SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Memberikan kejutan


__ADS_3

Akhirnya Jessica mendapatkan bukti bukti permainan direktur utama dan direktur keuangan. Kedua kepala operasional yang di berhentikan oleh Dirut membawa semua bukti pada Jessica. Jessica menyewa satu kamar hotel yang besar untuk tempat mereka bekerja.


Jessica juga menyiapkan kamar hotel untuk bu Halima bersama suaminya juga kepala operasional dan mereka mulai bekerja. Mereka bekerja sampai larut malam, sesekali terlihat Jessica tertunduk di atas meja.


Jessica melihat jam yang ada di dinding kamar hotel sudah menunjukan pukul dua malam.


Jessica memberhentikan pekerjaan mereka.


“Kita istirahat dulu, nanti besok di lanjutkan lagi.”


“Baik bu Jessi.” Kata bu Halima.


Jessica memanggil pak Bambang untuk mengantarnya ke apartemen dan pak Bambang mengantar Jessica ke apartemen.


Jessica turun dari mobil dan masuk kedalam gedung apartemen, dia terlihat sangat lelah. Dia membuka pintu apartemen dan masuk. Jessica langsung naik ke atas dan membuka pintu kamar dan melihat ketiga anaknya tertidur pulas.


Dia masuk ke kamar dan mencium ke tiga anaknya, kemudian dia masuk kekamarnya dan langsung berbaring di samping Carlos.


Carlos terbangun dan melihat Jessica ada di sampingnya.


“Kenapa baru pulang sayang.” Tanya Carlos


“Pekerjaannya banyak beb.”


Carlos melihat Jessica masih memakai sepatu, dia bangun dan melepaskan sepatu Jessica lalu duduk di sisi tempat tidur.


“Kamu tidak mengganti pakaianmu sayang?” Tanya Carlos sambil membelai rambut Jessica.


“Nanti saja beb, aku lelah dan mengantuk.” Jessica menarik Carlos dan memeluknya. “Beb ayo tidur!”


“Sebentar sayang.” Carlos melepaskan pelukan Jessica dan melepaskan Kaos Jessica, saat Carlos membuka kancing celana Jessica, Jessica menahannya.


“Beb tidak sekarang, aku lelah dan mengantuk. Besok saja.” Kata Jessica sambil memutar badannya membelakangi Carlos.


Carlos tertawa. “Kamu pikir aku akan mengajak kamu melakukan hubungan, aku membuka kancing celanamu supaya kamu bisa leluasa untuk tidur sayang.”


Jessica memutar badannya menghadap Carlos dan tersenyum. “Ya sudah buka saja beb!”


Carlos melepaskan celana jeans Jessica dan dia naik ketempat tidur dan menindiih tubuh Jessica.


Jessica menggerakan tubuhnya dan berusaha membuka matanya.


“Beb kamu bilang tidak akan melakukannya, kenapa kamu ada di atas tubuhku?”


“Karena kamu belum menciumku sayang, seharian kamu tidak disini dan aku merindukanmu.”


Jessica melingkarkan tangannya di leher Carlos, dia menatap mata Carlos. “Beb jangan lama lama di atas tubuhku, nanti juniormu keras!”


Carlos tertawa dan mencium bibir Jessica. Mereka berciuman dan Jessica berhenti. “Aku sudah mencium bibirmu, sekarang tidur. Aku sangat mengantuk beb.”


“Iya sayang.” Carlos menarik selimut dan menutup tubuh mereka berdua. Carlos memeluk Jessica, mereka tidur berpelukan.


Pagi pagi Carlos bangun dan melihat tubuh Jessica hanya menggunakan underwear dan bra. Perlahan lahan Carlos melepaskan underwear Jessica dan dia melakukan hubungan itu. Dia melakukan dengan lembut sehingga Jessica tidak terbangun. Sesekali badan Jessica bergerak dan Carlos berhenti, dia melihat Jessica masih tidur dan dia melanjutkannya. Dan akhirnya dia keluar. Dia turun dari atas tubuh Jessica dan membersihkan tubuhnya di kamar mandi.


Jessica terbangun dan merasakan basah di daerah kewanitaannya, dia melihat tubuhnya dalam keadaan telanjang dan Carlos tidak ada di sampingnya. Dia meraba daerah kewanitaanya ada cairan.


“Hmmm… Pasti ini ulah Carlos.” Katanya dalam hati. “Tapi kenapa aku tidak terbangun saat dia melakukannya?” Jessica bangun dari tempat tidur dan memakai kimononya dan masuk ke dalam kamar mandi, dia membersihkan daerah kewanitaanya dan keluar dari kamar mandi dan pergi turun ke dapur.


Dia melihat Carlos sedang membuat sarapan, dia memeluk Carlos dari belakang.


“Beb apa yang kamu lakukan padaku? Kenapa banyak cairan di daerah kewanitaanku?”


Carlos membalikkan badannya menghadap Jessica dan tertawa. Dia memeluk Jessica.


“Tadi pagi aku sudah tidak tahan melihat tubuhmu jadi aku melakukannya.”


“Tetapi kenapa kamu tidak membangunkanku?” Tanya Jessica.


“Aku sudah membangunkanmu tapi kamu tidak mau bangun sayang, jadi aku melakukannya. Tapi waktu aku melakukannya kamu mendesah.” Kata Carlos sambil tertawa.


“Kamu bohong, mana mungkin aku mendesah sedangkan aku tidak merasakan apa apa.”


Carlos tertawa dan mencium bibir Jessica dia menggigit dengan lembut bibir Jessica dan Jessica membalasnya. Carlos berhenti mencium Jessica. “Mandi sayang.”


“Iya beb, aku akan mandi.” Jessica meninggalkan Carlos dan naik keatas dia mengambil handuk dan mandi.


Selesai mandi dia masuk ke kamar dan membangunkan ketiga anaknya. “Ayo bangun anak anak.” Cella membuka matanya dan menatap Jessica kemudian dia memeluk Jessica.


“Mama kemana saja kemarin? Kenapa tidak pulang? Tanya Cella.

__ADS_1


“Sayang mama pulang, tapi mama pulang sudah larut malam dan kalian sudah tidur. Kemarin mama banyak pekerjaan.” Jessica membelai rambut Cella. “Sudah sayang mandi ya!”


“Iya mama.” Cella mencium pipi Jessica dan turun dari tempat tidur dan pergi mandi.


Jessica melihat kedua anak laki lakinya masih tidur, dia berbaring di antara Acel dan Kairos lalu dia membangunkan mereka berdua. Kairos dan Acel bangun dan memeluk Jessica


“Ayo bangun terus mandi.” Kata Jessica pada Kairos dan Acel.


‘Iya mam.” Kairos memeluk Jessica dan menciumnya.


Jessica keluar dari kamar dan pergi turun kedapur dia melihat Cella lagi bercanda dengan Carlos di meja makan, dia tersenyum melihat Carlos dan Cella.


Jessica mengambil handphonenya dan menelepon Andrew.


“Sudah lama aku tidak menelepon Andrew, aku jadi rindu padanya.” Kata Jessica dalam hati.


Jessica menelepon Andrew dan terdengar nada panggil. Terdengar suara Andrew di seberang telepon


“Hei Jessi apa kabar? kenapa kamu tidak pernah lagi menghubungiku?” Tanya Andrew dari seberang telepon.


“Aku baik baik saja Ndrew, aku minta maaf karena jarang meneleponmu. Aku sangat sibuk.”


“Tidak apa apa Jessi, aku mengerti apalagi waktu kitakan berbeda.”


“Oh ya Ndrew aku bisa minta tolong nggak sama kamu?”


“Tentu saja Jessi, katakan saja.” Kata Andrew lagi.


Jessica ingin membuat kejutan pada Andrew


“Begini ndrew aku dapat kabar dari security katanya apartemenku lagi nggak beres, kamu bisa pergi melihatnya?” Jessica menahan tawa.


“Baik Jessi aku akan kesana melihatnya.”


“Kamu akan pergi sekarangkan?” Tanya Jessica.


“Iya Jessi aku akan pergi sekarang ke apartemen.”


“Baiklah Ndrew, makasih ya kamu sangat baik.” Kata Jessica sambil menahan tawa.


“Iya sama sama, untuk seorang Jessica apapun akan Andrew lakukan.” Canda Andrew di telepon dan Jessica tertawa.


Selesai mereka berdua duduk di ruang tamu dan bercakap cakap.


“Beb, kamu dan anak anak kembali saja ke Amerika, nanti aku menyusul kalau pekerjaannya sudah selesai.


Carlos memegamg tangan Jessica dan menciumnya. “Sayang kita sama sama kembali ke amerika. Kamu tahukan anak anak tidak bisah jauh darimu, kemarin saja mereka selalu menanyakanmu.


“Tapi beb pekerjaan ini masih lama, aku kasihan sama mereka hanya berdiam di apartemen.”


“Tidak apa apa sayang, nanti aku akan mengajak mereka jalan jalan. Lagipula sayang, aku tidak bisa jauh darimu.” Kata Carlos sambil membelai wajah Jessica.


“Baiklah beb.” Jessica mengecup bibir Carlos. “Aku mencintaimu.”


Carlos tersenyum pada Jessica. “Aku juga mencintaimu sayang.” Kata Carlos sambil mengecup bibir Jessica dan memeluknya erat.


Dan tiba tiba pintu terbuka, Jessica melihat Andrew dan tertawa.


Andrew terkejut melihat Jessica ada dalam apartemen.


“Jessiii..??? Kamu mengerjaiku ya. Kapan kamu datang?”


Jessica tertawa dan langsung memeluk Andrew, mereka berdua saling berpelukan.


“Aku sangat merindukanmu Ndrew.” Kata Jessica sambil memeluk tubuh Andrew dengan erat.


Andrew juga memeluk Jessica dengan erat. “Aku juga meridukanmu, sudah lama kita tidak bertemu. Andrew melepaskan pelukannya dan menatap Jessica. “Kapan kamu datang?” Tanya Andrew lagi.


“Empat hari yang lalu, tapi kami langsung ke Manado.”


“Ooh begitu.” Andrew melihat Carlos yang sedang memperhatikan dia dan Jessica.


“Hi Carlos apa kabar?”


“Baik baik saja Andrew.” Kata Carlos sambil memeluk Andrew. “Lama kita tidak bertemu.”


“Iya.. Oh ya, kalian hanya datang berdua?”


“Nggak Ndrew kami datang bersama anak anak.” Jawab Jessica. “Ayo Ndrew duduk dulu.”

__ADS_1


Andrew duduk dan Jessica pergi memanggil ketiga anaknya kemudian mereka turun pergi keruang tamu.


“Ayo anak anak beri salam sama om Andrew. Andrew ini anak anakku. Kairos, Acel dan Cella.”


Ketiga anaknya memberi salam pada Andrew dan mereka duduk dekat Carlos.


Jessica duduk dekat Andrew dan mereka berbincang bincang.


“Jessi anak anakmu cantik dan ganteng.” Kata Andrew


“Tentu saja Ndrew mamanya cantik papanya juga tampan.” Canda Jessica dan Andrew tertawa. “Oh ya ndrew apa kamu sibuk?”


“Aku tidak sibuk, kenapa Jessi?”


“Kamu bisa ajak anak anakku jalan jalan? soalnya aku sangat sibuk, kasihan mereka hanya diam di apartemen.”


“Dengan senang hati Jess, aku akan ajak mereka untuk jalan jalan.”


Jessica memeluk Andrew. “Terima kasih Ndrew, kamu sangat baik.” Kata Jessica.


Jessica melihat ketiga anaknya dan tersenyum.


“Anak anak, nanti kalian jalan jalan sama om Andrew ya!”


“Iya mama.” Kata Acel. “Om kita mau jalan kemana?”


“Hmmm... Bagaimana kalau kita ke kebun binatang?”


“Iya om aku mau ke kebun binatang.” Timpal Cella.


Carlos dan Jessica tersenyum melihat mereka.


“Ok bagaimana kalau kita pergi sekarang?” Kata Andrew.


“Setuju om.” Jawab ketiga anak Jessica.


Mereka berdiri dan memeluk Jessica dan Carlos. Jessica dan Carlos mencium ketiga anak mereka.


“Ndrew makasih ya, kamu selalu membantuku.”


“Hei.. Kitakan sudara.” Kata Andrew dan Jessica terseyum pada Andrew.


Andrew mengajak ketiga anak Jessica pergi ke kebun binatang Taman Safari.


Tinggalah mereka berdua di apartemen, Jessica menatap Carlos dan Carlos juga menatap Jessica sambil tersenyum.


“Kenapa kamu tersenyum?” Tanya Jessica pada Carlos. Carlos berjalan menghampiri Jessica dan melingkarkan tangannya di pinggang Jessica, kemudian dia berbisik di kuping Jessica


“Sekarang kita tinggal berdua disini sayang.”


“Memang kenapa kalau hanya kita berdua disini?” Tanya Jessica sambil melingkarkan tanganya di leher Carlos.


Carlos menyandarkan tubuh Jesicca di dinding. “Bagaimana kalau kita melakukannya sebelum pergi kerja.” Kata Carlos sambil mencium leher Jessica.


“Beb, kamukan sudah melakukannya tadi, apa kamu tidak puas?”


Carlos berhenti mencium leher Jessica dan menatap Jessica.


“Sayang aku tidak akan pernah puas menikmati keindahan tubuhmu.” Carlos menggendong Jessica dan membawanya ke kamar, dia membaringkan jessica di tempat tidur dan melepaskan pakaian Jessica lalu menindiih tubuh Jessica.


Mereka melakukan hubungan dengan bebas karena hanya mereka berdua di apartemen. Terdengar desahan desahan mereka berdua.


Dan akhirnya mereka terkulai lemas di atas ranjang. Jessica turun dari atas tubuh Carlos dan berbaring di samping Carlos.


Carlos memegang tangan Jessica. “Terima kasih sayang, permainanmu luar biasa aku sangat menikmatinya.” Kata Carlos sambil mencium tangan Jessica.


“Kamu juga beb, permainanmu juga luar biasa. Aku sampai dua kali keluar.” Kata Jessica sambil tertawa.


Carlos memeluk Jessica dan mencium kening Jessica. “Ayo kita mandi sayang!”


“Iya beb, tapi gendong.” Kata Jessica dengan suara manja. Carlos tersenyum dan mencium bibir Jessica.


“Dasar manja.”


Selamat Membaca


Terima kasih yang masih setia membaca, dan memberi like juga komen.


jangan bosan ya..

__ADS_1


Salam ❤❤❤❤


__ADS_2