
Carlos dan Jessica berangkat ke kota Seattle mereka tiba pada malam hari. Carlos menggendong Isabell yang sudah tertidur, lalu mereka naik taxi menuju ke apartemen yang mereka sudah sewa.
Mereka tiba di Gedung apartemen, dan pemilik apartemen sudah menunggu mereka di lobby. Jessica berbincang bincang dengan pemilik apartemen lalu mereka masuk kedalam lift. Mereka langsung menuju ke apartemen, pemilik membuka pintu apartemen lalu mereka masuk kemudian pemilik apartemen meninggalkan Carlos dan Jessica.
Jessica dan Carlos masuk ke dalam kamar lalu meletakkan Isabell di tempat tidur, kemudian Jessica dan Carlos keluar dari kamar Isabell lalu mereka masuk ke kamar mereka. Jessica merebahkan dirinya di Kasur dan melihat Carlos yang sedang melepaskan T’shirtnya lalu dia tersenyum.
Carlos melihat Jessica yang sedang memperhatikannya, lalu dia menghampiri Jessica lalu duduk di sisi tempat tidur
“Mengapa kamu senyum senyum sendiri sayang?” Tanya Carlos sambil meremas hidung Jessica
“Tidak kenapa kenapa beb, aku hanya melihat dada dan perutmu.” Kata Jessica sambil membelai dada Carlos.
“Kenapa dengan dada dan peruku sayang?” Tanya Carlos sambil memperhatikan perutnya.
Jessica tersenyum lalu dia duduk dan melingkarkan tanganya di leher Carlos dari belakang.
“Beb, umurmu sudah 54 tahun tapi badanmu masih bagus dan terlihat strong.” Bisik Jessica
Carlos menarik Jessica duduk di pangkuannya.
“Sayang, karena istriku masih sangat mudah jadi aku harus menjaga badanku. Aku harus terus berolahraga, makan makana bergisi, minum vitamian. Agar aku bisa terus memuaskan istriku yang cantik saat kita bercinta.” Kata Carlos sambil melingkarkan tangannya di pinggang Jessica
Jessica tertawa dan memeluk Carlos
“Terima kasih beb, kamu tidak pernah lelah memuaskanku.” Kata Jessica sambil membelai wajah Carlos
“Kamu juga sayang, kamu selalu memuaskanku juga.” Kata Carlos lalu dia mencium bibir Jessica
Jessica memegang Jenggot Carlos dan dia tersenyum
“Beb, jenggotnya begini saja ya, jangan di pendekin dan jangan terlalu panjang.” Kata Jessica sambil memegang Jenggot Carlos
“Kamu suka seperti ini?” Tanya Carlos sambil menggesekan jenggotnya di pipi Jessica
“Beb gelii.” Kata Jessica sambil tertawa. “Iya beb aku suka seperti ini, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek.” (Seperti visual di santai bersama eps 96)
“Baiklah sayang, kalau itu maumu.” Kata Carlos kemudian dia mengecup bibir Jessica. “Sayang kita tidur ya.”
“Iya beb, oh ya besok kita ke supermarket ya. aku ingin memasak juga beli susu untuk Isabell.” Kata Jessica sambil berdiri kemudian dia melepaskan pakaiannya
Carlos melihat Jessica yang hanya menggunakan bra dan underwear kemudian dia tersenyum. Carlos berdiri lalu memeluk Jessica dari belakang.
Jessica menatap Carlos lewat cermin lalu dia tersenyum
“Oh ya beb, kita harus menyewa mobil.” Kata Jessica sambil memegang tangan Carlos
“Iya sayang, sebelum tidur aku akan melihat di internet.” Kata Carlos sambil mencium leher Jessica. “Sayang kamu masih period?”
“Iya beb, aku masih period.” Jawab Jessica sambil tersenyum.
Jessica membalikkan badannya menghadap Carlos lalu dia melingkarkan tangannya di punggun Carlos
“Kamu lagi ingin beb?”
Carlos menarik nafas panjang
__ADS_1
“Hemm… iya sayang, tapi kamu lagi period.” Kata Carlos sambil menatap mata Jessica. “Baiklah sayang aku akan mencari mobil di internet.” Kata Carlos sambil melepaskan pelukannya kemudian dia mengambil laptop lalu meletakkannya di atas meja.
Carlos menghidupkan laptopnya kemudian dia mencari mobil yang di sewakan. Sementara Jessica memakai kimononya lalu dia berbaring di tempat tidur. Dia memperhatikan Carlos yang sedang di depan laptop. Sesekali mata Carlos menatap Jessica lalu dia tersenyum.
“Sayang aku sudah menemukan mobil untuk di sewa tapi nanti besok pagi saja aku hubungi mereka.” Kata Carlos kemudian dia mematikan laptopnya.
Carlos berdiri lalu dia melepaskan celananya kemudian dia berdiri dan berjalan meghampiri Jessica yang sedang berbaring di tempat tidur.
Jessica menatap Carlos yang hanya menggunakan Underwear boxer lalu dia tersenyum. Saat Carlos duduk di sisi tempat tidur, Jessica membelai dada Carlos yang berbulu lebat.
Carlos tersenyum dan membelai wajah Jessica.
“Kamu ingin aku mencukur bulu di dadaku.” Tanya Carlos sambil meraba bulu di dadanya
Jessica menggelengkan kepala.
“Biarkan begini saja beb, aku suka.” Kata Jessica sambil membelai dada Carlos
“Baiklh sayang.” Kata Carlos kemudian dia mencium kening Jessica kemudian dia berbaring di samping Jessica.
Jessica meletakkan kepalanya di dada Carlos dan memainkan jarinya di tonjolan kecil yang ada di dada Carlos lalu Carlos tertawa
“Sayang, milikku bisa keras kalau kamu memainkan jarimu di situ.” Canda Carlos lalu Jessica tertawa
“Hemm….” Jessica menarik nafas. “Aku lagi ingin tapi masih period.” Kata Jessica sambil melingkarkan tangannya di atas perut Carlos.
Carlos tersenyum kemudian dia mengecup kening Jessica.
“Kita tidur ya sayang.”
Carlos menarik selimut lalu menutupi tubuh mereka berdua kemudian dia mencium bibir Jessica
“Good night sayang.” Bisik Carlos di kuping Jessica
‘Good night beb, I love you.”
“I love you too.” Carlos memutar badan Jessica membelakanginya kemudian dia memeluk Jessica dari belakang.
Keesokan siangnya Jessica dan Carlos pergi ke supermarket. Carlos menggendong Isabell kemudian mereka masuk ke dalam taxi dan taxi mengantar mereka ke supermarket. Sampai di supermarket mereka turun lalu Jessica membayar taxi kemudian mereka masuk ke dalam supermarket. Jessica mengambil trolly belanja.
“Sayang mau duduk di trolly?” Tanya Jessica kepada Isabell
“No mama, aku mau jalan.” Jawab Isabell sambil memegang tangan Carlos.
Mereka bertiga berkeliling supermarket, Carlos membiarkan Isabell berjalan sendiri. Isabell mengambil susu lalu dia menunjukkan kepada Jessica
“Mama ini susuku.” Kata Isabell
Jessica melihat Isabell lalu dia tersenyum
“Iya sayang, ayo letakan di trolly.” Kata Jessica lalu Isabell meletakkan susunya di trolly
Isabell berjalan sendiri lalu dia melihat bayi di kerete dorong, Isabell berlari menghampiri bayi itu dan memegang pipi bayi itu.
“You are so cute.” Kata Isabell sambil membelai pipi bayi itu.
__ADS_1
Jessica dan Carlos melihat Isabell lalu mereka tersenyum, pemilik bayi itu juga tertawa melihat Isabell yang lucu.
Jessica dan Carlos menghampiri Isabell yang bermain dengan bayi.
“Wahh…. Kamu tampan sekali kata Jessica sambil memegang pipi bayi itu. Siapa namamu sayang.” Tanya Jessica.
“Namanya Eliazer tapi kami memanggilnya Ezer. Ini anak keponakanku.”
“Nama yang sangat bagus kata Carlos.” Dia juga membelai pipi bayi itu. “Boleh aku menggendongnya?”
“Ohh.. tentu saja Tuan. Silahkan.”
Carlos menggendong Ezer dan mencium pipi Ezer
“Oh ya Ezer sudah berapa bulan nyonya?” Tanya Carlos lagi
“Umm.. dia baru enam bulan.”
“Dia sangat besar ya.” Kata Carlos. “Oh ya aku Carlos dan ini Istriku Jessica.” Kata Carlos memperkenalkan dia dan Jessica
“Aku Joly, senang bertemu denganmu.” Kata Aunty Joly.
“Sama sama Nyonya.” Kata Jessica. “Beb, berikan dia padaku. Aku juga ingin menggendongnya”
Carlos memberikan Ezer kepada Jessica dan Jessica menggendongnya kemudian Jessica mencium pipi Ezer.
“Kamu sangat tampan sayang.” Kata Jessica dan Ezer memegang pipi Jessica.
“Mama aku ingin mencium Ezer.” Pinta Isabell
Carlos menggendong Isabell lalu mendekatkan Isabell kepada Ezer kemudian Isabell mencium pipi Ezer. Jessica meletakan kembali Ezer di kereta dorong. Lalu Aunty Joly pamit kepada Jessica dan Carlos
Jessica dan Carlos kembali berbelanja
“Beb, aku suka sekali melihat Ezer. Dia sangat lucu.” Kata Jessica sambil mendorong trolly
“Iya sayang, Ezer mengingatkan aku saat Kairos berumur sepertinya.” Kata Carlos sambil memperhatikan Isabell. “Kamu sudah selesai berbelanja sayang?”
“Iya beb sudah. Ayo kita ke kasir.”
Carlos dan Jessica pergi ke kasir lalu membayar belanjaan mereka. Selesai membayar mereka keluar lalu memanggil taxi. Kemudian mereka pulang ke apartemen.
Tiba di apartemen mereka berdua masuk lalu Jessica membawa belanjaannya ke dapur. Carlos menurunkan Isabell kemudian dia mengikuti Jessica ke dapur.
“Sayang aku masih memikirkan Ezer, dia sangat lucu.” Kata Carlos sambil mengambil buah apel lalu dia mencucinya. “Aku melihat dia mirip dengan Kairos.” Kata Carlos lagi sambil menggigit buah Apel.
“Iya beb, dia sangat lucu.” Kata Jessica sambil memasukan susu kedalam kulkas
“Iya. Oh ya sayang, aku harus menelepon rental mobil.”
“Bailklah beb, aku akan menidurkan Isabell.” Kata Jessica sambil membuatkan susu untuk Isabell.
Selamat membaca
Jangan lupa like dan komentar ya
__ADS_1
Terima kasih