
Yuki tidak tahu bagaimana caranya untuk muncul kembali di depan Mereka. Yuki sungguh tidak ingin lagi mengacaukan hidup Mereka. Pangeran Riana pada akhirnya memutuskan untuk bertunangan dengan Putri Marsha. Seharusnya Mereka akan menikah tahun ini. Namun karena masalah Iblis Balgirai, Mereka terpaksa menunda pernikahannya.
Dan Pangeran Sera ?.
Yuki justru sedih ketika mengetahui keadaannya.
Pangeran Sera lebih memilih tetap sendiri menunggu Yuki kembali. Dia bahkan rela menyerahkan mahkotanya pada Pangeran Arana ketika Dia di paksa untuk melanggar sumpahnya dengan menikahi wanita lain selain Yuki.
Yuki tidak bisa mengabaikan panggilan Pendeta Suci begitu saja. Jadi di sinilah Dia sekarang. Mau tidak mau Dia harus kembali ke Garduete.
Yuki melangkah ke gerbang pemeriksaan, meninggalkan kereta yang membawanya dengan jantung berdebar.
Aku kembali....
"Kau..." Prajurit penjaga gerbang masuk melihat tanda pengenal yang di bawa Yuki. Dia menatap Yuki sesaat yang berusaha menyembunyikan dirinya dengan memakai selendang untuk menutupi rambut dan cadar yang menyamarkan wajahnya. Matanya mengernyit tajam ketika mengenali tanda pengenal keluarga Darmount yang di bawa gadis di depannya. "Apa Kau tidak bisa melepaskan kain yang menutupi wajah dan rambutmu itu sehingga Kami bisa melihat wajahmu dengan jelas ?"
Yuki menundukkan kepala dengan sikap takjim. Menggelengkan kepala pelan. "Maafkan Hamba Tuan, Saya tidak berani. Tuan Lekky akan sangat marah jika Saya melakukannya" Kata Yuki memberi alasan dengan menggunakan nama Lekky sebagai tamengnya.
Yuki berencana masuk ke Garduete dengan menyamar sebagai pelayan pribadi Lekky Darmount. Dia bahkan tidak punya alasan lain untuk menjelaskan kepada para penjaga gerbang, kenapa Dia berpenampilan sangat tertutup di musim panas seperti sekarang.
Yuki tidak punya ide lain. Semua orang mungkin sudah melupakannya. Tapi tidak untuk kerajaan. Jadi jika Yuki ingin hidup aman untuk beberapa waktu tanpa gangguan, Dia lebih baik menyembunyikan diri dan menyamar sebagai pelayan pribadi Lekky.
Prajurit Penjaga tampak berpikir sejenak. Dia tidak mau mengambil resiko apalagi gadis di depannya telah memperkenalkan dirinya sebagai pelayan pribadi Lekky Darmount sambil membawa tanda pengenal asli milik keluarga Darmount. Siapa yang mau berurusan dengan keluarga Darmount apalagi Lekky ?.
"Kau tunggu di sini. Aku akan melaporkan kedatanganmu pada Panglima yang bertanggung jawab di sini" pinta Prajurit Penjaga itu akhirnya.
Yuki menundukkan kepala dengan hormat untuk menjawab perintah dari Prajurit penjaga gerbang.
__ADS_1
Prajurit penjaga gerbang menghampiri seorang temannya. Dia membisikkan sesuatu. Meminta temannya untuk mengawasi Yuki sementara Dia akan pergi melapor.
Yuki kembali tercenung di tempatnya. Melihat pemandangan Ibukota Garduete di dalam tembok yang terlihat dari tempatnya berdiri.
Yuki tidak percaya pada akhirnya Dia berada di sini. kembali ke Garduete.
"Aku tidak mau menunda lagi hanya karena Kau tidak siap bertemu dengan kedua Pangeranmu" gerutu Curly. Mahkluk hijau yang sembari tadi terbang sembari berpegangan di pundak Yuki.
Yuki memang tidak bisa melihat Curly karena sekarang Curly menghilangkan sosoknya sehingga tidak dapat terlihat oleh siapapun. Namun Dia mampu merasakan keberadaan Curly di dekatnya. Kepakan sayap Curly mengenai pipinya.
Curly adalah sejenis peri bawah tanah yang berwarna hijau lumut. Setinggi lutut orang dewasa dan memiliki mata yang besar, nyaris mendominasi seluruh wajahnya. Yuki selalu merasa Curly seperti Sugar Glider yang pernah di perliharanya. Hanya dalam versi yang lebih besar untuk Curly.
Curly memiliki kemampuan untuk mendengarkan pikiran dan suara-suara di sekitarnya dalam radius lima kilometer. Telinganya terkulai sampai ke tanah, selain untuk mendengarkan suara juga dapat di gunakan sebagai sayap yang membawanya terbang mengikuti Lekky.
Lekky menemukan Curly yang nyaris mati saat Dia pergi ke dunia peri bawah tanah. Saat itu Curly harus menghadapi keluarganya sendiri yang berusaha mengambil kemampuan Curly mendengarkan pikiran dengan cara memakan tubuh Curly.
Yuki tidak tahu ada angin apa sehingga Lekky yang berhati dingin itu tiba-tiba tergerak untuk menyelamatkan Curly. Dia membunuh semua keluarga Curly dalam sekejap dan mengobati Curly yang sekarat. Semenjak saat itu, Curly selalu setia mengikuti kemanapun Lekky pergi.
Curly sangat menyukai apel. Itu adalah makanan favorit Dia. Walaupun sebenarnya Dia juga bisa memakan makanan manusia yang lain. Tapi Apel adalah candunya.
Sepintas Curly terlihat seperti mahkluk lemah dan tidak berdaya. Namun, jika Dia merasa dalam bahaya atau terdesak. Curly bisa membesarkan tubuhnya sebesar beruang gunung dan bahkan cakarnya mampu menghancurkan besi baja dengan mudah.
Karena Yuki memutuskan untuk tinggal sementara di luar Ibukota Garduete sampai Dia merasa siap untuk pergi. Lekky memerintahkan Curly untuk menemani Yuki. Hal ini membuat Curly menjadi uring-uringan. Dia tidak suka dan tidak pernah jauh dalam waktu yang lama dengan Lekky. Setiap hari Curly akan merongrong Yuki. Bertanya kapan Mereka akan pergi menyusul Lekky walaupun sebenarnya Dia tidak perlu menanyakan hal itu.
Curly mampu membaca semua pikiran Yuki. Dia hanya sengaja mengutarakan agar Yuki tidak betah dan segera berangkat pergi memasuki Ibukota Garduete. Sehingga Curly bisa kembali bersama dengan Lekky.
__ADS_1
"Kau pelayan pribadi Lekky Darmount ?"
Deg
Jantung Yuki seolah berhenti ketika Dia mengenali suara yang menyapanya. Ketika Yuki berbalik Dia menemukan Bangsawan Xasfir sudah berdiri di belakangnya dalam jarak beberapa langkah.
Tampaknya, sekarang Bangsawan Xasfir telah menjadi salah satu Panglima perang di kerajaan Garduete.
Bangsawan Xasfir mengenakan pakaian perangnya. Dia selalu bersiap menjaga keamanan dan mencegah kericuhan yang terjadi baik di dalam maupun di luar tembok Ibukota Garduete. Mengingat sekarang Ibukota Garduete menjadi tujuan orang-orang terpilih yang tersebar di seluruh dunia untuk melawan Iblis Balgira dan mencegah kehancuran umat manusia.
Yuki membungkuk dalam. Dia sangat khawatir Bangsawan Xasfir akan mengenali penyamarannya. Dia mengulurkan tanda pengenal keluarga Darmount pada Bangsawan Xasfir. Bangsawan Xasfir langsung menerimanya dan memeriksa keasliannya dengan teliti.
"Naiklah ke dalam kereta kuda itu. Aku akan mengantarkanmu ke istana" ujar Bangsawan Xasfir sembari menunjuk kereta kuda yang menanti di dekat pintu masuk Gerbang Ibukota Garduete.
Yuki menuruti perintah Bangsawan Xasfir. Dia naik ke dalam kereta yang di maksud sementara Bangsawan Xasfir naik ke kuda di depannya dan memimpin barisan.
Kereta melaju.
Yuki menuju istana kerajaan Garduete.
Rasanya semua kenangan tumpah ruah di dalam kepala Yuki. Jalan-jalan yang Dia lewati. Sungai yang membelah Ibukota. Adalah pemandangan yang selalu di lewati Yuki ketika itu.
Kereta menuju istana Raja Bardhana. Pintu gerbang terbuka lebar membiarkan rombongan yang di pimpin Bangsawan Xasfir masuk ke dalam istana kerajaan.
Yuki turun dari kereta kuda dengan kaki gemetar. Dia memaksakan diri untuk terus berjalan mengikuti langkah panjang Bangsawan Xasfir yang memimpin di depannya. Menuju Aula utama Kerajaan Garduete.
__ADS_1
Sepanjang jalan, Yuki terus menundukan kepalanya. Khawatir jika penyamaran yang di lakukannya tidak cukup untuk menyembunyikan identitasnya.