SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Perawatan


__ADS_3

Jessica masih duduk di samping tempat tidur, dia terus mengusap wajah Carlos. Air mata tak henti mengalir, perasaan bersalah meliputi dirinya.


“Beb kamu harus sembuh, kamu harus kuat.”


Dia berdiri dan mencium kening Carlos dan air matanya menetes di pipi Carlos.


“Beb aku sangat mencintaimu.” Bisik Jessica di kuping Carlos sambil menangis. “Aku tidak bisa hidup tanpamu beb.” Jessica terisak di kuping Carlos dan kembali air mata mengalir dari sudut mata Carlos.


Jessica menempelkan pipinya di pipi Carlos dan dia terisak. Dia menangis, Jessica tidak sanggup melihat keadaan Carlos lalu dia pingsan dan terjatuh disisi tempat tidur. Dokter masuk keruangan dan melihat Jessica terbaring di lantai. Dia langsung mengangkat Jessica dan membaringkan Jessica di tempat tidur.


Dokter sangat khawatir pada Jessica karena Jessica belum pulih, dia menyuruh perawat untuk membawa Jessica ke ruang rawat inap. Perawat membawa Jessica keluar dari ruangan dan Mike, Dixon, Pedro juga Charlie terkejut melihat Jessica yang tidak sadarkan diri, mereka langsung berdiri dan mengikuti perawat membawa Jessica.


Jessica di masukkan di ruangan Vip, mereka berempat ikut masuk keruangan Vip. Mike langsung berdiri di samping tempat tidur dan membelai rambut Jessica. Air mata mengalir dari sudut mata Jessica. Mike mencium kening Jessica dan menangis.


“Kamu jangan lemah sayang, kalau kamu lemah siapa yang akan melihat Carlos. Carlos sangat membutuhkanmu.” Bisik Mike di kuping Jessica, Mike mengusap air mata Jessica dan Dokter masuk.


Dia memeriksa Jessica yang belum sadarkan diri.


“Dok, apa yang terjadi padanya?”


“Saat aku masuk ke dalam ruangan, dia sudah pingsan di samping tempat tidur. Dia harus istirahat, karena dia belum sembuh benar. Jahitan diususnya belum tersambung dengan benar. Kalau salah satu jahitan lepas, itu akan membahayakan Nyonya Jessica. Mohon Nyonya Jessica di awasi. Kami akan segerah memindahkan tuan Carlos.”


“Dokter apakah bisa mereka di rawat di satu ruangan saja?” Tanya Mike pada Dokter.


“Tentu saja bisa Tuan. nanti akan kami berikan ruangan yang lebih besar dari ruangan ini.”


“Baiklah Dok, Terimah kasih.”


Jessica mulai siuman, dia melihat Mike, dixon, pedro juga Charlie ada dalam ruangan.


Mike melihat Jessica sudah siuman, dia menghampiri Jessica dan duduk disisi tempat tidur. Jessica menatap Mike, dia duduk dan memeluk Mike dia menangis di pelukan Mike. Mike memeluk erat Jessica dan menangis


“Mike aku ingin bersama Carlos, bawa aku pada Carlos Mike.” Pinta Jessica sambil menangis. “Mike aku ingin dekat dengan Carlos.


Mike melepaska pelukannya dan memegang wajah Jessica.


“Sayang kamu harus istirahat, kamu belum sembuh.”

__ADS_1


“Mike aku tidak bisa jauh dari Carlos, aku ingin disampingnya.”


Mike mengusap air mata Jessica.


“Sayang sabar, kamu dan Carlos akan di rawat bersama di satu ruangan. Mereka akan segera memindahkan Carlos.


Jessica memeluk Mike kembali dan perawat masuk sambil mendorong kursi roda.


“Maaf nyonya, Tuan Carlos sudah kami pindahkan dan kami sudah siapkan tempat untuk Nyonya di ruangan Tuan Carlos. Baiklah Nyonya silahkan duduk di kursi roda ini, kami akan mengantar Nyonya!”


Mike mengangkat Jessica dan mendudukannya di kursi roda lalu perawat mengantar mereka keruangan yang telah mereka siapkan. Mereka masuk dan Mike mengangkat Jessica dan membaringkan Jessica di tempat tidur.


Perawat memakaikan Jessica pakaian yang sudah disiapkan rumah sakit dan perawat meminta Mike untuk memakai pakaian medis, karena ruangan harus steril.


Dixon, Pedro dan Charlie menunggu di luar. Dixon juga memberikan kabar pada Tuan Jeremmy tentang apa yang menimpa Jessica dan Carlos.


Sementara di ruangan, perawat sedang menyuntikkan obat di kantong infus milik Carlos kemudian dia membuka tirai pembatas antara Carlos dan Jessica. Jessica menatap Carlos dan dia menangis lagi.


Mike membelai rambut Jessica.


“Sayang kamu jangan lemah, Carlos membutuhkanmu disini.”


Mike menghapus air mata Jessica. “Kamu jangan menyalahkan dirimu. Sekalipun kamu tidak meninggalkan Carlos, Carlos tetap akan mencari Adrian. Dia tidak ingin kamu juga anak anak kalian dalam bahaya. Jadi berhentilah menyalahkan dirimu!”


“Mike aku ingin berbaring dekat Carlos, tolong satukan tempat tidurku dengan tempat tidurnya.”


“Baik Jessi.” Mike mendorong tempat tidur Jessica sampai menempel di tempat tidur Carlos. Kemudian Jessica menggenggam tangan Carlos, dia memutar tubuhnya menghadap Carlos dan kembali air matanya keluar.


“Mike kamu akan tetap disinikan?” Tanya Jessica sambil mengelus elus wajah Carlos.


“Tentu saja Jessi aku akan terus disini, aku tidak akan meninggalkan kalian berdua.”


“Terima kasih Mike.” Ucap Jessica. “Mike aku rindu sekali anak anakku, sudah seminggu lebih aku tidak melihat mereka.”


“Kamu ingin aku membawa mereka kesini Jessi?”


Jessica menatap Mike dan menggelengkan kepala. “Jangan Mike, aku tidak ingin mereka melihat keadaan aku dan Carlos. Mereka pasti akan terpukul Mike. “Jessica kembali mengusap air matanya.

__ADS_1


“Baiklah Jessi aku tidak akan membawa mereka kesini, sekarang kamu harus istirahat!”


“Baiklah Mike, tapi kamu jangan pergi!” Kamu jangan jauh jauh dari aku dan Carlos!”


“Iya Jessi kamu tenang saja, aku tidak akan meninggalkan kalian berdua. Aku akan tidur disini juga dan anak buahku akan berjaga diluar.” Mike membelai rambut Jessica. “Sekarang kamu tidur ya!”


“Baiklah Mike.” Jessica membalikkan badannya menghadap Carlos dan memegang kembali tangan Carlos, kemudian dia memejamkan matanya.


Mike berdiri dan berpindah ke samping tempat tidur Carlos. Dia membelai rambut Carlos dan berbisik di kuping Carlos. “Cepat sadar Carlos, cintamu sudah ada disampingmu!” Kemudian Mike keluar dan menemui Dixon, charlie dan Pedro.


Mike keluar dari ruangan dan Dixon langsung menghampiri Mike.


“Mike bagaimana Jessica? Apakah dia baik baik saja?” Tanya Dixon penuh dengan kekhawatiran.


“Iya Dixon dia sudah tenang dan dia sudah tidur juga.”


“Ah.. Syukurlah.” Kata Dixon


Mike menghampiri Charlie


“Terima kasih sudah membawa Jessica kesini, kami sangat khawatir padanya.” Kata Mike pada Charlie. “Oh ya, aku Mike kakak dari Jessica dan Carlos.


“Sama sama, aku opsir Charlie. Senang bertemu denganmu.” Kata Charlie sambil menyalami Mike.


“Charlie terima kasih sudah menjaga Jessica.” Ucap Mike pada Charlie.


Charlie tersenyum pada Mike. “Sudah tugas polisi untuk melindungi korban, Tuan Mike.”


Mike tersenyum pada Charlie kemudian dia kembali kedalam ruangan. Kemudian Dixon dan Pedro meninggalkan rumah sakit. Sedangkan opsir Charlie dia tetap menunggu di rumah sakit.


Selamat Membaca


Jangan lupa like dan komen ya


Dan Terima kasih bagi yang masih setia membaca, memberi like dan komen..


Salam Selalu.

__ADS_1


Author


__ADS_2