
Kairos membawa Angel ke kamar Jessica dan Carlos, mereka ingin membicarakan soal penawaran yang di berikan Kairos. Kairos menyuruh Angel duduk di sofa, Angel duduk kemudian Carlos dan Kairos mengambil kursi lalu duduk di hadapan Angel. Sedangkan Jessica dia lebih memilih keluar. Jessica pergi duduk di Kawasan mega mas lalu dia memesan pisang goroho dengan sambal roa, dia juga memesan kopi. (Bukan pisang goroho yang lagi Viral itu ya)
“Sore sore begini enak makan pisang goreng sambil minum kopi dan menunggu sunset.” Kata Jessica dalam hati. “Aku malas membahas penawaran itu, Angel benar benar memanfaatkan Kairos.”
Sementara di kamar Kairos dan Carlos sedang berbincang bincang dengan Angel
“Jadi Angel, kamu akan menerima rumah dan mobil itu saat kamu selesai melahirkan dan bayi itu sudah ada di tangan kami, dan kamu harus menandatangi surap pernyataan.” Kata Carlos kepada Angel dan Angel menganggukan kepala.
“Baik Tuan.” Kata Angel
“Bagus kalau begitu. Ok sudah cukup, Kairos papa akan menyusul mama.”
“Mama di mana pap?” Tanya Kairos
“Mama lagi duduk di pinggir pantai.” Jawab Carlos kemudian dia berdiri.
Kairos dan Angel juga berdiri, Angel langsung meninggalkan kamar kemudian dia kembali ke kamarnya. Kairos dan Carlos keluar dari kamar lalu menuju ke lobby. Mereka keluar dari hotel, mereka berdua menyeberang jalan di depan IT Center lalu menuju ke Kawasan Mega Mas. Mereka mencari Jessica
“Coba kamu telepon mama, tanyakan dimana posisinya.” Kata Carlos kepada Kairos
Kairos megeluarkan handphone dari saku celananya lalu menghubugi Jessica, terdengar suara Jessica
“Hallo sayang, kalian sudah selesai?” Tanya Jessica
“Iya, mama lagi dimana? Aku dan papa ada di Kawasan
“Ohh.. mama lagi minum kopi di pinggir pantai.” Jawab Jessica dari seberang telepon
“Iya, dimananya mam?” Tanya Kairos sambil matanya mencari cari Jessica
“Umm… mama di dekat mobil mobil yang menjual makanan, lihat saja mobil yang warnah hijau.”
Kairos melihat Jessica yang sedang berdiri
“Oh.. aku sudah melihat mama.” Kata Kairos lalu dia menutup telepon. “Ayo pap, itu mama algi berdiri di samping mobil.” Kata Kairos kepada Carlos lalu mereka berdua berjalan menghampiri Jessica.
Carlos dan Kairos duduk kemudian mereka memesan kopi.
“Mam ini apa?” Tanya Kairos sambil menunjuk pesananan Jessica
“Ini pisang goreng sayang. kamu coba saja sayang, ini enak kalau di celup di sambal roa.” Kata Jessica
Kairos mengambil sepotong pisang goreng lalu dia celupkan di sambal roa. Kairos mencoba memakannya kemudian dia tertawa.
Jessica menatap Kairos
“Kenapa sayang?” Tanya Jessica
“Rasanya aneh mam.” Kata Kairos sambil tertawa
“Aneh bagaimana sayang?”
“Umm.. tidak cocok di lidahku. Aku lebih suka sambal yang oma buatkan kemarin itu.”
“Ohh..” Gumam Jessica. “Oh ya beb, bagaimana pembicaraan kalian dengan Angel?”
“Iya, semua yang aku katakan Angel setuju. Dan Kairos akan tinggal disini sampai Angel melahirkan.” Kata Carlos kepada Jessica
“Tapi beb, setelah anak Kairos lahir, kita tidak bisa langsung membawahnya ke America.”
__ADS_1
Kairos menatap heran kepada Jessica
“Kenapa tidak bisa mam?” Tanya Kairos
“Sayang bayi yang baru lahir tidak baik di pesawat, apalagi penerbangannya sangat lama.”
“Terus bagaimana sayang?” Tanya Carlos
“Aku akan meminta mama dan Titin untuk tinggal sementara dengan Angel sampai bayi itu berumur enam bulan. Dan Kairos, setelah Angel melahirkan kamu harus kembali ke America.” Kata Jessica lagi
“Tapi mam, aku tidak bisa meninggalkan bayi itu.” Kata Kairos
“Tidak sayang, disini ada oma dan tante Titin. Mereka yang akan mengawasi Angel, surat rumah dan mobil akan di berikan kepada Angel setelah bayi itu berumur enam bulan.” Kata Jessica dengan tegas kepada Kairos
“Apa yang di katakan mama itu benar Kairos, selesai Angel melahirkan kamu harus kembali ke America. Kamu akan membantu papa di perusahaan papa.” Kata Carlos
“Baiklah pap.” Kata Kairos.
“Sayang besok pagi kita harus bertemu dengan developer, dan untuk pembayaran rumah nanti Tiara yang akan menyelesaikannya.” Kata Carlos kepada Jessica
“Iya beb, nanti selesai bertemu Developer kita ke Tomohon.” Kata Jessica dan Carlos menganggukan kepala.
Akhirnya Carlos membeli rumah di Kawasan elite sesuai dengan permintaan Angel, Tiara menyelesaikan semua transaksi pembelian rumah. Sedangkan Jessica dan Carlos mereka kembali lagi ke America.
Kairos dan Angel menempati rumah yang di beli oleh Carlos. mama Jessica juga adik Jessica tinggal bersama di rumah itu. Jessica tidak ingin Angel berbuat hal yang tidak baik kepada Kairos.
Jessica dan Carlos tiba di America. Acel yang menjemput Jessica dan Carlos tapi dia di kawal oleh Colby dan Dennis. Acel tiba di landasan lalu dia memarkirkan mobilnya. Dia melihat pesawat milik Carlos sementara landing. Acel keluar dari mobil dan bersandar di depan mobil sambil menyalakan rokoknya. Dia menghisap rokoknya kemudian dia semburkan asap rokok lewat mulutnya.
Telihat Carlos dan Jessica turun dari pesawat, Acel mematikan rokoknya lalu dia berlari menghampiri Jessica dan Carlos
Acel langsung memeluk Jessica
“Aku sangat merindukanmu.” Kata Acel sambil memeluk Jessica dengan Erat.
“Ihh.. kamu habis merokok ya?” Kata Jessica sambil mencubit pipi Acel lalu Acel tertawa.
“Iya mam, hanya sebatang.” Kata Acel sambil tersenyum
“Ahh… sayang, mama tidak ingin kamu merokok. Nanti berhenti ya!” Kata Jessica kemudian dia mencium kedua pipi Acel
Carlos juga memeluk Acel dan mencium ke dua pipi Acel
“Ayo kita pulang.” Ajak Carlos lalu mereka bertiga masuk ke dalam mobil. Acel langsung menjalankan mobilnya menuju ke rumah.
Tiba di rumah mereka turun dari mobil, Jessica dan Carlos langsung masuk kekamar mereka.
“Beb sebentar, aku ingin melihat Isabell.” Kata Jessica lalu dia keluar dari kamar dan pergi ke kamar Isabell. Jessica membuka pintu dan melihat Isabell lagi tertidur bersama Teresa.
Jessica menutup kembali pintu kamar Isabell kemudian dia kembali ke kamarnya. Jessica masuk dan melihat Carlos lagi berbaring di tempat tidur. Jessica melepaskan pakaiannya lalu dia berbaring di sampign Carlos.
“Beb, besok aku akan pergi ke seattle, aku akan menyewa apartemen di seattle.” Kata Jessica sambil meletakkan kepalanya di dada Carlos
“Berapa lama kamu akan tinggal di seattle?” Tanya Carlos sambil membelai rambut Jessica
“Sampai aku menemukan Tania, aku juga akan membawa Isabell denganku.”
“Baiklah sayang aku akan ikut denganmu.” Kata Carlos sambil memutar tubuhnya menghadap Jessica
“Tapi beb, bagaimana dengan pekerjaanmu dan perusahaanmu?” Tanya Jessica sambil memegang pipi Carlos
__ADS_1
“Sayang di kantorkan ada asistenku. Oh ya sebentar lagi perusahaan milik orang tua Celline akan bangkrut, dan aku akan mengakuisisi perusahaanya. Aku akan membuat Celline menerima akibat dari perbuatannya. Aku juga akan membuat orang tuanya berhutang padaku.” Kata Carlos
“Ahh.. beb jangan seperti itu. Orang tuanya tidak bersalah.”
“Kamu jangan khawatir sayang, aku hanya ingin memberi pelajaran sedikit kepada Cellie lewat orang tuanya. Aku tidak akan membuat orang tuanya miskin.” Kata Carlos kemudian dia mencium kening Jessica. “Besok jam berapa akan berangkat ke seattle?” Tanya Carlos
“Umm.. mungkin sore saja beb.”
“Baiklah sayang, kalau begitu aku akan mencari apartemen yang di sewakan.” Kata Carlos kemudian dia bangun dan mengambil laptop lalu dia kembali duduk di tempat tidur. Carlos menyalakan laptopnya sambil menunggu laptopnya menyala dia mencium bibir Jessica.
Jessica membalas ciuman Carlos. Carlos menatap Jessica lalu dia tersenyum.
“Sebentar lagi ada yang akan memanggilmu Grandama.” Canda Carlos lalu Jessica tertawa
Jessica menarik Nafas panjang.
“Hemm… aku akan mengajrnya untuk memanggilku mama.” Kata Jessica sambil tersenyum
Carlos tertawa
“Kenapa sayang? Kamu tidak suka kalau cucumu memanggilmu Grandma?”
“Ahh.. beb, bukan begitu. Aku lebih suka dia memanggilku mama.” Kata Jessica lagi.
“Baiklah sayang, kalau itu maumu.” Kata Carlos kemudian dia duduk dan mengambil bantal kemudian dia letakkan di atas pahanya. Carlos mengambil laptop lalu dia letakkan di atas bantal.
Carlos mencari apartemen yang disewakan lewat internet. Jessica melingkarkan tangannya di perut Carlos dan melihat apartemen yang ada di layar laptop
“Kamu mau dimana sayang?” Tanya Carlos sambil mengusap tangan Jessica yang ada di perutnya.
“Terserah kamu saja beb.” Kata Jessica sambil memasukkan tangannya ke dalam underwear boxer Carlos. dia memegang milik Carlos lalu memainkannya
Carlos menatap Jessica dan tertawa
“Kamu mulai nakal sayang.” Kata Carlos lalu Jessica tersenyum
“Aku hanya ingin memegangnya beb.” Kata Jessica sambil memainkan jari jemarinya di dalam underwear Carlos.
“Sayang kalau aku ingin bagaimana? Sedangkan kamu saat ini lagi period.” Kata Carlos sambil tersenyum
“Oh iya, aku lupa.” Kata Jessica sambil tertawa. Jessica mengeluarkan tangannya tapi Carlos menahannya.
“Pegang saja kalau kamu ingin pegang.” Kata Carlos lalu Jessica tersenyum dan dia memegang milik Carlos
Carlos melihat lihat apartemen
“Sayang, sepertinya ini bagus. Bagaiman kalau kita sewa yang ini saja.” Kata Carlos sambil menunjukan gambar apartemen kepada Jessica
“Iya beb, itu saja.” Kata Jessica sambil memainkan milik Carlos. dia merasakan milik Carlos sudah keras
“Baiklah sayang, sebentar aku akan menghubungi marketingnya.” Kata Carlos kemudian Jessica mengeluarkan tanganya dari underwear Carlos
Carlos melihat miliknya sudah keras lalu dia menatap Jessica sambil tersenyum
“Sayang kamu nakal, kamu membuat milikku jadi keras. Selesai aku menelpon kamu harus tanggung jawab.” Canda Carlos lalu Jessica tertawa
Carlos turun dari tempat tidur lalu dia menghubungi marketing
Selamat membaca
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar ya
Terima kasih