SUAMI BAJINGAN

SUAMI BAJINGAN
SS2 Episode 16


__ADS_3

Mereka tiba di kantor Polisi lalu membawa Kairos ke dalam ruangan. Salah satu opsir membuka borgol di tangan Kairos lalu menyuruh Kairos duduk.


Kairos duduk dan memikirkan Tania, dia tidak percaya Tania bisa melakukan itu padanya. Kairos tidak percaya Tania setega itu padanya.


“Kamu tega sekali Tania membiarkan polisi membawaku.” Kata Kairos dalam hati. “Aku tidak akan pernah mengejarmu lagi. Suatu waktu kamu akan menyesal kalau tahu yang sebenarnya.” Kata Kairos lagi.


Salah satu polisi duduk di depan Kairos dan memberikan selembar kertas kepada Kairos.


“Kamu isi lembaran ini.” Kata opsir kepada Kairos


Kairos mengambil lembaran itu dan mengisinya. Selesai mengisis lembaran itu Kairos memberikan lembaran itu kepada opsir.


“Apakah aku sudah boleh pulang?” Tanya Kairos.


“Maaf Anda belum bisa pulang.” Kata opsir kepada Kairos.


Kairos menarik nafas panjang. Salah satu opsir menghampiri Kairos.


“Kamu mau minum coffee?”


“Iya opsir, Terima kasih.” Kata Kairos.


Opsir itu memberikan Kairos coffee dan meletakkan rokok di atas meja.


“Kamu merokok?”


“Umm.. tidak opsir, tapi aku ingin merokok.” Kata Kairos lalu dia mengambil sebatang rokok dan menyalakannya.


Opsir membaca di kertas nama Kairos dan marga Kairos lalu dia keluar dari ruangan. Dia mengambil handphonenya lalu menghubungi seseorang


Torrance


Terlihat Carlos dan Jessica sedang berbincang di kamar.


“Beb, aku sangat rindu pada Kairos.” Kata Jessica sambil meletakkan kepalanya di dada Carlos


“Aku juga sayang. Tapi harus bagaimana, dia masih ingin menyendiri. Kamu tahukan dia sangat mencintai Tania.” Kata Carlos sambil membelai rambut Jessica.


“Iya, dia sangat mencintai Tania. Ahh.. entah dimana Tania sekarang.”


Tiba tiba handphone Carlos berbunyi. Jessica dan Carlos saling pandang.


“Sudah larut malam begini siapa lagi yang menelepon?” Kata Carlos sambil melepaskan pelukan Jessica lalu dia berdiri dan mengambil handphonenya lalu dia menjawab panggilan itu.


“Halo selamat malam.”


“Selat malam Carlos, apakah aku menggangumu?”


“Ahh tidak. Ada apa larut malam begini kamu meneleponku/”


“Begini Carlos, aku hanya ingin bertanya. Apakah anakmu bernama Kairos?”


“Iya benar sekali. Ada apa dengan anakku?”


“Kalau begitu datang saja ke kantor polisi di Santa Barbara.”


“Apa yang terjadi dengan anakku?” Tanya Carlos dengan khawatir.


Jessica melihat wajah Carlos seperti khawatir, dia langsung bangun dan duduk di samping Carlos.


“Tidak terjadi apa apa, datang saja ke kantor. Aku tunggu.”


Kemudian telepon di tutup.

__ADS_1


Jessica menatap Carlos


“Beb ada apa?” Tanya Jessica


“Umm.., sayang Kairos ada di kantor polisi di Santa Barbara, aku akan kesana sekarang.” Kata Carlos sambil memakai pakaiannya.


“Apa yang terjadi dengan Kairos beb?” Tanya Jessica dengan khawatir


“Aku tidak tahu sayang, aku harus ke Santa Barbara.”


“Aku ikut denganmu.” Kata Jessica lalu dia memakai pakaiannya.


“Sayang kamu di rumah saja.”


“Tidak beb, aku harus ikut. Aku tidak ingin terjadi sesuatu padak Kairos.” Kata Jessica lalu dia mengambil jacket dan memakainya.


Carlos mengambil jacketnya lalu dia memakainya. Mereka berdua keluar dari kamar lalu Carlos menemui Jack dan Dennis


“Jack Dennis, ikutlah bersamaku ke Santa Barbara.” Kata Carlos


“Ada apa Carlos? mengapa larut malam begini kalian mau ke Santa Barbara.” Tanya Jack


“Kairos lagi di kantor polisi, aku ingin kesana.”


“Kairos di kantor polisi? Mengapa Kairos di kantor polisi?” Tanya Dennis


“Aku juga tidak tahu, makanya aku ingin kesana.” Jawab Carlos lalu mereka masuk kedalam mobil.


Carlos mengarahkan mobilnya ke Santa Barbara. Jack dan Dennis mengikuti Carlos dan Jessica dari belakang.


Di dalam mobil Jessica terlihat gelisah. Carlos memegang tangan Jessica


“Sayang, tenangkan dirimu. Tidak terjadi apa apa dengan Kairos.” Kata Carlos menenangkan Jessica


“Aku khawatir Beb, bukannya dia tidak di Santa Barbara?”


Akhirnya mereka sampai di kantor polisi. Carlos dan Jessica langsung turun dari mobil lalu masuk kedalam kantor. Carlos langsung bertanya kepada petugas jaga.


“Aku ingin menemui anakku.” Kata Carlos


“Siapa nama anak Anda Tuan?”


“Umm.. Namanya Kairos.” Jawab Carlos


Dan tiba tiba punggung Carlos di tepuk, Carlos menoleh ke belakang


“Hi abel.” Sapa Carlos


‘Ayo ikut denganku Carlos.” Ajak Abel pada Carlos lalu Carlos dan Jessica mengikuti Abel masuk kedalam ruangan


Jessica melihat Kairos lagi merokok. Jessica terkejut, dia langsung menghampiri Kairos


“Sayang apa yang terjadi padamu?” Tanya Jessica sambil memeluk Kairos


“Mam, mengapa kalian ada disini? Siapa yang mengatakannya pada kalian?” Kata Kairos sambil mematikan rokok di asbak


Carlos duduk dekat Kairos lalu membelai rambut Kairos.


“Teman papa yang mengatakannya. Apa yang terjadi? Katakan kepada papa!”


“Tadi aku dan Tania bertengkar dan polisi sudah salah paham padaku lalu mereka membawa aku kesini.” Jawab Kairos.


“Kamu bertemu Tania sayang?” Tanya Jessica

__ADS_1


“Iya mam, Jose mengabarkanku kalau Tania ada di Santa Barbara dan aku langsung datang. Aku ingin menjelaskan kepada Tania tapi dia tidak memberiku kesempatan.”


Carlos memeluk Kairos


“Kita pulang sayang.” Bisik Carlos


“Pap aku ingin di Santa Barbara, papa dan mama pulang saja ke Torrance, aku ingin sendiri pap.”


“Tapi sayang…


“Mam, jangan khawatir. Aku tidak akan melakukan hal buruk. Aku hanya ingin sendiri saja.” Sela Kairos


Carlos memberi isyarat kepada Jessica dan Jessica menganggukan kepala


“Baiklah sayang tapi biarkan Dennis bersamamu ya?” Pinta Jessica


“Mam.. please. Tidak akan terjadi apa apa padaku.”


“Baiklah sayang, kita pulang sekarang.” Kata Carlos.


Carlos menatap Abel


“Abel aku akan membawa anakku pulang.” Kata Carlos


“Baiklah Carlos.”


“Terima kasih Abel sudah memberi informasi kepadaku.” Ucap Carlos pada Abel. “Besok periksa rekeningmu.” Bisik Carlos di telinga Abel.


“Terima kasih Carlos.”


‘Sama sama Abel.”


Carlos dan Jessica meninggalkan Kantor polisi


“Pap, aku pulang pakai motor.”


“Baiklah sayang, hati hati ya!” Kata Carlos lalu dia memeluk Kairos dan mencium kedua pipi Kairos


Jessica memeluk Kairos lalu mencium keduda pipi Kairos.


“Mama sangat menyayangimu.” Bisik Jessica


“Aku juga sangat menyayangi mama.” Balas Kairos lalu dia memeluk Jessica dengan erat.


Kairos melepaskan pelukannya kemudian dia naik ke atas motor dan memakai helm. Kairos langsung menjalankan motornya. Kairos kembali kerumah mereka di Santa Barbara.


Sampai di rumah dia langsung memasukkan motornya ke dalam garasi kemudian dia masuk ke dalam rumah. Kairos naik ke atas lalu masuk kedalam kamarnya, dia mengambil laptop kemudian dia menyalakannya. Kairos bersandar di sofa dan memejamkan matanya


“Dia benar benar tidak mau mendengar penjelasanku. Tania benar benar ingin meninggalkanku.” Kata Kairos kemudian dia menarik nafas panjang.


Kairos membuka internet dan mencari tiket, dia ingin meninggalkan America. “Aku harus melupakannya.” Kata Kairos dalam hati.


Kairos membeli tiket ke Indonesia, dia juga membeli tiket Jakarat Manado dia ingin tinggal di Manado. Dia juga mencari guide lewat internet dan akhirnya Kairos menemukan guide, Kairos menyimpan nomor telepon guide


“Besok saja aku hubungi dia, aku ingin tinggal di pulau Bangka Likupang. Tempatnya sangat bagus.” Kata Kairos.” Aku tidak ingin memberitahu kepada siapapun keberadaanku.”


Kairos berdiri kemudian dia berbaring di tempat tidur.


“Jangan sampai terlambat Tania. Aku sudah berusaha tapi kamu malah seperti itu padaku.” Kata Kairos lalu dia memejamkan mata. Akhirnya Kairos tertidur.


Oh ya Yang ingin melihat Visual Kiros dan Tania lihat saja di Episode 10


Selamat membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar ya


Terima kasih


__ADS_2