SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS3 Episode 4


__ADS_3

Flashback Tania tertembak


Tania pulang dari kantor, dia langsung masuk kedalam kamar dan melihat Reagen sudah berada di kamar, dia sedang berbaring ditempat tidur dengan keadaan telanjang. Tania melepaskan tasnya lalu menyapa Reagen


“Hi, kamu sudah pulang?” Tanya Tania. Detak jantungntya berdegub dengan cepat, dia sudah tahu Reagen pasti ingin melakukan hubungan dengannya.


“Iya sayang, aku sudah dari tadi menunggumu.” Kata Reagen sambil berdiri lalu menghampiri Tania. Dia membelai rambut Tania dan melepaskan pakaian Tania. Dia menyandarkan Tania di depan Jendela lalu dia mencium puggung Tania.


Tania hanya pasrah dia tidak bisa menolak keinginan Reagen. Reagen mengikat kedua tangan Tania di jendela, lalu dia mengambil ikat pinggangnya dan memukul belakang Tania


“Apakah kamu bertemu Kairos hari ini?” Tanya Reagen sambil memukul belakang Tania dengan ikat pinggangnya. Tania hanya diam, dia tidak ingin menjawab pertanyaan Reagen. Walaupun dia berkata tidak Reagen tetap saja akan memukulnya.


“Jawab aku.” Kata Reagen sambil melayangkan ikat pinggangnya di belakang Tania.


Tania hanya diam dan menahan rasa sakit, Reagen lebih kencang lagi melayangkan ikat pinggangnya di belakang Tania sehingga belakang Tania sedikit mengeluarkan darah akibat dari kepala ikat pinggang yang mengenai belakang Tania.


Dia hanya hanya meringis kesakitan


“Biarkan saja tubuhku hancur yang terpenting papa dan Ezer tidak apa apa.” Kata Tania dalam hati. “Aku tidak ingin orang orang yang aku sayangi terluka.”


Airmata Tania menetes di pipinya, Reagen berhenti memukul Tania lalu dia memeluk Tania dari belakang.


“Kamu tahu aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin kehilangan dirimu.” Kata Reagen lalu dia melakukan hubungan itu dengan Tania.


Dia memeluk Tania dengan erat dan mencium punggung Tania. Reagen membuka ikatan yang ada di tangan Tania kemudian dia mengangkat Tania dan membaringkan Tania di tempat tidur. Reagen berbaring di sampig Tania lalu dia memeluk Tania.


“Maafkan aku.” Kata Reagen sambil membelai wajah Tania.


“Aku ingin membersihkan tubuhku.” Kata Tania sambil melepaskan Tangan Reagen kemudian dia pergi ke kamar mandi.


Tania menyalakan shower, dia meringis kesakitan saat air membasahi tubuhnya. Dia hanya bisa menangis di kamar mandi.


“Kapan semua ini akan berakhir?” Tanya Tania dalam hati sambil menyabuni badanya.


Selesai mandi Tania keluar dari kamar mandi dan memakai pakaiannya, dia kembali berbaring di tempat tidur, lalu Reagen berdiri dan pergi ke kamar mandi.


Sementara itu Jack pergi menemui Charlie di kantornya,


“Hi Charlie, apakah kamu sibuk?” Tanya Jack sambil bersandar di pintu


“Hei Jack, umm… kebetulan aku ingin pergi ketempat Carlos. Ada apa Jack?” Tanya Charlie sambil berdiri dari duduknya.


“Ada yang ingin aku bicarakan denganmu.” Kata Jack lagi.


“Ohh.. bagaimana kalau kita bicara di mobil saja.” Kata Charlie kepada Jack

__ADS_1


“Baiklah kalau begitu, di mobilmu atau mobilku?” Tanya Jack kepada Charlie


“Di mobilmu saja Jack.” Jawab Charlie sambil berjalan keluar dari ruangannya.


“Ok.” Kata Jack sambil ikut berjalan di samping Charlie.


Mereka berdua pergi ke parkiran lalu masuk ke dalam mobil.


“Baik Jack, apa yang ingin kamu bicarakan?” Tanya Charlie sambil menyalakan rokok


“Begini Charlie….


Jack menceritakan tentang Tania juga Reagen dan Mike kepada Charlie, terlihat raut wajah Charlie berubah marah.


“Bangsat juga si Mike.” Kata Charlie dengan geram. “Lalu apa rencanamu Jack?” Tanya Charli lagi


“Rencanaku begini Charlie…


Jack juga menceritakan rencananya kepada Charlie dan terlihat Charlie mengangguk anggukan kepala.


“Bagus Jack, kita harus mengeluarkan Tania dari rumah Mike nanti setelah Tania keluar dari rumah Mike kita susun rencana lagi. Nanti aku akan bekerja sama denganmu, aku akan menyewa Ambulance untuk mengangkat Tania dan membawanya kerumah sakit. nanti di rumah sakit aku akan bekerja sama dengan mereka untuk mengatur kedatangan Tania juga mayat pengganti Tania.


“Nanti juga ada polisi yang akan berpura pura di rumah sakit. kita harus mengaturnya sebaik mungkin agar mereka tidak curiga.” Kata Charlie kepada Jack


“Benar sekai Charlie. Kita harus standby karena kapan saja Tania akan menghubungi kita.”


“Iya Charlie.” Jawab Jack.”


“Ok kalau begitu kita saling beri kabar saja. Baiklah, aku akan pergi ke kediaman Carlos.” Kata Charlie kemudian dia keluar dari mobil Jack dan masuk kedalam mobil miliknya.


Jack juga langsung meninggalkan parkiran dan pergi ke kediaman Carlos.


Di kediaman Mike terlihat Reagen sedang memakai pakaiannya,


“Sayang ayo bersiap siap, aku ingin mengajakmu makan malam di luar.” Kata Reagen sambil memakai kemejanya.


“Iya, kita akan makan di restoran mana?” Tanya Tania sambil berdiri dari tidurnya dan membuka lemari.


“Umm.. mungkin lebih bagus di Gaetano's Restaurant.” Jawab Reagen sambil tersenyum kepada Tania kemudian dia memeluk Tania dan mencium Tania. “Maafkan aku sayang.” Bisik Reagen lalu Tania menganggukan kepala


Tania mengambil pakaiannya kemudian dia memakainya. Tania mengambil handphone dari dalam tas lalu meletakkannya di atas meja, saat Reagen pergi ke kamar mandi Tania langsung mengirim pesan kepada Kairos dan memberitahukan Kairos kalau dia dan Reagen akan makan malam di Gaetano’s Restaurant. Setelah pesan terkirim Tania langsung menghapus pesan tersebut. Dia tidak ingin Reagen mengetahuinya.


Sementar itu di kediaman Carlos, Kairos sedang berbincang bincang dengan Acel di kamarnya.


“Acel aku merasa kasihan kepada Tania, Reagen selalu meyiksanya.” Kata Kairos kepada Acel

__ADS_1


Acel terkejut


“Benarkah Kairos? Apakah Reagen suka memukul Tania?” Tanya Acel


“Iya Acel.” Jawab Kairos sambil menganggukan kepala


“Bangsat kamu Reagen, aku akan menghajarmu.” Kata Acel dengan emosi


“Jangan Acel, nanti dia akan lebih menyiksa Tania.”


“Tapi Kairos, dia sudah keterlaluan kepada Tania.” Kata Acel dengan geram


“Iya Acel, tapi kalau kamu memukul Reagen maka dia akan lebih menyiksa Tania.” Jawab Kairos


Tiba tiba handphone Kairos berbunyi, dia melihat satu pesan dari Tania. Kairos membaca pesan itu kemudian dia langsung keluar dari kamar. Kairos mencari Jack, dia pergi ke halaman belakang. Dia melihat Jack sedang berbincang bincang dengan Charlie.


“Jack Tania dan Reagen akan pergi sekarang.” Kata Kairos kepada Jack


“Mereka akan pergi kemana Kairos?”


“Tania dan Reagen akan pergi makan di Gaetano's Restaurant sekarang.”


“Baiklah Kairos aku harus menghubungi kedua temanku, agar mereka menyiapkan semuanya di rumah sakit.” Kata Jack sambil berdiri.


“Iya Jack, aku juga harus menghubungi Ambulance agar mereka bersiap siap.” Kata Charlie kepada Jack.


“Jack apakah topeng yang akan di gunakan sudah ada?” Tanya Kairos


“Sudah selesai dari beberapa hari yang lalu, waktu selesai mengukur wajah Tania dan wakajh Jasad itu, temanku langsung membuatnya.


“Bagus sekali Jack, kalau begitu kita berangkat Sekaran.” Kata Kairos kepada Jack


“Kairos, sebaiknya kamu di rumah saja. nanti aku akan terus mengabari perkembangannya kepadamu. Kamu harus dari rumah supaya mereka tidak curiga, nanti kami akan menelpon Carlos dan meminta dia dan kamu datang kerumah sakit.” Kata Charlie kepada Kairos


“Kamu harus bersandiwara berpura pura menangis, dan jangan lupa Ezer di bawah juga.” Kata Jack


“Baiklah kalau begitu. Aku tunggu kabar dari kalian, Jack tolong jangan sampai gagal.” Kata Kairos dengan wajah memohon kepada Jack.


“Kamu tenang saja Kairos. serahkan semuanya kepada temanku, dia sangat ahli dalam hal itu.” Kata Jack meyakinkan Kairos.


“Terima kasih Jack, Charlie. Hati hati ya!”


“Ok Kairos, kalau begitu kami pergi dulu.” Kata Jack,


Kemudian dia dan Charlie meninggalkan kediaman Carlos

__ADS_1


Selamat membaca


Maaf kalau up pada malam hari, soalnya imajinasi datang saat malam hari


__ADS_2