SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS3 Episode 24


__ADS_3

Logan dan rekannya kembali ke bangunan tempat mereka menyekap Cella, Logan membawakan makanan untuk Cella. Dia masuk ke dalam rungan kemudian dia menarik meja lalu meletakkan makanan di atads meja.


“Maaf Cella aku tidak bisa membuka ikatan yang ada di tanganmu, jadi bagaimana kalau aku menyuapimu saja,” tanya Logan kepada Cella sambil membuka makanan


“Buka saja, Logan. Aku tidak akan melarikan diri,” ujar Cella dengan suara yang pelan sambil memperhatikan Logan yang sedang mengeluarkan makanan dari dalam kotak.


“Aku tidak bisa Cella, kalau boss aku lihat nanti dia akan memarahiku,” kata Logan lalu dia duduk di kursi berhadapan dengan Cella.


“Baiklah. Terima kasih, Logan,” ucap Cella sambil menatap Logan. Logan mengambil makanan dengan garpu lalu dia menyuapi Cella, sesekali dia tersenyum kepada Cella.


“Umur kamu berapa Cella?” tanya Logan lagi sambil memasukan makanan ke dalam mulut Cella. Cella mengunya dan menelan makanan itu.


“Umurku 20 tahun,” jawab Cella kemudian dia menatap mata Logan. “Kalau kamu umur berapa?” Cella balik bertanya kepada Logan


“Um … umurku sekarang 32 tahun,” jawab Logan sambil tersenyum kemudian dia menyuap kembali makanan ke dalam mulut Cella.


“Apakah kamu sudah menikah?” tanya Cella lagi.


Logan tersenyum kemudian dia menggeleng-gelengkan kepala. “Aku belum menikah dan belum punya pacar, tapi sebelumnya aku punya pacar,” Jawab Logan kemudian dia tertawa


“Apakah pacarmu meninggalkanmu?” tanya Cella sambil memiringkan kepala menolak makanan yang ingin di suapkan Logan. “Cukup Logan aku sudah kenyang,” ujar Cella, dia menunggu jawaban Logan


“Eh … ya, pacarku meninggalkanku karena aku tidak memilik apa-apa,” jawab Logan kemudian dia mengambil tissue dan membersihkan mulut Cella. Dia mengambil air minum dan menempelkan di bibir Cella kemudian Cella meminum air yang di berikan Logan padanya.


“Terima kasih, Logan. Kamu baik sekali,” ucap Cella lalu Logan tersenyum.


“Sama-sama,” balas Logan kemudian dia berdiri. “Sebentar aku akan mengambilkan tikar dan selimut untukmu.” Logan meninggalkan Cella dan pergi ke ruangan lain, dia mengabil tikar dan selimut kemudian dia kembali ke ruangan tempat Cella di sekap.


Logan membersihkan ruangan itu lalu dia mengalas tikar di lantai, kemudian dia duduk di dekat Cella. Mereka berdua brbincag-bincang sampai larut malam.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sementara di kediaman Carlos, Jessica tidak bisa tidur dia mondar-mandir di dalam rumah. Pikirannya tidak tenang, dia memikirkan Cella, sesekali dia menyeka airmata. Carlos memperhatikan Jessica kemudian dia berdiri dan menghampiri Jessica


“Sayang, tenangkan dirimu. Charlie dan rekan-rekan polisi sedang mencari Cella,” Kata Carlos menenangkan Jessica. dia memeluk Jessica dan mengecup kening Jessica.


“Beb, aku tidak tenang sebelum mendengar kabar Cella. Entah di mana mereka membawa Cella,” ujar Jessica sambil menangis. Carlos membelai rambut Jessica dan mengajak Jessica masuk ke dalam kamar. Jessica mengikuti ajakan Carlos, mereka berdua masuk ke dalam kamar kemudian Jessica berbaring di tempat tidur.


Carlos kembali ke luar, dia pergi ke ruang kerjanya lalu dia menyalakan computer. Carlos mengabil Cd dari dalam laci, kemudian dia mengipas-ngispaskan Cd itu sambil matanya memandang ke luar jendela. Dia ingin melihat apa isi Cd yang di berikan oleh wanita itu saat dia berada di Club. Carlos memasukan Cd ke dalam computer kemudian dia melihat dua orang Pria sedang bercakap-cakap, Carlos tidak mengenal kedua Pria itu.


“Siapa mereka? Mengapa mereka ingin membunuhku?” tanya Carlos dengan heran, “jangan-jangan mereka juga yang menculik Cella,” kata Carlos dalam hati.


Carlos berdiri lalu dia pergi mencari Jack dan Emil, dia melihat Jack dan Emil sedang berbincang-bincang. Carlos menghampiri Jack dan Emil kemudian dia mengajak mereka berdua untuk ikut dengannya ke ruang kerja. Mereka masuk lalu Carlos meminta mereka untuk melihat video yang ada di computer. Jack dan Emil memperhatikan video itu.


“Em … Carlos, apakah kamu mengenal mereka berdua?” tanya Emil sambil memutar kembali video itu


“Aku tidak mengenal mereka, aku ingin kalian berdua cari tahu siapa mereka dan di mana mereka tinggal,” pinta Carlos kepada Emil dan Jack


“Baiklah, Carlos. Besok aku dan Emil akan mencari informasi tentang mereka berdua, sekarang sebaiknya kamu istirahat,” ujar Jack kemudian mereka keluar dari ruang kerja Carlos.

__ADS_1


Carlos berjalan ke kamarnya, dia membuka pintu dan melihat Jessica sudah tertidur pulas. Carlos melepaskan kaosnya kemudian dia berbaring di samping Jessica, dia mengecup kening Jessica dan memeluknya.


Sementara di bangunan kosong, terlihat Cella tidak bisa tidur dia hanya duduk di atas tikar dan memperhatikan ke adaan ruangan. Logan melihat Cella belum tidur kemudian dia menghampiri Cella.


“Mengapa kamu belum tidur?” tanya Logan kemudian dia duduk di samping Cella


“Aku tidak bisa tidur dengan tangan terikat di belakang,” jawab Cella sambil meluruskan kakinya. Logan membuka ikatan tangan Cella kemudian dia mengikat kembali tangan Cella di depan.


“Sekarang kamu tidur,” ujar Logan sambil berdiri dan duduk di kursi dan memperhatikan Cella yang sedang melipat selimut untuk di jadikan bantal. Cella merebahkan tubuhnya kemudian dia memejamkan matanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Beberapa hari kemudian, Jack dan Emil mendapatkan informasi tentang kedua Pria yang ada di dalam video itu. Mereka bahkan mendapatkan alamat tempat tinggal mereka. Jack dan Emil memberitahukan kepada Carlos lalu Carlos mengajak Jack, Colby dan Emil untuk menemui Pria itu.


Mereka tiba di kediaman Pria itu, Carlos turun dari mobil di ikuti Jack dan Emil. Sedangkan Colby dia berjaga-jaga di luar. Carlos menekan bel lalu pintu terbuka, soeorang wanita separuh baya berdiri di depan Carlos. Carlos menyapa wanita itu dan menjelaskan maksud ke datangannya.


Wanita itu mengajak Carlos masuk ke dalam dan menyuruh Carlos untuk duduk, dia meninggalkan Carlos lalu masuk ke dalam menemui Pria itu. Tidak lama kemudian keluar seorang Pria bersama wanita yang membukakan pintu untuk Carlos. Dia menghampiri dan menyapa Carlos


“Hi … Carlos, selamat datang di rumahku,” ucap Pria itu sambil duduk di depan Carlos


“Apakah aku mengenalmu?” tanya Carlos sambil menatap mata pria itu


“Ah … Carlos, kamu memang tidak mengenalku. Tapi aku sangat mengenalmu,” jawab Pria itu lalu dia tertawa


“Mengapa kamu ingin membunuhku? Apa yang sudah aku perbuat padamu?” Carlos menjadi penasaran mengapa Pria itu ingin membunuhnya


“Hmm ….” Pria itu menarik napas panjang, “kamu sudah lupa, apakah aku harus mengingatkanmu tentang persitiwa itu?” Mata pria itu menatap Carlos dengan tajam


Pria itu berdiri kemudian dia berjalan menuju ke jendela, dia berdiri di sana dan memandang keluar Jendela, dia mulai menjelaskan kepada Carlos siapa dia.


“Puluhan tahun yang lalu, kamu menyuruh anak buahmu untuk menculikku dan membawaku ke sebuah tempat, mungkin tempat itu peternakan ….


“Tunggu sebentar,” Pria itu berhenti kemudian dia menatap Carlos.


“Apakah kamu sudah mengingatnya?” tanya Pria itu dengan tatapan dingin kepada Carlos


“Anda, anak siapa?” Carlos bertanya balik kepada pria itu.


Pria itu tertawa sinis kemudian dia menjawab pertanyaan Carlos “aku anak dari Rolland.”


“Dan sebab itu kamu ingin membunuhku, bagaimana dengan adikku? Adikku mengalami pelecehan sex dan di bunuh oleh orang tuamu serta kedua rekannya. Aku mau bertanya kepadamu, bagaimana kalau yang alami itu kamu atau adikmu?” tanya Carlos sambil berdiri dan menghampiri Pria itu


“Itu bukan perbuatanku,” teriak Pria itu, “itu ulah daddyku bukan aku, tapi mengapa kamu menghukumku?”


“Aku ingin mereka merasakan bagaimana seandainya anak mereka yang mengalami hal itu, semestinya kamu menyalahkan orang tuamu, bukan menyalahkanku dan membunuhku” ujar Carlos dengan nada kesal, “apakah karena itu sehingga kamu menculik anakku gadisku?”


“Apa maksudmu?” tanya Pria itu, dia tidak mengerti dengan perkatan Carlos. Carlos berlutut di depan Pria itu dan menangis, dia memohon kepada Pria itu untuk melepaskan Cella.


“Aku mohon kepadamu, lepaskan anakku. Kalau kamu ingin membunuku, silahkan lakukan tapi tolong jangan sentuh keluargaku.” Pria itu semakin tidak mengerti dengan Carlos dia menarik Carlos untuk berdiri

__ADS_1


“Aku tidak mengerti, Carlos. Aku memang ingin membunuhmu tapi aku tidak ingin mengusik keluargamu,” jawab Pria itu


“Apakah kamu tidak menculi anakku?” tanya Carlos sambil menatap mata pria itu


“Aku bersumpah, Carlos. aku tidak menculik anakmu,” jawab Pria itu meyakinkan Carlos


Carlos duduk di sofa dan berpikir. “Kalau bukan dia lalu siapa yang telah menculik Cella?” tanya Carlos dalam hati.


Pria itu duduk di samping Carlos lalu bertanya lagi, “kapan anakmu di culik?”


“Empat hari yang lalu, sampai sekarang kami belum menemukannya,” jawab Carlos dengan wajah tertunduk.


Pria itu merasa kasihan kepada Carlos kemudian dia menawarkan bantuan kepada Carlos, “kalau kamu mau, aku ingin membantumu untuk mencari putrimu.” Carlos menatap Pria itu lalu dia menyeka air matanya.


“Terima kasih,” ucap Carlos kemudian dia berdiri, dia pamit kepada Pria itu. Carlos langsung meninggalkan kediaman Pria itu dan kembali ke rumah.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di kediaman Mike terlihat Mike sedang menerima telepon dari seseorang, Mike duduk di kursi kerjanya lalu mengangguk-anggukan kepala.


“Baiklah, kalau begitu aku ingin dia mati. Bunuh saja dia,” ujar Mike kepada kemudian dia menutup teleponnya. Mike berdiri kemudian dia keluar dari ruang kerja dan dia menuju ke kamar, Mike masuk kemudian dia merebahkan tubuhnya di atas kasur.


“Mudah-mudahan Carlos tidak tahu kalau aku yang menculik Cella,” kata Mike dalam hati kemudian dia memejamkan mata.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di gedung Logan mendengar perbincangan rekan-rekannya, Logan kembali ke ruangan tempat Cella di sekap kemudian dia membuka ikatan tali di tangan Cella.


“Kita harus pergi dari sini, mereka ingin membunumu,” ujar Logan sambil menarik tangan Cella


Cella menatap Logan denga heran lalu dia bertanya, “mengapa kamu ingin menyelamatkanku?”


“Karena aku hanya di suruh untuk menculikmu bukan membunuhmu, itu perjanjiannya,” jawab Logan kemudian dia menarik tangan Cella.


supaya gak kebayang logan X man aku kasih visualnya dech



Mereka berdua berjalan mengendap-endap, Logan meliat rekan-rekannya masih berbicang-bincang di ruangan lain.


Selamat membaca


Oh ya jangan lupa baca


Menembus Batas Cinta/ karya Luna hayanuki


Menikah Dengan Mr. Arrogant / Karya Lady Dewi


Menikahi Bumi Yang Di Cintai Langit / Karya Na-ma

__ADS_1


Putra Raja / Karya Ayra Freys


Terima kasih


__ADS_2