
Namun jumlah prajurit Argueda semakin banyak. Mereka seolah mengepung semua tempat. Semua bukan tindakan yang secara spontan di lakukan begitu saja. Pangeran Sera telah merencanakan dengan matang pengepungan ini.
Meskipun Yuki mencoba membaur dengan penonton lain namun penampilannya sangat mudah di kenali. Dia tampak mencolok sehingga para prajurit Argueda dengan mudah melihatnya.
Seorang prajurit Argueda kembali datang dan berhasil menangkap Yuki, ketika Yuki berlari melewatinya. Yuki nyaris jatuh tergelincir ke bawah saat memberontak untuk melepaskan diri.
"Tidakkk" teriak Yuki nyaring.
Yuki berhasil berkelit, namun keseimbangannya kurang sehingga wajahnya meluncur dengan cepat. Nyaris menghantam bangku penonton di depannya jika saja tidak ada seseorang yang menahan tubuhnya.
Sebuah tangan berhasil menahan Yuki. Memeluk Yuki sedemikian rupa. Membuat Yuki selamat dari ancaman gegar otak akibat benturan keras di kepala.
"Bangsawan Voldermont" kata Yuki tidak percaya ketika Dia mengenali pemilik tangan yang menjadi penolongnya.
"Halo..senang Kau masih mengenaliku kucing kecil" sapa Bangsawan Voldermont masih memeluk Yuki di dadanya.
"Awasss !!" Seru Yuki memperingatkan. Seorang prajurit Argueda yang lain muncul di belakang Bangsawan Voldermont. Bangsawan Voldermont berhasil mematahkan serangannya dan membuatnya jatuh terguling ke bawah tangga. Sementara itu di bawah tiga orang prajurit Argueda yang lain berusaha untuk menaiki tangga, mengejar Yuki.
Bangsawan Voldermont langsung menarik sebuah meja dan melemparkan ke bawah untuk menghalangi Mereka naik ke atas.
"Apa yang Kau lakukan ?" Tanya Bangsawan Voldermont saat melihat Yuki yang masih diam terbenggong. "Ayooo !!"
Yuki di tarik untuk berlari mengikuti Bangsawan Voldermont. Mereka menaiki tangga. Sementara itu di bawah sana, tepatnya di lapangan. Lazzar berhasil memegangi Lekky sementara Pangeran Sera di pegang Pangeran Arana. Keduanya berhasil di lerai. Ada beberapa luka di tubuh keduanya namun bukan luka yang mengkhawatirkan.
Yuki kembali berlari dengan lega saat menyadari semuanya.
__ADS_1
Yuki berhasil melarikan diri dari kejaran pasukan kerajaan Argueda berkat bantuan Bangsawan Voldermont. Sekarang Bangsawan Voldermont membawa Yuki ke rumah pribadinya. Yuki menolak namun Bangsawan Voldermont berhasil memaksanya dengan berbagai alasan. Menurut Bangsawan Voldermont tidak ada tempat lain yang bisa Yuki tuju sekarang selain rumahnya. Yuki tidak bisa kembali ke sekolah karena Pangeran Sera pasti akan menemukannya kembali di sana.
Dia juga tidak bisa bersembunyi di ibukota. Ada banyak orang yang mengenali Yuki dan pasti Pangeran Sera dapat dengan cepat pula menemukan Yuki.
Sementara itu semua barang-barang Yuki juga sudah di pindahkan oleh kepala prajurit Gererou di kamar Pangeran Sera.
Dia juga tidak yakin Lekky dan Curly akan membantunya sekarang. Jadi Yuki tidak punya pilihan lain selain mengikuti Bangsawan Voldermont.
"Ini kamarmu. Jika ada sesuatu yang Kau butuhkan, Kau bisa langsung mengatakan padaku. Aku akan menyediakan pelayan untuk membantumu" ujar Bangsawan Voldermont sambil membuka salah satu pintu kamar yang ada di rumahnya. Mempersilahkan Yuki untuk masuk ke dalam dan Dia sendiri mengikuti Yuki dari belakang.
Bangsawan Voldermont mengintari pandangannya ke seluruh isi kamar untuk memeriksa ruangan. Memastikan semua cukup nyaman untuk Yuki.
"Bangsawan Voldermont, Aku..." Ucapan Yuki terputus karena Bangsawan Voldermont mencubit bibir Yuki dengan satu tangannya. Menghentikan ucapan Yuki. Yuki menepis tangan Bangsawan Voldermont dengan cepat. "Bangsawan Voldermont..." Kata Yuki kembali dengan nada memprotes.
"Aku tidak mau mendengar protes mu Yuki" katanya dengan wajah datar. "Lagipula Kau mau pergi ke mana ?. Sera pasti sekarang sedang menggeledah sekolah dan Ibukota untuk menemukanmu. Kau tidak bisa bersembunyi selain di sini"
Jika nanti kerajaan Garduete mengetahui Yuki ternyata tinggal di rumah Bangsawan Voldermont. Yuki khawatir justru hal itu akan menimbulkan masalah tersendiri untuk Bangsawan Voldermont.
"Kau jangan mengkhawatirkan soal apapun. Tidak akan ada yang menyentuhku hanya karena Aku memungut mu di sini" seloroh Bangsawan Voldermont tenang seolah mengetahui apa yang di pikirkan Yuki. Bangsawan Voldermont mengelilingi seluruh penjuru kamar untuk kembali meyakinkan dirinya, bahwa ruangan ini cukup nyaman untuk Yuki tinggali.
"Kau tenang saja. Aku akan memastikan semua pelayan di rumah ini tidak akan membocorkan keberadaanmu. Kau aman di sini"
"Aku berterimakasih atas bantuanmu" Kata Yuki akhirnya.
Bangsawan Voldermont tersenyum menerima ucapan terimakasih Yuki untuknya.
"Apa Aku boleh bertanya sesuatu padamu Yuki ?" Tanya Bangsawan Voldermont kemudian.
Yuki menganggukan kepala pelan.
__ADS_1
"Benarkah kabar yang mengatakan jika Lekky adalah orang yang telah membawamu kabur saat perjalanan bulan madu mu dulu ?"
"Ya, tapi Lekky membawaku karena Aku yang memintanya"
"Jadi, selama ini Kau tinggal bersamanya ?"
Yuki kembali menganggukan kepalanya.
"Aku sudah lama mengetahui soal menghilangnya dirimu, beberapa kali Aku mencoba menemuimu di Argueda. Tapi Kau tidak pernah ada. Kerajaan Argueda hanya mengatakan padaku Kau sedang berpergian dan tidak ada di tempat. Bahkan Mereka.juga tidak memberiku kode Gulfmu saat Aku memintanya. Akhirnya karena curiga, Aku menyuruh orang untuk menyelidiki secara diam-diam. Dan mendapatkan fakta bahwa Kau sudah lama menghilang ketika perjalanan pulang menggunakan kapal yang berlayar seusai melakukan perjalanan berbulan madu. Kenapa Kau tidak pernah mengabari ku selama ini ?"
"Ada banyak alasan kenapa selama ini Aku tidak memberimu kabar. Maafkan Aku" kata Yuki merasa bersalah.
"Yang Aku masih tidak mengerti adalah bagaimana Kau bisa kenal dan berhubungan dengan keluarga Darmount ?. Tidak, jangan memberi ku alasan kalian adalah sepasang kekasih. Aku sudah cukup mengenalmu selama ini Yuki. Hubungan Kalian memang cukup.dekat tapi Kalian bukan sepasang kekasih seperti yang ramai di bicarakan orang"
"Maafkan Aku. Untuk saat ini Aku belum bisa menceritakannya. Tapi terimakasih karena telah mempercayaiku"
"Baiklah. Aku mengerti. Sekarang lebih baik Kau mandi dan membersihkan diri. Penampilanmu sangat mengerikan" kata Bangsawan Voldermont menyadarkan Yuki. Penampilannya sangat kotor dan berantakan. Dia memang harus segera membersihkan diri. "Aku akan meminta pelayan untuk membawakan pakaian ganti untukmu. Lalu Kau bisa beristirahat sebentar sampai makan malam tiba. Ngomong-ngomong apa Kau membawa Gulf milikmu. Aku perlu menghubungi seseorang tapi Aku tidak tahu di mana menyimpan Gulf milikku"
Yuki mengambil Gulf di kantung pakaiannya dan menyerahkan kepada Bangsawan Voldermont. Bangsawan Voldermont langsung membukanya dan memencet beberapa kode dan mulai menghubungi seseorang. Namun Dia segera menutup dan menyerahkan kembali pada Yuki.
"Aku sudah selesai. Terimakasih"
Yuki menerima kembali Gulf miliknya dengan wajah kebingungan.
"Apa tidak ada yang mengangkatnya ?" Tanya Yuki masih heran.
"Tidak. Tapi jangan khawatir. Istirahatlah. Aku akan kembali saat makan malam tiba"
Bangsawan Voldermont keluar kamar. Meninggalkan Yuki seorang diri. Yuki menghela nafas. Dengan langkah gotai Dia berjalan menuju kamar mandi untuk mandi dan membersihkan diri.
Dia mencuci rambutnya. Membersihkan semua sisa pewarna di tubuhnya. Setelah selesai mandi dan membersihkan diri, Yuki keluar kamar mandi dan menemukan seorang pelayan telah ada di dalam kamar sembari membawa pakaian ganti untuk Yuki.
__ADS_1