SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Bersama teman


__ADS_3

“Sayang bangun.” Sambil mencium leher Jessica dan Jessica bergerak.


Dengan suara serak. “Beb, aku masih mengantuk.” Carlos tetap mengganggu Jessica dengan menggigit kuping Jessica.


“Beb... please....!”


Carlos membelai rambut Jessica. “Kamu tidak kuliah sayang?”


Dengan suara serak. “Kuliah beb.”


Sambil mencium pipi Jessica. “Terus kenapa belum bangun sayang.” Carlos membelai wajah Jessica yang lembut.


Jessica meluruskan badannya dan menatap carlos. “Beb aku kuliah nanti siang.”


“Ohh.. Begitu..Ya sudah sayang aku berangkat kantor dulu ya.”


Jessica bangun dan duduk di tempat tidur. “Kairos mana beb?”


“Lagi bermain dengan mommy.”


“Ohh...” Jessica turun dari tempat tidur. “Kamu sudah mau berangkat sekarang beb?”


Carlos berdiri dan memeluk Jessica. “Iya sayang, aku akan berangkat sekarang. Kamu jangan lupa sarapan ya.”


“Iya beb, hati hati ya!” Jessica memeluk Carlos. “Aku mencintaimu beb.”


Carlos juga memeluk Jessica. “Aku juga mencintaimu sayang, aku pergi ya.” Jessica menganggukan kepala dan Carlos melepaskan pelukannya. “Jangan lupa sarapan ya.”


“Iya beb.”


Carlos meninggalkan Jessica di kamar dan turun kebawa. Sedangkan Jessica dia langsung masuk kamar mandi dan mandi.


“Mom aku berangkat dulu ya.”


“Iya sayang, hati hati ya!”


“Kairos mana Mom?”


“Papa... I'm here.” Carlos melihat Kairos lagi di belakang sofa lagi berusaha keluar, Liliana dan Carlos tertawa melihat Kairos.


“Sayang apa yang sedang kamu lakukan disitu?” Carlos mengangkat Kairos dan memeluknya.


“Sayang papa kerja dulu ya, nanti jangan nakal sama oma ya.”


“Yes papa.”


“Beb kamu belum pergi juga?”


Kairos melihat Jessica dan berlari menghampiri Jessica lalu Jessica menggendong Kairos.


“Baru mau berangkat sayang.” Carlos menghampiri Jessica dan mencium kening Jessica juga mencium Kairos. “Aku pergi dulu ya.”


“Iya hati hati ya beb!”


Carlos keluar dan Kairos minta turun, Jessica menurunkan Kairos


“Papa... Papa..” Kairos berlari dan Jessica mengikuti kairos kemudian membukakan pintu, Kairos berlari keluar memanggil Carlos. “Papa.... Papa...” Carlos berhenti dan melihat Kairos berlari ke arahnya.


Carlos menggendong Kairos. “Ada apa sayang?”


“I love you papa.” Sambil memeluk Carlos.


“I love you too Son, anak papa tambah pintar.” Carlos mencium Kairos dan menurunkannya. “Papa pergi ya.”


“Bye... Bye.. Papa.” Sambil melambaikan tangan. Jessica tersenyum melihat Kairos.


“Ayo sayang masuk kedalam.” Kairos memegang tangan Jessica dan masuk kedalam.


“Sayang kamu tidak kuliah?”


“Kuliah mom, jam sebelas aku berangkat.”


“Ohh begitu.”


“Iya mom, mom aku sarapan dulu ya.”


“Iya sayang, Kairos ayo ikut oma main di halaman belakang.” Kairos berdiri dan berlari mengikuti Liliana.


Jessica keruang makan dan sarapan selesai sarapan dia naik ke atas dan masuk kekamar. Dia menyalakan laptopnya, dia ingin melihat grafik yang di buat. Selesai memeriksa dia mematikan laptopnya dan memasukan ke dalam tasnya kemudian Jessica mengganti pakaiannya.


Tidak lama kemudian Jessica turun dan pergi kehalaman belakang, dia melihat Kairos sedang bermain di halaman.


“Mom aku mau berangkat kulia dulu ya dan aku titip kairos ya.”


“Iya sayang hati hati ya.” Jessica mencium Liliana.


“Sayang mama pergi dulu ya.”


Kairos berlari mendekati Jessica dan Jessica memeluknya. “Sayang mama pergi ya, Kairos jangan nakal sama oma ya.”


“Yes mama.” Sambil menganggukan kepala Kairos memeluk Jessica, Jessica mencium pipi Kairos. “Muaacchh... Muacch...” Jessica menurunkan Kairos dan pergi.


“Bye.. Bye mama, i love you.”


“Bye... Bye sayang, i love you too.”


Jessica keluar dan masuk kedalam mobil, dia menghidupkan mobil dan langsung meluncur ke kampus. Sepanjang perjalanan dia mendengarkan musik , dia mendengarkan lagu Let me down slowly dan dia ikut bernyanyi.


Tidak lama kemudian dia sampai di kampus, dia masuk ke parkiran dan melihat teman teman Alan juga baru turun dari mobil. Mereka memperhatikan mobil Jessica.


“Woww… Mobilnya keren ya.”


Mereka tidak tahu kalau itu Jessica, Jessica memarkirkan mobilnya dan keluar kemudian dia menutup kembali pintu mobil. Mereka terkejut melihat Jessica keluar dari mobil.


“Bukannya itu Jessica, cewek yang di sukai Alan?”


“Iya benar itu Jessica.”


Jessica berjalan melewati mereka dan tersenyum, salah satu teman Alan menyapa Jessica.


“Hi Jessi, kamu baru sampai?”


“Iya, aku baru sampai aku kedalam dulu ya.”

__ADS_1


Salah satu perempuan yang menyukai Alan menatap sinis pada Jessica tapi Jessica tidak mempedulikannya.


Jessica masuk kedalam ruangan dan duduk, tidak lama kemudian dosennya masuk. Kali ini mata kuliahnya Manajemen Keuangan.. Jessica memperhatikan dosen dalam memaparkan materi.


Selesai jam kuliah Jessica pergi ke kantin dan duduk.


“Hei...Jessi ayo gabung disini!” Jessica menoleh, mereka kakak tingkat yang bermain voli waktu itu. Jessica berdiri dan bergabung dengan mereka.


“Hi… Tidak main voli lagi?”


“Nanti Jess, kalau main pasti kami hubungi kamu. Mau minum apa Jess?”


“Ahh, tidak usah.”


“Alice selesai jam kuliah mau kemana?”


“Aku belum tahu Cayla, kalau kamu?”


Jessica memperhatikan mereka berbincang.


“Belum tahu juga Alice, Kyle bagusnya kita kemana? coba kasih saran!”


“Hmmm.....” Sambil berpikir. “Bagaiman kalau kita cari tempat makan yang mengasikan?”


“Iya bagusnya dimana Kyle?” Tanya Alice


“Di Gladstones, tempatnya sangat bagus. Bagaimana?”


“Cayla bagaimana?”


“Boleh juga Kyle.”


“Ok, kalau begitu kita kesana. Jessi kamu ikut juga ya!”


“Kyle aku telepon rumah dulu ya.”


“Ok... Telepon saja sekarang Jessi!”


Jessica berdiri dan mengeluarkan handphonennya dan menelepon Carlos, sudah terhubung tapi Carlos belum menjawab. Jessica masih menunggu dan akhirnya terdengar suara Carlos


“Sayang sudah pulang?”


“Belum beb, aku masih di kampus.”


“Oh.... Nanti pulang jam berapa sayang?”


agak ragu ragu. “Beb aku mau minta ijin sama kamu.”


“Ada apa sayang?”


“Teman temanku mengajak aku makan, boleh aku pergi dengan mereka?”


“Mereka laki laki atau perempuan sayang?” Carlos tidak ingin Jessica jalan dengan laki laki.


Jessica bercanda pada Carlos. “Laki laki beb.” Jessica menahan tawa.


“Tidak boleh sayang, kamu langsung pulang saja.” Suara Carlos dari seberang telepon begitu tegas melarang Jessica pergi dengan teman temannya.


Jessica langusng tertawa. “Beb ini teman temanku yang bermain voli kemarin denganku. Mereka perempuan semua.”


Jessica tertawa lagi. “Tapi gigitnya lembutkan beb.” Jessica bercanda pada Carlos dan terdengar Carlos tertawa di telepon.


“Iya sayang gigitnya lembut dan gigitnya bisa membuat kamu menggeliat.”


“ beeebbbbb.....” Jessica tertawa dan terdengar Carlos juga tertawa. “Beb bisa tidak aku pergi dengan mereka?”


“Iya sayang tapi jangan pulang malam ya.” Jessica sangat senang Carlos mengijinkan dia jalan dengan teman temanya.


“Iya beb aku hanya pergi sebentar.”


“Ya sudah sayang hati hati ya, aku mencintaimu.”


“Iya beb... Aku juga mencintaimu.” Jessica menutup teleponnya dan kembali bergabung dengan teman temannya.


“ Jessi bagaimana, kamu ikut tidak?”


“Iya Kyle aku ikut, ok aku kembali dulu keruangan ya.”


“Baik Jess nanti kita bertemu di tempat parkir saja ya.”


“Iya Alice tunggu saja di tempat parkir.’


Jessica meninggalkan mereka dan kembali kedalam ruangan.


Jam kulia selesai Jessica berjalan ke parkiran, dia bertemu lagi dengan teman teman Alan. Kali ini mereka yang menyapa Jessica


“Hi Jessi kamu sudah mau pulang?”


“Ummm, belum aku ada janjian dengan teman teman untuk jalan.” Terlihat Alice Kyle dan Cayla keluar dari kampus dan berjalan ke arah Jessica.


“Ohh, begitu padahal kami baru mau ajak kamu jalan. Ok Jess next time.”


“Iya terima kasih.”


Cayla, Alice dan Kyle mendekati Jessica.


“Jessi kamu naik di mobil Alice saja nanti aku dengan Cayla.


“Kyle aku tidak bisa tinggalkan mobilku disini.” Jessica berjalan ke arah mobilnya.


“Jess kamu pakai mobil juga?”


“Iya, aku pakai mobil.” Cayla mendekat pada Jessica.


“Jess ini mobil kamu?” Jessica mengangguk. “Woouuww.. Mobilmu bagus Jessi.”


Jessica tersenyum melihat Cayla. “kyle aku ikut Jessica saja.”


“Cayla dasar kamu ya mentang mentang mobil Jessica bagus kamu memilih ikut dengan Jessica.”


Alice dan Jessica tersenyum melihat Kyle dan Cayla.


“Kyle kapan lagi aku bisa naik mobil sebagus ini?”

__ADS_1


Teman teman Alan memperhatikan Jessica, Alice , Kyle dan Cayla.


“Ya sudah kamu bersama Jessica saja.” Kyle langsung berjalan ke arah mobilnya dan masuk, begitu juga Alice.


Jessica membuka pintu mobilnya dan masuk begitu juga Cayla dia masuk kedalam mobil Jessica.


“Jessi, buka saja atap mobilnya biar tambah keren!”


“Jangan Cayla nanti rambutku berantakan.” Jessica menghidupkan mobilnya dan berjalan keluar dari kampus. Jessica mengikuti Alice dan Kyle.


Akhirnya mereka tiba di Gladstones, Jessica memarkirkan mobilnya dan mereka masuk kedalam. Mereka duduk menghadap pantai dan pelayan membawa buku menu.


“Jessi kamu pesan apa?” Jessica melihat lihat menu.


“Kyle aku pesan Crispy Calamari saja.” Kyle menulis pesanan Jessica.


“Alice kalau kamu apa?”


“Uummmm..... Ini saja Kyle, Pesto Shrimp Flatbread.”


“Kyle aku pesan sama denga Alice saja.” Kata Cayla


“Ok berarti Pesto Shrim Flatbread dua ya.”


“Terus kamu pesan apa Kyle?”


“Sebentar Cayla aku mau lihat lihat dulu, ummm…. Aku pesan Vegetable Flatbread saja.” Kyle menulis pesanannya.


“Kyle kamu vegetarian ya?”


“Iya Jessi aku vegetarian.”


“Jessi, Kyle vegetarian makanya badanya kurus.”


“Alice biar aku kurus tapi aku sehat.”


Mereka semua tertawa, mereka berbincang bincang dan bersenda gurau dan pesanan mereka datang. Mereka makan sambil berbincang bincang.


Selesai makan mereka berfoto foto di pantai. Jessica mengirimkan foto dia bersama teman temannya pada Carlos.


Jessica melihat jam dan akhirnya dia pamit pulang.


“Sudah mulai sore, aku harus pulang.”


“Iya Jess kami juga sudah mau pulang.”


“Cayla kamu mau pulang bersama Jessi atau aku?”


“Kyle aku pulang bersama Jessi saja.” Cayla menatap Jessica. “Jessi nanti antar aku pulang ya.”


“Iya aku akan antar kamu pulang.”


“Ok, kalau begitu sampai bertemu di kampus ya.”


“Akhirnya mereka berpisah, Cayla pulang bersama Jessica.”


“Jessi orang tuamu kaya ya, bisa belikan kamu mobil seperti ini.” Mendengar Cayla berkata begitu Jessica langsung tertawa


“Cay, orang tuaku bukan orang kaya orang tuaku di Indonesia. Mereka tidak kaya juga tidak miskin.


“Terus kenapa kamu ada disini?”


Sambil menyetir Jessica menjelaskan pada Calya.


“Cay aku disini dengan suamiku.” Cayla terkejut.


“Jessi kamu sudah menikah? serius Jess?”


Jessica tertawa melihat mimik wajah Cayla.


“Aku serius, aku sudah menikah bahkan sudah memiliki anak. Anakku sekarang berumur dua tahun dan bulan depan usianya akan genap tiga tahun.


“Jess...Jess... Aku tidak percaya kalau kamu sudah menikah, kamu pasti bohong.” Jessica tertawa lagi.


“Cay aku serius, aku sudah menikah. Kamu tahu Cay, aku menikah di umur enam belas tahun. Cay menatap heran pada Jessica.


“Tapi Jessi kamu tidak terlihat sudah menikah, sungguh Jessi.”


Jessica mengambil dompet di samping tempat duduknya.


“Cay coba kamu buka dompetku, disitu ada foto suami dan anakku ada juga foto pernikahanku.”


Cay mengambil dompet dari tangan Jessica dan membukanya.


“Jessi ini suamimu?” Sambil melihat foto Jessica dengan Carlos.


“Iya dia suamiku.” Jessica tersenyum melihat Cayla yang masih bingung.


“Jessi di lihat dari foto, sepertinya umur kalian berdua berbeda jauh ya.”


“Iya Cay, umur aku dan dia berbeda lima belas tahun tapi kami saling mencintai.”


“Suamimu tampan ya Jess dan anak laki lakimu mirip kamu Jessi.”


“Oh ya, bukan mirip suamiku?”


“Tidak Jessi, anakmu mirip kamu. Matanya seperti kamu Jessi.”


Jessica tertawa. “Cay rumahmu dimana?”


“Sebentar lagi sampai Jessi, nanti depan situ kamu belok kanan.”


Jessica mengikuti arah yang di tunjukan Cayla. “Jessi berhenti disini saja.”


“Ini rumahmu Cay?”


“Iya Jessi, nanti kapan kapan kamu main kerumahku ya.”


“Siiipp Cay.”


Cayla turun dari mobil Jessica Dan Jessica langsung meninggalkan Cay dia langsung meluncur pulang kerumah. Sampai di rumah dia keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah.


Jessica langsung mencari Kairos, dia pergi ke kamar Kairos dan melihat Kairos lagi tidur. Jessica mencium kening Kairos dan keluar, dia berjalan kekamarnya dan berbaring dan akhirnya Jessica tertidur.

__ADS_1


Selamat Membaca


__ADS_2