Suami Kedua Ku Over Posesif

Suami Kedua Ku Over Posesif
Rangkuman cerita


__ADS_3

Hari hari telah dilalui seperti roda yang terus berputar hingga meninggalkan jejak-jejak kenangan.


Ada momen sedih dan juga bahagia yang telah dilalui.


Seperti pernikahan Ray dengan Viona, adik sepupu Tristan. Pernikahan yang membuat anggota keluarga tercengang. Sebelumnya Ken,Kei dan mami Lyra tidak tau jika Ray akan meminang Viona. Padahal umur Viona lebih tua dari Ray, tapi Tuhan lah yang mengatur jodoh. Hingga keduanya memiliki rasa cinta dan akhirnya memutuskan untuk menikah.


Setelah pernikahan Ray dengan Viona, tak berselang lama mami Lyra dan Herlambang memutuskan untuk menjalin kasih dan ikut menghalalkan hubungannya.


Kini mereka berdua juga resmi menjadi pasangan suami istri.


Momen mengharukan juga dirasakan Lee, saat Dewi berhasil melahirkan anak kedua, yang berjenis kelamin laki-laki.


Tangis haru biru mewarnai proses persalinan yang membutuhkan waktu lumayan lama karna Dewi pendarahan dan harus mendapat donor darah dan pada saat itu stok dirumah sakit habis.


Lee harus uring-uringan dengan pengawal anak buah Ken yang saat itu salah mengambil kantong darah, hingga nyawa Dewi nyaris melayang.


Tapi hal menegangkan itu bisa terlewati dan tergantikan dengan kebahagiaan yang dirasakan keluarga Lee.


Kio, bocah lima tahun yang sempat kabur karna marah dan kecewa saat mengetahui Mommy nya hamil. Bocah itu menolak mentah-mentah kehadiran calon bayi dirahim Mommy nya.


Ia takut kehadiran calon adiknya akan merebut kasih sayang kedua orang tuanya. Bahkan sampai kehamilan Kei berumur 5bulan tak sekalipun Kio mau mengusap perut Kei.


Setiap Daddy Ken mengusap perut Kei, Kio pasti menangis. Bocah itu tetap tidak mau jika Ken perhatian dengan calon adiknya.


Ken dan Kei sempat kewalahan untuk memberi pengertian, setiap hari memberi pemahaman tapi Kio memang keras kepala. Bocah itu tetap kekeh membenci calon adiknya.


Suatu malam saat Kio tidur disamping Kei, tengah malam bocah itu terbangun dan merasakan perut Mommy nya bergerak-gerak. Ia keheranan dan mencoba menempelkan telapak mungilnya diatas perut Mommy.

__ADS_1


Kio sangat penasaran, kenapa perut Mommy nya bisa bergerak. Bahkan bocah kecil itu menyentuh perutnya sendiri tapi tidak ada pergerakan.


Kio terus saja menempelkan telapak tangannya, hingga sudut bibirnya menyunggingkan senyum. Ia berpikir ternyata omongan Mommy dan Daddy nya benar jika adiknya bisa bergerak-gerak di dalam perut. Sejak saat itu tangan Kio tak henti mengusap perut Kei yang semakin hari semakin membesar.


Kio sudah mulai menerima kehadiran calon adiknya, bahkan dia mengatakan sudah tidak sabar ingin melihat calon adiknya keluar dari perut Kei.


Setiap hari Kei memperlihatkan video bayi-bayi mungil dan cara menjaganya, Kio sangat antusias melihat dan segera ingin mempraktekan.


Kei juga memberi pemahaman tentang jenis kelamin, bahwa jenis kelamin adiknya tidak bisa memilih karna semua pemberian Tuhan. Untuk itu saat calon adiknya lahir dan berjenis kelamin laki-laki atau perempuan Kio tidak boleh marah atau menolak.


Akhirnya Kio menganggukkan kepala pertanda setuju, ia akan menerima kehadiran calon adiknya yang entah laki-laki seperti dirinya atau seorang perempuan.


Keluarga Ken benar-benar sudah lengkap, hampir menuju kebahagiaan yang sempurna, kini hanya tinggal menantikan Kei melahirkan maka semuanya akan sempurna.


Ken dan Kei bersyukur, di kehamilan kedua ini fisik Kei tidak selemah dulu. Sampai umur kehamilan kedelapan, tubuh Kei tetap baik-baik saja. Kei lebih menjaga diri, semua saran dari dokter kandungan ia lakukan. Semua demi kesehatan dia dan calon anaknya.


Di kehamilan Kei yang kedua pun sangat menguntungkan si raja bisnis. Bagaimana tidak, hampir setiap malam Kei meminta jatah lembur agar burung gagak hitam itu memasuki sarangnya. Tentu saja dengan senang hati Ken mengabulkan.


Keadaan ikut berpihak dengannya. Sejak Herlambang menikah dengan mami Lyra dan tinggal bersama dirumahnya, Kio lebih sering tidur dengan Opa dan Oma nya, keadaan itu sangat menguntungkan bagi Ken karna burung gagak hitam bisa melancarkan *** ***.


Tapi ada satu pasangan yang kurang beruntung, sampai saat ini pasangan Tristan dan dokter Sofia masih belum dikarunia anak. Dengan sabar dan masih dalam proses mengikuti progam hamil.


Satu lagi pasangan yang cocok karna si pria seorang pengkhianat dan yang perempuan seorang pelakor. Tapi semuanya sudah bertaubat dan mendapatkan ganjaran masing-masing. Dengan berbagai ujian, mulai dari kenyataan pahit karna terbongkarnya sebuah rahasia yaitu dia sendirilah yang mandul, tidak bisa memiliki keturunan. Dia pun harus berlapang dada membesarkan anak orang lain. Menyesal telah membuang berlian demi batu jalanan, tapi semua telah berlalu tidak bisa untuk kembali karna mantan istrinya telah menemukan kebahagiaan sejati dengan pasangan barunya.


Meski ada rasa iri, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Tidak berkutik dengan derajat dan kekuasaan.


Ujian itupun belum berakhir, Izham dan Mira diuji dengan kemiskinan. Semenjak hengkang dari perusahan tuan Ken, Izham dan Mira kembali ke desa dan tinggal disana. Profesi baru sebagai penjual bakso tak cukup memenuhi kebutuhan keluarganya. Hingga Ken dan Kei berkunjung ke desa dan bertemu dengan mereka lagi. Saat keadaan kesulitan, Kei memohon pada Ken untuk membantu mereka. Begitu mulianya hati Kei, sudah di zholimi oleh mereka tapi masih mau menolong. Mungkin jika terjadi pada perempuan lain maka akan senang hati membalas dendam. Tapi tidak dengan Kei, ia tetaplah wanita yang baik hati. Seperti malaikat tak bersayap. Tidak mau membalas kejahatan dengan kejahatan. Dia memiliki hati nurani yang tulus.

__ADS_1


Dan semenjak itu, Ken memberi izin Izham dan Mira untuk kembali bekerja dikantornya, hingga kini kehidupan mereka layak.


Pernikahan merekapun masih tetap utuh, Izham mau menjadi ayah dari anaknya Dimas. Mira pun telah jujur atas perselingkuhannya dengan Dimas, dan telah melakukan tes DNA mengatakan bahwa putri Mira adalah anak kandung Dimas.


Setelah kematian Pak Wahyu, ayah kandung Izham. Ibu Esih sangat bersedih, tak berselang lama ia juga terserang penyakit stroke yang membuat sebelah mulutnya miring. Hingga untuk berucap pun sangat kesulitan. Mungkin itu juga karma untuknya, karna dulu tanpa perasaan sering menghina mantan menantunya, sering mencaci maki dengan hinaan yang menyakitkan. Meski Kei tidak mendo'akan keburukan, tapi Tuhan Maha Adil. Karma itu pasti akan datang kepada seseorang yang telah sengaja berbuat jahat.


Itulah sepenggal kisah mereka, kehidupan yang masih terus berjalan.


.


.


.


.


.


Semua jalan cerita sudah terangkum, kini hanya tinggal menunggu detik-detik Kei melahirkan.


Ayo tebak, anaknya perempuan atau laki-laki?


Setelah Kei melahirkan, maka keluarga tuan Ken yang over posesif sudah sempurna.


Keluarga mereka akan kembali menyapa kalian pada judul baru. Dikisah yang baru akan menceritakan perjalan Kio dewasa, yang entah memiliki sikap seperti tuan Ken atau Nona Kei.


Terima kasih sudah mengikuti cerita akak mei hingga babak semi final, tinggal satu langkah lagi semua akan end.

__ADS_1


Love you All... salam dari akak mei, author remahan kripik singkong.😘😘😘


__ADS_2