SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Kebersamaan


__ADS_3

Jessica sedang membereskan pekerjaannya, sebentar lagi dia akan pulang. Sedangkan Pedro sedang tertidur di sofa. Jessica tersenyum melihat Pedro yang sedang tertidur di sofa. Jessica memperhatikan wajah Pedro. “Hmm.., kamu sangat tampan Pedro tapi kenapa kamu mencintaiku? Aku seorang janda yang sudah memiliki empat anak, padahal di luar sana banyak wanita yang masih mudah dan cantik.” Kata Jessica dalam hati.


Pedro membuka matanya dan menatap Jessica.


“Kamu sudah selesai?” Tanya Pedro


“Iya Pedro aku sudah selesai. Kamu tertidur pulas ya.”


“hemm…, iya Jessi. Oh ya kita pulang sekarang?”


“Iya Pedro kita pulang sekarang, aku kangen sama Isabell.” Kata Jessica


“Baiklah, kalau begitu ayo kita pulang!”


Jessica dan Pedro meninggalkan kantor dan pulang kerumah Jessica. Sampai di rumah, Jessica dan pedro masuk kedalam, Jessica langsung masuk ke kamar Isabell, dia melihat Isabell sedang bermain dengan Teresa. Jessica menggendong Isabell.


“Hmm.., anak mama yang cantik. Muaachh…” Kata Jessica sambil mencium kedua pipi Isabell dan Isabell tersenyum lalu memegang pipi Jessica. “Oh ya Teresa kamu bisa pulang sekarang, nanti Kairos akan mengantarmu.


“Baik Nyonya Jessi, tapi aku pulang sendiri saja. Aku mau mampir ke supermarket.” Kata Teresa pada Jessica.


“Ohh baiklah, jangan lupa besok datang lebih awal ya. Aku pagi pagi harus ke kantor.”


“Iya Nyonya, besok aku akan datang pagi.” Kata Teresa. “Aku pergi dulu Nyonya.”


“Baik Teresa, hati hati ya!”


Jessica dan Teresa keluar dari kamar. Jessica pergi keruang santai, disana Pedro lagi duduk dan Jessica langsung duduk disamping Pedro. Jessica dan Pedro bermain main dengan Isabell


Dan tidak lama kemudian Kairos keluar dari kamar menemui Jessica.


“Mam aku mau pergi sebentar ya.” Kata Kairos pada Jessica.


Jessica memberikan isabell pada pedro kemudian dia berdiri dan menhampiri Kairos.


“Kamu mau kemana sayang?”


“Aku mau pergi ketempat teman mam.”


“Baiklah, tapi jangan pulang malam ya.” Kata Jessica


“Iya mamaku sayang, aku tidak akan pulang malam.” Kata Kairos sambil melingkarkan tangannya di pinggang Jessica.


“Baguslah, ingat jangan penah mencoba merokok apalagi obat terlarang. Mama tidak ingin kamu menyentuhnya!”


“Mam, aku janji tidak akan menyentuh hal hal seperti itu. Aku tidak akan mengecewakan mama. Ok!”


“Terima kasih sayang, mama senang mendengarnya.” Kata Jessica sambil memeluk Kairos.


“Ok mam. Aku pergi dulu ya.”


“Iya sayang hati hati ya!”


“Iya mama.” Kata Kairos. “Pedro aku pergi dulu ya.” Pamit Kairos pada Pedro.


“Ok Kairos, hati hati ya!”

__ADS_1


Kairos tersenyum pada pedro lalu dia meninggalkan Jessica dan Pedro di ruang santai. Dia pergi keluar dan masuk kedalam mobil, dia langsung menjalankan mobilnya menuju ketempat temannya.


Jessica pergi ke kamar Acel, dia masuk dan melihat Acel sedang bermain game di komputer. Jessica menghampiri Acel dan membelai rambut Acel. “Sayang kamu tidak belajar?” Tanya Jessica pada Acel.


Acel menatap Jessica dan tersenyum.


“Sudah mama, aku sudah belajar.”


“Baguslah sayang, jangan terlalu lama di depan Komputer nanti matamu rusak!”


“Iya mamaku sayang sebentar lagi aku selesai bermain.” Kata Acel pada Jessica dan Jessica tersenyum sambil mengacak rambut Acel.


Jessica keluar dari kamar Acel dan dia berpapasan dengan cella. “Sayang kamu sudah belajar?”


“Belum mama, nanti sebentar aku belajar. Aku ingin bersama mama, seharian aku tidak bersama mama.” Kata Cella sambil memeluk Jessica.


Jessica tersenyum.


“Ya sudah ayo ikut mama!”


Jessica dan Cella pergi ke ruang santai, disana ada Pedro yang sedang bermain dengan Isabell. Jessica dan Cella duduk dan bermain bersama Isabell.


“Hi Pedro apa kabar?” Sapa Cella pada Pedro sambil mencium kedua pipi Pedro.


“Baik baik saja sayang.” Balas Pedro pada Cella.


Mereka bertiga bermain bersama Isabell. Anak anak Jessica sangat senang pada Pedro, mereka sudah dekat dengan Pedro.


Selesai bermain dengan Isabell akhirnya Pedro pamit untuk pulang.


“Jessi aku pulang dulu ya, nanti besok pagi aku akan menjemputmu.”


Pedro menatap Jessica.


“Kamu ingin aku menginap disini?”


“Hem.. Hem.” Jawab Jessica sambil menganggukan kepala.


“Baiklah kalau begitu, tapi aku pulang dulu untuk mengambil pakaianku.”


“Ehmm…, tapi aku ikut denganmu ya?” Kata Jessica pada Pedro.


“OK.., kalau begitu ayo!”


“Sebentar aku letakkan Isabell di box.”


“Bawah saja dengan Isabell, kasihan dia di rumah terus.” Kata Pedro pada Jessica.


“Baiklah. Kalau begitu kamu pindahkan dulu booster seat yang ada di mobilku.”


“Ok tunggu sebentar.” Kata Pedro kemudian dia mengambil booster seat yang berada di mobil Jessica dan dia mengatur di mobilnya. “Ok sudah selesai sini sayang, Isabell duduk disini ya.” Pedro mendudukan Isabell di booster seat dan memasangkan safety belt pada Isabell. “Nah sekarang Isabell sudah aman.” Kata Pedro pada Isabell dan Isabell tersenyum seolah olah mengerti apa yang di katakana Pedro.


Pedro menatap Jessica dan tersenyum. “Ayo masuk kedalam mobil.” Kata Pedro pada Jessica dan Jessica tersenyum.


“Iya Pedro.” Jessica masuk kedalam mobil dan memperhatikan Isabell yang duduk di belakang.

__ADS_1


Pedro masuk kedalam mobil dan menghidupkan mesin mobil, dia melihat Isabell dari kaca spion. “Lihat Jessi Isabell sangat senang.”


“Iya Pedro dia kelihatan senang sekali.” kata Jessica sambil terseyum.


Pedro menjalankan mobilnya ke apartement tempat dia tinggal. Tidak lama kemudian mereka sampai, Pedro dan Jessica turun dari mobil. Pedro langsung mengendong Isabell dan mereka masuk kedalam aprtemen. Jessica mengambil Isabell dari Pedro dan Pedro masuk kedalam kamar dan mengambil pakaianya.


“Pedro pakaiannya jangan hanya satu ya, kalau bisa lebih.” Kata Jessica pada Pedro.


“Iya Jessi, aku akan bawa lebih.” Tidak lama kemudian Pedro keluar dari kamarnya. “Ok aku sudah selesai, kita pergi sekarang.” Kata Pedro pada Jessica.


Pedro dan Jessica keluar dari apartemen kemudian msuk kedalam mobil dan mereka langsung pulang ke rumah Jessica. Sampai di rumah Jessica dan Pedro masuk kedalam rumah dan Jessica langsung masuk kedalam kamar Isabell dan meletakkan isabell di dalam box kemudian dia keluar dan menemui Pedro.


“Pedro masukkan saja pakaianmu di kamarku.” Kata Jessica pada Pedro.


“Baik Jessi.” Pedro mengikuti Jessica masuk kekamar dan Pedro meletakkan tasnya di lantai.


Sedangkan Jessica, dia mengambil handuk dan dia langsung masuk kekamar mandi dan mandi. Selesai mandi dia memakai pakaiannya dan keluar dari kamar mandi kemudian dia duduk di sofa bersama Pedro.


Jessica melihat jam yang ada di dinding kamar sudah menunjukan pukul sepulu malam, Jessica berdiri dan keluar dari kamar dan menuju ke kamar Kairos, Jessica membuka pintu kamar Kairos dan melihat Kairos tidak ada di kamar. Jessica kembali kekamarnya dan mengambil handphonenya lalu dia menghubungi Kairos. Terdengar nada panggil dan tidak lama kemudian terdengar suara Kairos dari seberang telepon.


“Hallo mam, aku lagi menyetir mobil.” Kata Kairos dari seberang telepon.


“Kamu dimana sayang? Kenapa belum pulang?”


“Mam aku lagi dalam perjalanan pulang kerumah. Mama tidak usah khwatir ya, sebentar lagi aku sampai di rumah.”


“Baiklah sayang, hati hati ya!” Kata Jessica pada Kairos kemudian dia menutup telepon dan duduk disamping Pedro.


“Jangan terlalu khawatir Jessi. Kairos itu sudah dewasa, jangan perlakukan dia seperti anak kecil.”


“Aku tahu Pedro dia bukan anak kecil lagi, aku hanya khawatir saja terjadi sesuatu padanya. Kamu tahu sendiri pedro, Carlos itu banyak musuh. Aku tidak ingin anak anakku menjadi pembalasan dari musuh musuh Carlos. Apalagi orang yang membebaskan Adrian sampai sekarang kami tidak tahu. Aku masih was was saja Pedro.”


“Aku mengerti Jessi.” Kata Pedro.


Dan terdengar suara mobil di luar. Jessica berdiri dan keluar dari kamar, dia pergi keruang depan dan membukakan pintu untuk Kairos.


“Selamat malam mam.” Sapa Kairos pada Jessia sambil mencium kedua pipi Jessica.


“Selamat malam sayang.” Balas Jessica pada Kairos, Dia juga mencium pipi Kairos. “Sudah pergi mandi terus istirahat.”


“Iya mamaku sayang.” Kata Kairos sambil memeluk erat Jessica. Kemudian dia pergi ke kamarnya. Dan Jessica kembali masuk kekamarnya.


“Pedro kamu belum mengantuk?” Tanya Jessica


“Hmmm… Sedikit Jessi. Kenapa?”


“Tidak kenapa kenapa Pedro, aku sudah mau tidur. Besok aku harus bangun pagi.”


“Baiklah Jessi, ayo kita tidur.” Kata pedro sambil berdiri dari duduknya dan pergi berbaring di tempat tidur.


Jessica juga berbaring di tempat tidur, dia berbaring di samping Pedro dan Pedro memeluk Jessica.


“Good night Jessi.” Bisik Pedro di kuping Jessica dan dia mencium kening Jessica.


“Good night Pedro. Balas Jessica sambil memeluk tubuh Pedro.

__ADS_1


Selamat Membaca


Terima kasih


__ADS_2