Morning Dew

Morning Dew
231 Morning Dew Series Season 3 : Water Ripple End


__ADS_3

Pangeran Sera, 


Aku telah memenuhi semua janjiku padamu. Aku menikah denganmu sesuai dengan yang Kau inginkan. 


Kau telah memanfaatkan rasa cintaku untuk menikahimu. Sekarang, apakah Aku bisa memanfaatkan rasa cintamu padaku untuk menyelamatkannya dan negeriku ?.


Jika di kemudian hari, Aku mendengar Kau menyakitinya atau negeriku. Aku akan mati. Aku bersumpah padamu, demi kedua orang tuaku. Aku akan mati.


Kau bisa memegang kata-kataku ini. Saat Aku tahu Kau kembali menyakitinya atau mencoba menghancurkan negeriku, Saat itulah Kau akan mendapatkan tubuhku sudah tidak lagi bernyawa di depanmu.


Sekarang waktuku untuk pergi.


Aku tidak akan kembali padamu maupun pada Pangeran Riana. Aku akan pergi dan menghilang dari kehidupan kalian berdua. 


Jangan mencariku dan lanjutkan hidupmu.


Aku tidak tahu apakah Aku akan kembali ataukah Aku ingin kembali suatu saat nanti.


Maafkan Aku jika harus pergi dengan cara ini. Aku tidak punya pilihan lain. Inilah yang terbaik untuk Kita semua.


Selamat tinggal. Semoga Kau bahagia dan sekali lagi maafkan Aku.


 


Yuki 


 


Di antara hembusan angin. Yuki seperti mendengar teriakan Pangeran Sera memanggil namanya. 


Yuki mempererat pelukannya pada Lekky. Berharap semua itu hanyalah ilusi.


Lekky merentangkan sayapnya ke udara. Dengan cepat menukik ke atas, dengan kecepatan tinggi.


Meninggalkan lautan di bawahnya. 


 


 


"Pangeran..." 


Kepala Penjaga Gererou berlari ketika mendengar teriakan Pangeran Sera yang kembali memanggil nama Putri Yuki. Semua orang tampak panik. Pangeran Arana sudah lebih dulu pergi membawa beberapa prajurit untuk mencari keberadaan Yuki di dalam kapal. Putri Magitha berdiri di dekat Pangeran Sera dengan perasaan cemas.


Di tangan Pangeran Sera, Dia menggengam erat surat yang telah di tulis Yuki.

__ADS_1


Pangeran Sera masuk ke dalam kamar tidak sampai lima menit setelah Yuki terlihat memasuki kamar. Tapi, begitu Dia menyusul Yuki ke dalam kamar, Dia sudah menemukan kamar dalam keadaan kosong. Yuki tidak berada di dalam kamar. Dia menghilang.


Prajurit yang berjaga di atas kamar Mereka bersumpah tidak melihat siapapun masuk atau keluar melalui jendela kamar. Tidak ada pula yang terlihat menceburkan diri ke dalam lautan.


"Tidak ada kapal lain di sekitar tempat ini. Juga tidak ada tanda-tanda keberadaan naga api milik Pangeran Riana" lapor Kepala Penjaga Gererou berhati-hati.


Pangeran Sera menundukkan kepala. Dia telah berusaha menemukan keberadaan Yuki melalui cermin ajaib. Tapi seseorang dengan kekuatan besar telah menutup pandangannya. Para Prajurit yang di tugaskan untuk mengawasi Riana juga melaporkan bahwa Riana sudah berada di ibukota Garduete untuk mengurus masalah Romawa. Dia tidak ada hubungannya dengan menghilangnya Yuki.


Jadi.....


Yuki memang pergi sesuai perkataannya. Dia pergi untuk menghilang dari hidup Pangeran Sera dan Pangeran Riana. Ini bukan rencana yang di lakukan dengan persiapan matang. Tapi jelas Yuki di bantu seseorang yang tidak di ketahui Sera ataupun Riana. Dan orang itu memiliki kekuatan untuk menutupi pandangan Sera terhadap Yuki dari Cermin ajaibnya, dan membawa Yuki pergi dari kapal tanpa di ketahui seorangpun di dalam kamar.


Tapi siapa ?.


Siapa orang itu....


"Kakak, Kami sudah menyisir semua ruangan di kapal. Tapi Kami tidak menemukan keberadaan Putri Yuki" lapor Pangeran Arana mendekat.


Pangeran Sera memandang lurus ke lautan lepas. Terdiam dalam pikirannya sendiri. Tidak ada yang berani untuk menganggunya. Semuanya menunggu dalam diam. Ketika akhirnya Pangeran Sera kembali dalam kesadarannya. Dia kemudian mulai berkata dengan tenang.


"Arana, pastikan masalah ini tidak tersebar keluar. Biarkan semua orang mengetahui bahwa Yuki berada di Argueda bersamaku" ujar Pangeran Sera tenang.


"Kakak..." Panggil Pangeran Arana ingin mengatakan sesuatu. Tapi Pangeran Sera kembali memotongnya dengan jelas.


"Jika ada yang mencoba melanggar perintahku ini. Bunuh Mereka"


Pangeran Sera berbalik dan kembali memandang lautan. Tatapannya sangat sedih. 


Angin dingin kembali berhembus ke arahnya. Kapal terus melaju menuju Argueda dengan kecepatan penuh. 


 


****************Water Ripple End**************


Lima tahun berlalu semenjak kepergian Yuki. Sampai ketika karena sesuatu hal harus memaksa Yuki kembali muncul dari persembunyiannya.


Iblis jelmaan Kakek Bangsawan Dalto yang berhasil meminum darah Yuki akhirnya kembali. Dia kembali dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat dan berbahaya karena sebelumnya berhasil mencicipi darah Yuki.


Tujuannya sangat jelas. Ingin menghancurkan dunia. Mengubah dunia menjadi neraka pribadi, tempat Dia akan tinggal dan membangun kerajaannya.


Pendeta suci dari kuil suci akhirnya memanggil orang-orang yang terpilih untuk datang dan berkumpul di Garduete.


Karena Garduete adalah awal di mana Iblis itu pertama kali muncul. Awal di mana semua kisah bermula. 


Semua manusia terpilih dikumpulkan oleh Pendeta suci dari kuil suci di Garduete untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran. Termasuk Yuki dan Lekky. 

__ADS_1


Apa yang harus Yuki lakukan ?.


Keraguan memenuhi hati Yuki. Dia bimbang apakah akan muncul ataukah tetap bersembunyi seperti apa yang sedang di lakukannya sekarang.


Sementara selama lima tahun ini Dia berhasil bersembunyi dari semua orang. 


Namun sekarang, Dia harus muncul dan kembali ke Garduete.


Apakah Yuki siap ?. Kembali ke Garduete berarti Dia harus bertemu kembali dengan Pangeran Riana.


Bertemu dengan Pangeran Sera.


Bertemu kembali dengan semua orang yang Yuki hindari.


Seolah takdir tidak membiarkan Mereka berpisah satu dengan lainnya. Namun kali ini Mereka dalam situasi berbeda. Jika Mereka gagal dalam misi ini, jutaan nyawa manusia akan melayang. Dan kehancuran dunia akan terjadi tanpa bisa di cegah. 


Ada satu hal yang mengharuskan Yuki datang kembali. Dan Dia sama sekali tidak punya pilihan untuk menghindari keadaan itu. Dalam misi menyelamatkan dunia dari Iblis Balgira, hanya tiga orang yang bisa membuka segel dan memutar kunci pembuka untuk menghancurkan Iblis Balgira yang merupakan jelmaan kakek Bangsawan Dalto. Namun, siapapun yang menarik kunci tersebut, kemungkinan besar akan mati bersama iblis Balgira. Karena dahsyatnya kekuatan yang akan di lepaskan dan tidak ada celah untuk melarikan diri darinya.


Iblis itu memiliki darah Yuki di dalam tubuhnya. Sementara Pangeran Riana dan Pangeran Sera adalah dua orang yang sangat terikat erat dengan Yuki. Hanya Mereka bertiga lah yang mampu membuka segel suci dan memutar kuncinya untuk melepaskan kekuatan di dalamnya.


Salah satu di antara Mereka bertiga harus mati untuk menyelamatkan dunia ini.


Yuki...


Pangeran Riana...


Atau Pangeran Sera ?.


Yang jelas hanya Mereka yang bisa melakukan dan salah satunya harus mati mengorbankan dirinya. Sebab satu-satunya cara untuk membunuh Iblis Balgira hanyalah dengan membuka kekuatan yang ada dalam segel suci.


Yuki yang mengetahui kenyataan itu tidak mungkin membiarkan kedua Pangeran itu untuk melakukannya. Jadi Dia datang kembali untuk mengorbankan dirinya. Untuk menebus semua kesalahan yang pernah di lakukannya. 


Dia datang untuk mati.


Yuki berpikir, cinta di antara Mereka telah lama mati dalam lima tahun ini. Nyatanya Dia salah. Cinta itu tetap ada. Bahkan berkembang semakin dalam tanpa bisa di cegah. Hanya cinta itu sedang tersimpan rapat pada tempatnya. Menunggu muncul di saat yang tepat. 


Kisah Mereka kembali terulang, dan kejadian demi kejadian terus terjadi tanpa bisa Mereka hindari.


Seolah takdir sedang mencoba memberi Mereka kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan yang telah Mereka lakukan. 


Tapi apakah Mereka bisa ?. Ataukan justru Mereka malah kembali melakukan kesalahan yang lain ?.


Lantas apakah Mereka pada akhirnya bisa menghentikan Iblis Balgira ?. Siapakah yang pada akhirnya menarik kunci penyegel. ? 


Ikutilah kisahnya dalam Morning Dew series ke empat yang berjudul "Rain Pour"

__ADS_1


Untuk series selanjutnya bisa langsung di baca dalam kelanjutan novel ini. 


 


__ADS_2