SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS2 Episode 64


__ADS_3

Akhirnya Carlos dan Jessica kembali ke America, Carlos dan Jessica sudah menyiapkan kamar untuk Chantiq. Jessica dan Carlos juga menyayangi Chantiq, Jessica sudah jarang ke kantor. Dia lebih memilih merawat Ezer dan Chantiq.


Kairos mengganti Jessica di kantor, dia mengurus semua perusahaan milik Jessica. Sesibuk apapun Kairos selalu memberikan waktu untuk Ezer dan Chantiq. Hari ini Kairos pulang cepat, dia langsung mencari Ezer.


“Mam Ezer mana?” Tanya Kairos sambil meletakkan tas kerjanya di atas kursi.


“Dia lagi bermain dengan Chantiq dan Isabell.” Jawab Jessica. “Bagaiaman dengan perusahaan? Apakah baik baik saja?” Tanya Jessica


“Iya mam, perusahaan saat ini semakin bagus.”


“Bagus sayang, mama senang mendengarnya. Kalau ada yang kamu tidak mengerti tanyakan pada mama dulu. jangan langsung mengambil keputusan.” Kata Jessica sambil memegang pipi Kairos.


“Tentu saja mam.” Jawab Kairos sambil tersenyum. “Aku ingin melihat Ezer dan Chantiq.” Kata Kairos kemudian dia naik ke atas dan masuk ke dalam kamar Chantiq.


Ezer melihat Kairos, dia berdiri lalau memeluk Kairos. Kairos menggendong Ezer kemudian dia mencium kedua pipi Ezer.


“Kamu lagi main apa sayang?” Tanya Kairos sambil menurunkan Ezer


“Main mobil.” Jawab Ezer sambil menunjukan mobi mobilan yang ada di tangannya.


“Ohh.. kesayang papi lagi main mobil mobilan.” Kata Kairos kemudian dia mencium kening Ezer. Kairos berdiri di samping box dan melihat Chantiq lagi tidur, dia tersenyum dan membelai pipi Chantiq.


Ezer berdiri kemudian dia ikut berdiri di samping Kairos


“Papi Chantiq sleep.” Kata Ezer sambil memegang tanga Chantiq


Kairos tersenyum kemudian dia membungkuk


“Ezer sayang sama adik Chantiq?” Tanya Kairos sambil membelai rambut Ezer


“Yes papi.” Jawab Ezer sambil menganggukan kepala.


Kairos tersenyum kemudian dia menggendong Ezer.


“Anak papi pintar. Kamu sudah minum susu sayang?” Tanya Kairos


“Belum papi.” Jawab Ezer sambil menggeleng gelengkan kepala


“Ezer mau minum?”


“No papi.” Kata Ezer


“Baiklah sayang, mau ikut papi ke kamar.” Tanya Kairos lalu Ezer menganggukan kepala. “Baiklah sayang kita ke kamar papi.” Kairos melihat Isabell. “Sayang kamu mau disini atau mau ikut aku ke kamarku?” Tanya Kairos kepada Isabell


“Tidak Kairos, aku disini saja.” Kata Isabell sambil bermain dengan bonekanya.


“Baiklah sayang, aku ke kamar dulu ya.” Kata Kairos lalu Isabell menganggukan kepala. Kairos mencium kening Isabell lalu dia dan Ezer pergi ke kamarnya.


Kairos melepaskan kemejanya, dia bertelanjanga dada. Ezer melihat Kairos bertelanjang dada lalu dia meminta Kairos untuk melepaskan kaosnya. Kairos tersenyum lalu dia melepaskan kaos Ezer kemudian mereka berdua berbaring di tempat tidur.


Akhirnya tibalah Tania akan melahirkan, Reagen Mike dan Nyonya Sonia membawa Tania ke rumah sakit. Mendengar Tania akan melahirkan, Carlos Jessica dan Kairos langsung pergi ke rumah sakit. Kairo juga membawa Ezer.


Mereka tiba di rumah sakit, mereka langsung menuju ke tempat persalinan. Disana sudah ada Mike Reagen dan Nyonya Sonia. Carlos Jessica dan Kairos menyapa mereka.


“Oh ya apakah Tania sudah di dalam?” Tanya Carlos kepada Reagen

__ADS_1


“Iya paman, tinggal menunggu bersalin saja.” Jawab Reagen


“Kenapa kamu tidak mendampingi Tania?” Tanya Kairos kepada Reagen


“Aku tidak bisa Kairos.” Jawab Reagen


Kairos menatap Reagen


“Kenapa tidak bisa? Kamu suaminya, semestinya kamu tidak membiarkan istrimu berjuang sendiri untuk melahirkan anakmu.” Kata Kairos agak kesal kepada Reagen.


“Aku tidak bisa Kairos, aku tidak tahan di dalam.” Jawab Reagen


Kairos memberikan Ezer kepada Jessica


“Mam, tolong gendong Ezer, aku ingin menemani Tania di dalam.” Kata Kairos kepada Jessica


“Tidak usah Kairos.” Kata Reagen


Kairos menatap Reagen


“Kamu tidak bisa mendampingi Tania, maka aku yang akan mendampinginya.” Kata Kairos


Mike dan Nyonya Sonia menatap Kairos tapi Kairos tidak perduli kepada Mike dan Nyonya Sonia. Dia masuk ke dalam dan melihat Tania sedang berbaring di tempat tidur.


Carlos dan Jessica membiarkan Kairos masuk.


“Suami macam apa ini. Istrinya akan melahirkan malah dia hanya di luar.” Bisik Carlos kepada Jessica.


“Biarkan saja, yang penting Kairos sudah di dalam menemani Tania.” Kata Jessica dengan suara pelan.


“Kenapa kamu disini?”


“Aku ingin menemanimu, aku tidak akan membiarkanmu sendiri.” Kata Kairos sambil memegang tangan Tania.


‘Tidak apa apa Kairos, aku bisa sendiri.” Kata Tania lalu air mata keluar dari sudut matanta.


Kairos menghapus air mata Tania


“Jangan menangis, aku akan tetap disini menemanimu.” Kata Kairos sambil tersenyum


Tania menatap mata Kairos lalu dia memegang pipi Kairos


“Teriama kasih.” Ucap Tania lalu dia memejamkan matanya.


Kairos membelai rambut Tania


“Tenangkan pikiranmu.” Kata Kairos lalu Tania menganggukan kepala


Tania merasakn sakit di perutnya, lalu Dokter masuk bersama bidan dan perawat.


“Sepertinya dia sudah akan melahirkan.” Kata Dokter sambil duduk di bawah Tania. “Tarik nafas panjang lalu hembuskan secara perlahan lewat mulut.” Kata Dokter kepada Tania lalu Tania mengikuti perintah Dokter


Kairos membelai rambut Tania


“Kamu bisa sayang.” Kata Kairos sambil membelai rambut Tania

__ADS_1


Tania mulai mengejan, dia menarik dengan kuat kaos Kairos lalu dia berteriak. Dia mengejan lagi dan menarik kaos Kairos berulang kali dia mengejan lalu terdengar tangisa bayi. Kairos menggendong bayi Tania lalu dia mendekatkan bayi itu kepada Tania.


Tania tersenyum lalu Kairos memberikan bayi itu kepada perawat untuk di mandikan.


“Sekarang Ezer mempunyai dua adik.” Kata Kairos kepada Tania sambil membelai rambut Tania


“Terima kasih Kairos.” Ucap Tania lalu Kairos tersenyum.


Kairos keluar dari ruang bersalin lalu dia menggendong Ezer.


“Bagaimana dengan Tania?” Tanya Jessica


“Baik mam.” Jawab Kairos sambil tersenyum


Carlos memeluk Kairos


“Papa bangga padamu.” Bisik Carlos.


Kairos tersenyum kemudian dia menghampiri Reagen.


“Istrimu sudah selesai melahirkan anakmu, silahkan temui dia di dalam.” Kata Kairos tapi Reagen hanya diam. Dia merasa cemburu kepada Kairos tapi dia tidak ingin menunjukannya.


Reagen masuk ke dalam menemui Tania


“Hi.. bagaiaman keadaanmu? Maaf tadi aku tidak bisa menemanimu.” Kata Reagen kepada Tania.


Tania hanya diam dan tersenyum paksa kepada Reagen.


Di luar Kairos mengajak Ezer untuk melihat bayi Tania, Mike Nyonya Sonia mengikuti Kairos, begitu Jessica dan Carlos. mereka bersama sama pergi melihat bayi Tania.


“Sayang itu adik Ezer.” Kata Kairos kepada Ezer


“Adik Eze di rumah papi.” Kata Ezer lalu Kairos tertawa


“Sayang itu juga adik Ezer.” Kata Kairos lagi tapi Ezer hanya diam.


Akhirnya Tania di pindahkan di ruang vip, mereka berkumpul di ruanh vip dan menunggu perawat untuk membawa bayi Tania. Tidak lama kemudian perawat masuk membawa bayi Tania, perawat meletakkan bayi Tania di samping Tania.


“Siapa namanya?” Tanya Mike kepada Reagen


“Ehm.. namanya Claude.” Jawab Reagen sambil membelai pipi Claude.


“Bagus.” Kata Mike sambil berdiri di samping tempat tidur kemudian dia menggendong Claude


“Akhirnya kamu memiliki cucu Mike.” Canda Carlos lalu Mike tertawa.


“Iya Carlos, aku sangat bahagia.” Kata Mike kemudian dia mencium pipi Claude


Kairos dan Tania saling tatap mata, ada kerinduan di mata mereka berdua. Kairos tersenyum kepada Tania lalu Tania membalas senyuman Kairos.


Carlos dan Jessica berpamitan kepada Mike da Nyonya Sonia juga kepada Reagen dan Tania. Kairos juga berpamitan kepada Mereka.


Selamat membaca


Maaf kemarin tidak up karena sangat sibuk

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2