SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
Kembali kerumah


__ADS_3

Jessica dan Carlos bersiap siap untuk kembali kerumah, mereka ingin membuat kejutan pada ketiga anak mereka.


“Beb kamu sudah beri tahu Marco kalau sebentar anak anak di antar pulang kerumah?” Tanya Jessica sambil merapikan tempat tidur


“Sudah sayang.” Jawab Carlos sambil memeluk Jessica dari belakang. “Aku sudah beri tahu marco.”


Jessica membalikkan badannya menghadap Carlos. “Baiklah beb, nanti sebelum pulang ke rumah kita ke supermarket dulu ya beb. aku ingin belanja. Pasti kulkas di rumah kosong dan aku juga ingin memasak untuk makan siang kita.


“Iya sayang, ayo kita pergi sekarang.”


Mereka berdua keluar dari villa dan masuk ke dalam mobil. Mereka langsung meninggalkan villa dan pergi ke supermarket. Sampai di supermarket Jessica langsung belanja keperluan dapur kemudian mereka langsung pulang kerumah.


Sampai di rumah Jessica langsung mengganti pakaiannya dan langsung pergi kedapur. Dia ingin memasak makanan kesukaan anak anaknya, Carlos juga membantu Jessica di dapur. Dia mengupas kentang dan wortel sedangkan, sedangkan Jessica membumbui daging sapi yang sudah halus. Sesekali Carlos menggangu Jessica dengan mencolek pinggang Jessica.


“Beb kalau kamu menganggu aku terus, masaknya tidak akan selesai. Anak anak sebentar lagi akan pulang.”


“Iya sayang, masak saja.” Kata Carlos sambil memeluk Jessica dari belakang.


“Beeebb, aku tidak bisa memasak kalau kamu peluk aku seperti ini.”


“Baiklah sayang, aku akan melepaskan pelukanku asal kamu mau mencium bibirku.”


Jessica membalikkan badannya menghadap Carlos lalu mencium bibir Carlos dan Carlos langsung menyandarkan Jessica ke dinding dan membalas ciuman Jessica.


Jessica berhenti mencium Carlos dan menatap mata Carlos sambil menggerakkan kedua keningnya. “Hanya ciumkan? tidak lebih!” Kata Jessica sambil mendorong dengan pelan tubuh Carlos. “Aku harus memasak beb, nanti kita lanjutkan sebentar malam sebelum tidur. Ok!” Kata Jessica sambil mengedipkan sebelah matanya pada Carlos dan Carlos tersenyum


Jessica melanjutkan kembali memasaknya, selesai memasak Jessica dan Carlos mengatur makanannya di meja makan. kemudian Jessica pergi duduk di sofa.


Carlos menghampiri Jessica dan duduk di samping Jessica. Mereka berdua bersenda gurau di sofa, dan terdengar tawa mereka berdua. Sesekali Carlos mengecup bibir Jessica dan Jessica membalas mengecup bibir Carlos. Jessica duduk di pangkuan Carlos lalu dia melingkarkan tangannya di leher Carlos dan mereka berbincang bincang.


Tidak lama kemudian terdengar suara mobil masuk, Jessica langsung duduk di sofa. Terdengar suara Kairos bertanya pada Marco.


“Marco kenapa kita pulang kesini? kenapa bukan kerumah opa?”


“Kairos aku ingin mengambil sesuatu di dalam rumah.” Jawab Marco pada Kairos.


Terdengar pintu di buka dan mereka masuk kedalam rumah.


Kairos terkejut melihat Jessica dan Carlos ada di ruang tamu, dia berlari dan memeluk Jessica. Begitu juga dengan Cella, dia berlari dan memeluk Jessica.


Kairos dan Cella menangis.

__ADS_1


“Mam aku sangat merindukanmu.” Kata Kairos sambil menangis dan memeluk Jessica dengan erat.


“Iya mama, aku juga sangat merindukan mama. Mama kemana saja.” Kata Cella sambil menangis.


Acel melihat Jessica dan Carlos dia hanya diam dan berlari naik ke atas dan masuk kedalam kamar. Carlos dan Jessica saling pandang.


Jessica memeluk Kairos dan Cella. “Mama juga sangat merindukan kalian, maafkan mama ya tidak mengabari kalian.” Kata Jessica sambil mencium kening Kairos dan Cella. Jessica menatap Carlos dan memberi isyarat untuk memeluk Kairos dan Cella.


Carlos memeluk Cella dan Kairos, kemudian Jessica pergi naik keatas dan masuk kekamar Acel. Dia melihat Acel sedang tengkurap di tempat tidur dan menutup kepalanya dengan bantal. Jessica menghampiri Acel dan membuka sepatu Acel.


Kemudian dia duduk di sisi tempat tidur dan mengambil bantal yang menutupi kepala Acel. Jessica membelai rambut Acel.


“Acel sayang, maafkan mama ya.” Ccap Jessica dengan lembut. Jessica mencium kepala Acel.


“Acel marah sama mama?” Acel menggelengkan kepalanya. “Kalau Acel tidak marah kenapa Acel tidak memeluk mama?”


Acel bangun dan langsung duduk di pangkuan Jessica dan dia memeluk erat Jessica.


“Aku sangat rindu sama papa dan mama, mama tidak pernah menelepon aku.” Kata Acel sambil menangis.


“Iya mama salah, mama minta maaf ya. Mama janji nanti kalau mama keluar kota lagi, mama akan membawa kalian untuk ikut dengan mama.”


Acel melepaskan pelukannya dan menatap Jessica. “Mama janji ya, kalau mama pergi aku harus ikut!”


Acel memeluk erat Jessica kemudian dia mencium kedua pipi Jessica dan mengecup bibir Jessica. Jessica tersenyum pada Acel


“Aku sangat menyayangi mama.” Kata Acel pada jessica dan Carlos masuk ke kamar Acel.


“Kamu tidak menyayangi papa sayang?” Kata Carlos sambil mengambil Acel dari pangkuan Jessica dan memeluknya. “Kamu tidak rindu sama papa?”


Acel memeluk Carlos dengan erat. “Aku sangat menyayangi papa, aku juga sangat merindukanmu.”


Carlos mencium kedua pipi Acel dan mengecup bibir Acel. “Papa juga sangat merindukan anak papa yang paling jahil, anak papa yang selalu membuat papa dan mama tertawa. Papa sangat merindukannya.” Kata Carlos sambil memeluk erat tubuh Acel.


“Ayo kita makan, papa sudah lapar.” Jessica dan Carlos keluar dari kamar Acel. Carlos masih memeluk Acel lalu mereka menuju kemeja makan. Carlos menurunkan Acel dan mereka duduk di meja makan, lalu mereka makan siang bersama. Selesai makan Jessica dan Carlos merapikan meja makan. Setelah itu mereka berdua pergi ke halaman belakang dan duduk duduk disana.


Ketiga anaknya datang dan mengajak Carlos bermain dengan mereka, mereka terlihat sangat bahagia dengan kepulangan Jessica dan Carlos.


Jessica masuk kedalam rumah dan menuju kekamarnya dia mengambil laptop dan menyalakannya dia memeriksa pergerakan saham Well's Group.


“Bagus semuanya stabil.” katanya dalam hati. Dia membaca laporan laporan dari keempat anak perusahaan yang dia dirikan.

__ADS_1


“Besok aku harus kekantor, pekerjaan banyak yang belum diselesaikan.” Katanya dalam hati. Dan tiba tiba Jessica teringat Adrian juga orang yang telah membebaskan Adrian. Dia kembali menjadi gelisah.


“Keluargaku belum aman, yang membebaskan Adrian masih belum di ketahui.


Aku harus minta tolong pada Charlie untuk mencari informasi siapa yang telah membebaskan Adrian.” Kata Jessica dalam hati.


Carlos masuk kedalam kamar dan memperhatikan Jessica yang terlihat gelisah.


Dia menghampiri Jessica dan duduk di samping Jessica. “Apa yang kamu pikirkan sayang?” Tanya Carlos sambil membelai rambut Jessica.


“Tidak ada beb.” Kata Jessica sambil menyandarkan kepalanya di dada Carlos.


“Jangan berbohong padaku sayang, pasti ada yang kamu pikirkan sampai kamu terlihat gelisah.”


“Beb aku khawatir saja, orang yang membebaskan Adrian belum di ketahui siapa. Aku khawatir kalau mereka masih mengincar keluarga kita beb. Aku takut anak anak kita yang menjadi sasaran mereka.


“Sayang aku akan segera mencari informasi siapa yang telah membebaskan Adrian dan untuk anak anak aku akan meminta anak buah Rick untuk mengawasi mereka di sekolah. Aku juga ingin ada yang mengawasi kamu sayang.”


“Beb aku sudah menyewa bodyguard untukku. Kamu jangan khawatirkan aku!”


“Bagus kalau begitu sayang. Apakah bodyguardnya tampan?” Tanya Carlos pada Jessica sambil membaringkan Jessica di sofa dan Carlos menindiih tubuh Jessica


“Iya beb, dia sangat tampan sekali.” Canda Jessica sambil melingkarkan tangannya di leher Carlos.


“Oh ya? Apakah dia lebih tampan dariku sayang?” Tanya Carlos sambil mengecup bibir Jessica.


“Hmmm..” Sambil memperhatikan wajah Carlos. “Iya beb, dia jauh lebih tampan darimu.”


Carlos mengernyitkan alisnya. “Ehm.. Apakah kamu menyukainya?”


“Iya beb, aku menyukainya tapi hanya sebatas bodyguard saja. Aku sudah mengunci hatiku, aku tidak bisa lagi jatuh cinta karena aku sudah mempunyai cinta dan cintaku ada di atas tubuhku.” “Kata Jessica sambil mencubit kedua pipi carlos dan menggerakan kekiri dan kekanan.


Carlos tersenyum pada Jessica. “Aku juga sudah mengunci hatiku, karena aku sudah menemukan cintaku dari belasan tahun yang lalu dan sekarang cintaku ada di bawah tubuhku.” Canda Carlos dan mereka berdua tertawa. Carlos mencium bibir Jessica dan mereka berdua saling berciuman. Carlos menghentikan ciumannya dan mengajak Jessica ke tempat tidur.


Selamat Membaca


Jangan lupa like dan komen ya, biar tetap semangat.


Terima kasih bagi yang setia memberi like dan komen.


Salam

__ADS_1


Author


__ADS_2