
Tania dan Kairos bersiap siap untuk berangkat ke Airport. Tania menggendong Ezer dan mencium pipi Ezer.
“Ahh.. sayang mommy akan merindukanmu.” Kata Tania sambil memeluk Ezer dengan Erat. “Mommy sangat berat meninggalkanmu.” Kata Tania
Kairos menghampiri Tania lalu dia berbisik kepada Tania
“Sayang kamu bisa batalkan ke Indonesia kalau kamu berat untuk meninggalkan Ezer, biar aku saja yang pergi ke Indonesia.”
Tania menatap Kairos
“Tidak honey, aku akan pergi bersamamu.” Kata Tania
“Baiklah sayang, kalau begitu berikan Ezer kepada mama.” Kata Kairos lagi.
Jessica menghampiri Tania lalu mengambil Ezer dari Tania
“Ayo sini sayang dengan grandma.” Kata Jessica sambil menggendong Ezer.
Kairos dan Tania berpamitan kepada Carlos dan Jessica, mereka berdua mencium pipi Jessica dan Carlos. Mereka berdua juga memeluk dan mencium kedua pipi Cella dan Isabell, lalu Kairos pergi ke kamar Jessica dia ingin berpamitan kepada Acel
“Hi Acel, aku dan Tania akan pergi sekarang.” Kata Kairos
“Iya Kairos, hati hati ya.” Kata Acel sambil tersenyum
Kairos mencium kedua pipi Acel
“Cepat sembuh ya, kalau kamu sudah sembuh aku dan Tania akan melangsungkan pernikahan kami.” Kata Kairos.
“Terima kasih Kairos.”
“Baiklah Acel kami pergi ya.” Kata Kairos kemudian dia mencium kembali pipi Acel
Tania menghampiri Acel lalu dia mencium kedua pipi Acel
“Cepat sembuh ya.” Kata Tania lalu Acel tersenyum
Kairos dan Tania keluar dari kamar Jessica. Kairos mencium Ezer kemudian dia dan Tania masuk ke dalam mobil.
Jack dan Dennis mengantar Kairos dan Tania ke Airport. Tiba di Aiport Kairos dan Tania turun dari mobil. Kairos membawa koper milik Tania lalu mereka masuk ke dalam Aiport dan Check in. Kairos dan Tania pergi ke Imigrasi untuk mendapatkan stampel di paspor mereka. Setelah itu mereka pergi ke ruang tunggu. Tidak lama kemudian mereka masuk ke dalam pesawat lalu pesawat take off.
Sementara di kediaman Jessica terlihat Jessica sedang bermain main dengan Ezer di kamar.
“Sayang apakah badan Ezer masih demam?” Tanya Carlos sambil duduk di sisi tempat tidur
“Sedikit beb, tadi Ezer suda minum obat.” Kata Jessica sambil menggelitik perut Ezer.
Acel tersenyum melihat Jessica dan Ezer yang bermain di tempat tidur. Isabell masuk lalu dia langsung naik ke tempat tidur dan bermain dengan Ezer
Portugal
__ADS_1
Terlihat Pedro sedang menggendon putrinya. Sedangkan Vania sedang menyiapkan makan siang mereka.
“Putri papi yang cantik dan lucu.” Kata Pedro sambil mencium kedua pipi Chaterine lalu dia mengahampiri Vania
“Vania sayang, untuk apa kamu memasak. Disini ada pelayan rumah, biarkan mereka yang memask.” Kata Pedro
“Pedro sayang, aku ingin memasak untukmu. Apakah kamu tidak suka masakanku?”
“Bukan begitu sayang, aku tidak tangan Istriku yang cantik menjadi kasar.” Canda Pedro lalu Vania tertawa
“Pedro, aku tidak tiap hari memasak, jadi tanganku tidak akan menjadi kasar. Bilang saja kalau kamu sudah lelah menggendong Chaterine.” Canda Vania lalu Pedro tersenyum.
“Iya Vania sayang, dari tadi Chaterine tidak mau di letakan di box. Dia ingin di gendong terus.” Kata Pedro “Sayang, berhenti saja masaknya lalu kamu gendong Chaterine.”
Vania mencubit pipi Pedro
“Menggendong anakmu saja kamu sudah lelah. Hemmm aku maklum sudah umur.” Canda Vania lalu Pedro melototkan matanya dan Vania tertawa. “Aku hanya bercanda Pedro sayang.” Kata Vania lalu dia mengecup bibir Pedro.
“Iya umurku sudah tua, tapi di ranjang kamu masih merintih dan meminta terus kepadakukan.” Canda Pedro lalu Vania tertawa
“Iya.. Iya Pedro sangat hebat di ranjang sampai aku ketagihan.” Canda Vania lalu dia pergi ke kamar dan meletakkan Chaterine di tempat tidur.
Indonesia
Akhirnya Kairos dan Tania tiba di Aiport Soekarno Hatta. Mereka keluar dan Kairos memanggil taxi, mereka akan pergi ke apartemen milik Kairos. Mereka berdua naik taxi lalu Kairos meminta sopir untuk mengantar mereka ke apartemen. Taxi keluar dari Airport dan mengantar mereka berdua di apartemen. Akhirnya mereka tiba, Kairos dan Tania turun dari Taxi lalu Kairos membayar taxi.
Kairos dan Tania menuju ke lift, Kairos menekan tomobol lalau lift tebuka. Kairos dan Tania masuk kedalam lift, pintu lift tertutup lalu Kairos menempelkan kartu dan menekan angka 18. Mereka tiba di lantai 18 kemudian mereka menuju ke apartemen. Kairos memasukan kode pengaman lalu pintu terbuka. Mereka berdua masuk lalu Kairos menyalakan lampu dan membawa koper ke kamar.
“Iya honey. Oh ya besok jam berapa kita ke Manado?” Tanya Tania sambil berbaring di tempat tidur
“Besok jam sepulu pagi sayang.” Jawab Kairos sambil melepaskan t’shirt dan celana jeansnya kemudian dia berbaring di samping Tania. “Ayo tidur sayang.”
“Sebentar honey, aku akan mengganti pakaianku.” Kata Tania sambil berdir dan melepaskan pakaiannya, kemudian dia mebuka koper dan mengambil baju tidurnya lalu Tania memakainya.
Tania berbaring di samping Kairos lalu melingkarkan tangannya di pinggang Kairos.
Torrance
Terlihat Jessica sedang menyiapkan sarapan di meja makan. Carlos datang lalu membantu Jessica
“Beb apakah Ezer masih tidur?” Tanya Jessica sambil mengatu piring di atas meja.
“Sudah sayang, tapi dia lagi bermain sendiri di box.” Jawab Carlos sambil mengangkat makanan lalu mengaturnya di atas meja makan.
“Sebentar beb, aku akan melihat apakah Isabell sudah bangun.” Kata Jessica lalu dia meninggalkan Carlos di ruang makan.
Jessica pergi ke kamar Isabell, dia membuka pintu secara perlahan lahan. Dia melihat Isabell masih tertidur kemudian Jessica menutup kembali pintu kamar Isabell dan kembali ke ruang makan.
“Isabell sudah bangun sayang?” Tanya Carlos sambil menarik kursi lalu dia duduk.
__ADS_1
“Belum, dia masih tertidur pulas. Aku akan membuatkan susu untuk Ezer.” Kata Jessica sambil mengambil kaleng susu dan membuatkan susu untuk Ezer. “Beb, kamu akan ke kantor hari ini?”
“Iya sayang, aku akan kekantor. Kamu ke kantor juga?”
“Iya, aku harus ke kantor. Aku akan membawa Ezer ke kantor beb.” Kata Jessica
“Bawa saja sayang, oh ya aku mandi dulu ya.” Kata Carlos sambil berdiri lalu dia pergi ke kamar.
Jessica selesai membuat susu kemudian dia pergi ke kamar. Jessica memberikan susu kepada Ezer, kemudian dia mengahmpiri Acel yang sudah bangun dan memperhatikan Ezer di box
“Good morning sayang.” Kata Jessica kepada Acel kemudian dia mencium pipi Acel.
“Good morning mam, Ezer semakin lucu ya mam. Dari tadi dia bermain sendiri.” Kata Acel sambil tersenyum.
“Iya sayang, dia semakin lucu.” Kata Jessica sambil duduk disisi tempat tidur. “Bagaimana lehermu sayang, apakah masih kaku untuk di gerakkan? Tanya Jessica sambil membelai pipi Acel.
“Iya mam, masih terasa sakit juga.” Jawab Acel
“Kalau begitu jangan di paksakan ya. sebentar lagi mama akan membawa sarapan untukmu.”
“Iya mam, Terima kasih.” Ucap Acel sambil mencium tangan Jessica
Jessica berdiri lalu mengambil handuk kemudian dia masuk kedalam kamar mandi.
“Kamu sudah selesai mandi beb?” Tanya Jessica sambil memperhatikan Carlos di depan cermin kamar mandi.
Carlos menatap Jessica dan tersenyum
“Iya sayang, aku sudah selesai.” Jawab Carlos sambil merapikan jenggotnya. “Kamu mau mandi sayang?”
“Iya.” Jawab Jessica sambil melepaskan pakaiannya kemudian dia masuk ke tempat mandi.
Jessica menyalakan shower dan membiarkan air membasahi tubuhnya. Carlos memperhatikan Jessica lalu dia tersenyum.
“Tubuhnya masih terlihat indah.” Kata Carlos dalam hati kemudian dia memakai kemeja dan celananya.
Carlos keluar dari kamar mandi kemudian dia menghampiri Acel
“Hi kamu sudah bangun sayang?” Kata Carlos kemudian dia mencium kedua pipi Acel
“Iya pap. Papa akan ke kantor?” Tanya Acel
“Iya sayang, papa akan ke kantor. Nanti sebentar Dokter dan perawat akan datang.” Kata Carlos dan Acel tersenyum.
Jessica selesai mandi kemudian dia memakai pakaiannya dan keluar dari kamar mandi.
“Sayang mama akan mengambil sarapanmu.” Kata Jesscia sambil keluar dari kamar menuju ke ruang makan. Jessica mengambil sarapan untuk Acel kemudian dia kembali ke kamar dan menyuapi Acel.
Selamat membaca
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar ya
Terima kasih