
Flashback Tania
Hi readers puyengkan dengan tamatnya Suami Bajiingan. Maaf sengaja aku buat seperti itu supaya kita sama sama putar otak. Mengapa aku buat endnya seperti itu karena
Aku ingin membangunkan silent readers, terlalu banyak silent readers di novelku. Perhari viewers sampai puluhan ribu bahkan ratusan ribu, yang memfavoritkan cerita ini 18664 tapi like dan komentar hanya begitu begitu saja. malas memberi like dan komentar, tidak ada susahnyakan memberi like, tinggal pencet tanda jempol saja masa tidak bisa. Harus balance donk, aku berusaha up setiap hari, sehari bisa dua sampai tiga eps aku up masa untuk like susah amat.
Dan ternyata caraku berhasil, banyak yang tidak pernah memberi komentar akhirnya keluar memberi komentar. Aku baca komentar komentar sampai tertawa sendiri, ada yang mengerti dan ada yang tidak mengerti. Ada yang pasrah ada yang minta season 3. Ada yang tidak ingin cerita ini tamat karena masih ingin membaca kisah Carlos dan Jessica, terus aku harus buat kisah apa lagi untuk Carlos dan Jessica? apakah tidak bosan?
Extra partnya sudah ada tapi aku belum mau up semuanya kalau tangan tangan jahil belum mengembalikan rate bintang menjadi 4.8. kalau masih 4.6 maka aku akan up 3 hari skali. saat ini aku up hanya sebagian saja biar tambah lebih puyeng.
Flashback
Saat Carlos melihat Reagen bersama perempuan dia dan Tania tidak jadi makan di restoran itu, mereka berdua kembali ke kantor, tiba di kantor Carlos menghubungi Jessica dan Kairos. dia meminta Jessica dan Carlos untuk datang ke kantor. Jessica dan Kairos datang ke kantor , lalu mereka berbincang bincang tentang masalah Tania.
Carlos menceritakan kepada Jessica apa yang dia lihat di restoran saat dia dan Tania akan makan siang. Tania juga menceritakan kepada Jessica dan Kairos kalau dia sudah sering melihat Reagen bersama wanita lain. Kairos menjadi emosi, dia mengepalkan tangannya lalu melayangkan tinjunya di tembok.
“Sebenarnya aku juga sudah sering melihat Reagen bersama wanita lain. Bahkan aku pernah mengikuti Reagen, dia dan wanita itu masuk di hotel milik oma.” Kata Kairos kepada Jessica dan Carlos
“Tapi mengapa kamu tidak mengatakannya padaku?” Tanya Tania
“Aku tidak ingin mengatakannya padamu karean aku pikir itu percuma, aku pikir kamu pasti tidak akan percaya.” Kata Kairos sambil duduk.
Jessica membelai rambut Tania
“Lalu bagaimana Tania? Apakah kamu akan tetap bersama Reagen?” Tanya Jessica.
“Mam, aku ingin meninggalkan Reagen tapi paman Mike dan Nyonya Sonia begitu baik kepadaku. Memang aku dan Reagen jarang tidur bersama, dia sering tidak pulang.”
“Kalau begitu tinggalkan Reagen.” Sela Kairos
“Aku tidak bisa Kairos, paman Mike begitu menyayangiku, dia selalu berpesan padaku jangan tinggalkan Reagen.”
Carlos duduk di dekat Tania
“Baiklah, tapi kalau ada apa apa segera hubungi papa dan mama.” Kata Carlos sambil membelai rambut Tania.
__ADS_1
“Iya pap, terima kasih.” Ucap Tania sambil menatap Kairos.
“Baiklah aku akan mengantarmu pulang.” Kata Kairos sambil berdiri
“Kairos biarlah aku pulang sendiri.” Kata Tania kepada Kairos.
“Tidak Tania, aku akan mengantarmu.” Kata Kairos kemudian dia menarik tangan Tania.
Tania mengikuti Kairos sampai di parkiran
“Kairos aku ingin pulang sendiri, kalau aku pulang bersamamu bagaimana dengan mobilku?” Kata Tania kepada Kairos sambil melepaskan tangannya dari Kairos.
“Tinggalkan saja mobilmu disini, nanti sopir perusahaan papa yang akan mengantarnya ke rumah paman Mike.” Kata Kairos lagi kemudian dia membuka pintu mobil dan memegang tangan tania dan menyuruh Tania masuk.
Tania masuk kedalam mobil, begitu juga dengan Kairos dia masuk kedalam mobil kemudian dia menjalankan mobilnya. Kairos tidak mengantar pulang Tania tapi dia membawa Tania ke villa milik Jessica
“Kairos kita akan kemana?” Tanya Tania dengan heran
“Kita akan ke villa mama, kita harus bicara.” Kata Kairos sambil menyetir mobil.
“Tania sudah kamu jangan khawatir, aku tidak akan menyentuhmu.” Kata Kairos dengan kesal
Akhirnya mereka sampai di villa milik Jessica. Kairos menarik tangan Tania lalu mereka berdua masuk kedalam. Kairos dan Tania duduk di dekat kolam renang.
“Mengapa kamu membawa aku kesini?” Tanya Tania dengan heran
“Aku ingin kamu jujur tentang kamu dan Reagen.” Kata Kairos sambil menatap mata Tania
“Apalagi yang harus aku katakan padamu? Semuanya sudah kamu dengar.”
“Kamu belum mengatakan semuanya, masih banyak hal yang kamu simpan. Aku bisa lihat dari raut wajahmu, aku sangat mengenalmu Tania.” Kata Kairos sambil memegang pipi Tania.
“Aku sudah mengatakan semuanya Kairos, tidak ada yang aku simpan.”
“Kamu bohong Tania, mengapa kamu tidak ingin meninggalkan Reagen padahal kamu sudah tersiksa tinggal disana.”
__ADS_1
“Aku sudah katakan padamu Kairos. aku tidak bisa meninggalkan Reagen karena paman Mike sangat baik padaku. Apalagi Kairos?”
“Tidak mungkin Tania, pasti ada hal lain sampai kamu tidak ingin meninggalkan Reagen. Katakan padaku.”
“Kairos cukup, sudah aku katakan padamu semua karena aku menghargai paman Mike.”
“Hanya karena menghargai paman Mike terus kamu korbankan dirimu, aku tidak percaya.” Kata Kairos kemudian dia menarik tangan Tania. “Katakan padaku yang sebenarnya Tania, katakan padaku.” Teriak Kairos.
Tania menatap Kairos
“Kamu ingin tahu yang sebenarnya? Kamu ingin tahu mengapa aku tetap bertahan dengan Reagen walaupun aku sangat tersiksa? Kamu ingin tahu?” Kata Tania sambil mendorong tubuh Kairos.
Kairos memegang tangan Tania kemudian dia menatap mata Tania
“Tentu saja aku ingin tahu.”
“Baik.. akan aku katakan padamu. Aku bertahan dengan Reagen karena aku ingin melindungi keluargamu. Aku ingin melindungi ke-lu-ar-ga-mu.” Teriak Tania kepada Kairos sambil menangis. “Aku tersiksa Kairos, tapi untuk melindungi keluarga kalian aku bertahan dengan Reagen.
Kairos memegang lengan Tania
“Apa maskudmu? Aku tidak mengerti.”
Tania duduk lalu dia menangis.
“Kairos setelah aku menikah dengan Reagen, dia memperlihatkan sifat aslinya kepadaku. Dia memang mencintaiku tapi dia selalu menyiksaku, saat aku ingin meninggalkannya dia mengadu kepada paman Mike. Paman Mike dan Nyonya Sonia sangat menyayangi Reagen.
“Paman Mike menemuiku dan bicara padaku, dia memintaku untuk tidak meninggalkanku dan di depan paman Mike Reagen berlutut di depanku dan meminta aku untuk tidak meninggalkannya. Dia begitu munafik di depan paman Mike.
Kairos memegang Tangan Tania dan menghapus airmata Tania
“Di depan Reagen aku menceritakan kelakuannya kepada paman Mike, tapi paman Mike hanya membela Reagen. Akhirnya aku memilih diam, saat paman Mike pergi Reagen berjanji tidak akan lagi menyiksaku.
Udah ah.. besok lagi ya.
I Love You Guys
__ADS_1