SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS2 Episode 25


__ADS_3

Jessica terbangun saat dia merasakan ciuman Carlos di lehernya.


“Ah.. beb aku masih mengantuk.” Kata Jessica dengan suara serak lalu dia menarik Carlos kedalam pelukannya.


Carlos tersenyum, lalu dia memeluk Jessica


“Sayang, ayo kita sarapan. Aku sudah lapar.” Bisik Carlos di kuping Jessica


Jessica membuka matanya lalu dia menatap Carlos


“Baiklah beb, aku mandi dulu.” Kata Jessica sambil melepaskan pelukannya. “Kamu sudah mandi?”


“Iya sayang, aku sudah mandi.” Jawab Carlos sambil meremas dada Jessica. Jessica menepuk tangan Carlos dan Carlos tertawa


“Ayo mandi sayang.”


“Iya.” Jawab Jessica lalu dia bangun dan pergi ke kamar mandi.


Selesai mandi Jessica memakai pakaiannya


“Ayo beb, kita pergi sarapan.” Kata Jessica kepada Carlos, lalu Carlos berdiri kemudian mereka keluar dari kamar.


Carlos dan Jessica pergi sarapan, disana sudah ada Kairos dan Angel. Carlos dan Jessica menyapa Kairos dan Angel, kemudian mereka berdua mengambil makanan lalu duduk.


“Oh oh ya beb, nanti selesai sarapan aku ingin pergi ke Tomohon. Aku ingin mengunjungi mama juga makam papa juga mamaku.” Kata Jessica sambil membersihkan mulutnya dengan tissue


“Iya sayang, Kairos kamu akan ikut papa dan mama mengunjungi oma di Tomohon?” Tanya Carlos kepada Kairos


“Iya pap, aku akan ikut.”


Akhirnya mereka selesai sarapan. Mereka kembali ke kamar mereka, Jessica dan Carlos masuk ke dalam kamar kemudian Carlos mengganti pakaiannya. Dia melihat Jessica melepaskan pakaiannya lalu dia tersenyum, Carlos menghampiri Jessica dan memeluk Jessica dari belakang. Dia melingkarkan tangannya di perut Jessica dan mencium punggung Jessica


Jessica memegang tangan Carlos yang melingkar di perutnya. Dia memandang Carlos lewat cermin kemudian dia tersenyum.


“Kamu kenapa beb.” Tanya Jessica sambil tersenyu.


“Tidak apa apa sayang, aku hanya ingin memelukmu.” Kata Carlos sambil mencium leher Jessica


“Ohh..” Gumam Jessica. “Kalau begitu pakai pakainmu.”


Carlos memandag Jessica lewat cermin kemudian dia tersenyum


“Sayang, aku sudah terlihat tua sedangkan kamu masih terlihat sangat muda.” Kata Carlos sambil membelai wajah Jessica


Jessica tersenyum


“Kamu tidak terlihat tua beb, umur kamu sekarang 54 tahun buatku itu masih muda. Kalau sudah 80 itu namanya sudah tua.” Canda Jessica lalu Carlos tertawa.


“Kalau umurku sudah 70 tahun, apakah kamu masih mau mendampingiku?”


Jessica memutar badannya menghadap Carlos kemudian dia melingkarkan tangannya di punggung Carlos.


“Selamanya aku akan tetap bersamamu. Baik suka maupun duka, aku akan tetap bersamamu. Bukankah kita sudah berjanji untuk selalu bersama? Aku tidak akan pernah melanggar janji pernikahan kita beb.” Kata Jessica sambil membelai wajah Carlos.


Carlos mengecup kening Jessica


“Terima kasih sayang.” Kata Carlos sambil menarik nafas panjang. “Hmm.. mudah mudah aku yang lebih dulu mati.” Kata Carlos


Jessica terkejut mendengar perkataan Carlos, dia menatap Carlos dengan heran


“Mengapa kamu berkata begitu?” Tanya Jessica denga heran


Carlos melepaskan pelukannya kemudian dia duduk di sisi tempat tidur. Jessica berdiri di hadapan Carlos lalu membelai rambut Carlos


“Beb, apakah kamu baik baik saja?”


Carlos menatap Jessica dan tersenyum


“Iya sayang, aku baik baik saja.” Jawab Carlos sambil melingkarkan tangannya di pinggang Jessica kemudian dia menyandarkan kepalanya di perut Jessica


Jessica membelai rambut Carlos


“Beb jangan sembunyikan sesuatu dariku.” Kata Jessica


Carlos melepaskan tangannya dari pinggang Jessica kemudian dia berdiri


“Sayang, aku baik baik saja. Kamu tahukan aku sangat mencintaimu, jadi aku takut kalau kamu yang pergi lebih dulu.”


Jessica tertawa tertawa mendengar Carlos berkata begitu


“Sudah pakai pakaianmu. Jangan memikirikan hal itu lagi, kita tidak tahu kapan kita akan mati. Mungkin kamu yang lebih dulu atau aku yang lebih dulu. Kita tidak tahu beb.” Kata Jessica sambil memakai t’shirtnya


Carlos mengambil kaosnya kemudian dia memakainya kemudian dia menarik nafas panjang dan menatap Jessica

__ADS_1


“Iya kamu benar.” Kata Carlos kemudian dia mengecup bibir Jessica. “Ayo sayang kita pergi.”


“Iya beb.” Sahut Jessica kemudian mereka berdua keluar dari kamar dan menuju ke lobby.


Disana Kairos sudah menunggu mereka. Jessica dan Carlos menghampiri Kairos


“Kita pergi sekarang sayang.” Kata Jessica kepada Kairos sambil mencium kedua pipi Kairos


“Iya Mam, ayo!”


“Angel mana Kairos?” Tanya Carlos


“Umm… dia tidak ingin ikut pap, katanya dia ingin istirahat.” Jawab Kairos


“Ohh.. kalau begitu ayo kita pergi.” Kata Carlos kemudian mereka keluar dari lobby dan menuju ke parkiran mobil


Mereka bertiga masuk ke dalm mobil, Carlos duduk di samping Kairos sedangkan Jessica duduk di bangku kedua. Kairos menjalankan mobilnya keluar dari parkiran hotel lalu mengarahkan mobilnya menuju ke Tomohon.


“Kapan mama akan kembali ke America?” Tanya Kairos membuka percakapan


“Dua hari lagi Kairos. Kenapa?”


“Tidak apa apa mam, oh ya pap jangan lupa untuk mencari Tania lagi ya.” Kata Kairos kepada Carlos


“Iya Kairos, tapi apakah Tania akan menerimamu kembali kalau dia tahu kamu memiliki anak dari perempuan lain?” Tanya Carlos dan Kairos terdiam


Kairos memikirkan apa yang di katakan oleh Kairos.


“Benar apa yang di katakan papa, apakah Tania akan menerimaku?” Kairos jadi memikirkan perkataan Carlo


Jessica menepuk punggung Kairos


“Fokus menyetir Kairos. Jangan memikirkan Tania, biar mama yang akan menyelesaikan semua masalah kamu dengan Tania.” Kata Jessica. “Lagipula dia yang membuat kamu seperti ini, kalau saja dia mau mendengarkan penjelasanmu tidak mungkin akan seperti ini.” Kata Jessica lagi


Carlos dan Kairos hanya diam


“Nanti sekembalinya mama ke America, mama akan pergi seattle. Mama yang akan mencarinya.” Kata Jessica


Dan akhirnya mereka sampai di rumah mama Jessica. Mereka bertiga turun lalu Jessica mengetuk pintu, pintu terbuka dan Jessica melihat mamanya kemudian dia menyapanya


“Hallo ma.”


Mama Jessica terkejut melihat Jessica, dia langsung memeluk Jessica dengan erat.


Jessica tersenyum


“Iya maaf ma, Jessi datangnya mendadak jadi tidak sempat memberi kabar. Apakah mama baik baik saja?” Tanya Jessica sambil masuk ke dalam rumah.


“Iyo, mama ada bae bae.” Kata mama Jessica(Iya mama baik baik saja) “Ini Kairos ya Jessi?”


“Iya ma, ini Kairos.” Jawab Jessica sambil tersemyum


Kairos tersenyum lalu dia memeluk dan mencium kedua pipi Mama Jessica


“Maaf oma baru sempat kesini. Aku sudah lama di Manado tapi aku lupa rumah oma.” Kata Kairos


“Ohh.. Kairos sudah lama disini?”


“Iya oma.” Jawab Kairos


Carlos juga memeluk dan mencium kedua pipi mama Jessica.


Mereka duduk lalu berbincang bincang


“Oh ya ma, titin dan linda mana?” Tanya Jessica


“Mereka lagi kerja Jessi, oh ya Linda sebentar lagi akan menikah.”


“Oh ya? Kapan ma?” Tanya Jessica


“Bulan depan Jessi. Kamu bisa datang?”


“Umm.. aku usahakan ya ma. Kalau Jessi tidak sibuk pasti Jessi datang.” Jawab Jessica sambil tersenyum. “Oh ya ma, Jessi ingin ke makam papa dan mama Jessi.


“Iya Jessi, mama juga mau makam papa kamu.” Ujar mama Jessica


Mereka berdiri lalu keluar,


“Sayang biar mama saja yang menyetir, kamu belum tahu jalan ke pekuburan.” Kata Jessica kepada Kairos


“Baiklah mam.” Sahut Kairos lalu dia memberikan kunci mobil kepada Jessica


Mereka masuk ke dalam mobil, lalu jessica menjalankan mobil menuju ke pekuburan. Mereka tiba di pekuburan, Jessica Carlos dan Kairos juga mama Jessica turun dari mobil lalu berjalan masuk ke dalam pekuburan. Jessica melihat makam papanya kemudian dia tersenyum

__ADS_1


“Rumah papa bagus ya.” Kata Jessica sambil mengusap foto papanya.


Kairos mengambil sapu kemudian dia membersihkan kuburan papa Jessica. Jessica mengambil vas bunga lalu dia membuang bunga yang sudah layu.


“Ma, Jessi lupa membeli bunga.” Kata Jessica


“Tidak apa apa Jessi, nanti besok mama akan membeli bunga dan bawa kesini. Nyalakan saja lilinnya.”


“Iya ma.” Ujar Jessica kemudian dia menatap Kairos. “Kairos apakah kamu punya korek api?” Tanya Jessica


“Iya mam, aku punya.” Jawab Kairos sambil mengeluarkan korek dari saku celananya.


Jessica mengambil korek dari Kairos kemudian dia menyalakan lilin. Jessica mengembalikan korek kepada Kairos.


“Ma, kita ke kuburan mama Jessi.” Kata Jessica


“Iya Jessi, ayo!”


Mereka meninggalkan makam papa Jessica lalu masuk kedalam mobil. Jessica mengarahkan mobilnya menuju ke makam mamanya. Mereka tiba di makam mama Jessica, mereka turun dari mobil lalu berjalan kaki masuk kedalam area pekuburan.


Mereka tiba di makam mama Jessica. Jessica langsung membersihkan bingkai foto mamanya. Kairos menghampiri Jessica lalu berbisik


“Mam, itu mama kandung dari mama?”


Jessica menatap Kairos kemudian dia tersenyum


“Iya sayang, dia mama kandung mama.” Jawab Jessica


“Mam, oma cantik sekali ya.” Kata Kairos sambil tersenyum. “Beruntung sekali opa Jeremmy.” Canda Kairos lalu Jessica tertawa.


Carlos melihat foto mama Jessica dan dia juga berbisik kepada Jessica


“Mama kamu sangat cantik, dia lebih cantik darimu.” Canda Carlos


Jessica menatap Carlos


“Benarkah?” Tanya Jessica lalu Carlos tertawa


“Aku hanya bercanda sayang.”


Jessica tersenyum lalu dia membersihkan makam mamanya. Tidak lama kemudian mereka kembali ke rumah.


Tiba di rumah mereka masuk langsung masuk ke dalam rumah. Jessica lamgsung menuju ke ruang makan


“Ma, mama masa apa hari ini?” Tanya Jessica


“Ehmm… mama hanya memasak rica roa sama sayur daun papaya campur daun paku( daun Pakis)


“Ahh… Jessi sudah lama tidak makan rica roa.” (sambal ikan roa) Kata Jessica. “Oh ya ma, nanti mama masak rica roa yang banyak ya, Jessi akan bawa ke America.


“Iya Jessi nanti mama masak yang banyak.” Kata mama Jessica


“Beb, kamu sudah lapar?”


“Sedikit sayang.” Jawab Carlos


“Bagaimana kalau kita makan sekarang.”


“Baiklah sayang.” Sahut Carlos kemudian dia berdiri lalu menuju ke meja makan


Begitu juga dengan Kairos, dia berdiri dan pergi ke meja makan.


Mereka duduk lalu mama Jessica mengambilkan nasi lalu mengaturnya di meja makan.


Kairos dan Carlos mencoba makan rica Roa, terlihat wajah Carlos menjadi merah saat dia makan rica roa.


“Thi is very spicy.” Bisik Carlos dan Jessica tertawa


“Beb, jangan di teruskan. Nanti perutmu sakit.” Kata Jessica kepada Carlos


Carlos melihat ada ikan lain di atas meja lalu dia berbisik kepada Jessica


“Ini ikan apa sayang?”


“Ohh.. ini ikan cakalang.” (Ikan Tongkol) Kata Jessica. “Ini enak beb, kamu coba saja.” Kata Jessica lalu dia mengambil sepotong ikan cakalang lalu meletakkan di piring Carlos


Sedangkan Kairos dia begitu lahap makan nasi pakai rica roa dan sayur daun pepaya di campur pakis. Jessica tersenyum melihat Kairos.


Selamat membaca


Jangan lupa like dan komentar ya


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2