
Sosok yang Yuki tidak ingin temui lagi. Seseorang yang keberadannya sangat ingin Yuki lupakan dari ingatannya.
Orang yang membuat Yuki begitu ketakutan jika masih tinggal di rumah yang di tempati Bibi Sheira dan Phil.
Yuki memberanikan diri untuk mendongak agar dapat memastikan jika Dia hanya salah dengar. Tapi Yuki justru melihat Pangeran Riana berdiri di dekatnya. Pangeran Riana memandangi Raymond yang masih tidak sadarkan diri dengan ekpresi jijik.
Pangeran Riana telah mengubah model rambutnya. Potongannya jauh berbeda ketika terakhir kali Yuki melihatnya. Rambut Pangeran Riana berwarna hitam dengan seburat warna biru ke abu-abuan jika terkena cahaya.
Yuki terkejut melihat Pangeran Riana jauh lebih tinggi dan lebih dewasa daripada ketika Mereka terakhir bersama. Mereka hanya tidak bertemu selama empat belas bulan. Tapi Pangeran Riana sangat jauh berbeda dari sebelumnya.
Raymond masih tidak bergerak. Dia tergeletak begitu saja di lantai. Yuki yakin Pangeran Riana yang telah membuatnya seperti sekarang.
"Ka..Kau" kata Yuki tergagap ketika Dia pada akhirnya mampu mengendalikan rasa terkejutnya.
Yuki menyesal kenapa Dia tidak mengikuti kata hati saat melihat bayangan Pangeran Riana melalui cermin tadi. Jika Dia tahu sosok yang di lihatnya tadi memanglah Pangeran Riana, bukan hanya khayalannya saja. Yuki pasti sudah kabur meninggalkan rumah kaca untuk menyelamatkan diri.
"Bagaimana Kau bisa ada di sini ?" Berbagai pertanyaan memenuhi kepala Yuki. Bagaimana bisa Pangeran Riana berada di sekolah. Yuki pikir Dia dapat menghindari pertemuan ini jika Yuki menjauhi ruangan cermin di rumah Bibi Sheira. Nyatanya Yuki salah. Pangeran Riana bisa muncul di manapun tanpa harus melalui ruang cermin.
"Sudah lama tidak bertemu Yuki" sapa Pangeran Eiana dingin. Ada senyum sinis yang tersungging di bibirnya.
Tangannya langsung meraih tangan Yuki dan menarik gadis itu ke pelukannya. Saat wajah Yuki menabrak dadanya, Yuki refleks langsung mendorong Pangeran Riana. Tapi tangan Pangeran Riana di pinggang Yuki mencegah Yuki. Yuki menghentakan kaki, Berusaha melepaskan diri saat Pangeran Riana mempererat pelukannya.
"Lepaskan Aku !" Kata Yuki kesal saat Dia tidak berhasil lepas dari pelukan Pangeran Riana.
"Tidak di sana, tidak di sini Kau paling senang menggoda laki-laki" sindir Pangeran Riana sinis.
"Lepaskan Aku" ulang Yuki lagi ketika Pangeran Riana tidak juga melonggarkan pelukannya.
__ADS_1
Yuki tahu tujuan Pangeran Riana datang kemari adalah untuk membawanya kembali. Yuki tidak menduga, hari yang begitu di takutkan akhirnya tiba secepat ini.
Seketika Dia merasa lebih baik bertengkar dengan Raymond daripada harus berhadapan dengan Pangeran Riana. Pangeran Riana seperti tembok baja, sangat sulit untuk di tumbangkan. Keras kepala dan tidak pernah memperdulikan perasaan orang lain. Jika Dia menginginkan sesuatu, Dia akan mendapatkannya meski harus memaksa. Orang yang seenaknya sendiri.
"Sudah cukup main-mainmmu Yuki. Sekarang Kau harus ikut Aku kembali pulang" bentak Pangeran Riana ketika Yuki tidak juga tenang dan terus memberontak.
"Tidak, Aku tidak mau kembali" Pinta Yuki memohon. Dia semakin memberontak kuat. Tapi tenaganya jelas tidak dapat melawan Pangeran Riana.
Di tengah ruangan, muncul secara tiba-tiba pusaran blakchole berwarna putih yang sangat di benci Yuki. Pintu yang menghubungkan dunia ini dengan dunia asalnya.
Pendeta Serfa yang membuka pintu itu dari dunia sana.
Yuki memberontak kuat. Menolak untuk di bawa.
Pangeran tidak kehabisan akal. Dia mencekal Yuki dan mengangkat Yuki dengan melingkarkan lengannya ke pinggang Yuki.
"Lepaskan Aku..Aku tidak mau kembali" isak Yuki kembali memohon ketika Pangeran melangkahkan kaki untuk masuk ke dalam Blackhole putih yang akan membawa Mereka kembali ke dunia asal Yuki.
Yuki berhasil memegang tiang besi di dekatnya.
Dia mencengkram kuat tiang itu, menahan tubuhnya sekuat mungkin. Pangeran Riana terus menarik tubuh Yuki agar mengikutinya.
Satu per satu jari Yuki terlepas dari tiang. "Tidak mauu...Tolong..mmmppp" karena Yuki menjerit meminta pertolongan. Pangeran Riana langsung membekap mulut Yuki. Yuki berusaha melepaskan bekapan Pangeran Riana di mulutnya. Dia menendang ke segala arah hingga menjatuhkan sebuah pot bunga yang terbuat dari tanah liat.
Isinya berhamburan ketika pot tersebut terguling dari atas rak dan jatuh ke lantai.
Zleb Zleb Zleb
__ADS_1
Tubuh Yuki semakin tertarik ke dalam pusaran. Ia tidak mampu melawan Pangeran Riana yang terus memaksanya untuk mengikutinya.
Rasanya seperti masuk ke dalam timbunan jelly yang cukup besar. Perlahan tapi pasti, Yuki merasa lemah. Dia tidak lagi meronta. Perutnya terasa di aduk. Pandangannya berputar dengan cepat. Tubuhnya menjadi lemas tidak bertenaga.
Yuki membuka mulutnya saat Dia merasa tidak ada udara di paru-paru. Kepalanya pusing sekali. Kesadarannya mulai terkikis secara perlahan.
Tenggorokannya menjadi kering. Ini sangat menyiksa.
Akhirnya, Dia tidak dapat melihat apa-apa lagi selain kegelapan.
Gadis itu bernama Yuki Orrie Olwrendho. Umur tujuh belas tahun. Sepintas Yuki terlihat seperti gadis normal pada umumnya. Dia sangat cantik dengan rambut coklat bergelombang sepunggung dan kulit yang berwarna kuning langsat. Bulu matanya lebat membingkai mata besar yang sarat akan kemurnian.
Yuki juga termasuk anak baik-baik di sekolah. Penampilannya sederhana dan tidak terlalu banyak bergaya.
Namun, siapa sangka Dia sebenarnya menyembunyikan sebuah rahasia besar. Rahasia yang hanya di ketahui oleh Phil, Bibi Sheira dan Yuki sendiri.
Yuki sebenarnya bukanlah orang yang berasal dari dunia tempat Dia tinggal sekarang. Dia berasal dari dunia asing yang berbeda dimensi. Ketika dalam kandungan, ibunya yang merupakan Putri Bangsawan di hukum oleh kerajaan karena fitnah kejam yang di tujukan padanya. Dia di buang ke dunia lain yang asing bersama pelayannya- Bibi Sheira. Yuki baru mengetahui kenyataan itu ketika di usianya yang ke lima belas tahun, Untuk pertama kalinya Pangeran Riana datang melintasi dimensi, untuk membawa Yuki.
Yuki bertemu kembali dengan Ayahnya yang merupakan Perdana Menteri kerajaan Garduete-Perdana Menteri Olwrendho. Perdana Menteri Olwrendho berhasil membuktikan bahwa Putri Ransah, istrinya tidaj bersalah. Sehingga kerajaan memerintahkan untuk membawa Putri Ransah dan Yuki kembali.
Namun sayangnya, Putri Ransah telah lama meninggal karena kecelakaan lalu lintas.
Awalnya, Yuki menolak untuk tinggal di dunia aslinya. Tapi karena mengetahui bagaimana perjuangan Perdana Menteri Olwrendho untuk bisa membawa kembali keluarganya, Yuki mulai luluh dan mengalah.
Di hari pertamanya Dia masuk sekolah, Yuki bertemu dengan seorang Bangsawan yang pada akhirnya menjadi sahabat sekaligus cinta. Sayangnya, kebahagiaan Yuki bertemu dengan Ayahnya hanya berlangsung singkat.
Ayahnya terbunuh dalam suatu serangan, di lanjutkan dengan terbunuhnya orang-orang di sekitar Yuki.
__ADS_1
Tujuannya hanya satu yaitu untuk mendapatkan darah Yuki, karena nyatanya Yuki adalah Ciel. Manusia istimewa yang memiliki beribu anugerah dari dewa namun menjadi incaran para penganut ilmu hitam.