Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa
06


__ADS_3

Setelah beberapa menit dokter Radit berfikir akhirnya dokter Radit turun dari mobilnya dan segera masuk kedalam rumah salma


Setelah sampai didepan pintu segera ia mengetuk pintu rumah Salma, setelah beberapa kali gak ada jawaban akhirnya dokter Radit menyerah dan akan segera berlalu dari sana


" Salma kemana sih ko gak ada jawaban-jawaban ya dari dalam, apa besok aja ya aku kemari lagi " gumam dokter Radit sambil berlalu pergi tapi sebelum langkahnya belum terlalu jauh tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka dan menampilkan sosok yang ingin dia temui, seketika dokter Radit berbalik dan melangkah mendekati wanita yang ia hawatirkan sedari tadi


" Salma tunggu " cegah dokter Radit ketika Salma akan menutup kembali pintunya


" Mau apa kamu kesini, aku udah gak ada urusan lagi sama kamu, jadi tolong jauhi aku " pinta Salma memelas


" Salma tolong dengerin penjelasan aku, aku mohon Salma "


" Gak ada lagi yang perlu dijelasin, semuanya sudah jelas " sambil dorong tubuh dokter Radit agar menjauh dari balik pintu tapi usaha Salma sia-sia karena tenaga dokter Radit lebih kuat dari Salma hingga kini dokter Radit semakin masuk kedalam


" Salma aku mohon kasih aku waktu lima menit aja untuk jelasin semuanya " sambil narik tangan Salma untuk duduk di kursi

__ADS_1


" Baik aku kasih waktu lima menit untuk kamu jelasin "


" sebelumnya aku minta maaf sama kamu bukan maksud aku bohongin kamu ataupun mainin perasaan kamu. Aku emang ada hubungan dengan wanita tadi tapi itu semua dulu sebelum aku kenal kamu dan sebelum dia ninggalin aku " sebelum kata-kata dokter Radit dilanjutkan Salma udah lebih dulu memotongnya


" Terus kenapa kamu meluk dia, pake bilang rindu apa segala sama dia, kalo kamu emang mau kembali sama dia juga gak papa, aku gak keberatan lagian juga hubungan aku sama kamu masih awal-awal belum sejauh hubungan kamu sama dia "


" Tapi aku serius sama kamu Salma, aku ingin hubungan ini bukan sekedar hubungan biasa, setelah aku kenal kamu aku lebih nyaman sama kamu "


" Tapi gimana dengan wanita itu yang ingin kembali lagi dihidup kamu "


" Tapi.. " lirih Salma


" gak ada tapi-tapian salma, aku udah mutusin untuk tetap sama kamu percaya sama aku Salma " Menarik Salma dalam pelukan dokter Radit dan akhirnya setelah berdebat yang memusingkan kepala salma, Salma kembali kepelukan dokter Radit lagi


Dan tanpa aba-aba dokter Radit menarik tengkuk Salma dan mencium bibir mungil salma, hingga ciuman itu berubah menjadi lumatan-lumatan kecil hingga mereka terhanyut dalam suasana

__ADS_1


setelah terasa kehabisan nafas akhirnya ciuman itu terhenti dan keduanya saling pandang hingga membuat pipi Salma merah merona akibat malu


" Apa sih ko liatinnya gitu amat malu tau " sambil nepuk pundak dokter Radit


" Aku akan ngelamar kamu Salma secepatnya " kata itu membuat Salma kaget


" Kamu bercanda yaa? "


" Aku serius salma, aku pengen milikin kamu seutuhnya " bisik dokter Radit sambil niup telinga Salma hingga membuat Salma bergidik geli


" Geli tau mas, oya kamu mau minum apa biar aku buatin " tanya Salma


" Gak usah sayang, aku cuma lagi pengen berduaan aja sama kamu "


" apaan sih mas " sambil nyender didada bidang dokter Radit

__ADS_1


__ADS_2