
" Maaf dokter sebelumnya, sebenarnya saya males bahas tentang ini dan saya rasa dokter cukup menterapi kaki saya tanpa tau sebabnya " ucap Salma dengan nada sedikit kesal
" Maaf Salma kalo saya udah nyinggung perasaan kamu, ya udah kita mulai saja dengan tahap pertama "
🌻🌻🌻
Selesai terapi Salma termenung sendiri dikamar sampai dia tidak menyadari kalo disampingnya sudah ada dokter Radit yang memperhatikannya sedari tadi
" Salma " sapa dokter Radit hingga Salma tersadar dari lamunannya
" Eh dokter, ada apa ya dok? " tanya Salma heran mendapati dokter Radit ada dikamarnya
" Gak papa Salma saya tadi lewat terus ngeliat kamu bengong terus kaya ada yang difikirkan"
" Dokter tau aja kalo saya sedang banyak pikiran "
" Jangan panggil saya dokter terus, panggil aja saya Radit biar lebih akrab "
"Ah baiklah dokter, eh maksud saya Radit " gugup Salma karena belum terbiasa dengan panggilan tersebut
__ADS_1
" Sebenarnya apa yang sedang kamu pikirkan salma? maaf sebelumnya kalo aku lancang " tanya dokter Radit
" Aku cuma heran aja sama keluarga aku, semenjak aku lumpuh kaya gini, keluarga aku jadi jarang mengunjungi aku disini, bahkan mereka sampe menyewa suster untuk menemani aku disini agar aku gak kesepian " jelas Salma sambil tertunduk sedih
" Kamu jangan hawatir Salma ada aku disini jadi kamu gak bakal kesepian lagi " ujar sang dokter hingga membuat Salma tercengang mendengar ucapan sang dokter
" Maksud kamu apa? "
" Maksud aku ya kamu gak bakal kesepian disini kan ada aku, suster Ana dan perawat-perawat lainnya jadi kamu gak bakal merasa sendiri disini " elak dokter Radit
" Kamu benar Radit, aku aja yang terlalu terbawa suasana hingga tak menyadari kalo banyak orang yang mau Nemani aku disini "
Sudah dua Minggu Salma menjalani terapi bersama dokter Radit dan Salma sudah mendapatkan perubahan dikakinya.
" Makasih ya "
" Buat apa? "
" Karena udah buat kaki aku sembuh, ya walau belum sembuh total sih " ucap Salma pelan sambil tertunduk malu
__ADS_1
" Iya Salma sama-sama aku janji bakal buat kaki kamu sembuh total " sambil mengelus rambut Salma dan Salma memberikan senyuman termanisnya
" Salma, entah mengapa sejak pertama aku ngeliat kamu, hati aku tersentuh bukan berarti aku merasa iba sama kamu tapi aku merasa aku menyukai kamu " seketika Salma terdiam, entah keberanian dari mana dokter Radit mengungkapkan perasaannya padahal dokter Radit terkenal cuek dan bersifat dingin dilingkungan rumah sakit
" Ah sudahlah Salma lebih baik kamu istirahat lah aku akan kembali keruangan " sambil berjalan pergi dari hadapan salma
" Tunggu radit, " menarik tangan dokter Radit " sebenarnya aku juga suka sama kamu tapi... kenapa kamu suka sama aku yang lumpuh? " tanya Salma sambil tertunduk
" Salma, rasa suka itu gak pandang fisik, mau kamu lumpuh atau tidak rasa suka itu tetap ada, apa lagi rasa itu muncul saat pertama kali aku ngeliat kamu, aku sayang sama kamu Salma "
" Aku juga sayang sama kamu Radit " hanya kata itu yang muncul dibibir Salma dan seketika dokter Radit memeluk Salma dan Salma pun membalas pelukan hangat dokter Radit
Ada perasaan hangat dan nyaman yang menjalar ditubuh Salma ketika dokter Radit memeluknya
🥀🥀🥀
Setelah mengungkapkan perasaan masing-masing Salma dan dokter Radit semakin dekat bahkan setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama dikala dokter
Radit tak ada pasien
__ADS_1