SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Pergi ke club


__ADS_3

Carlos masih masih mendampingi Jessica di rumah sakit, dia selalu berada disisi Jessica. Carlos mengeluarkan handphonenya dia ingin menghubungi Mike. Sudah setahun lebih Mike berada di luar negeri mengurus bisnis orang tuanya. Carlos ingin memberitahukan pada Mike tentang Jessica, karena Mike sangat menyayangi Jessica. Jessica sudah seperti adik kandung bagi Mike. Carlos menghubungi Mike dan terdengar suara Mike.


“Hei Carlos apa kabar, bagaimana kabar si kecil juga Jessica aku meridukan kalian.” Kata Mike pada Carlos. Mike tidak tahu sesuatu telah menimpa Jessica.


“Mike aku lagi di rumah sakit.” kata Carlos pada Mike dengan suara yang berat.


“Ada apa Carlos, siapa yang sakit katakan padaku.” Kata Mike, Mike menjadi khawatir


“Jessica di rumah sakit mike, dia tertembak kemarin di sekolahnya.” Kata Carlos lagi dan Mike terkejut mendengar apa yang di katakan Carlos padanya.


“Apa Jessica tertembak. siapa yang menembaknya Carlos?” Tanya Mike penuh khawatir, dia jadi memikirkan Jessica juga


“Aku belum tahu Mike, polisi masih menyelidikinya.”


“Carlos aku akan segera pulang, aku akan mencari siapa yang menembak Jessica. Aku akan memberinya pelajaran, berani sekali mereka menembak adikku.” Kata Mike dari seberang telepon


“Mike kamu disana saja, aku akan mengurus semuanya. Aku sudah menyuruh Rick untuk mencari informasi, aku akan menyelesaikannya Mike.”


“Hei Carlos aku tidak ingin kamu berbuat hal buruk, ingat Jessica dan Kairos membutuhkanmu. Aku akan menyelesaikannya, aku akan segera kembali.” Kata Mike sambil menutup teleponnya.


Carlos memasukkan kembali handphonenya kedalam saku dan masuk kembali ke ruangan Jessica. Dia duduk di samping tempat tidur dan memperhatikan Jessica, dia memegang tangan Jessica dan menciumnya. Sampai saat ini Jessica belum siuaman juga dan handphonenya Carlos bergetar dia melihat ada satu pesan dari Rick. Dia membacanya dan memperhatikan foto yang dikirim Rick padanya kemudian dia keluar dari ruangan Jessica. Dia menyuruh Marco menjaga Jessica.


Carlos masuk kedalam mobil dan langsung menjalankan mobilnya, dia keluar dari rumah sakit dan pergi. Dia berhenti di salah satu toko yang menjual senjata, dia turun dari mobil dan masuk ke dalam.


“Hei Carlos, lama tidak melihatmu. Kata pemilik toko sambil memeluk Carlos, kamu kemana saja?” Ternyata mereka sudah saling mengenal


“Ahh.. Ron aku butuh bantuanmu.” Kata Carlos pada Ron. Ron mengajak Carlos masuk kedalam ruangannya dan mereka berbincang bincang.


“Ada apa Carlos, apa yang bisa aku bantu?” Tanya Ron pada Carlos


“Begini Ron, ada yang menembak istriku dan sekarang dia terbaring di rumah sakit dan sampai saat ini juga belum siuman. Aku sudah mendapat informasi tentang siapa yang menembak istriku.


“Carlos jadi kamu sudah menikah?” Tanya Ron dengan terkejut, dan yang tertembak di sekolah itu adalah istrimu Carlos?” Ron langsung tertawa. “Carlos yang menembak istri kamu berarti tidak tau siapa kamu, ada yang berani bermain main denganmu. Kamu sudah tahu siapa yang menembak istri?” Tanya Ron lagi


“Iya aku sudah tahu dan aku mengenalnya. Aku berpikir mereka tidak tahu kalau Jessica istriku kalau mereka tahu tidak mungkin mereka menembaknya.


“Kenapa istrimu ada di sekolah itu carlos?” Tanya Ron pada Carlos dan Carlos menjelaskan semuanya. Akhirnya Ron mengerti.


“Carlos apa yang bisa aku bantu buatmu.” Tanya Ron lagi


“Ron yang menembak istriku kamu juga mengenalnya. aku ingin tahu dimana tempat biasanya mereka berkumpul.”


“Siapa dia Carlos?” Tanya Ron lagi.


“Adrian Ron, dia yang menembak istriku.” Kata Carlos pada Ron dan Ron terkejut.


“Jadi Adrian yang menembak istrimu Carlos?” Tanya Ron dan Carlos menganggukan kepala.


“Carlos mereka biasa berkumpul di club milik Peter, aku tahu mereka selalu disana karena aku sering berkunjung ke club Peter dan berbincang bincang dengan mereka.


“Ohh… Di tempat Peter, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan peter.” Kata Carlos. “Aku nanti akan kesana. Oh ya ron aku butuh senjata.” Ron berdiri dan mengajak Carlos untuk masuk ke ruangan senjata dan membuka lemari dan menyuruh Carlos memilih senjata.


Carlos melihat lihat senjata dan memegangnya. Carlos memegang senjata api berbentuk pistol


“Ron ini senjata jenis apa.” Tanya Carlos pada Ron sambil mencoba senjata itu.


“Oh itu Desert Eagle, senjata ini buatan Israel Carlos. kemampuan menembaknya luar biasa. Daya tembaknya 2000 joule Carlos tapi suara tembakannya amat keras, aku sarankan kamu gunakan senjata ini saja.” Kata Ron sambil menunjukan pistol jenis Raging bull 454 cassual 5 pada Carlos. Carlos memegang senjata tersebut tapi dia lebih tertarik dengan Desert Eagle.


“Ron aku pakai ini saja Desert Eagle, kamu pasti punya peredamkan?” Tanya Carlos pada Ron.

__ADS_1


“Iya aku punya. Oh ya Carlos aku sarankan kamu memakai peluru ini saja 44 magnum.” Kata ron pada Carlos. Carlos mengambil peluru itu dan memasukan 8 butir peluru kedalam mesin pistol. Senjata yang Carlos pilih berwarna silver.


“Oh ya Ron berapa kamu menjual pistol ini.” Tanya Carlos


“Carlos kamu tidak perlu membayarnya, pakai saja.”


“Jangan begitu ron, aku akan membayarnya berapapun harganya.” Kata Carlos lagi.


“Carlos kamu temanku dan kamu sudah sering membantuku, kalau tidak ada kamu aku tidak akan seperti ini.” Kata Ron pada Carlos.


“Tapi Ron…” Carlos baru mau berbicara tapi sudah di sela oleh ron.


“Carlos begini saja kamu pakai senjata itu kalau sudah selesai kamu kembalikan padaku.”


Mendengar Ron berkata begitu Carlos langsung tertawa. “Ron kamu gila, senjata ini akan aku pakai untuk membunuh, setelah membunuh masa aku kembalikan padamu.” Kata Carlos sambil tertawa.


Ron tersenyum pada Carlos. “Carlos, aku tidak ingin kamu membayarnya pakai saja.” Kata Ron pada Carlos dan akhirnya Carlos mengalah.


Carlos berpamitan pada Ron dan pergi kembali ke rumah sakit, sebelum kerumah sakit Carlos mampir membeli bunga untuk di letakan di kamar Jessica. Selesai membeli bunga Carlos langsung pergi kerumah sakit. Sampai di rumah sakit dia langsung menuju keruangan Jessica dan meletakkan bunga yang dia beli di atas meja dan dia berdiri di samping tempat tidur kemudian mencium kening Jessica.


Carlos berencana malam nanti dia akan pergi ke club temannya. Carlos menundukkan kepalanya di tempat tidur dekat tangan Jessica, dan Carlos merasa ada tangan di punggungnya. Carlos mengangkat kepalanya dan melihat Mike sudah berada disampingnya.


“Hi Mike cepat sekali kamu sudah disini.” Kata Carlos pada Mike sambil memeluk Mike.


“Iya Carlos mendengar kabar darimu aku langsung menyewa jet pribadi dan kesini. Aku menjadi khawatir pada kalian.” Kata Mike pada Carlos, Mike menghampiri Jessica dan mencium kening Jessica.


Mike memegang tangan jessica. “Aku akan mencari orang yang menembakmu.” Kata Mike dalam hati. “Berani beraninya kalian menembak adikku.” Kata Mike lagi dalam hati.


“Carlos Kairos siapa yang jaga?” Tanya Mike pada Carlos.


“Ada mommy yang menjaga Kairos.” Kata Carlos.


“Baiklah Carlos aku akan kerumah, aku ingin melihat keponakanku dia pasti sudah tambah lucu ya?”


“Baiklah Carlos aku pergi sekarang dan ingat Carlos jangan melakukan hal buruk, ingat Kairos dan Jessica membutuhkanmu. Masalah orang yang menembak Jessica biar aku yang selesaikan.” Kata Mike pada Carlos


“Baiklah Mike.” Kata Carlos dan Mike meniggalkan ruangan Jessica.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Malampun tiba Carlos meminta Rick dan Marco menjaga Jessica kemudian dia pergi ke club milik temannya. Sampai di club Carlos langsung mencari peter, dan Peter menemui Carlos.


“Carlos sudah lama tidak melihatmu.” Kata Peter dan mereka berdua berpelukan. “Carlos kamu terlihat berbeda sekarang, semakin tampan saja.” Kata Peter pada Carlos sambil memperhatikan wajah Carlos dan Carlos tertawa.


“Kamu bisa saja peter.” Kata Carlos pada Peter. “Oh ya Peter aku ingin berbicara denganmu.” Kata Carlos pada Peter.


“Baiklah Carlos ayo kita keruanganku.” Peter dan Carlos masuk ke dalam ruangan dan Peter menyuruh Carlos duduk. “Apa yang ingin kamu bicarakan Carlos?” Tanya Peter


“Peter apakah Adrian sering datang kesini?” Tanya Carlos pada Peter.


“Iya hampir setiap malam dia selalu datang kesini.” Jawab Peter. “Ada apa Carlos, apakah Adrian melakukan sesuatu?”


“Iya Peter dia menembak istriku dan istriku sekarang terbaring di rumah sakit, sampai sekarang dia belum siuman.” Kata Carlos pada Peter dan Peter terkejut.


“Adrian menembak istrimu Carlos, tapi kenapa dia menembak istrimu. Apaka dia tahu itu istrimu Carlos?”


“Aku pikir dia tidak tahu Peter. Kalau dia tahu tidak mungkin dia akan menembak istriku. Aku curiga ada yang membayarnya untuk menembak istriku.”


“Aku berpikir juga begitu Carlos, pasti ada yang membayar Adrian untuk menembak istrimu.” Kata Peter pada Carlos.

__ADS_1


“Kamu pernah lihat Adrian datang dengan orang yang tdak kamu kenal di club ini?” Tanya Carlos lagi.


“Carlos empat hari yang lalu Adrian datang dengan seseorang di club ini dan aku tidak pernah melihat orang itu di club ini.”


“Oh begitu ya. Peter bisa kamu katakan pada orang orangmu diluar kalau Adrian datang suruh dia keruangan ini, aku ingin berbincang dengannya. Kamu jangan khawatir tidak akan terjadi apa apa di ruangan ini, aku hanya ingin menanyakan kenapa dia menembak istriku.”.


“Baiklah Carlos aku akan beritahukan mereka.” Kata peter pada Carlos lalu dia keluar dan Carlos menuggu Peter di dalam ruangan sambil merokok. Tidak lama kemudian Peter masuk dan duduk di depan Carlos.


“Carlos selama ini kamu kemana saja, bertahun tahun kita tidak bertemu.” Kata Peter pada Carlos.


“Aku di Indonesia Peter, aku membangun bisnisku di Indonesia.


“Bisnismu berhasil disana?”


“Iya aku berhasil membangun bisnis di Indonesia.” Kata Carlos pada Peter.


Mereka berbincang bincang dan pintu di ketuk, Peter berdiri dan Adrian masuk dia melihat Carlos


“Hei Carlos.” Sapa Adrian, mereka berpelukan erat. “Kamu kemana saja Carlos, sudah lama aku tidak melihatmu.” Kata Adrian pada Carlos.


“Aku tinggal di Indonesia Adrian, aku melakukan bisnis di Indonesia.”


“Pantas saja kamu sudah tidak pernah terlihat lagi, dan pasti kamu sudah memiliki wanita di Indonesia.” Kata Adrian pada Carlos.


“Iya Adrian aku sudah menikah dengan wanita Indonesia.” Kata Carlos pada Adrian dan Adrian tertawa. “Pantas saja kamu betah tinggal di Indonesia ternyata sudah menikah dengan wanita Indonesia.”


“Tapi sayang Adrian seseorang menembak istriku tanpa sebab.” Kata Carlos pada Adrian sambil tertunduk dan Adrian terkejut.


“Carlos siapa yang menembak istrimu, berani sekali mereka menembak istrimu. Katakan padaku Carlos dan aku akan mencari orang itu dan membawanya di hadapanmu.” Adrian tidak menyadari kalau dia sudah menembak Jessica.


“Adrian aku mengerti, orang itu tidak tahu kalau yang dia tembak itu istriku. Kalau dia tahu tidak mungkin dia menembaknya.


“Carlos apakah kamu sudah mengetahui siapa yang menembak istrimu?” Tanya Adrian pada Carlos


“Iya aku sudah tahu adrian, dan yang menembak istriku adalah temanku sendiri, dia teman baikku Adrian. Tapi aku yakin dia tidak tahu kalau yang dia tembak itu istriku. Aku hanya ingin tahu kenapa dia menembak istriku, apa salah istriku padanya karena selama ini istriku tidak bergaul dengan siapapun disini. Kata Carlos pada Adrian. Peter hanya diam mendengarkan Carlos dan Adrian berbincang.


“Carlos katakan siapa temanmu itu, apa aku juga mengenalnya?”


“Adrian aku hanya ingin menanyakan padamu apa salah istriku padamu, atau mungkin aku pernah berbuat salah padamu. Katakan padaku adrian.” Kata Carlos pada Adrian dan air mata Carlos menetes


“Adrian yang kamu tembak itu adalah hidupku.” Kata Carlos lagi sambil menyeka air matanya.


Adrian terkejut dengan apa yang dia dengar. “Carlos itu istrimu?” Tanya Adrian pada Carlos dengan penuh rasa takut. “Carlos aku berani bersumpah aku tidak tahu kalau itu istrimu.” Kata Adrian lagi.


“Tenang Adrian aku tidak akan membunuhmu, aku mengerti Adrian. Aku hanya ingin tahu, kenapa kamu menembak istriku,”


“Carlos aku hanya di suruh seseorang, dia memberikan foto seorang wanita padaku dan dia mengatakan wanita yang ada di foto itu mantannya yang sudah menyakitinya dan dia ingin aku membunuhnya. Tapi Carlos sungguh aku tidak tahu kalau wanita yang ada di foto itu istrimu,


“Tidak apa apa adrian aku mengerti. Tapi darimana kamu tahu dia bersekolah di RK?” Tanya Carlos lagi


“Carlos dia sudah mengincar istrimu dan dia tahu tempat tinggal istrimu, dia yang memberitahukan padaku kalau istrimu bersekolah di RK” Jelas Adrian pada Carlos. Kalau kamu mau Carlos aku akan membawa orang itu di hadapanmu sekarang.”


“Adrian jangan bawah di tempatku.” Kata Peter pada Adrian. Peter tahu pasti Carlos akan membunuh orang itu, dan dia tidak ingin itu terjadi di clubnya.


“Tenang saja Peter aku tidak akan membawa orang itu kesini. Carlos kamu ikut denganku.” Ajak Adrian pada Carlos.


“Baik Adrian aku akan ikut denganmu.” Carlos dan Adrian keluar dari club, Carlos masuk kedalam mobil Adrian dan adrian masih di luar mobil dia menghubungi seseorang.


selamat Membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya


Terima kasih


__ADS_2