagi aku minta maaf.”


Jessica menganggukan kepala dan menangis.


Selamat membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya


Terima kasih


__ADS_2